<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sektorjasakeuangan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/sektorjasakeuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 05:23:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>sektorjasakeuangan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kinerja Sektor Jasa Keuangan Terjaga Ditengah Ketidakpastian Kondisi Global</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kinerja-sektor-jasa-keuangan-terjaga-ditengah-ketidakpastian-kondisi-global/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kinerja-sektor-jasa-keuangan-terjaga-ditengah-ketidakpastian-kondisi-global</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kinerja-sektor-jasa-keuangan-terjaga-ditengah-ketidakpastian-kondisi-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 05:23:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[sektorjasakeuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=128284</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1707" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-2048x1365.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika ketidakpastian perekonomian global, serta ketidakpastian kondisi geopolitik. Hal itu dikatakan Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi, Agus Firmansyah di Denpasar pada Rabu (6/5/2025). Dia menyampaikan dalam rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada area domestik, ekonomi nasional tumbuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1707" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-2048x1365.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20250317-WA0010-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah dinamika ketidakpastian perekonomian global, serta ketidakpastian kondisi geopolitik. Hal itu dikatakan Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi, Agus Firmansyah di Denpasar pada Rabu (6/5/2025).</p>



<p>Dia menyampaikan dalam rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada area domestik, ekonomi nasional tumbuh solid di level 5,61 persen, ditopang kontribusi konsumsi rumah tangga dan peningkatan pengeluaran pemerintah. &#8220;Dari sisi indikator permintaan, Indeks Keyakinan Konsumen masih berada di zona optimis meskipun termoderasi, pertumbuhan penjualan ritel menjadi sebesar 2,4 persen yoy dan penjualan kendaraan bermotor terkontraksi secara tahunan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dari sisi ketahanan eksternal, kata dia, cadangan devisa Maret 2026 tercatat sebesar USD148,2 miliar, dengan neraca perdagangan yang surplus sebesar USD1,2 miliar. Industri pengelolaan investasi mencatatkan kinerja positif di bulan laporan, dengan Nilai Asset Under Management (AUM) per 29 April 2026 mencapai Rp1.072,64 triliun. Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana tercatat Rp711,89 triliun, tumbuh positif 2,32 persen mtd dan 5,41 persen ytd.</p>



<p>Dia menyampaikan kinerja industri Reksa Dana yang tetap&nbsp;terjaga ditopang oleh kecenderungan investor Reksa Dana untuk melakukan subscription, dengan angka net subscription sebesar Rp8,11 triliun.</p>



<p>Dia menjelaskan jumlah investor di pasar modal dalam negeri melanjutkan tren peningkatan, dengan penambahan sebanyak 1,74 juta investor baru pada April 2026. Dengan perkembangan tersebut, jumlah investor di pasar modal tumbuh.30,06 persen menjadi 26,49 juta investor.&nbsp;&#8220;Pasar modal domestik terus menjalankan peran pentingnya sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi korporasi. Hingga April 2026, nilai fundraising oleh korporasi di pasar modal telah mencapai Rp56,35 triliun, terdiri dari 1 Penawaran Umum Saham Perdana (IPO), 1 Penawaran Umum Terbatas (PUT), 6 Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan atau Sukuk (EBUS), dan 44 Penawaran Umum Berkelanjutan EBUS. Sementara pada pipeline, terdapat 71 rencana Penawaran Umum dengan nilai indikatif Rp49,84 triliun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,14 persen (Februari 2026: 2,17 persen) dan NPL net terjaga di 0,83 persen (Februari 2026: 0,83 persen). Loan at Risk (LaR) tercatat sebesar 8,94 persen (Februari 2026: 9,24 persen). Secara umum, tingkat profitabilitas bank (ROA) sebesar 2,47 persen (Februari 2026: 2,37 persen).</p>



