<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tenislapangan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/tenislapangan-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2020 03:09:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>tenislapangan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketika Djokovic mengakui Nadal memang fenomenal</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketika-djokovic-mengakui-nadal-memang-fenomenal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketika-djokovic-mengakui-nadal-memang-fenomenal</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketika-djokovic-mengakui-nadal-memang-fenomenal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 03:09:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[finalfrenchopen]]></category>
		<category><![CDATA[novakdjokovic]]></category>
		<category><![CDATA[rafaelnadal]]></category>
		<category><![CDATA[tenislapangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=10942</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="520" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020-.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020-.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--768x499.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Internasional, Baliglobalnews Novak Djokovic tak mengira ternyata butuh upaya yang luar biasa agar bisa mengalahkan Rafael Nadal dalam final French Open, Minggu, tetapi bahkan dia dibuat kaget oleh tingkat kesempurnaan yang dicapai lawannya dari Spanyol itu sampai kemudian dia memenangi gelar ke-13 turnamen Grand Slam tanah liat di Paris tersebut. Djokovic yang berusia 33 tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="520" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020-.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020-.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--768x499.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/rafael-nadal-juara-prancis-open-2020--210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Internasional, Baliglobalnews</p>



<p>Novak Djokovic tak mengira ternyata butuh upaya yang luar biasa agar bisa mengalahkan Rafael Nadal dalam final French Open, Minggu, tetapi bahkan dia dibuat kaget oleh tingkat kesempurnaan yang dicapai lawannya dari Spanyol itu sampai kemudian dia memenangi gelar ke-13 turnamen Grand Slam tanah liat di Paris tersebut.</p>



<p>Djokovic yang berusia 33 tahun tidak bermain buruk dalam final itu namun dia sungguh menjadi pihak yang dianiaya berat oleh sempurnanya permainan Nadal.</p>



<p>Sampai tahap itu sepertinya dia menghadapi tugas yang sama sia-sianya dengan mendaki Menara Eiffel dengan tangan dan kaki terikat. Sekalipun bertarung dengan gagah berani, dia tetap saja dihancurkan 6-0, 6-2, 7-5.</p>



<p>&#8220;Saya tak mau banyak omong tetapi saya benar-benar dikalahkan oleh Rafa, oleh pemain yang lebih baik di lapangan ini,&#8221; kata unggulan teratas Djokovic yang menurut banyak orang agak difavoritkan mengakhiri dominasi Nadal di Roland Garros.</p>



<p>&#8220;Dia sama sekali tak pernah gagal dan mengembalikan setiap bola, sungguh secara taktis bermain bagus. Saya merasa bagus sekali sepanjang turnamen ini. Saya kira saya sudah dalam performa yang hebat,&#8221; sambung Djokovic seperti dikutip Reuters.</p>



<p>&#8220;Sudah pasti saya bisa bermain lebih baik, terutama pada dua set pertama. Namun dia mengejutkan saya dengan cara dia bermain, kualitas tenis yang dia hasilkan,&#8221; tambah Djokovic. &#8220;Dia fenomenal. Dia memainkan permainan yang sempurna, terutama pada dua set pertama.&#8221;</p>



<p>Delapan dari 11 game pertama harus&nbsp;<em>deuce</em>&nbsp;tetapi setiap kali Djokovic mengendus peluang, Nadal menutupnya. Hebatnya, petenis Spanyol itu membuat hanya 14 kesalahan sendiri, sebaliknya Djokovic membuat 52 kesalahan sendiri yang kebanyakan karena keputusasaan saat berusaha mencari cara menghentikan serangan gencar itu.</p>



<p>&#8220;Luar biasa. Maksud saya, saya mengagumi semua pencapaiannya, maksud saya, terutama pencapaian di sini,&#8221; kata Djokovic tentang rekor menang-kalah Nadal di Roland Garros yang kini menjadi 100-2.</p>



<p>Djokovic menggenggam bekal catatan menang-kalah 37-1 tahun ini saat melaju ke final di mana satu-satunya &#8220;kekalahan&#8221; yang dia alami adalah saat didiskualifikasi dari US Open karena memukulkan bola kepada hakim garis pada babak keempat.</p>



