<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sandhimurti &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/sandhimurti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2020 08:40:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>sandhimurti &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diduga lakukan penodaan agama, anggota DPD dilaporkan ke polisi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/diduga-lakukan-penodaan-agama-anggota-dpd-dilaporkan-ke-polisi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=diduga-lakukan-penodaan-agama-anggota-dpd-dilaporkan-ke-polisi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/diduga-lakukan-penodaan-agama-anggota-dpd-dilaporkan-ke-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2020 08:40:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[aryawedakarna]]></category>
		<category><![CDATA[AWK]]></category>
		<category><![CDATA[penistaanagama]]></category>
		<category><![CDATA[sandhimurti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12882</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews &#160;Anggota DPD daerah pemilihan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, dilaporkan ke Polda Bali oleh Tetua (pinisepuh) Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta, dan seorang warga dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, atas dugaan penodaan agama Hindu.&#160; &#8220;Beberapa minggu lalu yang bersangkutan (Arya Wedakarna) telah mengeluarkan pernyataan yang diduga melecehkan simbol-simbol yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201030-WA0027-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Anggota DPD daerah pemilihan Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, dilaporkan ke Polda Bali oleh Tetua (<em>pinisepuh</em>) Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta, dan seorang warga dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, atas dugaan penodaan agama Hindu.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Beberapa minggu lalu yang bersangkutan (Arya Wedakarna) telah mengeluarkan pernyataan yang diduga melecehkan simbol-simbol yang dipuja masyarakat Bali yang intinya diduga merendahkan Ida Bhatara Dalem Ped Nusa Penida,&#8221; kata Harta saat ditemui di Polda Bali, Jumat.&nbsp;</p>



<p>Ia mengatakan bahwa ada dua hal yang akan dilaporkan pertama terhadap simbol yang dipuja masyarakat Bali dan kedua dugaan terkait pernyataan: &#8220;<em>seks bebas diperbolehkan asalkan pakai kondom</em>&#8220;.</p>



<p>&nbsp;&#8220;Sekitar bulan Januari tahun 2020 lalu, yang bersangkutan (Arya Wedakarna) telah membuat pernyataan didepan siswa/i di SMAN 2 Tabanan, bahwa seks bebas diperbolehlan asalkan pakai kondom. Selain itu, AWK ini juga bilang yang lahir dari ibu hamil sebelum nikah akan jadi anggota ormas, jadi anak bebinjat, anak yang lahir dari neraka dan jadi orang korupsi,&#8221;&nbsp;ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Kuasa hukum Harta, I Nengah Yasa Adi Susanto, mengatakan, untuk barang bukti yang akan diserahkan ke kantor polisi, berupa rekaman video pelecehan simbol agama dan rekaman saat Arya Wedakarna berpidato di SMA Negeri 2 Tabanan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya kira ini pokok kesalahannya adalah diunggahnya melalui medsos menyangkut hal-hal yang sangat menganggu perasaan masyarakat khususnya masyarakat Nusa Penida tentang ungkapan-ungkapan yang tidak sepantasnya disampaikan lewat media,&#8221; ucap Susanto.</p>



<p>Sementara itu, ketika dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Subdit V Kejahatan Siber&nbsp;Dit Reskrimsus Polda Bali, AKBP Gusti Ayu Putu Suinaci,&nbsp;mengatakan, akan memproses laporan tersebut sesuai dengan prosedur dan SOP yang ada.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya libur ini, saya tugasnya sudah Rabu dan Kamis kemarin. Untuk prosesnya kalau memang ada laporan kita pasti proses sesuai dengan prosedur yang ada. Kalau ada memenuhi unsur pidana yang dilaporkan ya kita sesuaikan dengan prosedur dan SOP yang ada,&#8221;&nbsp;ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Suinaci menambahkan semuanya melalui proses analisa terlebih dulu, kalau sudah dipelajari dan ada unsur-unsur, maka akan diproses lebih lanjut.&#8221;Saya belum lihat laporannya seperti apa. Nanti laporan tersebut akan masuk ke pimpinan dulu, baru ke masing-masing subdit,&#8221; kata Suinaci. (bgn122)20103017</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/diduga-lakukan-penodaan-agama-anggota-dpd-dilaporkan-ke-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi selidiki dugaan kasus penganiayaan anggota DPD RI Dapil Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2020 08:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[aryawedakarna]]></category>
		<category><![CDATA[dpdri]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[sandhimurti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12771</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-450x300.png 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews &#160;Polda Bali lakukan penyelidikan terkait adanya laporan dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (40), yang terjadi pada Rabu (28/10) lalu. &#8220;Kami sudah lakukan pemeriksaan beberapa saksi-saksi, saat ini menunggu hasil dan verifikasi. Masih kami kumpulkan barang bukti lainnya,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Polda Bali lakukan penyelidikan terkait adanya laporan dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (40), yang terjadi pada Rabu (28/10) lalu.</p>



