<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pkb2025 &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pkb2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 12:43:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pkb2025 &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Barong Ket Duta Badung Disambut Gemuruh Ribuan Penonton PKB Ke-47</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/barong-ket-duta-badung-disambut-gemuruh-ribuan-penonton-pkb-ke-47/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=barong-ket-duta-badung-disambut-gemuruh-ribuan-penonton-pkb-ke-47</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/barong-ket-duta-badung-disambut-gemuruh-ribuan-penonton-pkb-ke-47/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 12:43:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Barongketdutabadung]]></category>
		<category><![CDATA[pkb2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=116994</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1380" height="920" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27.jpeg 1380w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1380px) 100vw, 1380px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket masih menjadi primadona pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Badung sebagai sang jawara lomba Tari Barong Ket tahun 2024 lalu, tahun ini kembali unjuk kemampuan terbaiknya pada PKB ke-47 tahun 2025 yang dibawakan Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu, Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, di Panggung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1380" height="920" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27.jpeg 1380w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-04-at-16.15.27-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1380px) 100vw, 1380px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Wimbakara (Lomba) Tari Barong Ket masih menjadi primadona pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Badung sebagai sang jawara lomba Tari Barong Ket tahun 2024 lalu, tahun ini kembali unjuk kemampuan terbaiknya pada PKB ke-47 tahun 2025 yang dibawakan Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu, Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Provinsi Bali (Art Center) pada Kamis (3/7/2025) malam.</p>



<p>Malam itu, wakil dari Badung bertemu dengan tiga kontingen daerah lainnya meliputi Sanggar Seni Hari Dwipa Gamelan Group Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, mewakili Kabupaten Tabanan; Sanggar Seni Wedanta, Banjar Dinas Brahmana, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, mewakili Kabupaten Karangasem dan Seka Gong Pancer Gita Wrdhi Winangun, Desa Adat Panjer, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, mewakili Kota Denpasar.</p>



<p>Teriakan ribuan penonton yang memadati tribun Panggung Terbuka Ardha Candra bergemuruh begitu seniman Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu memasuki panggung. Mereka seakan menunggu gebrakan apa yang akan ditampilkan oleh para seniman dari kabupaten yang berjuluk Gumi Keris itu. Penonton dibuat terkesima dengan harmoni gending, gerak tedung, dan barong yang menyatu.</p>



<p>Pembina Tari Barong Ket sekaligus Ketua Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu I Putu Eka Darmayasa mengatakan penampilan Barong Ket dari Badung mengacu pada tema PKB 2025 yakni Jagad Kerthi. Tidak hanya menyajikan identitas estetika, tetapi juga mengangkat seni pada martabat Jagat (Kabupaten Badung) agar Kerthi atau terpelihara dan dimuliakan.</p>



