<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#RI &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2020 06:33:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#RI &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenkeu: Kualitas SDM kunci RI jadi negara berpendapatan tinggi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 06:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#berpendapatantinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#jadinegara]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#kualitassdm]]></category>
		<category><![CDATA[#kunci]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7923</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>  Nasional, Baliglobalnews Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfriman menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi. Luky menuturkan berdasarkan analisis dari lembaga internasional seperti McKinsey, Indonesia berpotensi menjadi negara nomor lima di dunia dengan pendapatan tinggi pada 2045-2050. “Itu sekali lagi potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p> </p>



<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfriman menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi.</p>



<p>Luky menuturkan berdasarkan analisis dari lembaga internasional seperti McKinsey, Indonesia berpotensi menjadi negara nomor lima di dunia dengan pendapatan tinggi pada 2045-2050.</p>



<p>“Itu sekali lagi potensi jadi ini harus direalisasikan. Ternyata kuncinya untuk kita berkompetisi maju itu SDM.&nbsp;<em>Human</em><em>capital</em>,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Luky menjelaskan saat ini Indonesia merupakan negara berpendapatan menengah ke atas atau&nbsp;<em>upper</em><em>middle</em><em>income</em><em>country</em>&nbsp;dari sebelumnya negara berpendapatan menengah ke bawah atau&nbsp;<em>lower</em><em>middle</em><em>income</em><em>country</em>.</p>



<p>Ia menekankan sebagai upaya meraih potensi menjadi negara berpendapatan tinggi maka pemerintah bertugas untuk mencetak generasi muda yang penuh inovasi dan kreativitas.</p>



<p>“Tugas kami ya memberi fasilitas dan menyiapkan generasi muda,” ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM adalah dengan mengalokasikan 20 persen dari APBN untuk bidang pendidikan.</p>



<p>Tak hanya itu, Luky mengatakan pemerintah juga memberikan fasilitas berupa beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kepada generasi muda untuk terus dapat mengasah kemampuan akademiknya.</p>



<p>Ia mengatakan melalui beasiswa LPDP diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesempatan untuk bersekolah di luar negeri seperti Harvard University, MIT, dan London School of Economics.</p>



<p>“Kita akan bersaing secara global jadi tidak bisa jika kita hanya menggunakan dalam level domestik saja,” tegasnya.</p>



<p>Menurut dia, SDM Indonesia yang berkualitas terutama dengan pendidikan lebih tinggi akan mampu membawa bangsa ini lebih maju dan menjadikan rakyat lebih sejahtera.</p>



<p>Ia melanjutkan, SDM berkualitas juga dapat ditunjukkan dengan lahirnya generasi muda dengan bakat di luar pendidikan formal seperti musik sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di level internasional.</p>



<p>Meski demikian, Luky menegaskan bahwa selain pendidikan juga ada aspek penting dalam meraih predikat negara berpendapatan tinggi yakni mengenai ketersediaan infrastruktur.</p>



<p>Luky menjelaskan infrastruktur yang memadai akan mampu menghubungkan seluruh daerah di Indonesia sehingga perekonomian dapat bergerak.</p>



<p>“Infrastruktur juga menjadi penting dalam bagaimana kita bisa membangun bangsa ini,” tegasnya. (bgn123)20091221</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merangkum Indonesia pada selembar Rupiah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/merangkum-indonesia-pada-selembar-rupiah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=merangkum-indonesia-pada-selembar-rupiah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/merangkum-indonesia-pada-selembar-rupiah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 14:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#75ribu]]></category>
		<category><![CDATA[#informasi]]></category>
		<category><![CDATA[#kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#republikindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#RI]]></category>
		<category><![CDATA[#uangkertas]]></category>
		<category><![CDATA[#ulangtahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5808</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta,Baliglobalnews Ada yang istimewa pada ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus lalu, selain diselenggarakan secara daring juga diluncurkannya uang kertas senilai Rp75.000. Uang tersebut merupakan uang edisi khusus kemerdekaan ke empat yang diluncurkan pemerintah setelah sebelumnya uang edisi khusus pernah diluncurkan pada peringatan HUT kemerdekaan RI ke-25 tahun 1970, ke-45 tahun 1990, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-penukaran-uang-baru-190820-sen-2_1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta,Baliglobalnews</p>



