<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>prinsipHAM &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/prinsipham/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 May 2021 06:32:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>prinsipHAM &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komnas HAM Papua: Atasi kelompok bersenjata jangan timbul masalah HAM</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/komnas-ham-papua-atasi-kelompok-bersenjata-jangan-timbul-masalah-ham/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=komnas-ham-papua-atasi-kelompok-bersenjata-jangan-timbul-masalah-ham</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/komnas-ham-papua-atasi-kelompok-bersenjata-jangan-timbul-masalah-ham/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 May 2021 06:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kelompokbersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[kelompokteroris]]></category>
		<category><![CDATA[komnasHAM]]></category>
		<category><![CDATA[masalahHAM]]></category>
		<category><![CDATA[papua]]></category>
		<category><![CDATA[prinsipHAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=28881</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandei, meminta tentara dan polisi agar benar-benar menghormati prinsip-prinsip HAM dalam melakukan operasi penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata Papua yang sekarang dicap sebagai kelompok teroris. &#8220;Jangan sampai operasi-operasi ini justru nantinya menimbulkan problem-problem HAM yang baru di tengah masyarakat. Kami minta kedepankan pendekatan penegakan hukum, bukan pendekatan operasi,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/FRITS-RAMANDEI-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandei, meminta tentara dan polisi agar benar-benar menghormati prinsip-prinsip HAM dalam melakukan operasi penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata Papua yang sekarang dicap sebagai kelompok teroris.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai operasi-operasi ini justru nantinya menimbulkan problem-problem HAM yang baru di tengah masyarakat. Kami minta kedepankan pendekatan penegakan hukum, bukan pendekatan operasi,&#8221; kata dia, di Timika, Minggu.</p>



<p>Pada Jumat (7/5), dia bersama sejumlah tokoh Papua, di antaranya Sekda Papua,&nbsp;Dance Yulian Flassy, Rektor Universitas Cenderawasih, Dr Apolo Safanpo, Ketua MUI Papua, Ustadz Islami Al Payage, dan lain-lain menemui Panglima TNI, Marsekal TNI&nbsp;Hadi Tjahjanto, dan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo&nbsp;Prabowo, saat melakukan kunjungan kerja ke Timika.</p>



<p>Para tokoh Papua itu memberikan banyak masukan kepada mereka berkaitan keputusan pemerintah Indonesia menetapkan kelompok bersenjata sebagai kelompok teroris.</p>



<p>Salah satu yang dikhawatirkan adalah operasi terhadap kelompok bersenjata bisa menyasar warga sipil lain.</p>



<p>&#8220;Kami minta kepada panglima TNI dan kepala Polri agar menata kembali pola komunikasi di antara satuan-satuan yang ditugaskan pascapenetapan kelompok ini menjadi kelompok teroris. Di antara satuan yang ada, baik itu Kogabwilhan III, Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua, harus ada pola komunikasi yang terbangun agar tidak menimbulkan kegaduhan dalam kegiatan operasi mereka,&#8221; kata Ramandei, yang merupakan mantan wartawan itu.</p>



<p>Menurut dia, satuan-satuan TNI dan polisi yang dikirim ke Papua jangan sampai langsung diterjunkan ke daerah konflik seperti Kabupaten Puncak, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten&nbsp;Nduga tapi perlu mendapatkan pembekalan tentang kultur dan pola kebudayaan masyarakat setempat.</p>



<p>&#8220;Sehingga jangan sampai begitu melihat masyarakat Papua memegang panah dan membawa parang lalu dilihat sebagai ancaman langsung kemudian melakukan tindakan penegakan hukum tanpa pandang bulu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia yakin dengan mengutamakan prinsip penegakan hukum maka operasi yang dilakukan bisa terukur dan tidak menyasar orang-orang lain yang tidak memiliki sangkut-paut dengan kelompok bersenjata.</p>



<p>Komnas HAM Papua, katanya, sampai saat ini terus melakukan tugas dan fungsinya sebagai mediator antara aparat dengan kelompok-kelompok yang berseberangan di Papua.</p>



<p>&#8220;Kami sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah kelompok ini, tentu pandangan mereka bermacam-macam. Kami berterima kasih karena panglima TNI dan kepala Kepolisian Indonesia menyanggupi berbagai usul, saran, dan masukan yang disampaikan tokoh-tokoh Papua,&#8221; kata dia.(bgn123)21050905</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/komnas-ham-papua-atasi-kelompok-bersenjata-jangan-timbul-masalah-ham/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
