<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#RSmatabalimandara &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/rsmatabalimandara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Oct 2024 11:48:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#RSmatabalimandara &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peringati World Sight Day, Perdami dan RS Mata Bali Mandara Layani 75 Pasien Operasi Katarak Gratis</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/peringati-world-sight-day-perdami-dan-rs-mata-bali-mandara-layani-75-pasien-operasi-katarak-gratis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peringati-world-sight-day-perdami-dan-rs-mata-bali-mandara-layani-75-pasien-operasi-katarak-gratis</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/peringati-world-sight-day-perdami-dan-rs-mata-bali-mandara-layani-75-pasien-operasi-katarak-gratis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2024 11:44:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#RSmatabalimandara]]></category>
		<category><![CDATA[#worldsightday]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=98322</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Katarak adalah kondisi medis yang menjadi penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Sering kali katarak disebabkan oleh faktor usia. Lebih dari 150 ribu penderita katarak per tahun memerlukan penanganan agar tidak memengaruhi kualitas hidup dan pekerjaan setiap individu. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) untuk memberikan layanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG-20241019-WA0023-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Katarak adalah kondisi medis yang menjadi penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Sering kali katarak disebabkan oleh faktor usia. Lebih dari 150 ribu penderita katarak per tahun memerlukan penanganan agar tidak memengaruhi kualitas hidup dan pekerjaan setiap individu. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi Perdami (Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia) untuk memberikan layanan operasi katarak gratis kepada masyarakat Bali secara berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini kami lakukan secara berkelanjutan, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah di masing-masing kabupaten/kota untuk melakukan skrining terhadap para lanjut usia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak,&#8221; kata Ketua Perdami Cabang Bali Cokorda Istri Dewiyani Pemayun di RS Mata Bali Mandara pada Sabtu (19/10/2024).<br />
Dia menyebutkan kegiatan operasi katarak gratis ini terus dilakukan setiap bulan. &#8220;Jumlahnya bervariasi, kadang 10 pasien, 20 pasien, atau lebih. Namun, kali ini kami khusus memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 100 pasien. Meskipun saat ini baru 75 pasien yang lolos skrining, 25 sisanya akan tetap kami layani pada tahap selanjutnya di RS Mata Bali Mandara, karena rumah sakit ini memiliki sarana dan prasarana penunjang yang lengkap,&#8221; katanya.</p>
<p>Operasi katarak gratis itu, kata dia, terselenggara berkat kerja sama antara RS Mata Bali Mandara, Perdami Cabang Bali, dan PT Erlangga Edi Laboratories.<br />
Hingga saat ini, kata dia, katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan dan penurunan berat penglihatan (severe visual impairment) berdasarkan hasil survei di 15 provinsi di Indonesia, termasuk Bali.<br />
Sementara Wakil Direktur Administrasi dan Sumber Daya RS Mata Bali Mandara, Putu Ayu Widiastuti, yang membacakan sambutan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali  mengatakan sudah menjadi tugas para tenaga medis untuk menurunkan angka katarak sebagai penyebab gangguan penglihatan berat tersebut. Pemerintah tidak dapat bekerja secara maksimal tanpa dukungan berbagai pihak, sehingga pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PERDAMI atas terselenggaranya kegiatan sosial ini.</p>
<p>Dia juga menambahkan bahwa sebagai tenaga medis dan tenaga kesehatan, adalah kebahagiaan tersendiri jika dapat melakukan kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mata adalah jendela hati, artinya mata merupakan organ pertama yang merespons segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, lalu mengolahnya menjadi informasi, dan memperlihatkan bagaimana reaksi kita terhadap situasi tersebut.<br />
Mata juga merupakan jendela dunia, yang menandakan bahwa tanpa fungsi mata yang baik, kita tidak dapat melihat dunia dan segala isinya. Betapa pentingnya peran mata bagi manusia, sehingga perhatian yang diberikan oleh Perdami sangat besar, menjadikan kegiatan bakti sosial operasi ini anugerah bagi masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk menjalani operasi katarak.</p>
<p>Dengan mengusung tagline &#8220;Melihat adalah Anugerah&#8221;, Gebyar 100 Operasi Katarak Gratis ini dilaksanakan dalam rangka peringatan World Sight Day 2024 di Rumah Sakit Mata Bali Mandara.<br />
Pasien yang mendapat kesempatan layanan operasi katarak gratis ini adalah mereka yang tidak terdaftar atau tidak memiliki BPJS atau asuransi, serta telah mendaftar dan menjalani skrining pada Agustus–September 2024 lalu. (bgn003)24101904</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/peringati-world-sight-day-perdami-dan-rs-mata-bali-mandara-layani-75-pasien-operasi-katarak-gratis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Dewa Indra Apresiasi RS Mata Bali Mandara Raih Akreditasi A</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-apresiasi-rs-mata-bali-mandara-raih-akreditasi-a/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sekda-dewa-indra-apresiasi-rs-mata-bali-mandara-raih-akreditasi-a</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-apresiasi-rs-mata-bali-mandara-raih-akreditasi-a/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2024 13:37:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#RSmatabalimandara]]></category>
		<category><![CDATA[#sekdadewaindra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=88322</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="922" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-300x216.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-1024x738.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-768x553.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews&#160; Rumah Sakit Mata Bali Mandara menjadi Institusi penyelenggara pelatihan kesehatan ke-3 di Bali yang meraih status akreditasi A. Dengan akreditasi A yang disandang saat ini, Rumah Sakit Mata Bali Mandara secara legal menjadi institusi pelatihan bidang kesehatan dalam rangka menunjang keahlian tenaga kesehatan dan tenaga medis se-Bali. &#8220;Saya mengucapkan selamat atas kinerja dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="922" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-300x216.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-1024x738.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240127-WA0047-768x553.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews&nbsp;</p>



