<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tanaman &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/tanaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2020 11:53:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>tanaman &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wujudkan Desa Wisata, Pejeng Kangin Terima Bibit Tanaman dan Ikan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wujudkan-desa-wisata-pejeng-kangin-terima-bibit-tanaman-dan-ikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wujudkan-desa-wisata-pejeng-kangin-terima-bibit-tanaman-dan-ikan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wujudkan-desa-wisata-pejeng-kangin-terima-bibit-tanaman-dan-ikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2020 11:53:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[pejengkangin]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[terimabibit]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkandesawisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=19568</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Memiliki komitmen dalam menjaga lingkungan, Pejeng Kangin menerima bantuan tanaman dan ikan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar dan Yayasan Temanmu, di Wantilan Pura Kahyangan Tiga, Desa Adat Uma Kuta, Rabu (30/12). Perbekel Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga, mengatakan Desa Pejeng Kangin memiliki tekad dan konsen terhadap lingkungan. &#8220;Pejeng Kangin sangat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201230-WA0025-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Memiliki komitmen dalam menjaga lingkungan, Pejeng Kangin menerima bantuan tanaman dan ikan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar dan Yayasan Temanmu, di Wantilan Pura Kahyangan Tiga, Desa Adat Uma Kuta, Rabu (30/12).</p>



<p>Perbekel Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga, mengatakan Desa Pejeng Kangin memiliki tekad dan konsen terhadap lingkungan. &#8220;Pejeng Kangin sangat konsen dengan lingkungan, dan kebersihan karena kedepan Desa Pejeng Kangin dicanangkan sebagai desa wisata, untuk itu diperlukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan pendukung lainnya seperti lingkungan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kini Pejeng Kangin sedang giat-giatnya menggali dan mengeksplorasi segala potensi yang ada untuk menjadikan Desa Pejeng Kangin sebagai desa wisata.</p>



<p>Untuk menopang desa wisata, Pejeng Kangin memadukan keindahan alam dengan hamparan sawahnya serta menopangnya dengan kegiatan agro pembuatan madu trigona.</p>



<p>&#8220;Untuk desa wisata kita padukan keindahan alam dengan hamparan sawahnya. Serta kita juga siapkan agro, siapkan madu trigona dari lebah kele-kele yang sudah dikenal dan mengangkat potensi tenun sebagai cindera mata,&#8221; katanya.</p>



<p>Meskipun belakangan pariwisata mati suri, Pejeng Kangin tetap dengan komitmennya untuk terus membangun dan menyiapkan segala aspek untuk menjadi desa wisata. &#8220;Di saat pariwisata tidur, kita siapkan diri untuk menyongsong pariwisata yang lebih baik dengan perbaikan akses pendukung. Kita juga bangun taman desa,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sementara Ketua Yayasan Temanmu, Agung Ngurah, merasa senang karena bergeraknya Yayasan Temanmu di Gianyar dapat terlaksana tahun ini. Dia menyebutkan Yayasan Temanmu memiliki tiga program prioritas yakni ketahanan pangan dan kepedulian sosial, pengembangan SDM, serta program kesadaran spiritual dan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Yang paling menarik ialah bidang kesadaran spiritual dan lingkungan. Artinya, di sini tidak melulu bagaimana cara sembahyang atau beragama, namun bagaimana merawat dan menjaga alam untuk menghasilkan energi positif. Realisasinya kami lakukan dengan menanam pohon serta melepas ikan di sungai. Tujuannya untuk menjaga ekosistem air,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Dalam acara tersebut juga dibentuk Temanmu Gianyar yang dipimpin Kades Pejeng Kangin.</p>



<p>Merasa tertarik, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra, langsung mengajukan diri untuk bisa tergabung dalam yayasan yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan tersebut. &#8220;Dari hati yang paling dalam, saya sangat ingin ikut tergabung dengan Yayasan Temanmu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kujus berharap kegiatan melepas benih ikan juga dapat dilakukan di desa lainnya dan tetap menjaga dan merawat yang sudah ada. Pasalnya, menurut dia, program atau kegiatan harus dilakukan secara berlanjut. Di samping itu, Kujus menambahkan bahwa melepas ikan banyak manfaat selain pelestarian juga untuk merangsang masyarakat akan menjaga agar sungai tidak kotor.</p>



