<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#puputanbadung &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/puputanbadung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Sep 2023 11:24:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#puputanbadung &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penancapan Keris Pusaka Puncaki Peringatan Ke-117 Perang Puputan Badung, Walikota Jaya Negara: Jadi Motivasi dan Inspirasi Wujudkan Kemakmuran Rakyat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/penancapan-keris-pusaka-puncaki-peringatan-ke-117-perang-puputan-badung-walikota-jaya-negara-jadi-motivasi-dan-inspirasi-wujudkan-kemakmuran-rakyat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penancapan-keris-pusaka-puncaki-peringatan-ke-117-perang-puputan-badung-walikota-jaya-negara-jadi-motivasi-dan-inspirasi-wujudkan-kemakmuran-rakyat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/penancapan-keris-pusaka-puncaki-peringatan-ke-117-perang-puputan-badung-walikota-jaya-negara-jadi-motivasi-dan-inspirasi-wujudkan-kemakmuran-rakyat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 11:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#puputanbadung]]></category>
		<category><![CDATA[#walikotadenpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=83467</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="958" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042.jpg 958w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042-281x300.jpg 281w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042-768x821.jpg 768w" sizes="(max-width: 958px) 100vw, 958px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews&#160; Penancapan Keris Pusaka oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menjadi pemuncak peringatan ke-177 Puputan Badung di Kota Denpasar. Dikemas dalam perpaduan apel dan Maha Bandana Prasadha, peringatan tahun ini berlangsung khidmat dan meriah di Kawasan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Rabu (20/9/2023).&#160; Rangkaian peringatan diawali dengan pembacaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="958" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042.jpg 958w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042-281x300.jpg 281w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/09/IMG-20230920-WA0042-768x821.jpg 768w" sizes="(max-width: 958px) 100vw, 958px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews&nbsp;</p>



<p>Penancapan Keris Pusaka oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menjadi pemuncak peringatan ke-177 Puputan Badung di Kota Denpasar. Dikemas dalam perpaduan apel dan Maha Bandana Prasadha, peringatan tahun ini berlangsung khidmat dan meriah di Kawasan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Rabu (20/9/2023).&nbsp;</p>



<p>Rangkaian peringatan diawali dengan pembacaan sejarah singkat Puputan Badung yang terjadi pada Tahun 1906. Dimana, peperangan tersebut terjadi atas perlawanan sengit rakyat Badung kepada kolonialisme Belanda. Hal tersebut dipicu atas Hak Tawan Karang yang bertentangan dengan Belanda kala itu. Puncak peringatan ditandai dengan Inagurasi Puputan Badung yang bertajuk Kstryaning Bala Yudha. Diiringi Tabuh Balegajur, pementasan tersebut dikemas apik dengan menghadirkan beragam jenis Tari Baris yang menggambarkan prajurit dan kesiapsiagaan Rakyat Badung kala itu. Turut ditampilkan pula Kesenian Pencak Silat serta Busana Karnaval.</p>



<p>Walikota Jaya Negara mengatakan Perang Puputan Badung yang kita peringati saat ini didasari oleh peristiwa heroik Rakyat Bali, terutama dari Kerajaan Badung yang bertempur sampai titik darah penghabisan atau puputan melawan penjajah Belanda. Dimana, tanggal 20 september 1906 merupakan peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia bahwa segenap Rakyat Bali yang dipimpin oleh Raja Badung yakni I Gusti Ngurah Made Agung yang memiliki dedikasi dan idealisme tinggi berjuang dengan segenap jiwa raga dalam menjaga setiap jengkal tanah kelahiran.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan semangat sebagai bangsa besar yang tidak pernah melupakan sejarah perjuangan para pendahulunya, marilah kita maknai nilai- nilai kepahlawanan para pejuang kita yang patut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat dijadikan inspirasi oleh generasi muda untuk mengisi pembangunan ini,&#8221; ujarnya&nbsp;</p>