<p>&#8220;Kami sudah lakukan pemeriksaan beberapa saksi-saksi, saat ini menunggu hasil dan verifikasi. Masih kami kumpulkan barang bukti lainnya,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Kamis.</p>



<p>Ia mengatakan bahwa pihak pelapor yaitu Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna mendatangi Polda Bali pada (28/10) sekitar pukul 14.00 wita, untuk melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan atau kekerasan secara bersama-sama sebagai mana dimaksud dalam pasal 351 KUHP atau pasal 170 KUHP.Dodi menjelaskan laporan tersebut didasari atas kejadian pada (28/10) sekitar pukul 12.30 wita, di Kantor DPD RI Perwakilan Bali, Denpasar. Berdasarkan pernyataan pelapor bahwa saat itu pihaknya sudah bersedia untuk bertemu dengan perwakilan massa di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 12.20 Wita sekelompok massa sudah ada di depan gedung DPD RI Provinsi Bali dan melakukan orasi yang menyerang pribadi pelapor, kemudian tim protokol DPD bersama saksi dan aparat meminta pimpinan kelompok massa untuk mengirim perwakilan untuk bertemu dengan pelapor, namun permintaan ditolak dan meminta untuk ditemui langsung,&#8221; kata Dodi menjelaskan keterangan pelapor.</p>



<p>Selanjutnya, Arya Wedakarna yang juga berperan sebagai pembina di Kampus Mahendradatta tersebut, bersedia keluar menemui massa dan mengundang kelompok massa untuk masuk ke gedung.</p>



<p>Namun permintaan pelapor itu ditolak.Dodi menjelaskan bahwa pelapor mengaku telah memerintahkan tim protokol dan pamdal DPD RI Provinsi Bali untuk membukakan pintu DPD RI agar masuk ke gedung untuk diajak dialog, namun ditolak oleh sekelompok massa. Atas penolakan itu yang bersangkutan ini berinisiatif menemui pimpinan kelompok massa dan mengajak dialog di dalam ruangan namun pimpinan kelompok massa tidak mengindahkan dan terjadi saling dorong antara aparat dan kelompok massa, lalu terjadi aksi pemukulan.</p>



<p>&#8220;Dari aksi pemukulan itu, dari keterangan pelapor mengenai pipi sebelah kanan sehingga pelapor merasa sakit dan terlihat lebam, luka lecet di tangan sebelah kanan dan kepala bagian tengah mengakibatkan rasa sakit (nyeri) yang diduga dilakukan oleh tiga orang,&#8221; ucap Dodi.</p>



<p>Sebelumnya, sejumlah massa dari Perguruan Sandhi Murti, Pusat Koordinasi (Puskor) Hindu Indonesia dan beberapa organisasi lainnya, mendatangi kantor DPD Bali untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pernyataan Arya Wedakarna tentang dugaan penghinaan kepercayaan agama Hindu. Tetua (Pinisepuh) Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta mengatakan bahwa dalam aksi unjuk rasa tersebut tidak ada massa yang bermaksud melakukan aksi pemukulan terhadap Arya Wedakarna. Kata dia, pihaknya juga akan melaporkan ke Polda Bali, jika Arya Wedakarna mengajukan pelaporan.(bgn123)20102909</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
