<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pertanian &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pertanian-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 12:33:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pertanian &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank BPD Bali dan OJK Perkuat Ekosistem Sektor Pertanian Komuditas Kakao</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bank-bpd-bali-dan-ojk-perkuat-ekosistem-sektor-pertanian-komuditas-kakao/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bank-bpd-bali-dan-ojk-perkuat-ekosistem-sektor-pertanian-komuditas-kakao</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bank-bpd-bali-dan-ojk-perkuat-ekosistem-sektor-pertanian-komuditas-kakao/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2026 12:33:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[BPD BALI]]></category>
		<category><![CDATA[BPDBALI]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=133087</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Bank BPD Bali bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperkuat ekosistem dan hilirisasi sektor pertanian, khususnya komoditas kakao di Bali. Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika mengungkapkan bahwa Bank BPD Bali secara konsisten menyalurkan pembiayaan pada rantai pasok komoditas kakao, baik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260919-WA0040-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Bank BPD Bali bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk memperkuat ekosistem dan hilirisasi sektor pertanian, khususnya komoditas kakao di Bali.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika mengungkapkan bahwa Bank BPD Bali secara konsisten menyalurkan pembiayaan pada rantai pasok komoditas kakao, baik kepada petani individual, kelompok tani, maupun perusahaan offtaker. Hingga saat ini, total pembiayaan kakao yang telah disalurkan mencapai Rp4,525 miliar. &#8220;Penyaluran pembiayaan kakao ini telah berjalan sejak tahun lalu di beberapa wilayah, meliputi Kabupaten Bangli, Buleleng, Tabanan, serta porsi terbesar berada di Jembrana (Negara) yang mencapai Rp2,915 miliar,&#8221; ujarnya di Denpasar pada Jumat (18/9/2026).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Widiatmika menyebutkan Bank BPD Bali menyediakan berbagai pilihan skema kredit bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menawarkan suku bunga rendah dan terjangkau. Skema ini mencakup KUR Super Mikro (plafon hingga Rp10 juta tanpa agunan), KUR Mikro (plafon diatas Rp10 juta sd Rp100 juta tanpa agunan), serta KUR Kecil (plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Sementara Kredit Usaha untuk Sejahtera, Unggul dan Maju (Kredit Kusuma) diarahkan sebagai solusi pembiayaan bagi skala usaha menengah atau offtaker yang sebelumnya sudah pernah menikmati fasilitas KUR (graduasi KUR). Bank BPD Bali juga menawarkan Kredit Usaha Alsintan (KUA) sebagai skema kredit khusus yang dirancang untuk mendukung sektor pertanian secara spesifik. &#8220;Untuk sektor pertanian, kami juga memiliki Kredit Usaha Alsintan (KUA) yang ke depannya bertransformasi menjadi Kredit Usaha Pertanian,&#8221; katanya didampingi Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan I Made Indra Taurisiana dan Kabag Divisi Kredit Ritel dan Konsumer Putu Restawan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Dia menyatakan langkah tersebut mengintegrasikan kemudahan akses pembiayaan, perlindungan risiko usaha, hingga bantuan sarana prasarana bagi para petani dan pelaku usaha kakao.  Saat ini, kata dia, portofolio pembiayaan sektor pertanian mencakup 12 persen dari total penyaluran kredit produktif Bank BPD Bali. Berkat analisis dan verifikasi lapangan yang selektif, tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) untuk kredit di sektor pertanian masih terjaga sangat sehat di bawah 1 persen.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menyadari bahwa sektor pertanian rentan terhadap risiko perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu, Bank BPD Bali menerapkan strategi mitigasi risiko dengan menggandeng PT Jamkrida Bali Mandara untuk memberikan penjaminan berupa asuransi kredit. &#8220;Sektor pertanian memiliki risiko iklim yang tidak dapat diprediksi serta resiko pasca panen. Oleh karena itu, kami membentengi pembiayaan tersebut melalui mekanisme penjaminan bersama Jamkrida Bali Mandara, sehingga apabila terjadi permasalahan, pembiayaan tidak langsung menjadi kerugian total (loss),&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Selain penjaminan kredit, lanjutnya, Bank BPD Bali juga menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan keselamatan kerja bagi para petani di lapangan. Berdasarkan data, hingga akhir Agustus, penyaluran KUR Bank BPD Bali telah merealisasikan 89,26 persen dari target kuota KUR tahun 2026. Seiring tingginya penyerapan, Bank BPD Bali telah mengajukan tambahan plafon KUR sebesar Rp254.4 miliar, sehingga total kuota KUR tahun 2026 ini meningkat menjadi Rp2,05 triliun, naik dari realisasi tahun 2025 sebesar Rp1,769 triliun.