<p>Jaya Negara mengatakan dalam Perang Puputan Badung itu terdapat sebuah bisama Mati Tan Tumut Pejah yang bermakna mati di medan perang, namun demikian perjuangan tidak pernah mati. Inilah yang menjadi sejarah Pemerintah Kota Denpasar dengan motto Pura Dhipa Bara Bhavana yang menekankan kewajiban pemerintah untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat. Hal ini diaplikasikan pemerintah dalam program priroritas pengentasan kemiskinan dan mewujudkan kemakmurahan masyarakat.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Peringatan ke-117 Perang Puputan Badung, khususnya bisama Mati Tan Tumut Pejah menjadi inspirasi dan edukasi bagi kita semua, bagaimana para panglingsir puri dan pendahulu kita dalam meraih kemerdekaan. Dimana ini menjadi sepirit untuk memenuhi kewajiban dalam menjamin kesehatan masyarakat, memenuhi kebutuhan pendidikan dan lain sebagainya untuk kemakmuran masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Turut hadir Panglingsir Puri Agung Satria Denpasar, AA Ngurah Oka Ratmadi, Panglingsir Puri Agung Pemecutan, AA Ngurah Putra Dharma Nuraga, Panglingsir Puri Agung Jrokuta, AA Ngurah Jaka Pratidnya serta panglingsir puri se-Kota Denpasar.  Hadir pula Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede bersama Anggota DPRD Kota Denpasar, Sekda Ida Bagus Alit Wiradana, Fokopimda Kota Denpasar, LVRI Kota Denpasar, pimpinan OPD serta undangan lainya. (bgn003)23092007 </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/penancapan-keris-pusaka-puncaki-peringatan-ke-117-perang-puputan-badung-walikota-jaya-negara-jadi-motivasi-dan-inspirasi-wujudkan-kemakmuran-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Pasca Dibuka, Satpol PP Denpasar Tetap Awasi Lapangan Puputan Badung</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tiga-hari-pasca-dibuka-satpol-pp-denpasar-tetap-awasi-lapangan-puputan-badung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tiga-hari-pasca-dibuka-satpol-pp-denpasar-tetap-awasi-lapangan-puputan-badung</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tiga-hari-pasca-dibuka-satpol-pp-denpasar-tetap-awasi-lapangan-puputan-badung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 08:13:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#kotadenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[#puputanbadung]]></category>
		<category><![CDATA[#satpolpp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=1206</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="483" height="539" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022.jpg 483w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022-269x300.jpg 269w" sizes="(max-width: 483px) 100vw, 483px" /></div>Denpasar, Bali Gloal News Memasuki tatanan kehidupan baru atau&#160;new normal, sejumlah tempat publik mulai dibuka.&#160;Salah satunya Lapangan Puputan Badung atau Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung. Usai&#160;dibukanya lapangan tersebut banyak masyarakat yang datang ke tempat tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19,&#160;Satpol PP Kota Denpasar terus memantau terkait dangan kepatuhan pengunjung menerapkan protokol kesehatan serta menertibkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="483" height="539" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022.jpg 483w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200711-WA0022-269x300.jpg 269w" sizes="auto, (max-width: 483px) 100vw, 483px" /></div>
<p>Denpasar, Bali Gloal News</p>



<p>Memasuki tatanan kehidupan baru atau&nbsp;<em>new normal</em>, sejumlah tempat publik mulai dibuka.&nbsp;Salah satunya Lapangan Puputan Badung atau Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung.</p>



<p>Usai&nbsp;dibukanya lapangan tersebut banyak masyarakat yang datang ke tempat tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19,&nbsp;Satpol PP Kota Denpasar terus memantau terkait dangan kepatuhan pengunjung menerapkan protokol kesehatan serta menertibkan kerumunan yang terjadi di Lapangan Puputan Badung&nbsp;Gusti Ngurah Made Agung. Hal itu disampaikan Kasatpol PP Kota Denpasar,&nbsp;I Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi Sabtu (11/7).</p>



<p>Menurut Anom Sayoga, pemerintah memang telah menetapkan tatanan kehidupan normal baru atau&nbsp;<em>new normal</em>, namun bukan berarti masyarakat&nbsp;bebas melakukan kegiatan apapun.&nbsp;Pasalnya,&nbsp;masih dalam suasana pandemi&nbsp;Covid-19.&nbsp;Masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak.</p>



<p>&#8221;Karena terjadi kerumunan di Lapangan&nbsp;Puputan I Gusti Ngurah Made Agung,&nbsp;maka kami wajib penertibkan sekaligus sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Menurut Sayoga, jika masyarakat ingin selamat dan terhindar&nbsp;dari yang namanya&nbsp;Covid-19, harus mengikuti protokol kesehatan&nbsp;dengan disiplin. Dari pemantauan&nbsp;tersebut,&nbsp;Sayoga mengaku&nbsp;banyak masyarakat yang merespons&nbsp;dengan baik, namun ada juga yang marah-marah ketika diingatkan. Meskipun demikian, pihaknya tetap memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa dalam menghadapi&nbsp;<em>new normal</em>&nbsp;ini harus tetap mengikuti protokol kesehatan yakni menjaga jarak, selalu menggunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jangan keluar rumah, jika tidak ada kepentingan.</p>



<p>Demi meminimalisir penularan Covid-19 pihaknya akan selalu menertibkan setiap kerumunan yang ada di wilayah Kota Denpasar. Dengan langkah itu semoga penularan Covid-19 di Kota Denpasar bisa diminimalisasi. Di samping lapangan Puputan Badung, pihaknya juga tetap mengawasi Taman Kota Lumintang, Lapangan Niti Mandala Renon dan tempat tempat keramaian lainnya. (bgn/humas)20071106</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tiga-hari-pasca-dibuka-satpol-pp-denpasar-tetap-awasi-lapangan-puputan-badung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
