<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sampahplastik &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/sampahplastik-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 10:18:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>sampahplastik &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Besakih Tanpa Sampah Plastik, Koster Tegaskan Disiplin Total demi Kesucian Karya IBTK 2026</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/besakih-tanpa-sampah-plastik-koster-tegaskan-disiplin-total-demi-kesucian-karya-ibtk-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=besakih-tanpa-sampah-plastik-koster-tegaskan-disiplin-total-demi-kesucian-karya-ibtk-2026</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/besakih-tanpa-sampah-plastik-koster-tegaskan-disiplin-total-demi-kesucian-karya-ibtk-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 10:16:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[IBTK2026]]></category>
		<category><![CDATA[sampahplastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=126978</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Amlapura, Baliglobalnews Menjelang puncak pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen kuat menjaga kesucian kawasan suci Pura Agung Besakih melalui kebijakan tegas pengendalian sampah, khususnya larangan total plastik sekali pakai. Komitmen ini mengemuka dalam rapat persiapan akhir di Ruang Rapat Gedung Wyata Graha, Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-01-at-21.59.33-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Amlapura, Baliglobalnews</p>



<p>Menjelang puncak pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen kuat menjaga kesucian kawasan suci Pura Agung Besakih melalui kebijakan tegas pengendalian sampah, khususnya larangan total plastik sekali pakai.</p>



<p>Komitmen ini mengemuka dalam rapat persiapan akhir di Ruang Rapat Gedung Wyata Graha, Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur strategis, antara lain Danrem 163/Wirasatya, perwakilan Polda Bali, perwakilan Pemkab Karangasem, sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Bali, Kepala Badan Pengelola Kawasan Besakih, serta prajuru Pura Agung Besakih.</p>



<p>Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa seluruh aktivitas di kawasan parahyangan harus bebas dari sampah plastik. &#8220;Yang ke parhyangan itu semuanya nonplastik. Tidak boleh ada tas kresek, botol plastik, gelas plastik. Semua harus bersih, ini soal kesucian,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menegaskan seluruh pemedek yang masuk akan diperiksa. Jika masih membawa plastik sekali pakai, maka tidak diperkenankan masuk sebelum diganti. Tidak hanya itu, prinsip &#8220;bawa masuk &#8211; bawa pulang&#8221; juga diberlakukan secara ketat. &#8220;Apa yang dibawa masuk harus dibawa pulang. Jangan buang di jalan, jangan di kawasan suci. Ini harus terus diumumkan, disampaikan, dan disebarluaskan agar seluruh masyarakat tahu,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Demi suksesnya harapan mulia untuk kesucian Pura Agung Besakih dan kebersihan alam, edukasi dan sosialisasi secara Masif serta Pengawasan Ketat akan terus dilakukan. Sebagai penguatan, panitia telah menyiapkan: Sekitar 200 spanduk himbauan kebersihan, Edukasi langsung di lapangan, Pengumuman berulang melalui pengeras suara, serta Kampanye melalui media sosial.</p>



<p>Selain itu, pengawasan akan diperkuat dengan menempatkan petugas di titik rawan, pemantauan melalui CCTV, hingga penindakan terhadap pelanggaran. Titik rawan yang menjadi perhatian antara lain parkir Kedundung, kawasan pedagang Bencingah, jalur pergerakan pemedek, hingga beberapa area yang sering dimanfaatkan pemedek untuk beristirahat.</p>



<p>Isu lain yang menjadi perhatian serius adalah kebersihan pedagang dan keamanan pangan. Panitia bersama BPOM, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas akan melakukan edukasi kepada pedagang, sampling makanan, hingga pemeriksaan rutin harian.</p>



<p>Sanksi tegas akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kasus keracunan makanan yang dapat mencoreng pelaksanaan karya. &#8220;Kalau masih bandel, kita tutup dan blacklist. Ini menyangkut kesehatan masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Tidak hanya pemerintah, berbagai unsur juga dilibatkan guna mendukung penyelenggaraan IBTK 2026. Mulai sekolah (SD, SMP, SMA), komunitas relawan, pedagang, hingga desa adat seputaran Besakih. Gerakan ini menjadi simbol gotong royong menjaga kesucian Besakih.</p>