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menurut dia, tahun depan Bank BPD Bali berencana mengajukan kuota KUR hingga Rp3.5 triliun. &#8220;Di luar aspek pembiayaan komersial, Bank BPD Bali juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 2 unit solar dryer (alat pengering tenaga surya) kepada kelompok tani kakao di Jembrana guna mendukung penanganan pascapanen,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Dia optimistis melalui penguatan ekosistem, kemudahan pembiayaan, dan pendampingan berkelanjutan ini, Bank BPD Bali dapat membuktikan bahwa sektor pertanian merupakan profesi yang sangat potensial dan mampu menghasilkan pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat desa.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Seorang debitur Bank BPD Bali yang merupakan petani kakao, Abdul Hadi Hariyanto, merasakan kemudahan dalam proses kredit di sektor pertanian sejak ia mengajukan di Bank BPD Bali Capem Bajera, Tabanan. &#8220;Tidak ada kendala, semua lancar dalam pengajuan kredit hingga cair,&#8221; ujar petani yang tinggal di Desa Lalanglinggah tersebut. Dia berharap dengan penandatanganan kerja sama ini akan semakin meningkatkan produksi usahanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Sebelumnya, OJK Bali bersama Bank BPD Bali, PT Jamkrida Bali Mandara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Cau Cokelat Internasional selaku offtaker, dan sejumlah kelompok tani setempat (Kelompok Tani Bumi Lestari, Kelompok Tani Werdi Bhuana, dan Kelompok Tani Kakao Forestry), melakukan Penandatanganan Kerja Sama (PKS), di Desa Cau, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (17/09/2026).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kakao melalui TPAKD merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi OJK dalam mendukung transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan menuju Visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) di Kabupaten Tabanan, OJK memfasilitasi kerja sama lintas sektor yang melibatkan Bank BPD Bali, PT Jamkrida Bali Mandara, BPJS Ketenagakerjaan, offtaker PT Cau Cokelat Internasional, serta kelompok tani kakao setempat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem hilirisasi kakao yang tangguh, memperluas akses pasar ekspor, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani daerah. &#8220;Penandatanganan PKS hari ini adalah bentuk komitmen bersama untuk mendampingi petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi Tabanan,&#8221; ungkap Parjiman.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Ke depan, kata dia, ekosistem kakao ini juga akan dikembangkan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pilot project di Kabupaten Lombok Utara. &#8220;Kami menyadari tidak bisa bekerja sendirian, sehingga kolaborasi antara sektor jasa keuangan seperti perbankan, Jamkrida, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, offtaker, dan rekan-rekan petani sangat penting,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menjawab kebutuhan pasokan dari sisi industri, CEO PT Cau Cokelat Internasional, Kadek Surya Prasetya Wiguna, menyampaikan bahwa pabrik pengolahannya memiliki kapasitas produksi sekitar 1 hingga 2 ton kakao per hari. Dengan kapasitas minimal 1 ton per hari, kebutuhan bahan baku pabrik mencapai sekitar 350 ton per tahun. &#8220;Pabrik kami memiliki kapasitas pengolahan minimal 1 hingga 2 ton per hari. Jika mengambil batas minimal 1 ton saja, maka kebutuhan bahan baku mencapai sekitar 350 ton per tahun. Dengan asumsi produktivitas 1 ton per hektare, kita membutuhkan pasokan dari lahan seluas 350 hektare,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menurut Surya, kebutuhan bahan baku yang besar tersebut menuntut pihak pabrik untuk menggandeng lebih banyak petani kakao, mengingat luas lahan yang dikelola setiap petani bervariasi. &#8220;Jumlah petani yang perlu kita ajak kerja sama berkisar antara 300 hingga 500 orang, karena kepemilikan lahan petani berbeda-beda, ada yang setengah hektare, bahkan ada yang hanya 20 