<p>Sebagai bentuk kreativitas dan keunikan, Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu menghadirkan pola Bebadungan ke dalam garapan. &#8220;Jadi dari Provinsi Bali kan ada beberapa kriteria yaitu papeson yakni bebarisan atau topeng, condong, guak macok, dan pelayon. Bebadungan itu khusus di bapang barong misalnya di bagian guak macok, ada ciri khasnya, pasti agak keras atau agresif. Sehingga inspirasi itu saya terapkan sampai saat ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seniman yang akrab disapa Eka Munggu ini menyebutkan pada bagian pelayon, Sanggar Seni Tari dan Tabuh Semeton Barong Munggu berupaya membangkitkan kembali warisan musikal yang sempat redup. &#8220;Pelayon yang sudah ada di Desa Munggu, kami bangkitkan kembali. Itu alur musik yang yang kami angkat sekarang dan kami sajikan sebagai Duta Kabupaten Badung,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengenai kesenian Barong Ket, Eka Munggu menyatakan memiliki tantangan tersendiri saat tampil, baik dari harmonisasi gending dan gerakan barong, hingga kekuatan fisik para penari. Karenanya, untuk tampil maksimal di PKB ke-47 tahun 2025, persiapan dan latihan dilakukan selama empat bulan. Tak hanya memaksimalkan garapan, namun juga manajemen waktu latihan agar stamina para seniman betul-betul terjaga. Adapun seniman yang diterjunkan antara lain 27 orang penabuh, dua orang penari bapang barong, dan dua orang penari tedung. &#8220;Kendalanya memang waktu latihan, karena sebagian besar seniman merupakan pekerja pariwisata. Tapi kami sepakati latihan seminggu empat kali. Dan waktu latihan saya kontrol, paling lambat jam 11 malam sudah harus selesai latihan, karena berhubungan dengan fisik para seniman,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Tantangan lainnya, kata Eka Munggu, penari Barong harus memiliki kekuatan fisik yang kuat. Karenanya, penari Barong harus dalam kondisi dan stamina yang fit hingga waktunya pentas. &#8220;Power dan fisik penari barong yang dituntut harus kuat. Jadi mereka harus latihan fisik setiap hari. Karena barong ini kan benda mati, bagaimana kita agar bisa memberikan daya &#8216;menghidupkan&#8217; benda mati ini. Jadi penarinya harus bagus dari segi fisik dan tenaga,&#8221; terang Eka Munggu sembari optimis sanggarnya bisa tampil dengan maksimal. (adv/bgn)25070409</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/barong-ket-duta-badung-disambut-gemuruh-ribuan-penonton-pkb-ke-47/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Sambeng Agung: Warisan Leluhur dari Canggu yang Dihidupkan Kembali pada PKB 2025</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kisah-sambeng-agung-warisan-leluhur-dari-canggu-yang-dihidupkan-kembali-pada-pkb-2025/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kisah-sambeng-agung-warisan-leluhur-dari-canggu-yang-dihidupkan-kembali-pada-pkb-2025</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kisah-sambeng-agung-warisan-leluhur-dari-canggu-yang-dihidupkan-kembali-pada-pkb-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 12:31:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo Badung]]></category>
		<category><![CDATA[dutakabupatenbadung]]></category>
		<category><![CDATA[kisahsambengagung]]></category>
		<category><![CDATA[pkb2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=116666</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Suasana Kalangan Ratna Kanda di Taman Budaya Art Center, pada Rabu (25/6/2025) malam, berubah magis ketika Sanggar Purnama dari Banjar Babakan, Desa Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, naik pentas. Di tangan mereka, sebuah kisah klasik yang nyaris terlupakan dihidupkan kembali dalam balutan dramatari berjudul Baris Sambeng Agung. Tontonan ini bukan sekadar pertunjukan tari, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-26-at-15.22.54-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p></p>



<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Suasana Kalangan Ratna Kanda di Taman Budaya Art Center, pada Rabu (25/6/2025) malam, berubah magis ketika Sanggar Purnama dari Banjar Babakan, Desa Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, naik pentas. Di tangan mereka, sebuah kisah klasik yang nyaris terlupakan dihidupkan kembali dalam balutan dramatari berjudul Baris Sambeng Agung.</p>



<p>Tontonan ini bukan sekadar pertunjukan tari, melainkan sebuah upaya revitalisasi kesenian klasik yang sarat pesan budaya dan spiritual. Dibalut dramatari dan tarian topeng, garapan ini membawa penonton menembus lorong waktu menuju masa kepemimpinan Ida Cokorda Sakti Pemecutan di Bandana Negara, wilayah barat Kerajaan Badung tempo dulu.</p>



<p>Kala itu, Desa Canggu dilanda mrana, hama dan kekeringan melanda sawah-sawah, membuat rakyat resah dan kehilangan harapan. Sang Bendesa pun menghadap ke Puri Pemecutan untuk memohon petunjuk. Dari pewisik Sang Hyang Widhi, sang Raja mendapat wangsit: solusi ada pada pusaka leluhur bernama Sambeng Agung, yang selama ini tersimpan sakral di pura desa.</p>



<p>Maka digelarlah upacara nangkluk merana, ritual sakral mengelilingi desa membawa pusaka Sambeng Agung, mengusir hama, sekaligus membangkitkan semangat anak-anak muda untuk belajar tari Baris, tari kepahlawanan khas Bali. Dari sinilah lahir Baris Sambeng Agung, simbol pelindung desa dan kekuatan spiritual masyarakat Canggu.</p>



<p>&#8220;Lewat pertunjukan ini, kami ingin membangkitkan kembali kesadaran generasi muda terhadap kekayaan budaya dan sejarah desa kami,&#8221; ujar Koordinator Pementasan, I Made Karjata. Dia pun menggarap tabuh dalam pertunjukan ini bersama tim pendukung yang solid, termasuk pembina tari Ketut Narmada dan pembina naskah I Made Agus Adi Santika.</p>



<p>Tak heran jika pertunjukan ini mendapat sambutan meriah dari para penonton. Tak hanya karena kemegahan tabuh dan gerak tari, tetapi karena nilai-nilai warisan lokal yang dikisahkan kembali secara hidup dan relevan di tengah era modern.</p>