<p>Setelah memperhitungkan pembagian dividen, indikator permodalan (CAR) tercatat sebesar 25,09 persen (Februari 2026: 25,83 persen), menandakan ketahanan permodalan perbankan yang kuat sebagai buffer mitigasi risiko yang memadai. (bgn008)26050702</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kinerja-sektor-jasa-keuangan-terjaga-ditengah-ketidakpastian-kondisi-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SJK Terjaga di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Global Stagnan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sjk-terjaga-di-tengah-pertumbuhan-ekonomi-global-stagnan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sjk-terjaga-di-tengah-pertumbuhan-ekonomi-global-stagnan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sjk-terjaga-di-tengah-pertumbuhan-ekonomi-global-stagnan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 11:48:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[sektorjasakeuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=103545</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="887" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-300x166.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-1024x568.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-768x426.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-1536x852.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah tantangan perekonomian global dan domestik stagnan, serta kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Hal itu disampaikan Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, M. Ismail Riyadi, dalam keterangannya beberapa waktu lalu. Dia mengatakan pada Januari 2025, pertumbuhan kredit tetap melanjutkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="887" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-300x166.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-1024x568.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-768x426.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250304-WA0071-1536x852.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) tetap terjaga di tengah tantangan perekonomian global dan domestik stagnan, serta kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Hal itu disampaikan Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, M. Ismail Riyadi, dalam keterangannya beberapa waktu lalu.</p>
<p>Dia mengatakan pada Januari 2025, pertumbuhan kredit tetap melanjutkan double digit growth sebesar 10,27 persen yoy (Desember 2024: 10,39 persen) menjadi Rp7.782 triliun. &#8220;Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 13,22 persen, diikuti oleh Kredit Konsumsi 10,37 persen, sedangkan Kredit Modal Kerja 8,40 persen. Ditinjau dari kepemilikan, bank BUMN menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit yaitu sebesar 10,98 persen yirp Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi tumbuh sebesar 15,81 persen, sementara kredit UMKM tumbuh sebesar 2,88 persen,&#8221; katanya.</p>
<p>Di sisi lain, kata dia, dana pihak ketiga (DPK) tercatat tumbuh sebesar 5,51 persen yoy (Desember 2024: 4,48 persen yoy) menjadi Rp8.879,2 triliun, dengan giro, tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar 6,86 persen, 6,59 persen, dan 3,49 persen yoy. Likuiditas industri perbankan pada Januari 2025 tetap memadai, dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 114,86 persen (Desember 2024: 112,87 persen) dan 26,03 persen (Desember 2024: 25,59 persen), masih di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 211,20 persen. </p>
<p>Sementara kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross sebesar 2,18 persen (Desember 2024: 2,08 persen) dan NPL net sebesar 0,79 persen (Desember 2024: 0,74 persen). Loan at Risk (LaR) juga menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar 9,72 persen (Desember 2024: 9,28 persen). Meskipun meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, namun rasio NPL gross dan LaR menurun dibandingkan posisi Januari 2024 yang masing-masing sebesar 2,35 persen dan 11,6 persen. Rasio LaR tersebut juga di bawah level sebelum pandemi yaitu sebesar 9,93 persen pada Desember 2019. &#8220;Secara umum, tingkat profitabilitas bank (ROA) sebesar 2,34 persen (Desember 2024: 2,69 persen), menunjukkan kinerja industri perbankan tetap resilien dan stabil,&#8221; katanya.</p>
<p>Demikian juga ketahanan perbankan juga tetap kuat tercermin dari permodalan (CAR) yang berada di level tinggi yaitu sebesar 27,05 persen (Desember 2024: 26,69 persen), menjadi bantalan mitigasi risiko yang kuat di tengah kondisi ketidakpastian global. </p>
<p>Untuk porsi kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan tercatat sebesar 0,29 persen, namun terus mencatatkan pertumbuhan yang tinggi secara tahunan. Per Januari 2025, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam SLIK, tumbuh 46,45 persen yoy (Desember 2024: 43,76 persen yoy) menjadi Rp22,57 triliun, dengan jumlah rekening mencapai 24,44 juta (Desember 2024: 23,99 juta). </p>
<p>Terkait dengan pemberantasan judi online yang berdampak luas pada perekonomian dan sektor keuangan, OJK telah meminta bank melakukan pemblokiran terhadap ± 8.618 rekening (sebelumnya: ± 8.500 rekening) dari data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. (*/bgn008)25030906</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sjk-terjaga-di-tengah-pertumbuhan-ekonomi-global-stagnan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sektor Jasa Keuangan Nasional Stabil</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sektor-jasa-keuangan-nasional-stabil/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sektor-jasa-keuangan-nasional-stabil</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sektor-jasa-keuangan-nasional-stabil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 12:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[sektorjasakeuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=90549</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="899" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-jpg.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-jpg.webp 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-300x169.webp 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-1024x576.webp 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-768x432.webp 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-1536x864.webp 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja intermediasi yang kontributif, didukung likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat. &#8220;Dalam rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terungkap kondisi perekonomian dan pasar keuangan global cukup kondusif yang secara umum lebih baik dari ekspektasi. Namun, perkembangan geopolitik global masih perlu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="899" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-jpg.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-jpg.webp 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-300x169.webp 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-1024x576.webp 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-768x432.webp 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/04/17121485846334998460516254284682-1536x864.webp 1536w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja intermediasi yang kontributif, didukung likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat.</p>



<p>&#8220;Dalam rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terungkap kondisi perekonomian dan pasar keuangan global cukup kondusif yang secara umum lebih baik dari ekspektasi. Namun, perkembangan geopolitik global masih perlu terus dicermati seiring peningkatan ketegangan di Timur Tengah dan Ukraina,&#8221; kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, Aman Santosa, pada Rabu (3/4/2024).</p>