are,&#8221; katanya. (bgn008)26091904</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bank-bpd-bali-dan-ojk-perkuat-ekosistem-sektor-pertanian-komuditas-kakao/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS, Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/badung-modernisasi-pertanian-melalui-metode-pmaas-bupati-adi-arnawa-targetkan-produktivitas-padi-tembus-12-ton-per-hektar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=badung-modernisasi-pertanian-melalui-metode-pmaas-bupati-adi-arnawa-targetkan-produktivitas-padi-tembus-12-ton-per-hektar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/badung-modernisasi-pertanian-melalui-metode-pmaas-bupati-adi-arnawa-targetkan-produktivitas-padi-tembus-12-ton-per-hektar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 11:13:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[bupatiadiarnawa]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[PMAAS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=132392</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="888" height="554" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499.jpeg 888w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499-300x187.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499-768x479.jpeg 768w" sizes="(max-width: 888px) 100vw, 888px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, pada Sabtu (29/8/2026). Langkah konkret ini dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="888" height="554" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499.jpeg 888w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499-300x187.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/08/Metode-PMAAS-2-e1788141631499-768x479.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 888px) 100vw, 888px" /></div><p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Mangupura, Baliglobalnews</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, pada Sabtu (29/8/2026).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Langkah konkret ini dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai strategi taktis mendongkrak produktivitas pangan, menjaga keberlanjutan lahan, dan memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah keterbatasan lahan yang kian nyata. Aksi penanaman ini dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan Subak Tanah Yeng selaku offtaker (penjamin pasar).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Pada momen tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan benih padi kepada Pekaseh dan pupuk kepada Pangliman sebagai modal awal budidaya berbasis teknologi baru ini. &#8220;Astungkara, pada hari yang baik ini kita dapat melaksanakan penanaman padi berbasis teknologi baru melalui PMAAS. Saya minta setelah menanam, jangan kemudian ditinggalkan. Ini harus dikawal terus oleh seluruh pihak untuk mengantisipasi tantangan lapangan dan memastikan teknologi ini memberikan hasil riil,&#8221; kata Bupati saat memberikan sambutan di Jaba Pura Puseh Desa Adat Sedang.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Adi Arnawa menceritakan bahwa proyek ini lahir dari gagasan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung. Menyadari urgensinya, dia langsung memberikan garansi penuh terkait intervensi anggaran daerah. Bagi Pemkab Badung, keberhasilan pertanian tidak hanya dihitung dari angka produksi, tetapi juga kenyamanan para petani.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Sebagai bentuk keberpihakan, Pemkab Badung telah menggulirkan berbagai program insentif, mulai dari beasiswa kuliah (S1) untuk anak petani, pembebasan pajak bumi dan bangunan (PBB), hingga akses kesehatan dan pendidikan gratis. Bupati menginstruksikan aparatur desa, penyuluh, dan pengurus subak untuk memastikan informasi program ini terserap merata oleh para petani penggarap.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Terkait hilirisasi, Bupati menegaskan bahwa Perumda Pasar wajib hadir sebagai penyerap hasil panen dengan harga yang menguntungkan petani. &#8220;Perumda Pasar harus menyiapkan anggaran untuk menyerap produk petani kita. Ini ekosistem pasar yang pasti,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Anak Agung Ngurah Raka Sukadana menyampaikan bahwa PMAAS merupakan program sinergis antara Kementerian Pertanian RI, Pemprov Bali, Pemkab Badung, kelembagaan petani, serta BBRMP Bali.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Secara teknis, kata dia, metode modern tersebut menerapkan standardisasi ketat. Pengolahan dan kesiapan lahan yang presisi, tata kelola air digital dan terukur, pemupukan, pemeliharaan, dan pengendalian hama berbasis data satelit/sensor, pengawasan intensif dari penyuluh lapangan hingga tahapan panen. &#8220;Dengan pengawalan ketat ini, kami menargetkan produktivitas padi melonjak hingga 10-12 ton per hektar,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Gerakan tanam di Subak Tanah Yeng kali ini mencakup luasan 50 hektar dengan proyeksi hasil mencapai 500-550 ton gabah kering panen (GKP). Sebagai ruang edukasi, Pemkab Badung juga telah membangun demplot percontohan masing-masing seluas 5 are di seluruh Kecamatan se-Badung yang dipandu langsung oleh penyuluh pertanian lapangan (PPL).