<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ponsel &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ponsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2020 02:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#ponsel &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ponsel Layar Lipat Samsung Kantongi Sertifikasi WiFi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ponsel-layar-lipat-samsung-kantongi-sertifikasi-wifi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ponsel-layar-lipat-samsung-kantongi-sertifikasi-wifi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ponsel-layar-lipat-samsung-kantongi-sertifikasi-wifi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2020 02:18:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#layarlipat]]></category>
		<category><![CDATA[#ponsel]]></category>
		<category><![CDATA[#samsung]]></category>
		<category><![CDATA[#sertifikasiwifi]]></category>
		<category><![CDATA[#wifi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5834</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="501" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_.jpg 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_-768x484.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Organisasi sertifikasi teknologi WiFi, Wi-Fi Alliance, dilaporkan telah mensertifikasi ponsel Samsung yang diperkirakan merupakan ponsel layar lipat versi &#8220;lite.&#8221; Dikutip dari GSM Arena, ponsel tersebut memiliki nomor model SM-F415F/DS. &#8220;F&#8221; pertama berarti dapat dilipat &#8212; seperti pada Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki nomor model F900 dan Galaxy Z Flip yang memiliki nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="501" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_.jpg 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_-768x484.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Organisasi sertifikasi teknologi WiFi, Wi-Fi Alliance, dilaporkan telah mensertifikasi ponsel Samsung yang diperkirakan merupakan ponsel layar lipat versi &#8220;lite.&#8221;</p>



<p>Dikutip dari GSM Arena, ponsel tersebut memiliki nomor model SM-F415F/DS. &#8220;F&#8221; pertama berarti dapat dilipat &#8212; seperti pada Galaxy Fold generasi pertama yang memiliki nomor model F900 dan Galaxy Z Flip yang memiliki nomor model F700.</p>



<p>Sementara, angka pertama setelah huruf diperkirakan merupakan seri yang menentukan kelas produk.</p>



<p>Misalnya, Galaxy Fold yang memiliki angka &#8220;9&#8221; merupakan perangkat layar lipat versi premium, sedangkan Galaxy Z Flip yang memiliki angka &#8220;7&#8221; menandakan perangkat layar lipat versi menengah dengan harga lebih rendah dari Fold.</p>



<p>Sehingga, angka &#8220;4&#8221; dapat mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel layar lipat versi lebih terjangkau atau &#8220;lite&#8221; dari Samsung.</p>



<p>Absennya WiFi 6 pada sertifikasi juga memperkuat indikasi bahwa perangkat tersebut bukan versi&nbsp;<em>flagship</em>&nbsp;dari ponsel layar lipat Samsung.</p>



<p>Menurut laporan Phone Arena, ponsel layar lipat Samsung versi &#8220;lite&#8221; diperkirakan akan hadir dengan varian memori penyimpanan 64GB dan 128GB dengan opsi warna hijau, biru dan hitam.</p>



<p>Perangkat tersebut juga diperkirakan meluncur sebelum akhir tahun ini dengan mengusung prosesor seri menengah dan akan membawa desain clamshell.</p>



<p>Dari segi harga, versi &#8220;lite&#8221; tersebut kabarnya menargetkan kisaran 1.100 dolar AS atau sekitar Rp16,2 juta.</p>



<p>Sebagai perbandingan, Galaxy Fold, yang telah meluncur di Indonesia pada Desember 2019, dibanderol Rp30,888 juta. Sementara, Galaxy Z Flip, yang dirilis di Indonesia pada Maret 2020, dilego dengan harga Rp21,888 juta. (bgn/ant)20082303</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ponsel-layar-lipat-samsung-kantongi-sertifikasi-wifi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima langkah Amankan Ponsel Android dari Kejahatan siber</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/lima-langkah-amankan-ponsel-android-dari-kejahatan-siber/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lima-langkah-amankan-ponsel-android-dari-kejahatan-siber</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/lima-langkah-amankan-ponsel-android-dari-kejahatan-siber/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2020 14:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#android]]></category>
		<category><![CDATA[#kejahatansiber]]></category>
		<category><![CDATA[#ponsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4110</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, baliglobalnews Bagi banyak orang ponsel menjadi pusat dari kehidupan mereka yang menyimpan data pribadi dan hal-hal berharga, mulai dari foto hingga aplikasi pengelola keuangan. Menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky pengguna ponsel perlu memeriksa secara rutin pada perangkat untuk memastikan keamanan privasi dan data pribadi. Berikut lima pemeriksaan keamanan reguler yang dapat diterapkan untuk ponsel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/five-regular-checks-for-android-featured-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, baliglobalnews</p>



<p>Bagi banyak orang ponsel menjadi pusat dari kehidupan mereka yang menyimpan data pribadi dan hal-hal berharga, mulai dari foto hingga aplikasi pengelola keuangan.</p>



<p>Menurut perusahaan keamanan siber Kaspersky pengguna ponsel perlu memeriksa secara rutin pada perangkat untuk memastikan keamanan privasi dan data pribadi.</p>



<p>Berikut lima pemeriksaan keamanan reguler yang dapat diterapkan untuk ponsel Android secara rutin dari Kaspersky.</p>



