<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>petani &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/petani-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 14:19:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>petani &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Muda di Bali Kembangkan Usaha Lewat Aplikasi BRImo</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/petani-muda-di-bali-kembangkan-usaha-lewat-aplikasi-brimo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-muda-di-bali-kembangkan-usaha-lewat-aplikasi-brimo</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/petani-muda-di-bali-kembangkan-usaha-lewat-aplikasi-brimo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 14:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[BRImo]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=127666</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kisah Ni Putu Meilanie Ary Sandi (23), seorang petani muda di Bali menemukan peluang besar dalam dunia pertanian sayur-mayur. Dalam pengembangan usahanya, Meilanie juga merasakan pentingnya dukungan sektor perbankan. &#8220;Saya terbantu dengan akses layanan keuangan digital, salah satunya melalui aplikasi BRImo yang memudahkan transaksi dan pengelolaan keuangan. sekarang saya pakai BRImo. Simpel dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260420-WA0061-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kisah Ni Putu Meilanie Ary Sandi (23), seorang petani muda di Bali menemukan peluang besar dalam dunia pertanian sayur-mayur. Dalam pengembangan usahanya, Meilanie juga merasakan pentingnya dukungan sektor perbankan.</p>



<p>&#8220;Saya terbantu dengan akses layanan keuangan digital, salah satunya melalui aplikasi BRImo yang memudahkan transaksi dan pengelolaan keuangan. sekarang saya pakai BRImo. Simpel dan lengkap fiturnya, jadi memudahkan untuk kebutuhan operasional,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pihaknya berharap ke depan perbankan dapat terus memberikan dukungan bagi petani, terutama dalam hal permodalan dan kemudahan akses layanan keuangan. Dengan kolaborasi antara generasi muda, teknologi, dan dukungan finansial, sektor pertanian diyakini mampu menjadi tulang punggung ekonomi sekaligus ruang aktualisasi bagi Kartini masa kini.</p>



<p>Menurut dia, bertani saat ini tidak lagi identik dengan cara konvensional yang berat dan kotor. Inovasi sederhana seperti penggunaan mulsa dari jerami atau sekam padi, hingga racikan pupuk organik buatan sendiri, mampu menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas tanaman. &#8220;Bapak juga punya formula pupuk sendiri yang disemprot halus seperti embun untuk menjaga kondisi tanaman. Jadi kita bisa lebih efisien tanpa harus bergantung penuh pada pupuk pabrikan,&#8221; katanya.</p>



<p>Di sisi lain, Meilanie menilai minat anak muda untuk bertani masih dipengaruhi kebiasaan dan lingkungan. Banyak yang belum merasakan langsung proses dan tantangan di lapangan, sehingga menganggap pertanian kurang menarik. Padahal, kata dia, bertani bisa dimulai dari skala kecil, bahkan di perkotaan melalui metode urban farming seperti hidroponik atau penanaman dengan polybag. &#8220;Kalau sudah merasakan sendiri prosesnya, pasti tahu kalau bertani itu menyenangkan. Tinggal bagaimana kesadaran masing-masing, apalagi sekarang isu krisis pangan juga mulai terasa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai perempuan muda, Meilanie juga mengajak generasi sebayanya untuk tidak ragu terjun ke dunia pertanian. Dia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting, baik sebagai pengelola rumah tangga maupun dalam menjaga ketahanan pangan. &#8220;Kita sebagai perempuan harus punya dasar pengetahuan itu. Bertani sekarang tidak harus kotor, sudah banyak teknologi yang bisa membantu. Jadi jangan takut jadi petani,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya menyampaikan kehadiran BRImo menjadi salah satu bentuk nyata dukungan BRI dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran perempuan di sektor pertanian. &#8220;Kartini masa kini tidak hanya berperan dalam lingkup domestik, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi, termasuk di sektor pertanian. Melalui BRImo, kami ingin memberikan kemudahan akses layanan keuangan yang dapat membantu petani masa kini dalam mengembangkan usahanya secara lebih modern dan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan perempuan, khususnya Kartini muda di sektor pertanian, memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta pertumbuhan ekonomi kerakyatan di daerah. &#8220;Kami mendorong perempuan Indonesia semakin berdaya, mandiri, dan mampu bersaing di era digital,&#8221; singkatnya. (bgn008)26042010</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/petani-muda-di-bali-kembangkan-usaha-lewat-aplikasi-brimo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gandeng TNI dan Petani, Distan Denpasar Gelar pelatihan UPJA</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gandeng-tni-dan-petani-distan-denpasar-gelar-pelatihan-upja/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gandeng-tni-dan-petani-distan-denpasar-gelar-pelatihan-upja</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gandeng-tni-dan-petani-distan-denpasar-gelar-pelatihan-upja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ida Bagus Bhaskara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 12:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[distandenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=107029</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="956" height="785" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29.jpeg 956w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29-300x246.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29-768x631.jpeg 768w" sizes="(max-width: 956px) 100vw, 956px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dinas Pertanian Kota Denpasar berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara serta Petani di Kota Denpasar menggelar pelatihan usaha jasa pelayanan alat dan mesin pertanian (UPJA) di Gedung Santi Graha Denpasar pada Senin (19/5/2025). Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga 20 Mei ini dikemas dengan dua segmen, yakni pemaparan dan praktik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="956" height="785" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29.jpeg 956w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29-300x246.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-19-at-18.52.29-768x631.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 956px) 100vw, 956px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dinas Pertanian Kota Denpasar berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara serta Petani di Kota Denpasar menggelar pelatihan usaha jasa pelayanan alat dan mesin pertanian (UPJA) di Gedung Santi Graha Denpasar pada Senin (19/5/2025). Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga 20 Mei ini dikemas dengan dua segmen, yakni pemaparan dan praktik lapangan.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian AA Gde Bayu Brahmasta mengatakan bahwa Kota Denpasar hingga saat ini memiliki jumlah lahan pertanian produktif yang cukup banyak. Meski demikian, kondisi yang terjadi di lapangan adalah jumlah operator Alsintan yang minim sehingga masih ketergantungan dengan operator jasa Alsintan dari wilayah luar Bali. &#8220;Minimnya jumlah operator alsintan ini tentu berdampak kepada tertundanya waktu tanam sampai panen sehingga berdampak pada pencapaian luas tambah tanam yang ditargetkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan selain mendukung optimalisasi pelayanan alat dan mesin pertanian, pelatihan ini menjawab peluang yang cukup tinggi dari bisnis operator Alsintan yang masih belum banyak melirik. Sehingga upaya dari dinas selain mengadakan pelatihan dengan anggota UPJA juga mengajak para Babinsa untuk serta berperan dalam mendukung asta cita yang telah ditetapkan pemerintah dalam mendukung swasembada pangan.</p>



