<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>startup &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/startup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Dec 2020 10:17:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>startup &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BAKTI gandeng &#8220;startup&#8221; dan komunitas eksplorasi daerah 3T</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bakti-gandeng-startup-dan-komunitas-eksplorasi-daerah-3t/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bakti-gandeng-startup-dan-komunitas-eksplorasi-daerah-3t</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bakti-gandeng-startup-dan-komunitas-eksplorasi-daerah-3t/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 10:17:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BAKTI]]></category>
		<category><![CDATA[daerah3T]]></category>
		<category><![CDATA[eksplorasi]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16640</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menggandeng&#160;startup&#160;dan komunitas untuk berkolaborasi mengeksplorasi potensi dan membuat solusi tepat guna bagi daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Dalam program bertajuk Dayamaya itu, BAKTI juga melibatkan kelompok masyarakat dan UMKM digital untuk berkolaborasi. &#8220;Melalui peran&#160;startup, komunitas, dan UMKM yang terlibat, kami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/PSX_20201202_134716-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menggandeng&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;dan komunitas untuk berkolaborasi mengeksplorasi potensi dan membuat solusi tepat guna bagi daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).</p>



<p>Dalam program bertajuk Dayamaya itu, BAKTI juga melibatkan kelompok masyarakat dan UMKM digital untuk berkolaborasi.</p>



<p>&#8220;Melalui peran&nbsp;<em>startup</em>, komunitas, dan UMKM yang terlibat, kami harapkan dapat mempercepat kemajuan di daerah 3T. Saat ini sudah ada lima inisiatif, dari 18 yang terpilih pada tahun 2019, yang mulai berproses di masyarakat,&#8221; kata Danny Januar Ismawan, Direktur Layanan TI untuk Masyarakat dan Pemerintah BAKTI, dalam pernyataannya, dikutip Rabu.</p>



<p>BAKTI, kata Danny, yakin bahwa dengan peran serta mereka, akan segera terjadi perubahan di daerah 3T menuju ke arah yang lebih baik.</p>



<p>Tiga dari 18 inisiatif yang telah berkesempatan memberikan kontribusi kepada masyarakat di daerah 3T yakni Atourin, Cakap, dan Jahitin.</p>



<p>Atourin sebagai perusahaan teknologi di sektor pariwisata yang menyediakan jasa dan layanan baik secara&nbsp;<em>online</em>&nbsp;maupun&nbsp;<em>offline</em>&nbsp;untuk industri pariwisata Indonesia, pada tahun 2019 berkesempatan menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata di Natuna melalui program Dayamaya.</p>



<p>Menurut Reza Permadi selaku Tim Operasional Atourin, pada 2019 terdapat 10 pemandu wisata di Natuna sudah memiliki lisensi, lebih berani melakukan self branding, dan mulai memanfaatkan media sosial untuk promosi.</p>



<p>&#8220;Di masa pandemi ini, salah satu program kami yaitu melakukan pelatihan secara daring bagi pemandu wisata se-Indonesia. Kami ajarkan bagaimana cara membuat tur virtual. Salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi adalah pariwisata. Dengan pelatihan ini, diharapkan pemandu wisata dapat memanfaatkan internet untuk menghadirkan layanan virtual tour baik kepada wisatawan dalam negeri maupun mancanegara,&#8221; kata Reza.</p>



<p>Sejalan dengan Atourin, Cakap sebagai platform&nbsp;<em>online</em>&nbsp;pembelajaran bahasa asing mendukung pengembangan daerah wisata dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dari sisi penguasaan bahasa, utamanya bahasa Inggris.</p>



<p>Dalam program Dayamaya 2019, Cakap telah menyelenggarakan digital assessment di Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggunakan standarisasi CEFR (The Common European Framework of Reference for Languages).</p>



<p>Program itu melibatkan peserta setingkat pelajar SMA sebanyak 250 orang, kegiatan ini dilakukan secara daring melalui ruang belajar digital dalam sebuah kelas online yang diisi oleh guru bahasa Inggris asing (ESL Teacher).</p>



<p>Menurut Tommy Yunus selaku CEO Cakap, kemampuan berbahasa Inggris sangat penting dalam usaha mengembangkan daerah wisata, karena menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jumlah wisatawan dalam menciptakan pariwisata berkelanjutan.</p>



<p>“Di masa pandemi ini kami menggelar program pelatihan secara daring bagi penggiat dan pelaku pariwisata yang tentu saja difasilitasi oleh BAKTI, Kementerian Pariwisata dan pemerintah daerah. Cakap selaku mitra platform pembelajaran memberikan kesempatan kepada masyarakat pelaku industri pariwisata untuk belajar bahasa Inggris secara gratis.&#8221;</p>



<p>Calon peserta pelatihan ini dapat mendaftar dengan mengakses website resmi Cakap. Sejauh ini sudah ada beberapa daerah yang mendaftar yaitu Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Bangka Belitung. Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan.</p>



<p>Bila Cakap meningkatkan kemampuan SDM dari sisi bahasa, maka Jahitin Academy memberdayakan SDM dengan meningkatkan&nbsp;<em>skill</em>&nbsp;para penjahit di Provinsi NTT, khususnya di Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.</p>