<p>Selain program tersebut, Kujus juga mengapresiasi gerakan bank sampah yang sudah berjalan di Desa Pejeng Kangin serta berharap Desa Pejeng Kangin mampu membuat tempat pembuangan sampah berbasis reduce, recycle, dan reuse sebagai wujud pengolahan atau penanganan sampah dari hulu. (bgn003)20123020</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wujudkan-desa-wisata-pejeng-kangin-terima-bibit-tanaman-dan-ikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat bertanam untuk bantu lawan penyakit hingga jaga daya ingat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 07:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[dayaingat]]></category>
		<category><![CDATA[gayahidup]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16020</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Bertanam menjadi salah satu pilihan orang-orang di masa pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir. Di perkotaan, istilah&#160;urban farming&#160;atau konsep berkebun yang memanfaatkan ruang di rumah atau pemukiman perlahan mulai pun populer dan sejumlah pihak melihat peluang ini dengan menghadirkan berbagai inovasi salah satunya menyediakan konten belajar bertanam. Dari sisi kesehatan, selain sebagai cara menghabiskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Bertanam menjadi salah satu pilihan orang-orang di masa pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir.</p>



<p>Di perkotaan, istilah&nbsp;<em>urban farming</em>&nbsp;atau konsep berkebun yang memanfaatkan ruang di rumah atau pemukiman perlahan mulai pun populer dan sejumlah pihak melihat peluang ini dengan menghadirkan berbagai inovasi salah satunya menyediakan konten belajar bertanam.</p>



<p>Dari sisi kesehatan, selain sebagai cara menghabiskan waktu di rumah, kegiatan ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan Anda, salah satunya untuk melawan penyakit.<br>Bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia, berikut ulasan manfaat bertanam untuk Anda:</p>



<p><strong>1. Lawan penyakit</strong><br>Saat Anda berada di luar rumah dan terpapar sinar matahari, kulit Anda menggunakan sinar matahari untuk vitamin D. Para peneliti, seperti dilansir dari Healthline, Sabtu memperkirakan, setengah jam di bawah sinar matahari dapat menghasilkan antara 8.000 dan 50.000 unit internasional (IU) vitamin D dalam tubuh.</p>



<p>Tapi ini tergantung seberapa tebal pakaian yang menutupi tubuh Anda dan juga warna kulit Anda.</p>



<p>Vitamin D sendiri memiliki sederet manfaat untuk tubuh antara lain memperkuat tulang dan sistem kekebalan Anda. Berbagai studi juga menunjukkan, berada di bawah sinar matahari dapat membantu menurunkan risiko berbagai kanker seperti payudara, kolorektal, kandung kemih, prostat, limfoma non-Hodgkin hingga<br><em>multiple sklerosis</em>.</p>



<p>Pakar kesehatan mengatakan, jika kadar vitamin D Anda rendah, maka Anda memiliki risiko lebih besar terkena serangan psoriasis, sindrom metabolik (kondisi pradiabetes), diabetes tipe II, dan bahkan demensia.</p>



<p><strong>2. Bantu jaga berat badan dan kualitas tidur</strong><br>Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut, berkebun (bagian dari bertanam) bisa membangun kekuatan, meningkatkan kualitas tidur, dan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat.</p>



<p>Aktivitas seperti memotong rumput mungkin termasuk dalam kategori olahraga ringan hingga sedang, sedangkan menyekop, menggali, dan memotong kayu dapat dianggap sebagai olahraga berat.</p>



<p>Beraktivitas di lahan menggunakan setiap kelompok otot utama di tubuh dan tidak akan mengejutkan jika Anda bangun pagi besok hari merasa sakit setelah seharian bekerja.</p>



<p>Penelitian telah menemukan, aktivitas fisik seperti berkebun dapat membantu mengimbangi kenaikan berat badan terkait usia dan obesitas pada anak.</p>