<p>Ada yang istimewa pada ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 pada 17 Agustus lalu, selain diselenggarakan secara daring juga diluncurkannya uang kertas senilai Rp75.000.</p>



<p>Uang tersebut merupakan uang edisi khusus kemerdekaan ke empat yang diluncurkan pemerintah setelah sebelumnya uang edisi khusus pernah diluncurkan pada peringatan HUT kemerdekaan RI ke-25 tahun 1970, ke-45 tahun 1990, dan ke-50 tahun 1995.</p>



<p>Namun menurut sejarawan Asep Kambali yang juga salah seorang anggota tim yang terlibat dalam perumusan uang khusus tersebut, baru kali ini Bank Indonesia mengeluarkan uang edisi kemerdekaan dalam bentuk kertas.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya uang edisi khusus kemerdekaan yang diterbitkan berupa uang logam emas dan perak,&#8221; kata Asep yang juga pendiri Komunitas Historia Indonesia itu. Selain Asep, sejarawan yang juga dilibatkan merumuskan uang khusus tersebut yaitu Anhar Gonggong, Hoesein Rusdhy dan Didik Pradjoko.</p>



<p>&#8220;Karena nilainya yang tinggi dan jumlah terbatas, maka uang edisi khusus kemerdekaan saat itu tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di HUT ke-75, untuk pertama kalinya diterbitkan uang khusus dalam bentuk kertas yang di dalamnya terkandung pesan dan makna yang sarat dengan nilai keindonesiaan.</p>



<p>Terbitnya uang Rp75.000 itu merupakan ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih Bangsa Indonesia dan capaian-capaian selama 75 tahun lepas dari penjajahan.</p>



<p>Maka desain uang kertas tersebut tidak lepas dari latar belakang, tujuan dan capaian bangsa.</p>



<p>Menurut Asep, setidaknya ada tiga simbol yang terkandung dalam selembar kertas Rp75.000 itu yang dapat dilihat secara kasat mata yaitu mensyukuri kemerdekaan, memperteguh Bhinneka Tunggal Ika serta menyongsong masa depan gemilang.</p>



<p><strong>Makna Sebuah Gambar</strong></p>



<p>Jika dilihat, di bagian depan uang khusus kemerdekaan tersebut bergambar Bapak Proklamator, yang juga Presiden dan Wakil Presiden pertama RI, Soekarno dan Mohammad Hatta di bagian tengah.</p>



<p>Di sisi tersebut juga terdapat gambar peristiwa pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 1945. Kedua gambar ini mengandung simbol mensyukuri kemerdekaan sekaligus mrnggambarkan peran kedua pahlawan nasional tersebut sebagai proklamator.</p>



<p>Dibelakang kedua proklamator, terdapat gambar gunungan berwarna hijau dimana dalam filosofi Jawa mempunyai makna membuka gerbang baru, yaitu gerbang kemerdekaan.</p>



<p>Di bawah gambar burung garuda, terdapat gambar jembatan Youtefa di Papua berdampingan dengan moda transportasi MRT serta tol Jawa yang melambangkan pencapaian pembangunan.</p>



<p>Di sisi lain uang tersebut, terdapat gambar sembilan anak mengenakan pakaian adat yang mewakili wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan timur.</p>



<p>&#8220;Anak-anak berpakaian adat ini menggambarkan simbol kebhinekaan. Sengaja dipilih pakaian adat yang tidak begitu populer untuk lebih mengenalkan Indonesia,&#8221; ujar Asep.</p>



<p>Seperti pakaian adat Kalimantan Utara, Papua dan Aceh. &#8220;Selama ini orang lebih mengenal Jawa, seperti Jawa Barat,&#8221; katanya.</p>