<p><strong>1. Memeriksa aplikasi</strong></p>



<p>Mulailah dengan daftar aplikasi yang diinstal. Telusuri dengan cermat dan segera menghapus aplikasi apa pun yang tidak Anda gunakan.</p>



<p>Hal ini dapat membawa sejumlah manfaat. Pertama, menyisakan lebih banyak ruangan penyimpanan media pada ponsel dapat meningkatkan kinerja &#8212; memori tidak bekerja secara optimal saat kapasitas penuh.</p>



<p>Kedua, saat aplikasi tidak terpakai dihapus, Anda akan meningkatkan masa pakai baterai.</p>



<p>Ketiga, Anda tidak akan menjadi target potensial bagi mata-mata dan pencuri, jika terdapat aplikasi yang berpotensi berbahaya di ponsel Anda.</p>



<p>Bahkan, program yang sah sekalipun dapat menjadi sumber infeksi jika diretas, atau jika pengembangnya tanpa sadar menggunakan komponen berbahaya dalam kode aplikasi.</p>



<p>Dengan demikian, semakin sedikit aplikasi berarti semakin kecil peluang terjadinya insiden keamanan.</p>



<p><strong>2. Memeriksa izin aplikasi</strong></p>



<p>Setelah hanya aplikasi yang benar-benar digunakan ada pada ponsel, Anda perlu memeriksa&nbsp;<em>permission</em>&nbsp;atau &#8220;izin&#8221; aplikasi.</p>



<p>Aturan utamanya, jangan membagikan hak yang tidak perlu saat memasang aplikasi baru. Semakin banyak izin akses yang dimiliki aplikasi, semakin banyak hal yang dapat dilakukan pada perangkat Anda.</p>



<p>Artinya, semakin banyak pula data pribadi yang dapat dikumpulkan. Jadi, hanya berikan izin setiap aplikasi seminimal mungkin untuk pengoperasian.</p>



<p>Berikan perhatian khusus pada izin yang terkait dengan aplikasi admin perangkat (<em>device admin apps</em>) dan aksesibilitas&#8211;berikan izin hanya jika Anda mempercayai aplikasi tersebut 100 persen.</p>



<p>Sekali lagi, jangan pernah takut untuk mencabut izin. Jika Anda mencabut izin dan aplikasi berhenti berfungsi atau beberapa fitur hilang, Anda selalu dapat memunculkannya kembali.</p>



<p><strong>3. Memeriksa pembaruan</strong></p>



<p>Pembaruan penting karena dapat memperbaiki kerentanan, yang berarti mampu melindungi Anda dari serangan.</p>



<p>Aplikasi dari Google Play umumnya diperbarui secara otomatis, namun untuk memastikan, Anda dapat mengunjungi secara langsung dan mengunduh versi terbaru.</p>



<p>Jika Anda mengunduh sesuatu yang bukan dari toko resmi (yang tidak dianjurkan untuk dilakukan), Anda harus melacak pembaruan secara manual.</p>



<p><strong>4. Lakukan pemindaian dengan perangkat lunak antivirus</strong></p>



<p>Google Play memiliki antivirusnya sendiri yaitu Google Play Protect, yang memeriksa aplikasi yang akan diunggah di toko resmi milik Google tersebut. Dengan kata lain, jika Anda mengunduh aplikasi dari toko resmi, kemungkinan besar aplikasi itu aman.</p>



<p>Walaupun segala kemungkinan dapat muncul dari waktu ke waktu, namun setidaknya di Google Play, aplikasi berbahaya dapat dideteksi dan kemudian dihapus.</p>



<p>Berbeda cerita jika Anda menginstal aplikasi dari toko lain atau mengunduhnya ke ponsel cerdas secara manual sebagai file APK, tidak ada jaminan bahwa aplikasi tersebut aman.</p>



<p>Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memindai konten ponsel secara berkala dengan utilitas antivirus seluler.</p>



<p>Dengan solusi keamanan gratis, pemindaian biasanya harus dijalankan secara manual. Ini paling baik dilakukan setelah menginstal aplikasi baru, atau setelah pembaruan.</p>



<p>Jika khawatir melewatkannya, pilihlah solusi yang secara otomatis memindai perangkat sesuai dengan jadwal yang Anda tetapkan.</p>



<p><strong>5. Periksa kebocoran data</strong></p>



<p>Perangkat Android kemungkinan besar menyimpan banyak informasi pribadi, dari foto hingga aplikasi jejaring sosial dengan seluruh percakapan yang Anda miliki. Sayangnya, kebocoran data menjadi lebih umum.</p>



<p>Jika, misalnya kata sandi atau nomor kartu bank Anda jatuh ke tangan pelaku kejahatan siber, Anda mungkin dibiarkan hingga menjadi korban penipuan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tentang berbagai kemungkinan tentang kebocoran.</p>



<p>Informasi tentang kebocoran kini sudah banyak tersedia. Dalam banyak kasus, perusahaan memberi tahu pelanggan mereka, dan Anda juga bisa mendapatkan informasi di situs berita TI.</p>



<p>Namun, sebagian besar kasus kebocoran adalah tentang perusahaan dan layanan yang tidak Anda ketahui atau gunakan. Untuk meminimalkan hal yang tidak perlu, Anda dapat kembali menggunakan solusi antivirus.(bgn/ant)20080830</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/lima-langkah-amankan-ponsel-android-dari-kejahatan-siber/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