<p>Gung Bayu menjelaskan potensi jasa Alsintan khusus untuk panen di Kota Denpasar mencapai Rp3,1 miliar. Hal tersebut belum termasuk jasa pada saat pengolahan lahan. Dimana, pelatihan UPJA ini melibatkan 37 peserta pelatihan yang terdiri atas 24 unsur TNI dan 13 orang petani. Dimana, seluruh peserta dibekali materi dan praktik menjalankan combine harverster, traktor, drone pertanian dan pembentukan brigade alsintan. &#8220;Semoga dengan pelaksanaan pelatihan IPJA ini dapat mendukung optimalisasi sektor pertanian di Kota Denpasar, serta dapat mendukung peningkatan panen para petani,&#8221; ujarnya. (*/bgn003)25051908</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gandeng-tni-dan-petani-distan-denpasar-gelar-pelatihan-upja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani dan UMKM Dapat Kemudahan Akses KUR BPD Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/petani-dan-umkm-dapat-kemudahan-akses-kur-bpd-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-dan-umkm-dapat-kemudahan-akses-kur-bpd-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/petani-dan-umkm-dapat-kemudahan-akses-kur-bpd-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 06:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[BPD BALI]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[BPDBALI]]></category>
		<category><![CDATA[KUR]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=89922</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="720" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-jpg.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-jpg.webp 720w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-169x300.webp 169w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-576x1024.webp 576w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews OJK Provinsi Bali bersama Bank BPD Bali mendorong perluasan akses pembiayaan bagi petani dan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BPD Bali. &#8220;Upaya ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,&#8221; kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bali, Ananda R. Mooy, di Denpasar, pada Senin (18/3/2024). Pihaknya juga menyampaikan apresiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="720" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-jpg.webp" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-jpg.webp 720w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-169x300.webp 169w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/03/17107423749085194027381522878000-576x1024.webp 576w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>OJK Provinsi Bali bersama Bank BPD Bali mendorong perluasan akses pembiayaan bagi petani dan UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BPD Bali.</p>



<p>&#8220;Upaya ini guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,&#8221; kata Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bali, Ananda R. Mooy, di Denpasar, pada Senin (18/3/2024).</p>



<p>Pihaknya juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras dan upaya PT BPD Bali dalam komitmennya menyalurkan KUR kepada UMKM di Provinsi Bali hingga meraih sejumlah penghargaan dan mencapai target penyaluran KUR sebesar 100 persen di tahun 2023.</p>



<p>Dia mengatakan sebelumnya dalam Rapat Koordinasi KUR PT BPD Bali dengan tema Optimalisasi Penyaluran KUR Melalui Sinergi dan Kolaborasi &#8211; Satu Hati, Satu Kata dan Satu Tindakan, sempat berlangsung di Prama Sanur Beach, Denpasar, pada 16 Maret 2023 lalu.</p>



<p>Berdasarkan paparan PT BPD Bali, dana KUR akan disalurkan melalui program Kredit Prioritas Sektor Pertanian (KPSP) yaitu kredit modal kerja/kredit investasi yang diberikan kepada calon debitur atau debitur yang memiliki usaha pada sektor pertanian baik secara langsung maupun tidak langsung dari proses bisnis pra produksi hingga pasca produksi.</p>



