<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tjahjokumolo &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/tjahjokumolo-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2020 12:03:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>tjahjokumolo &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tjahjo: Banyak ASN &#8220;gagal paham&#8221; soal netralitas</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tjahjo-banyak-asn-gagal-paham-soal-netralitas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tjahjo-banyak-asn-gagal-paham-soal-netralitas</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tjahjo-banyak-asn-gagal-paham-soal-netralitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 12:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[menteripendayagunaanaparaturnegaradanreformasibirokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tjahjokumolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12606</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="676" height="450" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619.jpg 676w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 676px) 100vw, 676px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan banyak kalangan aparatur sipil negara (ASN) yang masih &#8220;gagal paham&#8221; atau salah paradigma dalam memahami netralitas ASN. &#8220;Banyak teman-teman di ASN yang &#8216;gagal paham&#8217; atau salah paradigma dan masih memiliki pola pikir yang belum tepat,&#8221; katanya, saat webinar &#8220;Netralitas ASN dalam Pilkada Serentak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="676" height="450" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619.jpg 676w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/menteri200619-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 676px) 100vw, 676px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan banyak kalangan aparatur sipil negara (ASN) yang masih &#8220;gagal paham&#8221; atau salah paradigma dalam memahami netralitas ASN.</p>



<p>&#8220;Banyak teman-teman di ASN yang &#8216;gagal paham&#8217; atau salah paradigma dan masih memiliki pola pikir yang belum tepat,&#8221; katanya, saat webinar &#8220;Netralitas ASN dalam Pilkada Serentak 2020&#8221;, Selasa.</p>



<p>Menurut dia, kalangan ASN tersebut selalu berdalih bahwa posisi ASN dilematis dalam menjaga netralitas pada ajang pemilihan kepala daerah, pemilihan umum, maupun pemilihan presiden.</p>



<p>&#8220;Mereka selalu berdalih posisi ASN dilematis. Maju kena, mundur kena, netral pun kena,&#8221; kata mantan Menteri Dalam Negeri tersebut.</p>



<p>Padahal, kata dia, aturannya tidak seperti itu karena perundang-undangan sudah jelas mengatur posisi ASN dalam menjaga netralitasnya pada ajang pesta demokrasi tanpa tidak mengurangi hak pilihnya.</p>



<p>Tjahjo mengakui potensi gangguan netralitas ASN sebenarnya justru terletak pada individu-individu, bukan secara kelembagaan.</p>



<p>&#8220;Kami yakin Korpri masih netral. Tapi bagaimana dengan individu-individu ASN?&#8221; ujarnya.</p>



<p>Netralitas ASN dilihat dari konstruksi UU, kata dia, menempatkan ASN sebagai unsur perekat dan pemersatu bangsa, dan sebagai pembawa baju atau identitas negara yang melekat pada dirinya.</p>



<p>&#8220;ASN bukanlah aparatur sipil pemerintah, tapi negara. Makanya, harus tegak lurus. Siapapun presidennya, gubernurnya, bupati wali kotanha, kepala desanya, ASN harus tegak lurus dengan perannya karena ASN adalah milik semua,&#8221; katanya.</p>



<p>Namun, Tjahjo mengatakan ASN masih memiliki kesempatan untuk mengartikulasikan hak pilihnya dalam ruang tertutup, yakni bilik suara.</p>



<p>&#8220;Makanya, saya kurang sepakat hak pilih ASN dicabut. Karena dalam negara hukum yang matang, supremasi sipil hak pilih betul-betul dapat diwadahi,&#8221; katanya.</p>



<p>Memang, kata dia, karakter ASN menjadi khas dalam pesta demokrasi karena tidak boleh menjadi partisan karena ada identitas negara.</p>



<p>&#8220;Meski, tetap saja punya kesempatan artikulasi politik yang dikehendakinya di bilik suara. Di luar bilik suara, tidak perlu diekspresikan,&#8221; tegas Tjahjo. (bgn123)20102729</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tjahjo-banyak-asn-gagal-paham-soal-netralitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