<p>Dengan Baris Sambeng Agung, Badung tak hanya tampil di panggung Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47, tetapi juga menancapkan kembali akar budaya yang selama ini nyaris terlupakan. Sebuah upaya menjaga jati diri Bali—melalui kisah, pusaka, dan tarian. (adv/bgn003)25062604</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kisah-sambeng-agung-warisan-leluhur-dari-canggu-yang-dihidupkan-kembali-pada-pkb-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prasarana Kuliner di PKB 2025 Bebas Plastik, Ny. Koster Tegaskan Komitmen Lingkungan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/prasarana-kuliner-di-pkb-2025-bebas-plastik-ny-koster-tegaskan-komitmen-lingkungan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=prasarana-kuliner-di-pkb-2025-bebas-plastik-ny-koster-tegaskan-komitmen-lingkungan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/prasarana-kuliner-di-pkb-2025-bebas-plastik-ny-koster-tegaskan-komitmen-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2025 07:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[ny.koster]]></category>
		<category><![CDATA[pkb2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=116046</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1070" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-300x201.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-1024x685.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-768x514.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-1536x1027.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Koster menegaskan bahwa seluruh prasarana penyajian kuliner di Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 harus bebas dari penggunaan plastik. Hal ini disampaikan dalam pertemuan teknik Pameran Kuliner PKB 2025 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, pada Kamis (12/6). Didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tri Arya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1070" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-300x201.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-1024x685.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-768x514.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-1536x1027.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/06/WhatsApp-Image-2025-06-13-at-09.02.04-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p></p>



<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Koster menegaskan bahwa seluruh prasarana penyajian kuliner di Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025 harus bebas dari penggunaan plastik. Hal ini disampaikan dalam pertemuan teknik Pameran Kuliner PKB 2025 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, pada Kamis (12/6).</p>



<p>Didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tri Arya Dhyana Kubontubuh dan Kepala UPT Taman Budaya Wayan Mardika Bhuwana, Ny. Koster menggarisbawahi pentingnya menjaga konsistensi peserta dalam mematuhi aturan yang telah disepakati selama proses pendaftaran dan kurasi. &#8220;Nanti, saat pameran resmi dibuka, semua peserta wajib menjual produk sesuai dengan yang didaftarkan. Jika ada yang tidak sesuai, maka peserta tersebut akan langsung dicoret dan tidak berhak membuka stan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS Padas) Provinsi Bali, Ny. Koster juga mengimbau seluruh peserta untuk bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah. &#8220;Tidak ada tempat sampah di depan stan. Sampah dari dagangan harus dipilah dan dibawa pulang oleh masing-masing pedagang. Sampah organik dapat dikumpulkan di teba modern yang sudah tersedia di Taman Budaya Art Center,&#8221; katanya.</p>



<p>Tercatat 52 stan yang telah lolos kurasi diwajibkan menggunakan bahan ramah lingkungan dalam penyajian makanan dan minuman. &#8220;Gunakan daun sebagai alas makanan dan gelas pecah belah untuk minuman. Untuk makanan atau minuman yang dibawa pulang, sebaiknya menggunakan tumbler atau pembungkus daun. Pedagang hanya perlu menyediakan minuman dalam wadah besar atau siap seduh, sementara pengunjung membawa wadah mereka sendiri,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain komitmen ramah lingkungan, peserta juga diharapkan menyajikan makanan yang bersih, sehat, dan dengan harga terjangkau. Mengingat stan telah disediakan secara gratis, pedagang diminta tidak mematok harga terlalu tinggi. &#8220;Kami ingin kuliner di PKB 2025 tidak hanya menarik secara rasa, tetapi juga terjangkau bagi semua pengunjung,&#8221; ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tri Arya Dhyana Kubontubuh.</p>



<p>Kepala UPT Taman Budaya Wayan Mardika Bhuwana meminta agar semua pihak yang terlibat menjaga kebersihan Taman Budaya. &#8220;Menjaga kebersihan lingkungan sama artinya dengan menjaga kesehatan diri kita sendiri,&#8221; katanya.</p>



<p>Pameran kuliner ini akan berlangsung mulai 21 Juni dengan jam operasional dari pukul 10.00 hingga 22.00 WITA. PKB 2025 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya mempromosikan budaya Bali tetapi juga memperkuat komitmen menjaga lingkungan alam. (*/bgn003)250612</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/prasarana-kuliner-di-pkb-2025-bebas-plastik-ny-koster-tegaskan-komitmen-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