<p>&#8220;Kita semua sepakat optimalisasi penyaluran KUR bukan hanya sekadar sebuah tujuan, tetapi sebuah komitmen untuk memberikan manfaat yang maksimal bagi Petani dan UMKM, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan,&#8221; katanya.</p>



<p>Provinsi Bali memiliki ketergantungan pada industri pariwisata yang tercermin dari porsi PDRB yang didominasi oleh sektor Akomodasi dan Makan Minum sebesar 20,43 persen dan ditunjang juga oleh sektor pendukungnya seperti Transportasi sebesar 9,58 persen. Di sisi lain, terdapat kondisi disparitas kesejahteraan antara Bali Selatan yang merupakan pusat pariwisata dengan wilayah Bali lainnya. Proyek-proyek pariwisata banyak di wilayah Bali Selatan yang semakin membuat jarak kesejahteraan daerah.</p>



<p>Sementara itu, sektor pertanian merupakan sektor dengan sumbangan sebesar 14,06 persen kepada PDRB Bali, namun masih minim pendanaan baik PMA, PMDN, maupun pembiayaan perbankan. Untuk itu, perlu adanya upaya mengurangi ketergantungan pada sektor pariwisata dengan menguatkan sektor unggulan lainnya seperti pertanian. Hal ini sejalan dengan Ekonomi Kerthi Bali yang dicanangkan pemerintah yaitu memanfaatkan potensi yang berasal dari alam, manusia, dan kebudayaan Bali sebagai pilar perekonomian Bali.</p>



<p>Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Bali telah terbentuk lengkap baik di tingkat Provinsi, Kota, dan Kabupaten. Pada tahun ini, terdapat&nbsp; program tematik untuk mendukung sektor pertanian yakni Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas (K/PSP) yang dimaksudkan untuk menciptakan value chain financing dari hulu, on farm, dan hilir dengan asistensi dan pendampingan dari pemerintah daerah serta PUJK.</p>



<p>Pada tahap pra produksi, PUJK terlibat dalam penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan) dan penyediaan dan penyewaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Selanjutnya pada tahap produksi, petani dapat menikmati kredit dengan skim bayar saat panen yang dapat digunakan untuk belanja pupuk bersubsidi, serta ikut serta dalam AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) dan AUTS/K (Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau).</p>



<p>Setelah itu pada tahap pascaproduksi, petani dan pengepul dapat memanfaatkan program KUR dari bank penyalur KUR hingga Pegadaian, K/PMR, serta dapat menjadi agen laku pandai. Adapun untuk produksi akan disalurkan ke off-taker baik UMKM maupun industri.</p>



<p>Ditambahkan sisten Deputi Pasar Modal Kemenko RI, I Gede Edy Prasetya menyampaikan target penyaluran KUR tahun 2024 sebesar Rp300 triliun kepada 1,8 juta target debitur baru KUR, 1,4 juta target debitur graduasi KUR, dan Rp47 triliun subsidi bunga. Selanjutnya pada tahun 2024, kebijakan KUR difokuskan untuk mempertajam ketepatan sasaran penerima KUR yang berfokus pada perluasan penerima baru KUR dan mendorong graduasi debitur KUR dengan suku bunga KUR berjenjang dan pendefinisian jenis kredit yang dapat mengakses KUR kembali.</p>



<p>Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, regulator, PUJK, dan pelaku usaha, diharapkan optimalisasi KUR tidak hanya sebatas peningkatan akses terhadap permodalan, melainkan juga upaya untuk memberdayakan UMKM secara menyeluruh mencakup pendampingan, pelatihan, akses pasar, dan dukungan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memastikan UMKM dapat bersaing di pasar global yang semakin kompetitif.</p>



<p>Hadir Perwakilan BI, Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Koordinator Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Provinsi, Kota, dan Kabupaten di Provinsi Bali, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian seluruh Kota dan Kabupaten di Provinsi Bali, serta jajaran pimpinan PT BPD Bali. (bgn008)24031803</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/petani-dan-umkm-dapat-kemudahan-akses-kur-bpd-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Bali Direkomendasikan Mulai Lakukan Adaptasi terhadap Perubahan Iklim￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/petani-bali-direkomendasikan-mulai-lakukan-adaptasi-terhadap-perubahan-iklim%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-bali-direkomendasikan-mulai-lakukan-adaptasi-terhadap-perubahan-iklim%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/petani-bali-direkomendasikan-mulai-lakukan-adaptasi-terhadap-perubahan-iklim%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2022 11:49:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=56948</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="713" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-1024x570.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-768x428.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Petani di Bali direkomendasikan untuk mulai melakukan langkah adaptasi terhadap fenomena perubahan iklim. Adaptasi menjadi penting untuk menghindari gagal panen ataupun penurunan produksi. &#8220;Strategi adaptasi melalui optimalisasi pengelolaan sumberdaya eksisting, sumber daya air dan irigasi&#8221; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="713" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-1024x570.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220917-WA0049-768x428.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Petani di Bali direkomendasikan untuk mulai melakukan langkah adaptasi terhadap fenomena perubahan iklim. Adaptasi menjadi penting untuk menghindari gagal panen ataupun penurunan produksi.</p>



