<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rutejakarta-pontianak &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/rutejakarta-pontianak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jan 2021 04:55:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>rutejakarta-pontianak &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Okky Bisma sempat tinggal bersama ibunya di Kramat Jati</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/okky-bisma-sempat-tinggal-bersama-ibunya-di-kramat-jati/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=okky-bisma-sempat-tinggal-bersama-ibunya-di-kramat-jati</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/okky-bisma-sempat-tinggal-bersama-ibunya-di-kramat-jati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 04:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jakartatimur]]></category>
		<category><![CDATA[korbankecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[kramatjati]]></category>
		<category><![CDATA[okkybisma]]></category>
		<category><![CDATA[pesawatsriwijayaairsj-182]]></category>
		<category><![CDATA[rutejakarta-pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20490</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="525" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi.jpg 700w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak, Okky Bisma, sempat tinggal bersama ibunya di Kramat Jati, Jakarta Timur. &#8220;Dia tinggal selama 1-2 tahun di sini. Kemudian sekitar 3-4 tahun lalu, ibunya bernama Bu Dewi mengajukan pindah ke Balekambang, Condet, dekat Dapur Kayu Manis,&#8221; kata Ketua RT [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="525" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi.jpg 700w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/korban-teridentifikasi-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak, Okky Bisma, sempat tinggal bersama ibunya di Kramat Jati, Jakarta Timur.</p>



<p>&#8220;Dia tinggal selama 1-2 tahun di sini. Kemudian sekitar 3-4 tahun lalu, ibunya bernama Bu Dewi mengajukan pindah ke Balekambang, Condet, dekat Dapur Kayu Manis,&#8221; kata Ketua RT 07, RW 09, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Tri Cahyadi&nbsp;di Jakarta, Selasa.</p>



<p>Jasad dari pria yang berprofesi sebagai pramugara itu berhasil teridentifikasi oleh Tim Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati sebagai warga Jalan Baing, RT07 RW09, Kelurahan Tengah, Kramat Jati.</p>



<p>Namun saat dikonfirmasi kepada Ketua RT setempat, sosok Okky tidak terlalu dikenal warga di sana karena mereka tinggal tidak terlalu lama.</p>



<p>Pengurus RT setempat baru mengetahui jika Okky tewas dalam kecelakaan pesawat pada Senin (11/1) sore.</p>



<p>Selanjutnya dilakukan pencocokan berkas kependudukan dan ternyata Okky adalah benar warga setempat.</p>



<p>&#8220;Kita cek ternyata sudah pindah empat tahun lalu. Belum sempat komunikasi. Saat itu sudah kita urus KTP dan KK-nya sebagai warga sini,&#8221; katanya.</p>



<p>Sekarang sudah tidak tinggal di sini. &#8220;Saya kerja juga, tapi yang kenal sama Ibu Dewi aja. Dia tinggal dengan ibunya,&#8221; kata Tri.</p>



<p>Sejak Okky pindah domisili ke Condet, Tri, sudah tidak mengetahui lagi keberadaan mereka saat ini.</p>



<p>&#8220;Setelah itu kita tidak tahu mereka pindah kemana. Tiba-tiba tahu dari media ada kabar begini,&#8221; katanya.</p>



<p>Tri menduga keluarga Okky belum sempat mengganti keterangan domisili di KTP. &#8220;Kalau masalah perubahan data KTP itu kan warganya sendiri, apalagi sekarang berlaku seumur hidup,&#8221; katanya.</p>



<p>Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.</p>



<p>Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.</p>



<p>Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB karena faktor cuaca.</p>



<p>Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.</p>



<p>Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.(bgn123)21011204</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/okky-bisma-sempat-tinggal-bersama-ibunya-di-kramat-jati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Basarnas kerahkan 53 kapal untuk cari pesawat Sriwijaya Air SJ 128</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/basarnas-kerahkan-53-kapal-untuk-cari-pesawat-sriwijaya-air-sj-128/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=basarnas-kerahkan-53-kapal-untuk-cari-pesawat-sriwijaya-air-sj-128</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/basarnas-kerahkan-53-kapal-untuk-cari-pesawat-sriwijaya-air-sj-128/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 03:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BasarnasBali]]></category>
		<category><![CDATA[caripesawatsriwijayaair]]></category>
		<category><![CDATA[hariketiga]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauanseribu]]></category>
		<category><![CDATA[rutejakarta-pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[sj182]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20418</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="790" height="507" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22.jpg 790w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-300x193.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-768x493.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 790px) 100vw, 790px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 53 kapal untuk mencari pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari ketiga pencarian di Kepulauan Seribu. &#8220;Kalau kemarin masih sekitar 30-an, sekarang hari ini sekitar 53 kapal yang akan terlibat langsung dalam pencarian dan pertolongan,&#8221; ujar Koordinator Misi SAR [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="790" height="507" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22.jpg 790w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-300x193.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-768x493.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/antarafoto-pencarian-pesawat-sriwijaya-air-10012021-gp-22-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 790px) 100vw, 790px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 53 kapal untuk mencari pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari ketiga pencarian di Kepulauan Seribu.</p>



