<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sapi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 May 2026 07:00:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>sapi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuota Pengiriman Cepat Habis, Distan Pangan Bali Pastikan Pengeluaran Sapi Berdasarkan Analisis Populasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kuota-pengiriman-cepat-habis-distan-pangan-bali-pastikan-pengeluaran-sapi-berdasarkan-analisis-populasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kuota-pengiriman-cepat-habis-distan-pangan-bali-pastikan-pengeluaran-sapi-berdasarkan-analisis-populasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kuota-pengiriman-cepat-habis-distan-pangan-bali-pastikan-pengeluaran-sapi-berdasarkan-analisis-populasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 07:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[panganbali]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=128623</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1202" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-1024x769.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-768x577.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-1536x1154.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak secara ketat untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal Bali. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Wayan Sunada di Denpasar pada Sabtu (16/5/2026). Sunada menyebutkan kuota pengiriman sapi Bali ditetapkan melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1202" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-1024x769.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-768x577.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-1536x1154.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/084b267d-b2e6-48d2-8869-3254e1c95c8a-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memastikan pengaturan kuota pengeluaran sapi Bali dilakukan berdasarkan analisis populasi ternak secara ketat untuk menjaga keberlanjutan populasi sapi lokal Bali. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Wayan Sunada di Denpasar pada Sabtu (16/5/2026).</p>



<p>Sunada menyebutkan kuota pengiriman sapi Bali ditetapkan melalui perhitungan populasi sapi jantan dan betina, angka kelahiran, serta angka kematian ternak. &#8220;Kuota pengeluaran sapi Bali ditetapkan oleh Gubernur Bali berdasarkan analisis populasi sehingga keseimbangan ternak tetap terjaga,&#8221; ujarnya menanggapi informasi mengenai cepat habisnya kuota tambahan pengeluaran sapi Bali hingga muncul keluhan adanya sapi yang belum memperoleh izin pengiriman.</p>



<p>Menurut Sunada, seluruh proses pengajuan dilakukan melalui aplikasi nasional&nbsp;<a href="http://lalin.isikhnas.go.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">lalin.isikhnas.go.id</a>&nbsp;sesuai ketentuan lalu lintas ternak. Dia menyampaikan kondisi saat ini menyebabkan kuota tambahan cepat habis karena para pemohon yang sebelumnya telah melengkapi persyaratan langsung mengunggah dokumen begitu penambahan kuota diumumkan. &#8220;Begitu ada penambahan kuota, pemohon yang sudah siap langsung melakukan upload kelengkapan dokumen. Sistem akan memverifikasi sesuai urutan pengajuan yang masuk,&#8221; katanya seraya menambahkan, pemohon yang terlambat mengunggah dokumen berpotensi tidak memperoleh kuota karena kapasitas yang tersedia telah lebih dahulu terpenuhi.</p>



<p>Berdasarkan hasil analisis populasi, kata dia, Pemprov Bali menetapkan 53.500 ekor sapi dapat dikeluarkan dari Bali. Kuota awal ditetapkan sebanyak 50.000 ekor, sementara 3.500 ekor disiapkan sebagai cadangan hingga Desember 2025.</p>



<p>Selanjutnya, pemerintah menerbitkan penambahan kuota sebanyak 3.500 ekor pada 29 April 2026, kemudian kembali menambah 3.000 ekor, dan saat ini tengah mengusulkan tambahan kuota baru sebanyak 3.000 ekor lagi. Semua penambahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan hasil analisis populasi.</p>



<p>Data populasi sapi Bali menunjukkan tren fluktuatif dalam lima tahun terakhir. Pada 2021 populasi sapi Bali tercatat mencapai 558.463 ekor, namun turun signifikan pada 2022 menjadi 380.559 ekor atau berkurang sekitar 177.904 ekor. Populasi kemudian kembali meningkat pada 2023 menjadi 391.455 ekor dan 396.717 ekor pada 2024, sebelum kembali mengalami penurunan pada tahun 2025 menjadi 392.160 ekor.</p>



<p>Menurut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, pengendalian kuota pengeluaran sapi dilakukan sebagai langkah menjaga keberlanjutan populasi sapi Bali sekaligus melindungi peternak lokal dan kebutuhan bibit ternak daerah. (*/bgn003)26051603</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kuota-pengiriman-cepat-habis-distan-pangan-bali-pastikan-pengeluaran-sapi-berdasarkan-analisis-populasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karantina Bali Tahan Truk Bawa 25 Ekor Sapi dengan Dokumen Palsu</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/karantina-bali-tahan-truk-bawa-25-ekor-sapi-dengan-dokumen-palsu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=karantina-bali-tahan-truk-bawa-25-ekor-sapi-dengan-dokumen-palsu</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/karantina-bali-tahan-truk-bawa-25-ekor-sapi-dengan-dokumen-palsu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 12:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[barantin]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=128441</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1455" height="1081" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008.jpg 1455w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-300x223.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-1024x761.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-768x571.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1455px) 100vw, 1455px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali (Karantina Bali) menahan truk yang membawa 25 ekor sapi dengan dokumen palsu. &#8220;Saat petugas karantina dari Satpel Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk melakukan pengawasan, petugas melihat ada truk yang melintas tanpa melapor ke karantina, selanjutnya petugas melakukan pengecekan ke pelabuhan dan melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1455" height="1081" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008.jpg 1455w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-300x223.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-1024x761.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-768x571.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260510-WA0008-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1455px) 100vw, 1455px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali (Karantina Bali) menahan truk yang membawa 25 ekor sapi dengan dokumen palsu.</p>



