<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>targetkanjadi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/targetkanjadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 May 2021 01:22:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>targetkanjadi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkab Jembrana targetkan jadi sentra ikan kerapu</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemkab-jembrana-targetkan-jadi-sentra-ikan-kerapu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemkab-jembrana-targetkan-jadi-sentra-ikan-kerapu</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemkab-jembrana-targetkan-jadi-sentra-ikan-kerapu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 May 2021 01:22:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[pemkabjembrana]]></category>
		<category><![CDATA[sentraikankerapu]]></category>
		<category><![CDATA[targetkanjadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=30227</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jembrana,Baliglobalnews Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali menargetkan daerahnya menjadi sentra ikan kerapu, yang saat ini budidaya ikan tersebut sudah mulai dilakukan di Desa Candikusuma. &#8220;Target tersebut sejalan dengan penetapan Desa&#160;Candikusuma&#160;oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan sebagai kampung kerapu,&#8221; kata Bupati&#160;Jembrana&#160;I&#160;Nengah&#160;Tamba dalam keterangan tertulis yang diterima di Negara, Jembrana, Rabu.​​​​Saat menandatangani surat keputusan Desa&#160;Candikusuma, Kecamatan&#160;Melaya&#160;sebagai kampung kerapu (25/5), ia mengatakan Kementerian Kelautan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20201110-WA0007_1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jembrana,Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali menargetkan daerahnya menjadi sentra ikan kerapu, yang saat ini budidaya ikan tersebut sudah mulai dilakukan di Desa Candikusuma.</p>



<p>&#8220;Target tersebut sejalan dengan penetapan Desa&nbsp;Candikusuma&nbsp;oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan sebagai kampung kerapu,&#8221; kata Bupati&nbsp;Jembrana&nbsp;I&nbsp;Nengah&nbsp;Tamba dalam keterangan tertulis yang diterima di Negara, Jembrana, Rabu.<br>​​​​<br>Saat menandatangani surat keputusan Desa&nbsp;Candikusuma, Kecamatan&nbsp;Melaya&nbsp;sebagai kampung kerapu (25/5), ia mengatakan Kementerian Kelautan Dan Perikanan telah menetapkan Desa&nbsp;Candikusuma&nbsp;menjadi satu dari sembilan kampung kerapu di Indonesia.</p>



<p>Dengan budidaya ikan tersebut, ia berharap, bisa mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat setempat.</p>



<p>Untuk menampung panen kerapu, pihaknya akan membangun restoran dengan kapasitas besar sehingga&nbsp;pembudidaya&nbsp;ikan tersebut tidak kesulitan memperoleh pasar.</p>



<p>Kepada&nbsp;pembudidaya,&nbsp;ia berpesan untuk menjaga kualitas ikan kerapu, agar bisa memasok pasaran nasional, bahkan internasional.</p>



<p>&#8220;Dengan dimulai dari sekarang, saat pariwisata Bali pulih setelah&nbsp;pandemi,&nbsp;Jembrana&nbsp;akan mampu menjadi pemasok ikan kerapu dengan kualitas baik,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain kerapu, Pemkab&nbsp;Jembrana&nbsp;juga merencanakan&nbsp;daerahnya&nbsp;menjadi sentra budidaya kerang dan&nbsp;lobster, untuk mengembangkan ekonomi masyarakat serta menambah Pendapatan Asli Daerah.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Kelompok Keramba Jaring Apung Manik Segara Agus, yang pembudidaya kerapu mengatakan, dari budidaya yang sudah dilakukan, kerapu hasil kelompoknya tersebut mampu bersaing di pasar ekspor ke sejumlah negara Asia dan Amerika.</p>



<p>&#8220;Namun sejak&nbsp;pandemi&nbsp;Covid-19, permintaan ekspor menurun sehingga kami sekarang mengandalkan pesanan pasar lokal dengan harga yang lebih murah. Yang penting bisa bertahan dulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor ikan kerapu tersebut antara lain China, Singapura, Jepang dan Amerika.</p>



<p>Di Desa Candikusuma terdapat 100 unit keramba budidaya ikan kerapu, yang dari penelitian Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan Dan Perikanan, kualitas air dan alamnya memenuhi syarat untuk budidaya ikan laut tersebut.(bgn123)21052603</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemkab-jembrana-targetkan-jadi-sentra-ikan-kerapu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