<p>&#8220;Kalau kemarin masih sekitar 30-an, sekarang hari ini sekitar 53 kapal yang akan terlibat langsung dalam pencarian dan pertolongan,&#8221; ujar Koordinator Misi SAR (SMC) Brigjen TNI (Mar) Rasman di Jakarta, Senin.</p>



<p>Ia mengatakan, penambahan jumlah kapal tersebut untuk mengantisipasi perluasan jangkauan pencarian puing-puing pesawat dan para korban.</p>



<p>Kapal yang terlibat berupa &#8220;sea rider&#8221;,&nbsp;jetski, perahu karet dan perahu karet kaku (rigid&nbsp;inflatable&nbsp;boat/RIB) untuk mengefektifkan pencarian dan pertolongan.</p>



<p>Jangkauan pencarian dan penyelamatan di udara dan permukaan air pada hari ketiga diperluas menjadi enam sektor seluas 222 mil laut (nautical mile/NM) persegi. Luas masing-masing pencarian area sebesar 37 NM persegi.</p>



<p>Sementara pada pencarian bawah air dengan luas area 16 NM persegi oleh KRI Rigel, KR Baruna Jaya (BPPT), dan Tim MGS, dan masa pencarian efektif hingga pukul 18.00 WIB.</p>



<p>Selain itu, sebanyak 13 unit kapal udara dikerahkan untuk pencarian bangkai pesawat dari sejumlah kementerian dan lembaga.</p>



<p>Kemudian untuk di darat, khusus untuk ambulans ada penambahan menjadi 12 unit.</p>



<p>Sebanyak 2.600 personel dilibatkan dalam operasi pencarian dan penyelamatan puing dan korban Sriwijaya Air hari ketiga.</p>



<p>&#8220;Untuk pencarian tetap, semua apa saja yang bisa kita ambil. Pecahan (pesawat), kemudian korban dan sebagainya, kita upayakan,&#8221; ujar dia.</p>



<p>Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.</p>



<p>Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 NM di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.</p>



<p>Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.</p>



<p>Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.</p>



<p>Keberadaan pesawat itu tengah dalam investigasi dan pencarian oleh Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak, baik Kepolisian, TNI maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.(bgn123)21011106</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/basarnas-kerahkan-53-kapal-untuk-cari-pesawat-sriwijaya-air-sj-128/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi butuh DNA keluarga inti korban SJ182 untuk identifikasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-butuh-dna-keluarga-inti-korban-sj182-untuk-identifikasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-butuh-dna-keluarga-inti-korban-sj182-untuk-identifikasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-butuh-dna-keluarga-inti-korban-sj182-untuk-identifikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 09:11:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bandarasupadio]]></category>
		<category><![CDATA[disastervictimidentification]]></category>
		<category><![CDATA[DNA]]></category>
		<category><![CDATA[hilangkontak]]></category>
		<category><![CDATA[keluargaintikorban]]></category>
		<category><![CDATA[korbansj182]]></category>
		<category><![CDATA[pesawatjatuh]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[rutejakarta-pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[timdvi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20361</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membutuhkan DNA dari keluarga inti korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 untuk pencocokan terhadap bagian tubuh yang berhasil dievakuasi. &#8220;Untuk bisa membandingkan yang mana korban ini, harus ada pembanding. Pembadingnya adalah orang yang terdekat, yang satu garis lurus, misalnya bapak atau ibunya dengan anaknya. Kalau suami atau istri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210110-WA0058-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membutuhkan DNA dari keluarga inti korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 untuk pencocokan terhadap bagian tubuh yang berhasil dievakuasi.</p>



<p>&#8220;Untuk bisa membandingkan yang mana korban ini, harus ada pembanding. Pembadingnya adalah orang yang terdekat, yang satu garis lurus, misalnya bapak atau ibunya dengan anaknya. Kalau suami atau istri tidak bisa karena bukan sedarah,&#8221; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Posko Sriwijaya Air, Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Minggu.</p>



<p>Yusri mengatakan pihak kepolisian sudah menyiapkan posko di RS Polri Kramatjati untuk melakukan pengambilan DNA&nbsp;dari keluarga inti korban sebagai langkah identifikasi dan pencocokan.</p>