<p>&#8220;Strategi adaptasi melalui optimalisasi pengelolaan sumberdaya eksisting, sumber daya air dan irigasi&#8221; kata Koordinator Bidang Data dan Informasi, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya, saat Webinar Kuliah Umum dengan tema &#8220;Mengenal Cuaca/Iklim dan Pemanasan Global&#8221; yang diselenggarakan oleh Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa di Denpasar pada Sabtu (17/9/2022).</p>



<p>Wiryajaya yang juga merupakan Tim Sertifikasi Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Bali mengungkapkan strategi adaptasi lainnya yaitu menggunakan varietas unggul tahan kekeringan, rendaman dan salinitas. Petani dapat juga mulai mengadaptasi teknologi memanen hujan.</p>



<p>&#8220;Menampung air hujan dan memanfaatkan untuk pengairan pada musim kering. Teknologi irigasi dengan meningkatkan nilai guna air mesti diadaptasi, misalnya irigasi tetes dan irigasi bergilir,&#8221; ujar pria kelahiran Denpasar, 8 April 1969 tersebut.</p>



<p>Dia juga mengajak petani untuk berperan dalam melakukan mitigasi melalui penggunaan varietas padi rendah emisi. Langkah lainnya pengolahan tanah secara kering guna menekan produksi gas metan, serta menggunakan irigasi berselang.</p>



<p>Wiryajaya berharap petani mampu memanfaatkan informasi yang diberikan oleh BMKG secara optimal, sehingga kedepannya petani dapat menjaga stabilitas produksi.</p>



<p>(bgn003)22091704<a href="https://baliglobalnews.com/bupati-sanjaya-harapkan-solidaritas-pesemetonan-mgpssr-mampu-memperkuat-pembangunan-di-tabanan%ef%bf%bc/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/petani-bali-direkomendasikan-mulai-lakukan-adaptasi-terhadap-perubahan-iklim%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan kepada Petani dan Peternak</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dukung-ketahanan-pangan-pemkot-denpasar-serahkan-bantuan-kepada-petani-dan-peternak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dukung-ketahanan-pangan-pemkot-denpasar-serahkan-bantuan-kepada-petani-dan-peternak</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dukung-ketahanan-pangan-pemkot-denpasar-serahkan-bantuan-kepada-petani-dan-peternak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Dec 2021 13:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ketahananpangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[peternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=43529</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketahanan pangan dapat tercapai jika petani dan peternak terus berproduksi. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, saat menyerahkan bantuan alat dan mesin prapanen dan bibit babi kepada kelompok tani dan peternak di Balai Subak Sidakarya, pada Minggu, (19/12). Bantuan tersebut diserahkan Wawali Arya Wibawa, didampingi anggota DPRD Kota Denpasar,&#160; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211219-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketahanan pangan dapat tercapai jika petani dan peternak terus berproduksi. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, saat menyerahkan bantuan alat dan mesin prapanen dan bibit babi kepada kelompok tani dan peternak di Balai Subak Sidakarya, pada Minggu, (19/12).</p>



<p>Bantuan tersebut diserahkan Wawali Arya Wibawa, didampingi anggota DPRD Kota Denpasar,&nbsp; I Wayan Suadi Putra dan Kepala Dinas Dinas Pertanian Denpasar, AA Ngurah Bayu Bramasta kepada 24 kelompok tani/subak di Denpasar. Juga diserahkan&nbsp; bantuan 17,1 ton benih padi, kelompok peternak menerima 60 bibit babi, 2 alat kultivator kepada Subak Sidakarya, 1 alat kultivator kepada Subak Renon dan 4 rice transplanter masing-masing 1 buah kepada Subak Sidakarya, Subak Sembung, Subak Uma Desa serta pupuk NPK 60 ton.</p>



<p>Arya Wibawa dalam menyampaikan penyerahan alat bantu pertanian ini diharapkan dapat memacu semangat para petani. &#8220;Kami harap bantuan ini memberikan motivasi kepada petani agar lebih semangat lagi. Pemerintah sebagai fasilitator terus berupaya memberikan bantuan benih dan pupuk agar sektor pertanian terus berjalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan pemberian bantuan alat dan mesin pertanian bertujuan untuk memodernkan pertanian dan memudahkan petani dalam menjalankan usahanya dan dapat mengurangi cost yang dikeluarkan sehingga petani sejahtera dapat terwujud.</p>



<p>Sementara Kadis Pertanian, AA Bayu Bramasta, menyampaikan modernisasi dapat mengembangkan mekanisme efektif dan efisiensi dalam bertani. Hal ini akan mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan.</p>