<p>Asep menceritakan, saat merumuskan uang khusus itu, sekitar setahun lalu, sedang hangat-hangatnya pemilihan presiden sehingga menurut dia sangat tepat jika memasukkan unsur keindonesiaan dan kebhinnekaan.</p>



<p>Di bagian atas bergambar peta Indonesia berwarna emas dan Satelit Merah Putih sebagai simbol menyongsong masa depan gemilang digambarkan dengan masa depan digital.</p>



<p>Kebhinnekaan juga tergambar dari motif-motif kain khas Indonesia di lembaran uang tersebut seperti motif tenun Gringsing Bali dibawah angka 75.000, motif kain songket di bawahnya dan motif kain songket Sumatera Selatan di belakang Burung Garuda.</p>



<p>Begitu juga dengan warna dalam selembar uang kertas tersebut. Kalau biasanya uang kertas lebih didominasi satu warna seperti merah pada lembaran Rp100.000 atau biru pada uang Rp50.000, tapi uang Rp75.000 ini lebih berwarna.</p>



<p>Uang pecahan Rp75.000 memiliki beragam warna sehingga terkesan meriah, terdapat warna merah, hijau, kuning, biru seakan merangkum warna-warna dari uang-uang yang sudah terbit sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Menurut saya uang ini paling keren dibandingkan seluruh uang yang ada di Indonesia, dari segi warna, komposisi dan filosofi karena paling merangkum keindonesiaan kita,&#8221; tambah Asep yang bangga bisa menjadi bagian dari pelaku sejarah.</p>



<p>Selain kelebihan dan keunikan di atas, uang kertas baru ini juga memiliki sistem keamanan yang lebih canggih sehingga akan sulit dipalsukan serta menggunakan bahan impor yang lebih kuat jadi tidak gampang lusuh.</p>



<p>Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pengeluaran dan pengedaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI ini merupakan bagian rencana penciptaan uang tahun anggaran 2020 sesuai kebutuhan masyarakat dan berdasarkan pada ketentuan dan tata kelola sesuai UU Mata Uang yang telah direncanakan sejak 2018.</p>



<p>Perry menambahkan uang khusus ini sudah dilengkapi unsur pengamanan berteknologi terbaru dan bahan kertas lebih tahan lama sehingga lebih mudah dikenali keasliannya, dan sulit dipalsukan.</p>



<p>&#8220;Inovasi uang rupiah terus dilakukan secara berkala dan terencana untuk memastikan rupiah tetap menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan NKRI,&#8221; katanya.</p>



<p>Uang rupiah pecahan 75.000 itu menjadi persembahan kebahagiaan kepada masyarakat dan bangsa Indonesia diulang tahun kemerdekaan, juga bagian momentum kebangkitan untuk Indonesia semakin maju.</p>



<p>&#8220;Jadi sangat disayangkan kalau uang ini dijual atau dirusak, karena ini menjadi bukti autentik 75 tahun kemerdekaan Indonesia dan beberapa tahun ke depan nilainya akan semakin tinggi. Disamping itu juga menjaga uang menjaga kedaulatan negara,&#8221; tegas Asep Kambali.(bgn/ant)20082228</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/merangkum-indonesia-pada-selembar-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Pariwisata Bali, Bamsoet Ingatkan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemulihan-pariwisata-bali-bamsoet-ingatkan-protokol-kesehatan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemulihan-pariwisata-bali-bamsoet-ingatkan-protokol-kesehatan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemulihan-pariwisata-bali-bamsoet-ingatkan-protokol-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2020 14:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#bamsoet]]></category>
		<category><![CDATA[#MPR]]></category>
		<category><![CDATA[#pariwisatabali]]></category>
		<category><![CDATA[#protokolkesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3130</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat seiring dengan upaya pemulihan sektor pariwisata di Bali. Bamsoet melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, meyakini seiring dengan adaptasi pola hidup baru (new normal) yang telah diterapkan di Bali dalam berbagai tahap akan mampu menggerakkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200728-WA0047-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo mengingatkan pentingnya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat seiring dengan upaya pemulihan sektor pariwisata di Bali.</p>