<p>Namun kendala yang dihadapi tim RS Polri adalah keluarga inti yang belum bisa hadir.</p>



<p>Petugas posko mencatat ada perwakilan dari 12 keluarga korban yang datang ke posko di RS Polri Kramat Jati, namun tidak ada satu pun yang merupakan keluarga inti sehingga tidak bisa dilakukan pencocokan DNA.</p>



<p>&#8220;Dari 12 ini yang datang sama, yang datang adalah pamannya, keponakannya, tetangga, jadi tidak bisa, tapi kami sudah sampaikan kami supaya yang datang ini adalah orang yang segaris lurus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Yusri mengatakan hal lainnya yang bisa mempercepat proses identifikasi adalah rekam medis milik penumpang.</p>



<p>&#8220;Tim DVI mengharapkan rekam jejak kesehatan misalnya korban ini pernah ada berobat di drg atau operasi di dokter gigi, itu kami butuhkan. Kemudian bisa memberi ciri-ciri korban, misalnya punya tato atau pernah pernah patah (tulang) kemudian di pen, misalkan tangannya pernah di pen, kan itu akan memudahkan semuanya,&#8221; ujar Yusri.</p>



<p>Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta, Minggu, menerima satu kantong jenazah berisi bagian tubuh manusia yang diduga korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182.</p>



<p>&#8220;Di posko post mortem telah juga menerima satu buah kantong jenazah yang berisi &#8216;body part&#8217;,&#8221; ujar Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana dalam jumpa pers di RS Polri Jakarta.</p>



<p>Sementara itu, Komandan DVI (Disaster Victim Identification) RS Polri Kombes Pol Hery Wijatmoko mengatakan kantong jenazah berisi bagian tubuh manusia tersebut didata dan disimpan untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.</p>



<p>Nantinya, akan dilakukan pencocokan antara bagian tubuh tersebut dengan data primer maupun sekunder yang telah diberikan keluarga korban jatuhnya Sriwijaya Air, seperti sampel DNA, sidik jari, gigi, rekam medis dan properti.(bgn123)21011011</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-butuh-dna-keluarga-inti-korban-sj182-untuk-identifikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Basarnas mencari di titik duga hilangnya kontak pesawat Sriwijaya</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/basarnas-mencari-di-titik-duga-hilangnya-kontak-pesawat-sriwijaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=basarnas-mencari-di-titik-duga-hilangnya-kontak-pesawat-sriwijaya</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/basarnas-mencari-di-titik-duga-hilangnya-kontak-pesawat-sriwijaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 12:06:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[hilangkontak]]></category>
		<category><![CDATA[kepulauanseribu]]></category>
		<category><![CDATA[pesawatjatuh]]></category>
		<category><![CDATA[pesawatsriwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[rutejakarta-pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20317</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="788" height="482" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581.jpg 788w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581-768x470.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 788px) 100vw, 788px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan pencarian di Kepulauan Seribu sebagai titik duga hilangnya kontak pesawat Sriwijaya Air dengan tujuan penerbangan dari Jakarta ke Pontianak. &#8220;Jadi yang diinfokan Airnav titik duganya itu langsung kita menuju ke lokasi itu,&#8221; kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Hubungan antar Media Basarnas Yusuf Latif saat dihubungi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="788" height="482" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581.jpg 788w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/shutterstock_2558811581-768x470.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 788px) 100vw, 788px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan pencarian di Kepulauan Seribu sebagai titik duga hilangnya kontak pesawat Sriwijaya Air dengan tujuan penerbangan dari Jakarta ke Pontianak.</p>



<p>&#8220;Jadi yang diinfokan Airnav titik duganya itu langsung kita menuju ke lokasi itu,&#8221; kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Hubungan antar Media Basarnas Yusuf Latif saat dihubungi ANTARA di&nbsp;Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Dia menuturkan pihaknya masih dalam proses mencari posisi tepat keberadaan pesawat saat ini.</p>



<p>&#8220;Ini masih kita duga sementara ini, kita belum tahu persis seperti apa kejadiannya, yang jelas dari Basarnas sudah menuju ke lokasi titik duga hilangnya &#8216;lost contact&#8217;-nya Sriwijaya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan membenarkan bahwa pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada pukul 14.40 WIB pada Sabtu (9/1).</p>



<p>“Telah terjadi ‘lost contact’ pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta &#8211; Pontianak dengan ‘call sign’ SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto.</p>



<p>Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).(bgn123)21010915</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/basarnas-mencari-di-titik-duga-hilangnya-kontak-pesawat-sriwijaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
