<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>timpenilaidesaantikorupsi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/timpenilaidesaantikorupsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Oct 2024 01:49:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>timpenilaidesaantikorupsi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim Penilai Desa Antikorupsi Provinsi Bali Menilai Desa Gubug</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-menilai-desa-gubug/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-menilai-desa-gubug</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-menilai-desa-gubug/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 01:46:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 020]]></category>
		<category><![CDATA[Tabanan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsibalimenilaidesagubug]]></category>
		<category><![CDATA[timpenilaidesaantikorupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=98512</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="899" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-1024x575.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-1536x863.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Tabanan, Baliglobalnews Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, sebagai Duta Kabupaten Tabanan tengah menjalani penilaian untuk meraih predikat Desa Antikorupsi oleh Tim Penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali. Proses penilaian dilakukan secara intensif di Ruang Rapat Kantor Desa Gubug pada Kamis (24/10/2024). Tim Penilai Provinsi Bali yang dipimpin I Gusti Agung Eka Putri Kusuma Yoni disambut oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="899" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-1024x575.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241024-WA0008-1536x863.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Tabanan, Baliglobalnews</p>
<p>Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, sebagai Duta Kabupaten Tabanan tengah menjalani penilaian untuk meraih predikat Desa Antikorupsi oleh Tim Penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali. Proses penilaian dilakukan secara intensif di Ruang Rapat Kantor Desa Gubug pada Kamis (24/10/2024).</p>
<p>Tim Penilai Provinsi Bali yang dipimpin I Gusti Agung Eka Putri Kusuma Yoni disambut oleh Plt. Asisten III Sekda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan didampingi Inspektur IGN Supanji, Sekdis Kominfo IGP Winiantara, Sekdis DPMD I Putu Yudha Suara, Perbekel Desa Gubug I Nyoman Mawan, Ketua BPD, serta seluruh perangkat Desa Gubug.</p>
<p>Plt. Asisten III I Nyoman Gede Gunawan yang mewakili Plt. Bupati Tabanan mengapresiasi atas dipilihnya Desa Gubug sebagai salah satu desa yang dinilai dalam program Desa Antikorupsi. &#8220;Ini adalah langkah besar bagi Desa Gubug dan Kabupaten Tabanan secara keseluruhan. Program desa antikorupsi merupakan wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari praktik-praktik korupsi. &#8220;Saya berharap, Desa Gubug bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tabanan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara Ketua Tim Penilai I Gusti Agung Eka Putri Kusuma Yoni menjelaskan bahwa program desa antikorupsi bertujuan untuk menciptakan desa yang mandiri, transparan, dan memiliki sistem tata kelola yang baik. &#8220;Kami melihat bagaimana implementasi dari prinsip-prinsip anti korupsi di Desa Gubug, baik dari segi tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik. Penilaian ini bukan sekadar formalitas, tapi sebagai upaya untuk memperkuat integritas di tingkat desa,&#8221; ujarnya. (bgn020)24102413</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-menilai-desa-gubug/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Penilai Desa Anti Korupsi Sambangi Desa Awan, Desa Aan, dan Desa Kubutambahan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-anti-korupsi-sambangi-desa-awan-desa-aan-dan-desa-kubutambahan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-penilai-desa-anti-korupsi-sambangi-desa-awan-desa-aan-dan-desa-kubutambahan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-anti-korupsi-sambangi-desa-awan-desa-aan-dan-desa-kubutambahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2024 10:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Singaraja]]></category>
