<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>senirupa &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/senirupa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Feb 2021 13:50:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>senirupa &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bidadari Art Space Ubud &#8211; Lepud Art Management Gelar Pameran Seni Rupa &#8221;Move On&#8221;</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2021 13:50:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[bidadariartspace]]></category>
		<category><![CDATA[gelarpameran]]></category>
		<category><![CDATA[lepudartmanagement]]></category>
		<category><![CDATA[senirupa]]></category>
		<category><![CDATA[ubud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23104</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baligobalnews Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para seniman untuk terus berkarya. Kendati ekonomi kita terpuruk akibat pandemi, para perupa justru tetap produktif menggali ide-ide baru, diwujudkan dalam karya rupa. Demikian juga pemilik galeri tetap berupaya menjaga atmosfer seni rupa dengan membantu memamerkan karya para perupa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes). Semangat berkarya yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/move-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baligobalnews</p>



<p>Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat para seniman untuk terus berkarya. Kendati ekonomi kita terpuruk akibat pandemi, para perupa justru tetap produktif menggali ide-ide baru, diwujudkan dalam karya rupa. Demikian juga pemilik galeri tetap berupaya menjaga atmosfer seni rupa dengan membantu memamerkan karya para perupa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>Semangat berkarya yang tinggi itu dapat disaksikan dalam pameran bertajuk &#8221;Move On&#8221; di Bidadari Art Space, Mas-Ubud yang berkolaborasi dengan Lepud Art Management. Pameran dibuka budayawan Jean Couteau, didampingi pemilik Bidadari Art Space Hiromi Wada dan Made Sudiana, berlangsung 13 Februari hingga 13 Maret 2021 mendatang. Pameran yang diikuti 27 orang perupa itu tetap menerapkan prokes ketat,&nbsp;dengan&nbsp;memakai masker, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan mencuci tangan.</p>



<p>Para pelukis yang terlibat&nbsp;masing-masing&nbsp;Made Wiradana, Kadek Armika, Nyoman Sujana Kenyem, Romi Sukadana, Anyon Muliastra, Dedy Reru, Loka Suara, Wijaya Sutha, Duatmika Bodrex, Made Arya Palguna, I Ketut Tenang, I Wayan Sudarna Putra, Made Suparta Wijaya, I Made Subrata, I Kadek Dedy Sumantra Yasa, Ito Joyo Atmojo, I Ketut Suwidiarta, Made&nbsp;&#8221;Kaek&#8221;&nbsp;Dharma Susila, Putu Bonuz Sudiana, Teguh Ritma Iman, I Made Dolar Astawa, I Kadek Susila Dwiyana, Ponk Hantaguna, Nyoman Adiana, Kamau Abayomi, Handy Saputra dan I Gede Made Surya Darma.</p>



<p>Seperti diketahui, pandemi Covid-19&nbsp;&nbsp;telah mengubah keadaan. Salah satu dampaknya, ekonomi melemah.</p>



<p>Di tengah situasi dan kondisi&nbsp;seperti ini, para perupa hadir membawa optimisme. Mereka berbagi cerita lewat bahasa rupa dan mencoba membuka ruang kontemplasi dan apresiasi, sehingga muncul kegairahan baru pada era baru, untuk selalu bergerak, move on, berkarya dan mengambil hikmah positif dari pandemi.</p>



<p>Pameran ini digelar mengambil momen Valentine, dikaitkan dengan situasi bangsa saat ini. Dalam konteks ini Valentine sesungguhnya tak hanya sempit bermakna cinta kasih dua pasangan. Tetapi bisa dimaknai lebih luas, yakni kasih sayang yang hakiki terhadap sesama dan alam lingkungan. Terlebih, ketika warga dunia sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19, menabur spirit kasih sayang, suatu keniscayaan. Ketika wabah pandemi Covid -19 makin meluas, tak ada kata lain selain bergotong royong menanggulangi pandemi,&nbsp;&nbsp;saling menjaga, dan saling membantu.</p>