<p>Di tengah arus ribuan pemedek yang akan hadir selama 21 hari, pesan Gubernur terasa sederhana namun kuat. &#8220;Ini bukan hanya soal acara besar, ini tentang menjaga kesucian Pura Agung Besakih, kesucian upacara yang digelar. Kalau kita disiplin, Besakih tetap suci dan bersih,&#8221; pungkasnya. (*/bgn003)26040111</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/besakih-tanpa-sampah-plastik-koster-tegaskan-disiplin-total-demi-kesucian-karya-ibtk-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Program Pengurangan Sampah Plastik, Pemkot Denpasar Bagikan 300 Tas Belanja Ramah Lingkungan kepada Masyarakat di Pasar Sanglah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dukung-program-pengurangan-sampah-plastik-pemkot-denpasar-bagikan-300-tas-belanja-ramah-lingkungan-kepada-masyarakat-di-pasar-sanglah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dukung-program-pengurangan-sampah-plastik-pemkot-denpasar-bagikan-300-tas-belanja-ramah-lingkungan-kepada-masyarakat-di-pasar-sanglah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dukung-program-pengurangan-sampah-plastik-pemkot-denpasar-bagikan-300-tas-belanja-ramah-lingkungan-kepada-masyarakat-di-pasar-sanglah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 07:58:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[sampahplastik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=116067</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pemerintah Kota Denpasar membagikan 300 buah tas belanja berbahan kain dan anyaman ramah lingkungan kepada sejumlah masyarakat yang sedang berbelanja di Pasar Sanglah pada Jumat (13/6/2025) pagi untuk mendukung program pengurangan sampah plastik. Turut serta dalam kegiatan itu Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar yang juga Ketua GOW Denpasar Ny. Arya Wibawa didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/f050151b-2a8f-4043-a4e2-c59da0838d66-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p></p>



<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kota Denpasar membagikan 300 buah tas belanja berbahan kain dan anyaman ramah lingkungan kepada sejumlah masyarakat yang sedang berbelanja di Pasar Sanglah pada Jumat (13/6/2025) pagi untuk mendukung program pengurangan sampah plastik.</p>



<p>Turut serta dalam kegiatan itu Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar yang juga Ketua GOW Denpasar Ny. Arya Wibawa didampingi Ketua DWP Ny. Wiradana, Kepala Dinas Perindag Ni Nyoman Sri Utari, Kepala Dinas LHK Ida Bagus Putra Wirabawa, dan pihak terkait lainnya.</p>



<p>Saat ditemui di lokasi Pasar Sanglah, Ny. Arya Wibawa menyampaikan pembagian tas ini sekaligus menjadi ajang edukasi dan aksi nyata untuk turut menjaga kebersihan Kota Denpasar, khususnya mengatasi persoalan sampah plastik. &#8220;Masyarakat secara perlahan harus kita edukasi untuk mulai membiasakan diri untuk tidak lagi menggunakan tas plastik ke saat berbelanja ke pasar. Hal ini tentunya bisa menjadi salah satu indikator pengurangan sampah plastik,&#8221; katanya sembari membagikan tas anyaman kepada para pembeli.</p>