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Guna memperluas daya jangkau teknologi ini, keberlanjutan program telah dipetakan lewat dua sumber dana besar pada tahun 2026 yakni APBD Perubahan Badung 2026 dengan alokasi Rp 1 Miliar untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar di 4 kecamatan (Kecamatan Abiansemal 16 ha, Mengwi 10 ha, Kuta Utara 10 ha, dan Petang 4 ha). APBN Kementerian Pertanian RI 2026 mulai di rencanakan perluasan masif seluas 194 hektar di wilayah Badung.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Melalui integrasi hulu-hilir ini, PMAAS diproyeksikan menjadi kiblat baru model pertanian modern berkelanjutan di Bali yang menyeimbangkan antara swasembada pangan dan kesejahteraan petani secara nyata.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung Made Sada bersama Anggota I Gede Budiyoga, perwakilan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, pimpinan OPD terkait, Kepala BBRMP Bali, Direktur Utama Perumda Pasar, Majelis Madya Subak, serta jajaran Tripika, Perbekel, dan Bendesa Adat Sedang. (*/bgn003)26083002</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/badung-modernisasi-pertanian-melalui-metode-pmaas-bupati-adi-arnawa-targetkan-produktivitas-padi-tembus-12-ton-per-hektar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Dorong Integrasi Pertanian dan Pariwisata Berbasis Budaya, Yakini Bali jadi Laboratorium Kearifan Lokal</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-dorong-integrasi-pertanian-dan-pariwisata-berbasis-budaya-yakini-bali-jadi-laboratorium-kearifan-lokal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gubernur-koster-dorong-integrasi-pertanian-dan-pariwisata-berbasis-budaya-yakini-bali-jadi-laboratorium-kearifan-lokal</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-dorong-integrasi-pertanian-dan-pariwisata-berbasis-budaya-yakini-bali-jadi-laboratorium-kearifan-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 10:11:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=130294</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurut dia, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya menjadi pihak yang menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar. Penegasan itu disampaikan Koster saat menerima audiensi Forum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/07/9ccf0c7b-f8b4-4969-aa74-6b13b0f40fcb-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya. Menurut dia, integrasi kedua sektor tersebut menjadi strategi penting agar petani tidak hanya menjadi pihak yang menjaga bentang alam Bali, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.</p>



<p>Penegasan itu disampaikan Koster saat menerima audiensi Forum Komunikasi Fakultas Pertanian Wilayah Indonesia Timur di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, pada Kamis (2/7/2026).</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana I Putu Sudiarta mengundang Gubernur Koster untuk menjadi keynote speaker pada lokakarya dan seminar nasional pertanian yang akan digelar pada 23 Juli mendatang.</p>



<p>Kegiatan tersebut merupakan rangkaian forum yang meliputi seminar nasional, lokakarya, serta berbagai perlombaan mahasiswa. Sekitar 90 dekan fakultas pertanian beserta jajaran dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur diperkirakan hadir, dengan total peserta mencapai sekitar 200 orang.</p>



<p>Menurut Sudiarta, forum itu mengangkat tema integrasi pertanian dan pariwisata berbasis budaya, sebuah konsep yang dinilai sangat relevan dengan karakteristik Bali. &#8220;Konsep budaya yang diintegrasikan dengan pertanian dan pariwisata seperti di Bali menjadi sangat penting. Karena itu kami berharap Bapak Gubernur berkenan menjadi keynote speaker,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menanggapi undangan tersebut, Koster menekankan bahwa pertanian tidak boleh diposisikan hanya sebagai pelengkap pembangunan pariwisata. Dia menilai selama ini banyak kawasan pertanian justru menjadi daya tarik wisata tanpa memberikan manfaat ekonomi yang memadai kepada para petani sebagai pemilik lahan. &#8220;Pertanian harus berjalan sejalan dengan pariwisata. Banyak fasilitas pariwisata yang mengeksploitasi keindahan kawasan pertanian. Selain sebagai penyangga ketahanan pangan, kawasan pertanian juga menjadi objek wisata alam. Karena itu harus dikemas dengan baik agar petani memperoleh manfaat. Kalau hanya dilindungi tanpa peningkatan pendapatan petani, itu tidak adil, apalagi kebutuhan hidup terus meningkat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyatakan diperlukan konsep yang mampu menjadikan petani sebagai pelaku utama sekaligus penerima manfaat dari pengembangan pariwisata berbasis pertanian. Koster juga menegaskan bahwa Bali memiliki kekuatan yang tidak dimiliki daerah lain, yakni sistem pertanian yang menyatu dengan budaya, tradisi, dan kearifan lokal. Nilai-nilai tersebut, katanya, perlu terus dihidupkan sebagai identitas sekaligus daya tarik Bali di tingkat internasional.</p>