<p>Pemilik&nbsp;Bidadari Art Space, Hiromi Wada,&nbsp;menyambut baik pameran&nbsp;&#8221;MoVe On&#8221;&nbsp;ini. Baginya&nbsp;&#8221;Move&nbsp;On&#8221;&nbsp;penting dilakukan pada masa pandemi.&nbsp;&#8221;Move&nbsp;On&#8221;&nbsp;bermakna terus bergerak,&nbsp;&nbsp;terus berubah, tidak kekal. Ketidakkekalan menempati inti pemikiran Buddha dan merupakan norma di dunia. Semuanya terus berubah. Pandemi ini telah mendorong transisi besar bagi semua orang, termasuk mereka yang mencari nafkah pada seni.</p>



<p>&#8221;Orang harus terus berubah. Untuk menghadapi pandemi ini, tinggalkan sistem lama dan buat yang baru. Itu juga menciptakan produk baru. Setiap orang dihadapkan pada siklus seperti itu,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara I Gede Made Surya Darma,&nbsp;Pendiri&nbsp;Lepud Art Management menyampaikan pada masa pandemi ini tentu semua pihak merasakan kegelisahan dan kekhawatiran yang sama, entah kapan kondisi pelik ini berakhir. Lepud Art Management mencoba berbagi cerita dalam karya seni tentang kegelisahan kawan-kawan seniman melalui pameran seni rupa bertema&nbsp;&#8221;Move On&#8221;&nbsp;ini. Tema itu diambil untuk mengajak kita semua, para seniman dan penikmat seni, agar bangkit dari keterpurukan di masa pandemi ini. Dengan kemajuan teknologi, kita mencoba beradaptasi dengan keadaan. Dengan adanya pandemi ini, kita saling berbagi cerita, dalam kegiatan kesenian.</p>



<p>&#8221;Berbekal pengalaman berorganisasi membuat festival dan pameran seni rupa, kami hadir bergandengan tangan dengan semua pihak untuk menjaga atmosfer berkesenian. Kali ini kami bergandengan tangan dengan Bidadari Art Space. Atas terselenggaranya pameran ini kami haturkan ucapan terima kasih kepada Ibu Hiromi Wada dan Bapak Made Sudiana yang sudah memfasilitasi pameran. Demikian pula ucapan terima kasih disampaikan kepada Prana Santi dan Mas Ito Atmojo yang sudah mendonasi pameran ini. Juga Bapak Handy Saputra telah membeli lukisan Surya Darma, untuk membiayai pameran tersebut. Termasuk semua kawan seniman yang sudah ikut bergabung dalam pameran kali ini. Semoga semua kebaikan datang dari segala penjuru dan kita selalu dilimpahkan kesehatan dan kerahayuan,&#8221; ujar Surya Darma, perupa yang telah banyak berpameran di dalam dan luar negeri. (bgn003)21021609</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bidadari-art-space-ubud-lepud-art-management-gelar-pameran-seni-rupa-move-on/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Cok Ace Dukung Pameran Seni Rupa 10 Seniman</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-dukung-pameran-seni-rupa-10-seniman/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wagub-cok-ace-dukung-pameran-seni-rupa-10-seniman</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-dukung-pameran-seni-rupa-10-seniman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2020 13:11:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[dukungpameran]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>
		<category><![CDATA[senirupa]]></category>
		<category><![CDATA[wagub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=17581</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="881" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-300x206.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-1024x705.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-768x529.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, sangat mendukung dan memberi apresiasi terhadap upaya dalam meningkatkan vibrasi positif di tengah pandemi Covid-19 yang sudah memasuki bulan kesepuluh ini. Seperti yang akan dilakukan oleh Mercedes-Benz Classic Club Bali, akan menggelar pameran seni rupa karya 10 seniman pada 12 Desember 2020 -18 Januari 2021 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="881" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-300x206.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-1024x705.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/mersed-768x529.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, sangat mendukung dan memberi apresiasi terhadap upaya dalam meningkatkan vibrasi positif di tengah pandemi Covid-19 yang sudah memasuki bulan kesepuluh ini. Seperti yang akan dilakukan oleh Mercedes-Benz Classic Club Bali, akan menggelar pameran seni rupa karya 10 seniman pada 12 Desember 2020 -18 Januari 2021 bertajuk The Art of Mercedes Benz Classic di Art Space &#8211; The Kebon Vintage Cars Denpasar. Hal itu disampaikannya saat menerima pengurus Mercedes-Benz Classic Bali di ruang kerjanya, Kamis (10/12/2020).</p>