<p>&#8220;Modernisasi pertanian dapat menarik generasi muda untuk bertani, sehingga adanya regenerasi petani. Sektor pertanian juga telah terbukti mampu menyerap tenaga kerja. Kelompok tani bawang Denpasar, 90% anggotanya awalnya pekerja pariwisata yang dirumahkan,&#8221; ujarnya. (bgn003)21121906</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dukung-ketahanan-pangan-pemkot-denpasar-serahkan-bantuan-kepada-petani-dan-peternak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produktivitas, Petani Gianyar Manfaatkan Listrik Percepat Pertumbuhan Tanaman</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tingkatkan-produktivitas-petani-gianyar-manfaatkan-listrik-percepat-pertumbuhan-tanaman/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tingkatkan-produktivitas-petani-gianyar-manfaatkan-listrik-percepat-pertumbuhan-tanaman</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tingkatkan-produktivitas-petani-gianyar-manfaatkan-listrik-percepat-pertumbuhan-tanaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 11:09:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33898</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Saat ini perekonomian masyarakat Bali, khususnya sektor pariwisata masih berjuang untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Namun, sektor lain seperti pertanian mampu bertahan bahkan meningkatkan produktivitasnya untuk menyokong perekonomian Bali. &#8220;Ketika situasi saat ini menjadi sulit, banyak orang yang beralih untuk kembali bertani, karena pertanian lah yang menjaga perekonomian yang sedang terpuruk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0061-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Saat ini perekonomian masyarakat Bali, khususnya sektor pariwisata masih berjuang untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Namun, sektor lain seperti pertanian mampu bertahan bahkan meningkatkan produktivitasnya untuk menyokong perekonomian Bali.</p>



<p>&#8220;Ketika situasi saat ini menjadi sulit, banyak orang yang beralih untuk kembali bertani, karena pertanian lah yang menjaga perekonomian yang sedang terpuruk akibat Covid-19,&#8221; kata I Made Susriana, Ketua Kelompok Tani Kubuahi, saat menyampaikan sambutannya pada acara penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, di Desa Lebih Gianyar, Selasa (29/6/2021).</p>



<p>Made yang merupakan pemilik perkebunan buah naga mengatakan bahwa saat ini dirinya mampu meningkatkan hasil perkebunan buah naga hingga 300% setelah memasang 325 titik lampu yang menggunakan daya sebesar 1300 VA.</p>



<p>&#8220;Ini bukanlah sebuah inovasi, namun kami meniru apa yang telah dilakukan oleh petani – petani buah naga sebelumnya untuk meningkatkan produktivitas, sehingga di musim tidak panen buah naga dapat terus dihasilkan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dirinya berharap kedepannya kegiatan bertani yang ia lakukan dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak, khususnya masyarakat sekitar, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-33900" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060-86x64.jpg 86w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210629-WA0060.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure></div>



<p>Kepala Bidang Agro Disperindag Gianyar, Dewa Ayu Putra Budiati turut mengungkapkan apresiasinya kepada petani di Gianyar yang telah bertahan di masa pandemi ini dan memanfaatkan listrik untuk meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.</p>



<p>&#8220;Hasil dari perkebunan buah naga ini contohnya, mampu mengharumkan nama Gianyar karena telah dipasarkan tidak hanya di Gianyar saja namun hingga ke luar pulau Bali,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ia berharap hal ini dapat ditularkan kepada industri kecil menengah lainnya di Gianyar, sehingga perlahan perekonomian dapat bangkit dari keterpurukan.</p>



<p>Sisi lain, guna mendorong peningkatan produktivitas pelaku usaha di sektor pertanian tersebut, PT PLN (Persero) UID Bali melalui program electrifying agriculture memberikan kemudahan untuk memperoleh akses listrik. Selain itu, untuk menggerakan IKM dan UMKM di Bali, PLN melalui program PLN Peduli, tetap konsisten mendampingi kelompok-kelompok usaha sehingga mampu memberikan kontribusi pada kebangkitan perekonomian Bali.</p>



<p>Ketua Komunitas Petani Muda Keren, AA. Gede Agung Wedhatama saat memberikan sambutannya menjelaskan bahwa saat ini tantangan terbesar bagi pasar adalah kualitas, kontinyuitas, dan kuantitas, sehingga menurutnya melalui bantuan dari PLN, kontinyuitas dapat dipastikan terjaga.</p>



<p>&#8220;Pertanian tidak akan pernah ter-disrupsi karena semua orang akan tetap butuh makan sehingga sangat tepat untuk memperkuat pertanian demi memperkuat bangsa,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, I Made Arya, Manager Komunikasi PLN UID Bali menyampaikan bahwa bantuan kepada kelompok petani Kubuahi yang diberikan sebesar Rp 50 juta dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan instalasi dan pencahayaan pertanian buah naga sebanyak 250 titik lampu.</p>



<p>Pihaknya berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas buah naga di luar musim panen. Selain itu ia juga berharap bantuan ini mampu memberdayakan masyarakat melewati kondisi sulit di masa Pandemi Covid – 19.</p>