<p>&#8220;Saat petugas karantina dari Satpel Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk melakukan pengawasan, petugas melihat ada truk yang melintas tanpa melapor ke karantina, selanjutnya petugas melakukan pengecekan ke pelabuhan dan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen. Ternyata setelah diperiksa, ditemukan bahwa dokumen karantinanya palsu,&#8221; kata Kepala Karantina Bali Heri Yuwono di Denpasar pada Minggu (10/5/2026)</p>



<p>Dia menyebutkan berdasarkan keterangan sopir, truk tersebut berasal dari Kabupaten Jembrana dan akan mengirimkan hewan kurban ke Lampung. Sertifikat kesehatan hewan (KH1) yang ditunjukkan kepada petugas saat pemeriksaan tidak terdata pada sistem Best Trust Barantin, saat dipindai kode reaksi cepatnya juga tidak valid.</p>



<p>Dia menyatakan pemilik alat angkut telah dimintai keterangan, sedangkan 25 ekor sapi diamankan di Instalasi Karantina Hewan milik Karantina Bali di Gilimanuk beserta alat angkutnya. &#8220;Kami berkoordinasi juga dengan aparat penegak hukum, dan saat ini kasusnya telah diserahkan ke Polres Jembrana,&#8221; katanya.</p>



<p>Heri juga menyampaikan bahwa menjelang Idul Adha, lalu lintas hewan kurban terus meningkat. Namun, kata dia, lalu lintas hewan tidak hanya memindahkan fisik hewan, juga terdapat risiko membawa penyakit yang berbahaya bagi hewan lain di daerah tujuan seperti penyakit PMK dan LSD.</p>



<p>Dia menuturkan bahwa pengawasan lalulintas media pembawa di seluruh pintu pemasukan/ pengeluaran di kawasan Karantina Bali terus diperketat guna memastikan hewan yang dikirim sehat dan aman. &#8220;Jadi ini semua untuk memastikan agar umat muslim yang akan berkurban bisa mendapatkan hewan yang sehat, layak sesuai syariat sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyatakan pemalsuan dokumen karantina tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 35 Jo 88. Dia berharap agar masyarakat dapat melalulintaskan hewan sesuai dengan prosedur dan persyaratan karantina, tidak hanya mengejar untuk memenuhi permintaan. &#8220;Petugas karantina, kantor kami terbuka bagi teman-teman pengusaha atau yang mau mengirim hewan, ikan, tumbuhan, silahkan bisa berkonsultasi ke kami, bertanya, lewat WA Center Karantina Bali juga ada, informasinya sangat terbuka dan jelas dan pasti kami bantu serta dukung,&#8221; katanya. (bgn008)26051007</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/karantina-bali-tahan-truk-bawa-25-ekor-sapi-dengan-dokumen-palsu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badung Mulai Suntikkan Vaksin PMK pada Babi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/badung-mulai-suntikkan-vaksin-pmk-pada-babi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=badung-mulai-suntikkan-vaksin-pmk-pada-babi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/badung-mulai-suntikkan-vaksin-pmk-pada-babi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 11:47:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[badung]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[VAKSINPMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=57067</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2.jpeg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2-225x300.jpeg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2-768x1024.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>Badung, Baliglobalnews Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) mulai memberikan suntikan vaksinasi PMK (penyakit mulut dan kuku) pada babi. Di satu sisi vaksinasi PMK pada hewan ternak sapi masih terus berjalan. Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, mengatakan saat ini cakupan vaksinasi PMK pada sapi mencapai 58,26 persen, namun vaksinasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2.jpeg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2-225x300.jpeg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/Vaksin-PMK-2-768x1024.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Pemkab Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) mulai memberikan suntikan vaksinasi PMK (penyakit mulut dan kuku) pada babi. Di satu sisi vaksinasi PMK pada hewan ternak sapi masih terus berjalan.</p>



<p>Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, mengatakan saat ini cakupan vaksinasi PMK pada sapi mencapai 58,26 persen, namun vaksinasi pada babi juga penting, karena merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran virus PMK pada hewan yang rentan PMK salah satunya babi.</p>