<p>Dengan diselenggarakannya pameran ini ditujukan agar mampu menunjukkan bahwa Bali tidak mati, tidak gelap dan tidak dalam kelaparan. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menambahkan bahwa Bali tidak bisa dilepaskan dengan taksu-nya yang didukung oleh kegiatan seni dan budaya.</p>



<p>Untuk itu, Mercedes-Benz Classic Club Bali ingin menempatkan seniman maupun Pemerintah Daerah sebagai mitra terdekat dalam membangun kultur apresiasi dan menumbuhkan kreativitas berkarya yang mampu memberikan sumbangsih bagi kebangkitan Bali melalui dunia seni. Bali yang masih menjadi primadona pariwisata Indonesia kiranya memerlukan dukungan dari segenap lapisan masyarakat seperti program Bali KemBali yang sedang marak disuarakan oleh elemen masyarakat pariwisata dan Pemerintah Provinsi Bali.</p>



<p>Koordinator pameran Endra Datta mengatakan pemeran akan menjadi bagian dari aktivitas seni dan budaya Mercedes-Benz Classic Club Bali dan nantinya juga akan digelar di beberapa ruang pameran lainnya. &#8221;Kami ingin menjadikan seni dan budaya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari program Mercedes-Benz Classic Bali. Kendaraan Mercedes-Benz klasik memiliki sejarah panjang dan nilai seni tinggi, sangatlah tepat bila dihadirkan dalam sebentuk karya seni, lebih-lebih dapat memperkuat Bali sebagai pulau yang menjunjung tinggi nilai seni dan bertaksu ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Mercedes-Benz Classic Club Bali menyuguhkan pameran ini sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pariwisata, khususnya kepercayaan publik terhadap dunia pariwisata lebih-lebih pada saat pandemi maupun pemulihan pasca pandemi.</p>



<p>Untuk memberi sentuhan seni budaya dan kreativitas semua karya-karya 10 seniman berbicara antara keindahan bentuk berbagai seri Mercedes-Benz Classic dan alam serta nuansa Bali dalam ikon maupun simbol-simbol yang melekat. Yang menarik dari pameran ini setidaknya publik seni rupa disuguhi keindahan Mercedes-Benz dalam bentuk keasliannya maupun karya seni berupa lukisan dari berbagai ragam media yang pastinya akan menyita perhatian publik dan apresiasi setelahnya.</p>



<p>Melalui pameran bertajuk The Art of Mercedes-Benz Classic dia berharap menjadi sumbangsih apresiasi bagi dunia seni yang bisa dibilang pertama kali dilaksanakan di Bali maupun di Indonesia yang mampu mengintimkan antara keindahan bentuk-bentuk serie Mercedes Benz klasik dan alam maupun kultur Bali.</p>



<p>Pada project pameran perdana ini, Mercedes Benz Classic Club Bali mengajak 10 seniman yang masing-masing memiliki pengalaman maupun jalan berkesenian yang cukup beragam.  Ke-10 seniman tersebut yakni Made Budhiana, Made Wiradana, Anyon Muliastra, Made Romi Sukadana, V. Dedy Reru, Made Palguna, Made Duatmika, Kadek Dwi Armika, Made Oka. (bgn003)20121021</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-dukung-pameran-seni-rupa-10-seniman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