<p>Tak lupa ia berpesan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan mengakses seluruh layanan kelistrikan baik tambah daya, sambungan sementara hingga pengaduan pelanggan melalui aplikasi New PLN Mobile.(bgn008)21062917</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tingkatkan-produktivitas-petani-gianyar-manfaatkan-listrik-percepat-pertumbuhan-tanaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadis Pertanian Badung Apresiasi Petani Hidroponik Jejukutan Jimbaran</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kadis-pertanian-badung-apresiasi-petani-hidroponik-jejukutan-jimbaran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kadis-pertanian-badung-apresiasi-petani-hidroponik-jejukutan-jimbaran</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kadis-pertanian-badung-apresiasi-petani-hidroponik-jejukutan-jimbaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 May 2021 14:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[hidroponik]]></category>
		<category><![CDATA[jimbaran]]></category>
		<category><![CDATA[kadispertanianbadung]]></category>
		<category><![CDATA[pemdabadung]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=30186</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="958" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-1024x766.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-768x575.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, memberikan apresiasi kepada petani hidroponik Jejukutan Jimbaran yang sudah mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kuta Selatan. &#8220;Kita berikan apresiasi sebesar-besarnya dalam upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menekuni sektor pertanian dimana sudah mampu dilaksanakan oleh kelompok Hidroponik Jejukutan Jimbaran ini,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="958" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-1024x766.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-768x575.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Jejukutan-Hydroponik-1-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, memberikan apresiasi kepada petani hidroponik Jejukutan Jimbaran yang sudah mengembangkan sektor pertanian di wilayah Kuta Selatan.</p>



<p>&#8220;Kita berikan apresiasi sebesar-besarnya dalam upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menekuni sektor pertanian dimana sudah mampu dilaksanakan oleh kelompok Hidroponik Jejukutan Jimbaran ini,&#8221; kata Wijana didampingi Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta, saat mengunjungi green house tanaman hidroponik Petani Hidroponik Jejukutan di Jimbaran, Selasa (25/5).</p>



<p>Terkait dengan pemasaran Kadis Wijana akan berusaha untuk mencari celah-celah dengan instansi terkait agar bisa bertemu dengan para konsumen. Karena diketahui bersama bahwa kebutuhan akan komoditas pertanian itu merupakan kebutuhan harian masyarakat jadi potensinya amat besar dimana sekarang tinggal mencari celah pasar bagaimana bisa bermitra. &#8220;Kemitraan inilah kami akan lakukan pendekatan dengan instansi terkait, dengan pengusaha industri kecil dan menengah yang memang fokus mengolah produk-produk pertanian yang fokus memasarkan produk pertanian kita,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di samping itu, Wijana juga berharap kedepannya petani muda khususnya petani hidroponik agar memanfaatkan media online untuk belajar dan memasarkan produknya. &#8220;Terkait akses pasar, saat ini ada media pemasaran secara elektronik online. Dalam kondisi pandemi ini kami mendorong khususnya petani milenial, anak muda yang mulai menekuni sektor pertanian untuk bisa memanfaatkan media-media online untuk mencari ilmu dan sekaligus memasarkan produk-produk kelompok hidroponik jejukutan ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Pihaknya dari pemerintah juga akan berupaya untuk membantu mencarikan pasar sesuai permintaan dan mampu memberikan berapapun jumlahnya. Dengan demikian semangat masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian ditengah pandemi ini bisa berlanjut dengan tersedianya pasar.</p>



<p>&#8220;Saya mengingatkan diperlukan juga suatu inovasi dan kreatifitas untuk mengolah hasil pertanian guna menambah nilai jual hasil pertanian dan menambah minat pembeli untuk membeli produknya,&#8221; katanya mengingatkan.</p>



<p>Sementara itu, pengelola tanaman Hidroponik Jejukutan Jimbaran Made Sukandiarta mengatakan hidroponik jejukutan ini menerapkan 2 konsep yaitu konsep pesan antar dan konsep konsumen bisa langsung memanen sayuran yang diinginkan di tempat. Pihaknya juga menyampaikan harapannya terhadap masyarakat di Kuta Selatan yang biasanya menjadi pekerja di hotel agar sekarang bisa berpikir bagaimana menjadi partner atau suplai khususnya sayuran hidroponik dari hotel yang ada di Kuta Selatan.</p>



<p>Di samping diharapkan peran pemerintah kedepannya bisa memudahkan kebijakan-kebijakan kepada petani untuk memasarkan produknya di wilayah sekitar. &#8220;Harapan kami untuk pemerintah bila nanti kondisi wisata kembali normal, adanya kebijakan-kebijakan yang memudahkan para petani untuk memasarkan produk ke hotel sekitar dengan mudah, tentunya dengan kualitas produk yang terbaik,&#8221; pungkasnya. (bgn003)21052517</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kadis-pertanian-badung-apresiasi-petani-hidroponik-jejukutan-jimbaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Buleleng kembangkan mina-padi pada masa COVID-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/petani-buleleng-kembangkan-mina-padi-pada-masa-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-buleleng-kembangkan-mina-padi-pada-masa-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/petani-buleleng-kembangkan-mina-padi-pada-masa-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2020 13:58:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Singaraja]]></category>
		<category><![CDATA[buleleng]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[singaraja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=14963</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Singaraja, Baliglobalnews Petani di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai serius mengembangkan program mina-padi untuk meningkatkan produktivitas petani pada masa pandemi COVID-19. &#8220;Pola tanam mina padi adalah penggabungan antara budidaya ikan dan pertanian,&#8221; kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, setelah menebar bibit ikan nila bersama petani di Dusun Mandul, Desa Panji, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Mina-padi-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Singaraja, Baliglobalnews</p>