<p>Jarang sekali Djokovic yang berpikiran tajam membuat kesalahan dalam strateginya, tetapi dia mengakui taktiknya memanfaatkan<em>&nbsp;dropshot&nbsp;</em>secara bebas melawan Nadal seperti dia lakukan pada semua turnamen, menjadi bumerang.</p>



<p>Nadal membaca sebagian besar taktik itu dan dan tingkat keberhasilan pukulan Djokovic biasa-biasa saja.</p>



<p>&#8220;Hari ini tak berhasil dengan baik, sebut saja begitu,&#8221; kata Djokovic yang kini kalah dalam tiga final French Open melawan Nadal. &#8220;Dia memenangi banyak poin&nbsp;<em>dropshot&nbsp;</em>itu.</p>



<p>&#8220;Jelas saya ingin mengganggu ritmenya. Tapi dia sudah siap. Dia ada di sana, dia sudah bersiap. Dia memainkan semua pukulan yang benar hari ini,&#8221; pungkas Djokovic. (bgn123)20101203</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketika-djokovic-mengakui-nadal-memang-fenomenal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Djokovic selangkah lagi juarai Italian Open 2020</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/djokovic-selangkah-lagi-juarai-italian-open-2020/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=djokovic-selangkah-lagi-juarai-italian-open-2020</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/djokovic-selangkah-lagi-juarai-italian-open-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 05:31:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#italianopen2020]]></category>
		<category><![CDATA[djokovic]]></category>
		<category><![CDATA[final]]></category>
		<category><![CDATA[tenislapangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=8694</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="755" height="473" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME.jpg 755w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 755px) 100vw, 755px" /></div>Internasional, Baliglobalnews Novak Djokovic selangkah lagi bisa mengamankan gelar juara Italian Open 2020 setelah meraih tiket ke final dengan mengalahkan Casper Ruud 7-5, 6-3 di babak semifinal di Roma, Minggu. Jika Djokovic berhasil menjadi juara, petenis peringkat satu versi ATP ini akan melampaui rekor juara di tingkat Masters 1000 milik Rafael Nadal yang kini tercatat 35 kemenangan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="755" height="473" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME.jpg 755w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/RTRMADP_3_TENNIS-ROME-300x188.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 755px) 100vw, 755px" /></div>
<p>Internasional, Baliglobalnews</p>



<p>Novak Djokovic selangkah lagi bisa mengamankan gelar juara Italian Open 2020 setelah meraih tiket ke final dengan mengalahkan Casper Ruud 7-5, 6-3 di babak semifinal di Roma, Minggu.</p>



<p>Jika Djokovic berhasil menjadi juara, petenis peringkat satu versi ATP ini akan melampaui rekor juara di tingkat Masters 1000 milik Rafael Nadal yang kini tercatat 35 kemenangan.</p>



<p>Di babak final yang akan dilangsungkan hari Senin, Djokovic akan menghadapi Diego Schwartzman atau Denis Shapovalov, demikian laman resmi ATP melaporkan.</p>



<p>&#8220;Sangat penting untuk memenangkan gelar ini. Bahkan setelah 15 tahun di tur, saya masih menikmatinya. Saya masih lapar akan gelar, dan menempatkan diri saya untuk memperjuangkan gelar adalah tempat yang saya inginkan,&#8221; kata Djokovic terkait harapannya di turnamen ini.</p>



<p>Djokovic menyamai rekor perolehan gelar Masters 1000 milik Nadal dengan memenangi Western &amp; Southern Open&nbsp;Agustus lalu.&nbsp;Djokovic sudah mengantongi empat kemenangan di Roma.</p>



<p>Djokovic punya potensi kemenangan saat meladeni Schwartzman dan Shapovalov besok. Djokovic tidak terkalahkan dalam lima pertemuannya melawan Shapovalov dan empat pertemuan melawan Schwartzman.</p>



<p>&#8220;Keduanya dalam performa yang luar biasa. Diego memainkan pertandingan paling nyaman di tanah liat. Denis telah berkembang pesat di lapangan tanah liat selama beberapa tahun terakhir dan ia memiliki permainan yang kuat. Apapun yang terjadi, saya akan siap dan mudah-mudahan saya bisa menang,&#8221; Djokovic menuturkan. (bgn123)20092110</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/djokovic-selangkah-lagi-juarai-italian-open-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