<p>Sementara Kepala Dinas LHK Ida Bagus Putra Wirabawa mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang program pengurangan sampah plastik di Kota Denpasar. Kali ini dilaksanakan di Pasar Sanglah yang merupakan salah satu Pasar besar di Kota Denpasar. &#8220;Sosialisasi kali ini kita laksanakan di Pasar Sanglah untuk memberikan pemahaman kepada warga agar mengurangi penggunaan plastik. Untuk itu kita tingkatkan dengan cara membagikan tas ramah lingkungan yang ukurannya lumayan besar sehingga mempermudah masyarakat untuk menaruh barang belanjaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan pemberian tas belanja ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar ikut peduli mengurangi sampah plastik dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan tas belanja yang dapat dipakai secara berulang-ulang tentu membantu mengurangi penggunaan tas belanja sekali pakai. &#8220;Sosialisasi ini sekaligus menyasar pembeli dan pedagang pasar, dengan harapan ada perubahan perilaku dan program ini dapat terus dimaksimalkan,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Sementara Made Nuryantini, dari Banjar Kaja, Desa Adat Panjer mengatakan program pembagian tas tersebut bermanfaat, terutama dalam upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. &#8220;Matur suksma kepada Pemerintah Kota Denpasar atas dilaksanakan program ini. Semoga pembagian ini bisa merata agar banyak masyarakat yang ikut merasakan manfaatnya,&#8221; ucapnya. (*/bgn003)250613</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dukung-program-pengurangan-sampah-plastik-pemkot-denpasar-bagikan-300-tas-belanja-ramah-lingkungan-kepada-masyarakat-di-pasar-sanglah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Budaya Lokal, Danone-Aqua Berkomitmen Hadirkan Solusi Sampah Plastik</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/belajar-dari-budaya-lokal-danone-aqua-berkomitmen-hadirkan-solusi-sampah-plastik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belajar-dari-budaya-lokal-danone-aqua-berkomitmen-hadirkan-solusi-sampah-plastik</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/belajar-dari-budaya-lokal-danone-aqua-berkomitmen-hadirkan-solusi-sampah-plastik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2021 12:47:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[budayalokal]]></category>
		<category><![CDATA[danoneaqua]]></category>
		<category><![CDATA[sampahplastik]]></category>
		<category><![CDATA[solusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23405</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, Danone-Aqua bersama National Geographic Indonesia, Komunitas Malu Dong, Systemiq, dan Octopus mendiskusikan aksi yang dibutuhkan untuk mempercepat transisi Indonesia ke model ekonomi sirkular serta menyelesaikan masalah sampah plastik, dengan menitikberatkan pada solusi untuk Bali, dalam webinar bertajuk &#8221;Inspirasi Bijak dari Pulau Dewata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/sampahweb-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari, Danone-Aqua bersama National Geographic Indonesia, Komunitas Malu Dong, Systemiq, dan Octopus mendiskusikan aksi yang dibutuhkan untuk mempercepat transisi Indonesia ke model ekonomi sirkular serta menyelesaikan masalah sampah plastik, dengan menitikberatkan pada solusi untuk Bali, dalam webinar bertajuk &#8221;Inspirasi Bijak dari Pulau Dewata untuk Kebaikan Lingkungan&#8221; yang digelar oleh Aqua dan National Geographic Indonesia pada Jumat (19/2).</p>



<p>Dalam webinar tersebut terungkap data terbaru National Plastic Action Partnership yang dirilis pada April 2020, volume sampah plastik tahun 2020 mencapai 6,8 juta ton dan tumbuh 5 % setiap tahun.</p>



<p>Sebelumnya, Presiden Direktur Danone-Aqua, Corine Tap, mengatakan bahwa upaya yang dapat dilakukan industri untuk mencapai target Pemerintah Indonesia dalam mengurangi sampah plastik di laut sampai 70 % tahun 2025 adalah melalui pendekatan yang holistik, mulai dari inovasi kemasan, pengumpulan sampah plastik dan edukasi konsumen yang seluruhnya menjadi pilar gerakan #BijakBerplastik yang diluncurkan oleh Danone-Aqua tahun 2018.</p>



<p>Danone-Aqua menyadari fakta bahwa sistem pengolahan sampah di Indonesia masih terlalu kompleks, dan menjadi perusahaan pertama yang menyatakan jika permasalahan ini hanya dapat diselesaikan melalui usaha keras dan kolaborasi multipihak.</p>