		<category><![CDATA[timpenilaidesaantikorupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=98449</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="900" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-1024x576.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-768x432.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-1536x864.jpeg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Singaraja, Baliglobalnews Tim Penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali yang dikomandoi oleh Inspektorat kembali tancap gas menilai langsung ke desa. Kali ini, tim terjun ke Desa Awan, Kintamani, Bangli; Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung; dan Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini merupakan rangkaian penilaian indikator Desa Anti Korupsi yang dilaksanakan pada Selasa (22/10/2024) pagi. Kepala Inspektorat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="900" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-1024x576.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-768x432.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-23-at-12.37.46-1536x864.jpeg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Singaraja, Baliglobalnews</p>
<p>Tim Penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali yang dikomandoi oleh Inspektorat kembali tancap gas menilai langsung ke desa. Kali ini, tim terjun ke Desa Awan, Kintamani, Bangli; Desa Aan, Banjarangkan, Klungkung; dan Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini merupakan rangkaian penilaian indikator Desa Anti Korupsi yang dilaksanakan pada Selasa (22/10/2024) pagi.</p>
<p>Kepala Inspektorat I Wayan Sugiada mengatakan kehadiran tim penilai merupakan tindak lanjut dari pengajuan desa di seluruh kabupaten/kota di Bali yang diusulkan untuk menjadi percontohan Desa Anti Korupsi oleh KPK RI. &#8220;Dari Kabupaten Bangli, kami menilai Desa Awan, Kintamani, sebagai yang terbaik,&#8221; kata Sugiada di Wantilan Desa Awan, Kintamani, Kabupaten Bangli.</p>
<p>Dia menyebutkan komponen yang dinilai antara lain penguatan tata laksana, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal, ditambah 18 indikator lainnya. &#8220;Diharapkan desa yang dinilai mampu memberikan yang terbaik, dengan nilai 100, dan dapat terpilih mewakili Bali di Desa Anti Korupsi tingkat nasional nantinya. Tentu saja, penilaiannya bukan hanya sekadar omongan, tapi harus dilengkapi dokumen dan bukti nyata. Karenanya, tim penilai hari ini turun langsung, termasuk mengecek pekerjaan fisik,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Sugiada, penting untuk memperhatikan penggunaan uang negara dalam proses pembangunan fisik di desa, karena satu rupiah pun uang negara harus dipertanggungjawabkan. &#8220;Karena korupsi, atau corruption, itu dapat diartikan sebagai busuk, jadi jangan mau jadi busuk. Harus dimulai dari desa, perbekelnya harus jadi panutan warga, jangan sampai &#8216;terpeleset&#8217; karena korupsi uang yang nilainya tidak seberapa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sugiada juga menekankan bahwa alat bukti kini mencakup banyak hal yang bisa menjerat dan memberatkan terduga korupsi, termasuk alat bukti elektronik. &#8220;Percakapan, deal-deal di HP pun sekarang bisa jadi alat bukti tindak pidana korupsi. Di sanalah pentingnya fungsi kami dari Inspektorat untuk memberikan peringatan dini, agar bapak ibu memahami pentingnya pencegahan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menegaskan pentingnya komitmen pemimpin hingga jajaran serta masyarakat dalam tata kelola pemerintahan yang baik. &#8220;Hasil penilaian ini akan kami laporkan ke KPK RI, dan KPK akan turun langsung untuk mengecek. Saya harap desa-desa di Bali bisa mencapai nilai 100,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Pjs. Bupati Bangli I Made Rentin menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi sebagai kejahatan luar biasa tidak hanya melalui penangkapan pelaku, namun juga upaya pencegahan hingga pembentukan budaya anti korupsi. &#8220;Yang lebih penting adalah membangun mental dan karakter yang dapat memberantas korupsi, dimulai dari diri sendiri,&#8221; katanya.</p>
<p>Desa Anti Korupsi, menurut Rentin, merupakan program yang baik untuk melihat pengelolaan anggaran di desa yang berisiko terjadi tindak korupsi. &#8220;Penilaian tim ini akan memberikan nilai yang objektif. Kami berharap bisa mengidentifikasi kekurangan dan dapat dipedomani untuk perbaikan berkelanjutan,&#8221; kata Rentin. &#8220;Secara khusus, saya ucapkan terima kasih atas prestasi Desa Awan, Kintamani, dan semoga bisa menjadi percontohan untuk desa-desa lainnya,&#8221; tandas Rentin.</p>
<p>Di lain pihak, Inspektur Pembantu (Irban) I Provinsi Bali, Nyoman Gede Suardita, menyampaikan bahwa dengan diterapkannya asas otonomi daerah, masing-masing daerah hingga ke tingkat desa memiliki peran lebih besar dalam mempercepat kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat. &#8220;Desa dalam tingkatannya memiliki wewenang secara administratif, mulai dari pembangunan hingga pengelolaan keuangan,&#8221; kata Suardita di Wantilan Pura Bale Agung, Kubutambahan, Buleleng.</p>