<p>Petani di Kabupaten Buleleng, Bali, mulai serius mengembangkan program mina-padi untuk meningkatkan produktivitas petani pada masa pandemi COVID-19.</p>



<p>&#8220;Pola tanam mina padi adalah penggabungan antara budidaya ikan dan pertanian,&#8221; kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, setelah menebar bibit ikan nila bersama petani di Dusun Mandul, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Kamis.</p>



<p>Ia mengatakan para petani menebarkan sebanyak 8.000 ekor benih ikan nila di lahan pertanian. Para petani tampak bersemangat karena pola tanam mina padi ini diyakini dapat menyuburkan lahan sawah dengan adanya kotoran ikan yang mengandung berbagai unsur hara.</p>



<p>&#8220;Selain itu, padi yang dihasilkan adalah padi organik yang lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida kimia,&#8221; katanya.</p>



<p>Secara ekonomis, budidaya mina padi dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah karena selain tidak mengurangi hasil padi, juga dapat menghasilkan ikan, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, serta mencegah alih fungsi lahan sawah.</p>



<p>&#8220;Budidaya mina padi dapat diusahakan oleh pembudidaya ikan dan petani dengan teknologi yang sederhana dan terus berkembang,&#8221; katanya.</p>



<p>Gede Melandrat menuturkan, dari 8.000 ekor benih ikan nila yang ditebar, akan mampu menghasilkan 1 ton ikan nila dalam waktu 6 bulan. &#8220;Tentunya ini membawa dampak yang baik dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat petani,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Di Buleleng, banyak lahan pertanian yang bisa dikembangkan sebagai sentra pembudidayaan ikan dengan pola mina-padi. Salah satunya adalah lahan pertanian di Desa Panji. &#8220;Desa Panji memiliki sistem irigasi atau subak yang cukup baik dari sudut pengelolaan air,&#8221; katanya</p>



<p>Dengan sistem irigasi dan pengelolaan air pertanian yang bagus, maka air tidak akan mudah terkontaminasi. Dengan air yang bersih tanpa tercemar pestisida, maka budidaya dengan pola mina-padi bisa dilakukan dengan ramah lingkungan dan beras yang dihasilkan adalah beras yang bebas dari pestisida.</p>



<p>&#8220;Banyak petani di desa lain yang bagus dalam mengelola air dan jika ada desa lain yang ingin melakukan pola mina-padi, kami siap mendukung,&#8221; kata Melandrat.</p>



<p>Sejauh ini, lanjut Melandrat, produksi ikan air tawar di Buleleng masih rendah dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi ikan. Untuk itu, Buleleng masih mendatangkan ikan dari daerah lain seperti Jembrana.</p>



<p>&#8220;Selama ini olahan ikan air tawar pun masih sedikit di Singaraja, padahal kalau dikembangkan sampai menjadi produk olahan, itu sangat baik, karena mampu mendapatkan mendatangkan hasil yang lebih banyak untuk petani,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk pemasaran olahan ikan, kata Melandrat, pihaknya siap untuk memfasilitasi petani atau UMKM yang ingin memasarkan hasil olahannya, apalagi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan memiliki kegiatan pada gelar pangan lokal.</p>



<p>&#8220;Kegiatan kita juga termasuk mendorong ekonomi mikro yang ada di desa. Jadi kegiatan yang sudah kami lakukan seperti gelar pangan lokal yang isinya produk dari UMKM, KWT, dan Kelompok Tania atau kelompok masyarakat desa. Ini merupakan salah satu ruang untuk mengapresiasi masyarakat dan mendorong masyarakat untuk bisa memasarkan produknya di daerah perkotaan,&#8221; katanya. (bgn123)20111929</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/petani-buleleng-kembangkan-mina-padi-pada-masa-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sulut raih MURI karena jamin 36.000 petani melalui BPJAMSOSTEK</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sulut-raih-muri-karena-jamin-36-000-petani-melalui-bpjamsostek/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sulut-raih-muri-karena-jamin-36-000-petani-melalui-bpjamsostek</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sulut-raih-muri-karena-jamin-36-000-petani-melalui-bpjamsostek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2020 00:40:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPJAMSOSTEK]]></category>
		<category><![CDATA[manado]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesiutara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=9060</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="792" height="476" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek.jpg 792w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek-300x180.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek-768x462.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 792px) 100vw, 792px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena memberikan jaminan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kepada 36.000 petani di daerah tersebut. Gubernur Sulut Olly Dondokambey, di Manado, Kamis, mengatakan Indonesia dikenal sebagai negara agraris, memiliki lahan pertanian yang tersebar hampir di seluruh wilayah termasuk di Provinsi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="792" height="476" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek.jpg 792w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek-300x180.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/1muri-bpjamsostek-768x462.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 792px) 100vw, 792px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena memberikan jaminan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kepada 36.000 petani di daerah tersebut.</p>