<p>Head of Climate &amp; Water Stewardship Danone, Ratih Anggraeni, mengatakan Danone-Aqua adalah perusahaan pertama yang berkomitmen untuk mengimplementasikan konsep ekonomi sirkulasi sebagai salah satu solusi untuk memecahkan masalah sampah plastik di Indonesia. &#8221;Hingga kini, kami telah menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah, mulai dari kolaborasi dengan komunitas lokal hingga pembangunan fasilitas daur ulang. Kami juga berkomitmen untuk memanfaatkan material yang terkumpul, sebagai bahan baku kemasan atas produk air minum yang kami gunakan sehingga tidak berpotensi mencemari lingkungan, sebagaimana tercermin di visi kami,&nbsp;<em>one planet one health</em>,&#8221; katanya.</p>



<p>Ratih mengemukakan Aqua sebagai perusahaan air minum terbesar dan berkualitas di Indonesia telah mengimplementasikan solusi unik dan menyeluruh untuk menjawab isu plastik sampah. &#8221;Kami berkomitmen untuk menggunakan 100 % kemasan sirkular di tahun 2025. Untuk merealisasikan hal ini, kami terus melakukan riset untuk dapat menyediakan hidrasi sehat bagi masyarakat Indonesia dengan mengeliminasi dampak sampah plastik di masa kini dan masa depan. Sejak tahun 1983, Aqua telah memelopori inovasi kemasan ramah lingkungan Aqua galon dan memastikan 70% bisnisnya sirkular, serta terus berinovasi melalui berbagai bentuk yang baru kami luncurkan di Bali, di antaranya melalui diluncurkannya produk baru Danone-Aqua yang menggunakan kemasan 600 ml dan 100 % terbuat dari 100 % rPET (recycled PET) atau plastik PET daur ulang sebagai jawaban atas permasalahan sampah plastik di Bali sekaligus edukasi konsumen mengenai ekonomi sirkular,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Ratih, sejak tahun 2018, Danone-Aqua telah mengidentifikasi Bali sebagai pulau percontohan berkelas dunia dan menjadi fokus dari implementasi inisiatif berkelanjutan perusahaan. Sebagai perusahaan pionir ekonomi sirkular, Danone-Aqua juga berkolaborasi dengan berbagai mitra untuk mengatasi tantangan plastik sampah di Bali. Namun demikian, jalan yang perlu ditempuh memang masih panjang untuk dapat mengubah pola konsumsi masyarakat dan kebiasaan membuang sampah di Bali.</p>



<p>&#8221;Berdasarkan riset kami, 829 ton sampah plastik diproduksi di Bali setiap hari. Dari seluruh sampah plastik itu, hanya 57 ton atau sekitar 7% berhasil didaur ulang, sementara 89 ton atau 11 % terbuang ke saluran air dan mencapai laut,&#8221; kata Lincoln Rajali Sihotang, Program Manager Systemiq.</p>



<p>&#8221;Kami juga mencoba melakukan pemetaan sampah dan kondisi di berbagai lokasi, seperti misalnya melihat pola perilaku masyarakat di lokasi tertentu, kondisi jaringan sungai, pola timbunan sampah di lokasi, dan sebagainya. Diharapkan ke depannya data ini bisa digunakan untuk menentukan pendekatan yang tepat untuk pengolahan sampah yang lebih terarah,&#8221; katanya.</p>



<p>Sejak meluncurkan kampanye nasional #BijakBerplastik tahun 2008, Danone-Aqua telah mengadakan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kualitas manajemen sampah plastik di Bali dengan fokus di tiga pilar, yakni pengumpulan, edukasi dan inovasi.</p>