<p>Para peneliti di University of Pennsylvania mengungkapkan, orang yang berkebun lebih mungkin mendapatkan tidur nyenyak selama 7 jam di malam hari.</p>



<p><strong>3. Bantu jaga daya ingat</strong><br>Terkait ingatan, dokter mengungkapkan berolahraga meningkatkan fungsi kognitif di otak dan berkebun bisa menjadi salah satunya. Aktivitas berkebun dapat memacu pertumbuhan saraf terkait memori di otak Anda.</p>



<p>Peneliti di Korea membuktikan aktivitas berkebun selama 20 menit pada penyandang demensia bisa meningkatkan jumlah beberapa faktor pertumbuhan saraf otak yang terkait dengan memori.</p>



<p>Di Belanda dan Norwegia, orang dengan demensia sering berpartisipasi dalam program inovatif berkaitan dengan bertanam, yang memungkinkan mereka menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja di lahan pertanian dan kebun.</p>



<p><strong>4. Dorong suasana hati</strong><br>Penelitian di Amerika Serikat menemukan, berkebun meningkatkan suasana hati dan meningkatkan penghargaan diri Anda. Ketika orang menghabiskan waktu di taman, tingkat kecemasan mereka menurun, begitu juga dengan depresi mereka.</p>



<p>Studi yang diterbitkan pada 2011 menunjukkan, orang dengan depresi yang berpartisipasi dalam intervensi berkebun selama 12 minggu kondisinya membaik termasuk gejala depresi. Kondisi ini berlangsung selama berbulan-bulan setelah intervensi berakhir.</p>



<p><strong>5. Menenangkan Anda</strong><br>Bekerja di taman, kebun atau lahan pertanian dapat membantu memulihkan diri jika Anda mengalami sesuatu yang membuat stres. Dalam sebuah studi tahun 2011, para peneliti mengungkapkan, mereka yang menghabiskan waktu untuk berkebun pulih dari stres lebih baik ketimbang misalnya membaca. Mereka yang berkebun juga mengakui suasana hati mereka telah kembali ke keadaan positif.</p>



<p><strong>6. Cara pulihkan diri dari kecanduan</strong><br>Terapi hortikultura telah ada selama ribuan tahun dan ini menjadi bagian dari program pemulihan kecanduan.</p>



<p>Dalam sebuah studi para peneliti mencatat, tanaman memicu perasaan positif pada orang yang pulih dari kecanduan alkohol, dan merupakan alat rehabilitasi yang efektif.</p>



<p>Dalam studi lain, orang-orang dalam program rehabilitasi yang memilih berkebun sebagai terapi alami mereka melaporkan pengalaman yang lebih memuaskan daripada mereka yang memilih seni.</p>



<p><strong>Tips aman bertanam</strong><br>Seperti halnya aktivitas lain, bertanam memiliki risiko tertentu bagi kesehatan dan keselamatan Anda. CDC merekomendasikan sejumlah tindakan pencegahan saat Anda berada di lahan pertanian atau kebun, yakni:</p>



<p>1. Perhatikan petunjuk produk setiap kali Anda menggunakan bahan kimia. Beberapa pestisida, pembasmi gulma, dan pupuk bisa berbahaya jika digunakan secara tidak benar.</p>



<p>2. Kenakan sarung tangan, goggle, celana panjang, sepatu tertutup, dan perlengkapan keselamatan lainnya, terutama jika Anda menggunakan alat tajam.</p>



<p>3. Gunakan semprotan serangga dan tabir surya.</p>



<p>4. Minum banyak air dan sering-seringlah beristirahat untuk mencegah kepanasan dan dehidrasi.</p>



<p>5. Awasi anak-anak. Peralatan tajam, bahan kimia, dan panas luar ruangan dapat menjadi ancaman yang lebih bagi mereka.</p>



<p>6. Dengarkan tubuh Anda. Sangat mudah untuk melukai diri sendiri saat Anda misalnya saat mengangkat sekop yang penuh dengan kotoran.</p>



<p>7. Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi tetanus setiap 10 tahun sekali, karena tetanus hidup di dalam tanah. (bgn123)20112803</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