<p>Menurut dia, kehandalan perangkat desa dan sistem yang digunakan dalam menjalankan hal tersebut sangat dibutuhkan dewasa ini, sehingga masyarakat bisa lebih berperan aktif dalam perencanaan hingga pengawasan. &#8220;Karenanya, titik-titik kritis yang ada di desa perlu segera diatasi guna mencegah tindak koruptif. Penguatan perlu dilakukan untuk pencegahan fraud atau tindakan koruptif lainnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Suardita juga menjelaskan bahwa KPK RI kini memiliki program Desa Anti Korupsi sebagai langkah yang diharapkan dapat menjawab tantangan pencegahan korupsi di tingkat desa. &#8220;Desa Anti Korupsi diharapkan mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya,&#8221; tandas Suardita. &#8220;Pemprov Bali telah memilih sembilan desa dari usulan kabupaten/kota, termasuk Desa Kubutambahan, untuk dinilai oleh tim dengan sejumlah indikator yang telah ditetapkan,&#8221; katanya. (bgn003)24102303</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-anti-korupsi-sambangi-desa-awan-desa-aan-dan-desa-kubutambahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Penilai Desa Antikorupsi Provinsi Bali Nilai Jembrana</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-nilai-jembrana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-nilai-jembrana</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-nilai-jembrana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 10:44:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[timpenilaidesaantikorupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=98408</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-1024x576.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Jembrana, Baliglobalnews Tim Penilai Desa Antikorupsi Provinsi Bali menilai Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Senin (21/10/2024). Rombongan tim penilai yang dipimpin Inspektur I Wayan Sugiada disambut oleh Pjs. Bupati Jembrana I Ketut Sukra Negara di Kantor Perbekel Desa Ekasari. Desa Ekasari merupakan perwakilan Jembrana dalam penilaian Desa Antikorupsi Tahun 2024 yang nantinya akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-1024x576.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/WhatsApp-Image-2024-10-22-at-10.28.41-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p>Jembrana, Baliglobalnews</p>
<p>Tim Penilai Desa Antikorupsi Provinsi Bali menilai Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Senin (21/10/2024). Rombongan tim penilai yang dipimpin Inspektur I Wayan Sugiada disambut oleh Pjs. Bupati Jembrana I Ketut Sukra Negara di Kantor Perbekel Desa Ekasari. Desa Ekasari merupakan perwakilan Jembrana dalam penilaian Desa Antikorupsi Tahun 2024 yang nantinya akan ditetapkan oleh KPK RI.</p>
<p>Pjs. Bupati Sukra Negara menyambut baik program replikasi desa antikorupsi yang diharapkan terbentuk di seluruh kabupaten/kota, termasuk Jembrana. Dia berpendapat bahwa program ini menjadi bagian penting dari upaya pencegahan praktik korupsi di tingkat desa. Dia menyebutkan dalam kurun waktu 2015 hingga 2022, KPK RI mencatat 851 kasus korupsi terkait pengelolaan dana desa di seluruh Indonesia, melibatkan 973 pelaku, yang sebagian besar adalah kepala desa dan perangkat desa.</p>
<p>Menurut dia, program desa antikorupsi yang mulai dilaksanakan sejak tahun 2021 bertujuan membangun integritas dan menanamkan nilai-nilai antikorupsi di desa serta meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mencegah korupsi.</p>
<p>Dia juga mengapresiasi kepada Desa Ekasari yang berhasil mengungguli dua desa lainnya, yaitu Desa Gumbrih dan Desa Budeng, dalam seleksi awal yang dilaksanakan pada tahun 2023. Sehingga, Desa Ekasari berhak mewakili Jembrana dalam program replikasi desa antikorupsi yang akan diajukan ke KPK RI. &#8220;Saya mengapresiasi upaya pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di Desa Ekasari yang telah berkomitmen mendukung program ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Ketua Tim Penilai Desa Antikorupsi Provinsi Bali I Wayan Sugiada mengatakan ada lima indikator utama dalam penilaian, yaitu penguatan tata laksana, pengawasan, kualitas pelayanan publik, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal. Penilaian dilakukan melalui presentasi, tanya jawab, pengecekan dokumen, serta kunjungan lapangan. Setelah melalui serangkaian penilaian, Desa Ekasari memperoleh skor yang sangat memuaskan.</p>
<p>Sugiada juga mengapresiasi realisasi pembangunan fisik di desa tersebut, yakni pembangunan jalan sepanjang 500 meter dan pemadatan dengan senderan 24 meter di kedua sisi, yang memudahkan akses bagi petani untuk membawa hasil panen mereka. Dia berharap Desa Ekasari dapat menjadi percontohan Desa Antikorupsi pada tahun 2024 yang nantinya akan ditetapkan oleh KPK RI. (bgn003)24102203</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-penilai-desa-antikorupsi-provinsi-bali-nilai-jembrana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