<p>Gubernur Sulut Olly Dondokambey, di Manado, Kamis, mengatakan Indonesia dikenal sebagai negara agraris, memiliki lahan pertanian yang tersebar hampir di seluruh wilayah termasuk di Provinsi Sulawesi Utara.</p>



<p>Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor pertanian dengan bekerja sebagai buruh tani dan petani penggarap. Keberadaan mereka menjadi sangat penting guna menjaga stabilitas kebutuhan pangan dan meningkatkan perekonomian di wilayah Provinsi Sulut.</p>



<p>Hal inilah, katanya, yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulut yang menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi 36.000 buruh tani dan petani penggarap di wilayah tersebut.</p>



<p>Kedua profesi tersebut tergolong sebagai Peserta Bukan Penerima Upah (BPU) yang perlindungannya dicover oleh APBD Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.</p>



<p>Sebagai bukti komitmen tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada 5 perwakilan buruh tani dan petani penggarap di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (23/9)</p>



<p>Pencapaian yang membanggakan ini juga mendapatkan apresiasi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sebagai rekor dunia “Pemrakarsa dan Penyelenggara Perlindungan Program JAMSOSTEK kepada Petani Terbanyak” yang tercatat dengan nomor No. 9650/R.MURI/IX/2020. Hal tersebut sekaligus membukukan rekor baru setelah sebelumnya Pemprov Sulut dan BPJAMSOSTEK juga pernah membuat rekor dengan memberikan perlindungan program jaminan sosial kepada 35.000 pekerja lintas agama pada tahun 2018.</p>



<p>“Sebenarnya kami akan mendaftarkan sebanyak 150.000 buruh tani dan petani penggarap, namun hingga saat ini baru 36.000 petani yang telah memenuhi syarat administrasi yaitu KTP, karena banyak dari mereka yang ragu untuk mencantumkan profesi petani di KTP mereka. Oleh karena itu saya mengimbau agar jangan pernah merasa ragu dan takut menjadi petani, karena sudah dilindungi oleh BPJAMSOSTEK,” tegas Olly.</p>



<p>Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengatakan profesi di bidang pertanian memiliki risiko kecelakaan kerja maupun sosial ekonomi yang sangat besar, oleh karena itu perlindungan jaminan sosial menjadi hal krusial yang harus dimiliki para petani.</p>



<p>&#8220;Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang telah mempercayakan perlindungan para petani di wilayahnya kepada BPJAMSOSTEK,” ungkap Agus.</p>



<p>Anggota Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Rekson Silaban yang turut hadir dalam acara tersebut juga mendukung langkah dan kepedulian Pemprov Sulut dalam menjamin kesejahteraan masyarakat pekerja di daerahnya.</p>



<p>“Saya sangat mendukung inovasi Pemprov Sulut untuk memberikan perlindungan kepada para petani, karena mereka memiliki jasa yang besar kepada perekonomian negeri ini, namun banyak diantara mereka yang belum hidup sejahtera dan tidak memiliki jaminan sosial yang bisa melindungi mereka dari risiko-risiko yang mungkin terjadi saat mereka bekerja. Saya berharap Provinsi lain juga dapat mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Pemprov Sulut ini,” tandas Rekson.</p>



<p>Perlindungan yang diberikan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) hingga bulan Desember 2020, dan sesuai Peraturan Gubernur perlindungan tersebut akan terus dianggarkan setiap tahunnya.</p>



<p>Adapun manfaat dari program JKK adalah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja mulai dari perjalanan pergi, pulang dan di tempat kerja, perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 48x upah, santunan cacat total hingga maksimal sebesar 56x upah, dan bantuan beasiswa maksimal sebesar Rp 174 juta untuk maksimal dua orang anak sejak masuk taman kanak-kanak (TK) hingga anak pekerja lulus dari bangku kuliah.</p>



<p>Sedangkan program JKM memberikan manfaat berupa santunan kepada ahli waris sebesar Rp42 juta yang terdiri dari santunan kematian yang diberikan secara sekaligus dan berkala selama 24 bulan serta bantuan biaya pemakaman. Ditambah dengan bantuan beasiswa yang sama dengan manfaat JKK yaitu untuk 2 orang anak dengan maksimal Rp174 juta.</p>



<p>“Semoga dengan diberikan perlindungan ini, petani di wilayah Sulawesi Utara dapat bekerja lebih tenang, produktivitas meningkat sehingga mampu membantu pemulihan ekonomi nasional yang terkena imbas pandemi COVID-19,” tutup Agus. (bgn123)20092404</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sulut-raih-muri-karena-jamin-36-000-petani-melalui-bpjamsostek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