<p>Ratih menyebutkan tahun 2018, lebih dari 1.100 bergabung di dua pusat daur ulang (<em>Recycling Business Unit</em>/RBU) Aqua di Tohpati, Denpasar dan Lepang, Klungkung. Bagi pemulung, sampah plastik menghasilkan pendapatan terbesar dibanding sampah lainnya. Maka Danone-Aqua berusaha meningkatkan kesejahteraan mereka melalui digitalisasi usaha pengumpulan sampah plastik di aplikasi Octopus. Melalui aplikasi tersebut, konsumen di Badung dan Denpasar dapat memanggil pemulung untuk menjemput sampah plastik langsung dari rumah atau kantor untuk dibawa ke pusat daur ulang terdekat. Sejak awal tahun 2021, Octopus telah digunakan lebih dari 1.000 konsumen di Bali.</p>



<p>Di bidang edukasi, Danone-Aqua bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Yayasan Lentera Anak, dan Universitas Indonesia untuk meluncurkan modul edukasi &#8221;Sampahku Tanggung Jawabku&#8221; kepada anak usia SD. Sejak tahun 2020, bekerja sama dengan EcoBali,Danone-Aqua mengimplementasikan materi ini dalam kegiatan belajar-mengajar di sepuluh sekolah yang tersebar di area Badung, Denpasar dan Gianyar kepada lebih dari 2.400 siswa. Program edukasi ini turut didorong komunitas lokal, satu di antaranya lewat pembukaan 10 unit bank sampah banjar lewat kerjasama dengan dengan Yayasan Bali Wasu Lestari di Ubud.</p>



<p>Dalam hal inovasi, Danone-Aqua berkomitmen membuat 100% kemasan plastiknya dapat digunakan ulang, didaur ulang atau dijadikan kompos pada tahun 2025. Tahun 2019 Danone-Aqua telah meluncurkan botol 100 % rPET, Aqua Life dan melanjutkan inovasi dengan meluncurkan botol kaca guna ulang (Returnable Glass Bottle) untuk Aqua 600 ml yang mengandung 100 % rPET, maka tidak ada lagi produk sejenis dengan kandungan plastik baru (<em>virgin plastik</em>) yang dipasarkan di Bali.</p>



<p>&#8221;Banyak yang masih belum mengetahui bahwa sejak tahun 2015 Danone-Aqua telah mengumpulkan lebih banyak plastik dari yang digunakan melalui berbagai kemitraan bersama organisasi nirlaba lokal dan komunitas warga, pemulung dan bank sampah,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyebutkan pengumpulan sampah melalui aplikasi seperti Octopus terbukti efisien. &#8221;Dalam kurang dari tiga tahun kami telah memiliki 19.000 pelanggan dan bermitra dengan lebih dari 2.700 pemulung dan telah mengumpulkan lebih dari 9 juta ton sampah plastik di Makassar dan Bali. Kesuksesan kolaborasi bersama Aqua ini mendorong kami untuk mereplikasi pola pengumpulan sampah di Jakarta dan Bandung pada tahun 2021,&#8221; kata Moehammad Ichsan, Co-founder dan CEO Octopus Indonesia.</p>



<p>&#8221;Dengan mengelola sampah secara efisien, kami yakin masyarakat dapat berperan lebih aktif dalam lingkungan dan ekosistem sekitar, termasuk kehidupan laut,&#8221; katanya.</p>



<p>Semenara pendiri Komunitas Malu Dong Buang Sampah, Komang Bimo, mengatakan Bali memang selalu dikenal sebagai pusat pariwisata yang mendunia. Namun, di balik pendekatan Bali yang global, kekuatan budayanya secara lokal masih akan selalu ada. &#8221;Itulah uniknya Bali. Saya merasakan sendiri bagaimana pendekatan melalui komunitas selalu lebih efektif, dapat menjangkau secara personal, dan akan lebih nyaman, karena semua bergerak secara komunal. Tak terkecuali solusi untuk permasalahan sampah. Sekecil apapun upaya anak-anak muda ini, jika dilakukan secara konsisten akan lebih terasa dampaknya ke masyarakat sekitar,&#8221; tandasnya. (bgn003)21022006</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/belajar-dari-budaya-lokal-danone-aqua-berkomitmen-hadirkan-solusi-sampah-plastik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