<p>Bamsoet melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, meyakini seiring dengan adaptasi pola hidup baru (new normal) yang telah diterapkan di Bali dalam berbagai tahap akan mampu menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Bali yang sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.</p>



<p>Pada tahap pertama mulai 9 Juli 2020, masyarakat sudah diizinkan melakukan aktivitas kesehatan, pemerintahan, keuangan, perdagangan, logistik, transportasi, pertanian, jasa dan konstruksi, serta adat dan agama.</p>



<p>Pada Tahap II mulai 31 Juli 2020, aktivitas sektor pariwisata akan dibuka lebih luas. Bali siap menyambut kembali wisatawan domestik. Hingga 11 September 2020, Bali siap menyambut kembali wisatawan asing.</p>



<p>&#8220;Agar tahapan ini berjalan sesuai dengan rencana, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata Bali harus bergotong royong mengedepankan protokol kesehatan tanpa kompromi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Bamsoet saat meninjau langsung dan bertemu jajaran pemerintahan Kecamatan Kuta, Bali, di Pantai Kuta, Bali, Kamis.</p>



<p>Turut hadir antara lain Camat Kuta I Nyoman Rudiarta, Sekcam Kuta I Made Agus Suantara, Bendesa Adat Kuta I Wayan Wasista, dan pengusaha muda Bali Ajik Khrisna.</p>



<p>Meski saat ini kawasan Pantai Kuta yang biasanya dipadati dengan para turis mancanegara terlihat sepi sejak pandemi, politikus senior Partai Golkar itu optimistis dalam beberapa bulan mendatang akan dibanjiri kembali dengan para wisatawan.</p>



<p>&#8220;Karena biasanya ketika masa krisis atau pandemi mulai berangsur hilang, sektor pariwisata, dan hiburan yang akan meledak terlebih dahulu. Karena orang butuh keseimbangan dan hiburan,&#8221; ujar Bamsoet.</p>



<p>Mantan Ketua DPR RI itu memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan pandemi COVID-19 telah membuat wisatawan asing ke Bali turun drastis.</p>



<p>Dari 1,3 juta wisatawan pada bulan Maret 2019 menjadi 470.000 wisatawan pada bulan Maret 2020; dari 1,2 juta wisatawan pada bulan April 2019 menjadi 158.000 wisatawan pada&nbsp; bulan April 2020; dari 1,2 juta pelancong pada bulan Mei 2019 menjadi 163.000 pelancong pada bulan Mei 2020.</p>



<p>Melalui adaptasi kebiasaan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan, dia berharap turis sudah mulai berdatangan sehingga pertumbuhan ekonomi Bali yang terkontraksi minus 1,14 persen pada Triwulan I 2020 perlahan bisa menggeliat dan bangkit.</p>



<p>&#8220;Sebagai daerah yang masyarakatnya sangat bergantung pada pariwisata, Bali tak boleh dibiarkan berjuang sendiri,&#8221; tandas Bamsoet.</p>



<p>Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia itu mengungkapkan tidak menutup kemungkinan pada masa depan pandemi dari berbagai penyakit lain bisa saja hadir.</p>



<p>Kehadiran pandemi COVID-19, kata Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu, sekaligus mengajarkan kepada Bali agar ke depannya mampu mencari sumber-sumber penghasilan lain di luar sektor pariwisata yang sangat rentan terhadap pandemi.</p>



<p>Misalnya, mengembangkan sektor pertanian, ekspor kerajinan tangan, hingga berbagai sektor ekonomi kreatif.</p>



<p>&#8220;Sektor pertanian merupakan penyerap tenaga kerja terbesar. Jika dikerjakan secara serius, bisa mendatangkan banyak keuntungan. Selain menjamin ketersediaan pangan, juga menjamin keberlangsungkan ekonomi masyarakat,&#8221; pungkas Bamsoet. (bgn/ant)20073030</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemulihan-pariwisata-bali-bamsoet-ingatkan-protokol-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