<p>Rumah Sakit Mata Bali Mandara menjadi Institusi penyelenggara pelatihan kesehatan ke-3 di Bali yang meraih status akreditasi A. Dengan akreditasi A yang disandang saat ini, Rumah Sakit Mata Bali Mandara secara legal menjadi institusi pelatihan bidang kesehatan dalam rangka menunjang keahlian tenaga kesehatan dan tenaga medis se-Bali.</p>



<p>&#8220;Saya mengucapkan selamat atas kinerja dan upaya-upaya peningkatan pelayanan yang dilakukan Tim Kesehatan Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Saya tentunya mengapresiasi atas penerimaan sertifikat akreditasi yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,&#8221; kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, di Aula Rumah Sakit Mata Bali Mandara, pada Sabtu (27/1/2024).</p>



<p>Dia menyebutkan Rumah Sakit Mata Bali Mandara yang melakukan pelayanan kesehatan mata tidak hanya di Rumah Sakit, namun juga di luar RS (jemput bola) menjadi contoh pelayanan kepada masyarakat secara optimal. &#8220;Pengembangan layanan ini terus dilakukan sebagai inovasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, sekaligus juga mengembangkan pelayanan fungsi Rumah Sakit Mata Bali Mandara. Terlebih setelah disahkannya UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang memuat ketentuan umum, hak dan kewajiban, tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah, penyelenggaraan kesehatan, upaya kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan, perbekalan kesehatan, ketahanan kefarmasian dan alat kesehatan, teknologi kesehatan, sistem informasi kesehatan, kejadian luar biasa dan wabah, pendanaan kesehatan, koordinasi dan sinkronisasi penguatan sistem kesehatan, partisipasi masyarakat, pembinaan dan pengawasan, penyidikan, ketentuan pidana, ketentuan peralihan dan ketentuan penutup,&#8221; jatanya.</p>



<p>Sekda Dewa Made Indra juga melaporkan bahwa upaya-upaya pelayanan yang dilakukan tenaga kesehatan Rumah Sakit Mata Bali Mandara diluar RS atau memberikan layanan jemput bola mendapatkan penghargaan WBK &#8211; WBBM (Wilayah Bebas dari Korupsi &#8211; Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).</p>



<p>Upaya ini dilakukan agar dapat mempermudah akses tenaga kesehatan mengembangkan kemampuan, dan meningkatkan keahlian untuk membekali diri di tengah persaingan yang semakin ketat.</p>



<p>Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan, Arianti Anaya menyampaikan bahwa Bali memiliki tiga institusi penyelenggara pelatihan kesehatan dengan status akreditasi A, yakni UPTD.l Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dan RS Mata Bali Mandara. Ketiga institusi ini sudah masuk ke dalam Pelataran Kesehatan, yang memiliki kesempatan untuk mengadakan pelatihan tenaga kesehatan, tenaga medis dan tenaga penunjang dalam rangka memberikan penambahan kompetensi. Keberadaan lembaga terakreditasi ini nantinya akan dimanfaatkan oleh tenaga kesehatan se-Bali.</p>



<p>&#8220;Saya mengucapkan selamat dan rasa syukur, karena Bali kembali menelurkan institusi pelatihan bidang kesehatan untuk ke-3 kalinya, setelah Tim Assesor melakukan penilaian terhadap sumber daya manusia, manajemen, sarana dan prasarana yang dimiliki. Untuk itu ditetapkanlah Rumah Sakit Mata Bali Mandara sebagai institusi penyelenggara pelatihan dengan status akreditasi A, salah satu dari 134 institusi pelatihan bidang kesehatan se-Indonesia,&#8221; katanya. (bgn003)24012709</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-apresiasi-rs-mata-bali-mandara-raih-akreditasi-a/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