<p>Melalui&nbsp;<em>workshop</em>&nbsp;pengolahan limbah kain tenun, Jahitin mengajarkan bagaimana cara mengolah limbah tenun menjadi produk yang bernilai jual, seperti untuk membuat&nbsp;<em>cushion pillow</em>.</p>



<p>Tidak hanya itu, Jahitin juga membantu para penjahit agar dapat lebih mudah mengakses pasar. Dampaknya saat ini penjahit di Sumba sudah mendapatkan akses langsung berhubungan dengan Dinas Perdagangan.</p>



<p>&#8220;Hasilnya, para penjahit di Sumba berhasil mendapatkan orderan membuat 5000 masker,” kata Asri Wijayanti.</p>



<p>Sebagai sebuah bangsa, Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman, dan dalam membangun daerah 3T pemerintah tentu tidak dapat bekerja sendiri. Untuk itu, peran dari para&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;dan komunitas sangat diperlukan untuk bersama-sama bersinergi mempercepat pembangunan di daerah 3T.</p>



<p>“Dengan merangkul <em>stakeholder</em> strategis, kami yakin kita akan memiliki daya atau berdaya untuk bersama-sama membawa perubahan di daerah 3T. Utamanya perbaikan dari sisi perekonomian berbasis ekonomi digital,” kata Ari Soegeng Wahyuniarti, Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat di BAKTI.(bgn123)20120222</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bakti-gandeng-startup-dan-komunitas-eksplorasi-daerah-3t/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Optimisme pendanaan startup di tengah pandemi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/optimisme-pendanaan-startup-di-tengah-pandemi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=optimisme-pendanaan-startup-di-tengah-pandemi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/optimisme-pendanaan-startup-di-tengah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2020 07:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[AMVESINDO]]></category>
		<category><![CDATA[asosiasimodalventura]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[startupindonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=13103</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, AMVESINDO, melihat perusahaan rintisan di Indonesia tetap akan mendapatkan pembiayaan meski pun sedang dilanda pandemi virus corona. &#8220;Pandemi akan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi&#160;startup, UMKM, dan modal ventura untuk pemulihan,&#8221; kata Ketua Umum AMVESINDO, Jefri Sirait, dalam acara diskusi daring &#8220;Mengupas Dinamika dan Tren Pendanaan Startup 2020-2021&#8221;, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/start-up-1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, AMVESINDO, melihat perusahaan rintisan di Indonesia tetap akan mendapatkan pembiayaan meski pun sedang dilanda pandemi virus corona.</p>



<p>&#8220;Pandemi akan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi&nbsp;<em>startup</em>, UMKM, dan modal ventura untuk pemulihan,&#8221; kata Ketua Umum AMVESINDO, Jefri Sirait, dalam acara diskusi daring &#8220;Mengupas Dinamika dan Tren Pendanaan Startup 2020-2021&#8221;, Senin.</p>



<p>Temuan AMVESINDO, Indonesia merupakan pasar yang menarik di kawasan Asia Tenggara, selama tiga tahun terakhir, jumlah pendanaan dan transaksi yang masuk cenderung meningkat.</p>



<p>Pendanaan&nbsp;<em>startup</em>, yang diumumkan, pada 2017 mencapai 2,9 miliar dolar Amerika Serikat, berjumlah 67 transaksi. Tahun berikutnya, 2018, jumlahnya menurun 1,465 miliar dolar, sementara jumlah transaksi naik menjadi 71.</p>



<p>Pada 2019, jumlah pendanaan kembali menyentuh angka 2,9 miliar dolar dan jumlah transaksi naik menjadi 113.</p>



<p>Selama tiga tahun terakhir, sektor yang paling banyak mendapatkan pendanaan adalah teknologi finansial,<em>&nbsp;software as a service</em>&nbsp;(SaaS),&nbsp;<em>e-commerce</em>,&nbsp;<em>new retail</em>&nbsp;dan logistik.</p>



<p>Hingga kuartal ketiga 2020, AMVESINDO mencatat jumlah pendanaan yang masuk mencapai 1,9 miliar dolar dan 52 transaksi. Catatan asosiasi, penurunan ini disebabkan karena investor menunda berinvestasi.</p>



<p>&#8220;Minat investor masih besar sekali,&#8221; kata Wakil Ketua I AMVESINDO William Gozali, dalam acara yang sama.</p>



<p>Kuartal ketiga tahun ini, sektor teknologi finansial menjadi yang paling banyak mendapatkan pendanaan, diikuti&nbsp;<em>edutech</em>, yang juga semakin diminati melihat situasi terkini.</p>



<p>Sektor&nbsp;<em>edutech</em>, menurut asosiasi, mendapatkan pendanaan di kisaran angka 20 juta hingga 100 juta dolar.</p>



<p>&#8220;Ada optimisme di tengah pandemi,&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;Indonesia tetap dapat pendanaan dan juga menggembirakan karena industri ini, secara makro, diperkirakan sangat positif,&#8221; kata William</p>



<p>Asosiasi melihat <em>startup</em> yang mendapatkan pendanaan di tengah pandemi ini merupakan mereka yang berperan dalam digitalisasi UMKM. (bgn123)20110211</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/optimisme-pendanaan-startup-di-tengah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