<p>&#8220;Upaya ini juga sebagai respons dari mulai dibukanya pengiriman babi keluar Bali untuk memberikan keyakinan kepada pembeli bahwa babi dari Bali sudah ditangani dengan baik melalui penerapan biosecurity yang ketat, termasuk sudah dilakukan vaksinasi,&#8221; katanya ketika ditemui pada acara pencanangan pemberian vaksin PMK yang dimulai di Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, pada Senin (19/9/2022).</p>



<p>Wijana menyebutkan untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi babi, 40 petugas yang terdiri dari dokter hewan, mahasiswa FKH Unud dan relawan GUPBI diterjunkan untuk melakukan vaksinasi yang akan menyasar populasi babi di Badung 22.311 ekor yang tersebar di semua kecamatan.</p>



<p>Sementara Ketua GUPBI Bali, Ketut Ari Suyasa bersama Perbekel&nbsp; Desa Jagapati, I Wayan Sutarga, menyambut baik langkah yang dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Badung tersebut. Pasalnya, selama ini para peternak babi merasa waswas dengan penyebaran PMK. Peternak masih trauma dengan kejadian penyakit ASF yang membunuh ribuan babi tahun 2020 lalu.</p>



<p>&#8220;Saat ini jumlah babi di Desa Jagapati sekitar 2.500 ekor yang dipelihara baik oleh pengusaha peternakan maupun rumah tangga dalam skala kecil,&#8221; kata Sutarga.</p>



<p>Hadir juga dalam kegiatan vaksinasi babi tersebut Ketua GUPBI Badung Kadek Jaya. Pada kegiatan vaksinasi babi di Badung kemarin, petugas berhasil melakukan vaksinasi 1.235 ekor. (bgn003)22091917</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/badung-mulai-suntikkan-vaksin-pmk-pada-babi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolresta Denpasar Pantau Pemotongan Bersyarat Ternak Sapi Terinfeksi PMK ￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kapolresta-denpasar-pantau-pemotongan-bersyarat-ternak-sapi-terinfeksi-pmk-%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolresta-denpasar-pantau-pemotongan-bersyarat-ternak-sapi-terinfeksi-pmk-%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kapolresta-denpasar-pantau-pemotongan-bersyarat-ternak-sapi-terinfeksi-pmk-%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2022 12:43:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pemotongan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[poldabali]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=53661</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903.jpg 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, memantau pemotongan sapi bersyarat terhadap ternak sapi yang terinfeksi PMK (penyakit mulut dan kaki), milik peternak di Kelurahan Seminyak, Badung, pada Jumat (15/7). &#8220;Sapi yang terinfeksi PMK merupakan milik peternak dari Kelurahan Seminyak. Sedangkan lokasi pemotongan berada di Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903.jpg 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16579650731157647951756391341903-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, memantau pemotongan sapi bersyarat terhadap ternak sapi yang terinfeksi PMK (penyakit mulut dan kaki), milik peternak di Kelurahan Seminyak, Badung, pada Jumat (15/7).</p>



<p>&#8220;Sapi yang terinfeksi PMK merupakan milik peternak dari Kelurahan Seminyak. Sedangkan lokasi pemotongan berada di Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat,&#8221; kata Kapolresta Denpasar usai meninjau bersama Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf. Dody Triyo Hadi dan Kasi Ops Korem 163 Wirasatya</p>



<p>Dia mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai upaya mencegah virusnya menginfeksi hewan ternak lainnya dan memutuskan rantai penularan PMK yang sedang mewabah.</p>



<p>&#8220;Kami melakukan pengecekan dan memastikan ternak sapi yang terinfeksi PMK wilayah Denpasar di potong sesuai prosedur pemotongan hewan bersyarat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pemotongan hewan bersyarat ini sesuai dengan prosedur yaitu dilakukan di tempat hewan itu berada, dipisahkan dengan hewan lain dan sudah melalui pemeriksaan dokter hewan berwenang, dimana saat pemotongan memperhatikan keselamatan petugas pemotongan dan lingkungan sekitar.</p>



<p>Adapun sapi yang terinfeksi PMK 63 ekor dari milik tiga peternakan dan yang dipotong hari ini 10 ekor, sedangkan sisanya akan dipotong secara bertahap. Tukang potong tetap mengenakan APD dan yang ditunjuk oleh Dinas Peternakan Kota Denpasar, itu pun merupakan hasil kesepakatan dengan pemilik ternak.</p>



<p>Untuk bagian dari sapi yang bisa menyebarkan penyakit seperti kaki, kepala dan organ dalam dikubur di tempat pemotongan tersebut sesuai dengan SOP pemotongan bersyarat, sedangkan daging sapi akan dibawa ke penyimpanan pembekuan daging di Benoa.</p>



<p>(bgn008)22071607<a href="https://baliglobalnews.com/undang-seniman-bali-gramedia-gelar-100-membaca-chairil%ef%bf%bc/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kapolresta-denpasar-pantau-pemotongan-bersyarat-ternak-sapi-terinfeksi-pmk-%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