<p>Dia menyebutkan di Amerika Serikat kinerja ekonomi AS tercatat solid dan di atas ekspektasi, sehingga inflasi masih cenderung sticky. The Fed pada FOMC Meeting Maret 2024 merevisi keatas pertumbuhan ekonomi AS cukup signifikan diiringi kenaikan&nbsp; perkiraan inflasi.</p>



<p>Meski demikian, kata dia, The Fed tetap mempertahankan rencana penurunan FFR sebesar 75bps di tahun 2024. Likuiditas di pasar diperkirakan juga akan lebih baik seiring rencana the Fed mengurangi laju quantitative tightening.</p>



<p>&#8220;Kebijakan akomodatif the Fed juga diikuti oleh ECB dan Bank of England (BOE) yang mengisyaratkan akan menurunkan suku bunga di 2024 dengan pasar memperkirakan ECB akan menurunkan suku bunga 125 bps dan BOE sebesar 75 bps,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menjelaskan, langkah normalisasi juga dilakukan oleh Bank of Japan (BOJ) yang meninggalkan era suku bunga negatif, dengan menaikkan suku bunga sebesar 10 bps, pertama dalam 8 tahun terakhir. Di Tiongkok, rilis beberapa kinerja ekonomi seperti penjualan ritel, kenaikan impor, dan tingkat inflasi di atas ekspektasi pasar dengan kebijakan fiskal dan moneter tetap akomodatif.</p>



<p>Dari sisi domestik, lanjutnya, inflasi mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan harga pangan, namun inflasi inti terjaga stabil, menghentikan tren penurunan sejak akhir 2022. Hal ini diharapkan menjadi indikasi pemulihan permintaan ke depan. Indikasi awal pemulihan konsumsi domestik juga terlihat dari peningkatan impor barang konsumsi yang cukup signifikan pada Februari 2024. Kinerja sektor manufaktur juga tercatat terus membaik. Namun demikian, perlu terus dicermati tren penurunan surplus neraca perdagangan seiring berlanjutnya kontraksi ekspor dan peningkatan kebutuhan impor.</p>



<p>Pasar saham domestik sampai dengan 28 Maret 2024 melanjutkan tren&nbsp; penguatan, dimana IHSG menguat 0,22 persen ytd ke level 7.288,81, nilai kapitalisasi pasar Rp11.692 triliun atau naik 0,15 persen ytd, serta membukukan net buy sebesar Rp26,28 triliun ytd. Penguatan terjadi di antaranya di sektor bahan baku dan sektor barang konsumen primer. Di sisi likuiditas transaksi, rata-rata nilai transaksi pasar saham tercatat Rp10,98 triliun ytd.</p>



<p>&#8220;Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi ICBI menguat 1,14 persen ytd ke level 378,88. Secara ytd, yield SBN secara umum meningkat dengan rata-rata sebesar 8,92 bps di seluruh tenor dengan non-resident mencatatkan net sell sebesar Rp31,35 triliun ytd. Untuk pasar obligasi korporasi, investor non-resident juga tercatat net sell sebesar Rp1,41 triliun ytd,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Di industri pengelolaan investasi, nilai Asset Under Management (AUM) pengelolaan investasi per 27 Maret 2024 tercatat sebesar Rp818,17 triliun (turun 0,80 persen ytd), dengan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp488,73 triliun atau turun 2,54 persen ytd dan tercatat net redemption sebesar Rp29,95 triliun pada Maret 2024.</p>



<p>Antusiasme penghimpunan dana di pasar modal juga masih terlihat, tercatat nilai Penawaran Umum sebesar Rp48,04 triliun dengan emiten baru tercatat sebanyak 15 emiten hingga 28 Maret 2024.&nbsp; Sementara itu, masih terdapat 123 pipeline Penawaran Umum dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp59,68 triliun.</p>



<p>Sedangkan untuk penggalangan dana pada Securities Crowdfunding (SCF) yang merupakan alternatif pendanaan bagi UKM, sejak pemberlakuan ketentuan SCF hingga 28 Maret 2024 telah terdapat 17 penyelenggara yang telah mendapatkan izin dari OJK dengan 517 penerbit, 170.923 pemodal, dan total dana yang dihimpun sebesar Rp1,09 triliun.</p>



<p>Pada Bursa Karbon, sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 28 Maret 2024, tercatat 53 pengguna jasa yang mendapatkan izin dengan total volume sebesar 571.956 tCO2e dan akumulasi nilai sebesar Rp35,30 miliar, dengan rincian nilai transaksi 27,89 persen di Pasar Reguler, 19,76 persen di Pasar Negosiasi dan 52,35 persen di Pasar Lelang. Ke depan, potensi Bursa Karbon masih sangat besar mempertimbangkan terdapat 3.546 pendaftar yang tercatat di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dan tingginya potensi unit karbon yang ditawarkan. (bgn008)24040313</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sektor-jasa-keuangan-nasional-stabil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