<p>Dia mengungkapkan bahwa konsep tersebut bahkan telah dipresentasikannya dalam sebuah forum di London, termasuk mengenai Peraturan Daerah tentang Pertanian Organik yang disebutnya menjadi satu-satunya regulasi sejenis di Indonesia. &#8220;Di Bali, bertani bukan sekadar menanam. Ada upacara dan upakara yang mengiringi mulai dari pembibitan, pengairan hingga panen. Semua itu menjadi satu kesatuan budaya yang hanya dimiliki Bali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurut Koster, kekayaan tradisi tersebut menjadikan sistem pertanian Bali tidak hanya bernilai teknis, tetapi juga memiliki dimensi budaya, spiritual, dan sosial yang semakin diminati dunia. Dia menilai di tengah perubahan global yang semakin dinamis, banyak masyarakat dunia mulai mencari kembali akar budaya dan identitasnya. Bali, kata dia, justru telah memiliki jati diri yang kuat sehingga tinggal menghidupkan dan mengembangkannya. &#8220;Kita di Bali tidak perlu lagi mencari jati diri karena sudah memilikinya sejak dahulu. Tinggal digali dan diperkuat kembali. Saya yakin Bali akan menjadi laboratorium studi dunia untuk kearifan lokal karena ilmu seperti ini hanya ada di Bali,&#8221; katanya. (*/bgn003)26070301</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-dorong-integrasi-pertanian-dan-pariwisata-berbasis-budaya-yakini-bali-jadi-laboratorium-kearifan-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prodi Magister Pertanian Unud Kerja Sama dengan Timor-Leste</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/prodi-magister-pertanian-unud-kerja-sama-dengan-timor-leste/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=prodi-magister-pertanian-unud-kerja-sama-dengan-timor-leste</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/prodi-magister-pertanian-unud-kerja-sama-dengan-timor-leste/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 11:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[prodimagister]]></category>
		<category><![CDATA[unud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=82635</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="552" height="360" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505.jpg 552w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505-300x196.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 552px) 100vw, 552px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Program Studi Magister Pertanian Lahan Kering, Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste menyelenggarakan Pelatihan Internasional Analisis Tanah, Teknologi Pemuliaan Tanaman, dan Teknologi Pascapanen bagi Staf Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, di Ruang Senat Unud, Gedung Agrokomplek Denpasar, Senin (21/8/23). &#8220;Saya mengucapkan terima kasih atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="552" height="360" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505.jpg 552w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505-300x196.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/16932233212176573675511521967505-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 552px) 100vw, 552px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Program Studi Magister Pertanian Lahan Kering, Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste menyelenggarakan Pelatihan Internasional Analisis Tanah, Teknologi Pemuliaan Tanaman, dan Teknologi Pascapanen bagi Staf Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, di Ruang Senat Unud, Gedung Agrokomplek Denpasar, Senin (21/8/23).</p>



<p>&#8220;Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste kepada Fakultas Pertanian Unud sebagai tempat untuk meningkatkan kompetensi staf di bidang pertanian, khususnya yang berada di Timor Leste,&#8221; kata Dekan Fakultas Pertanian Unud I Nyoman Gede Ustriyana.</p>



<p>Sementara Direktur General Kerja Sama dan Pengembangan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, Cesar Jose d Crus, menyampaikan ini merupakan kesekian kalinya Kementerian Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Kehutanan Timor Leste mengirimkan staf ke Fakultas Pertanian Unud untuk mengikuti pelatihan.</p>



<p>Dengan dilaksanakannya pelatihan ini diharapkan para peserta nantinya mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya untuk diterapkan sekembalinya dari Bali. &#8220;Saya percaya dengan bantuan semua pihak dari Fakultas Pertanian Universitas Udayana, ini akan membantu menfasilitasi agar peserta lebih bisa meningkatkan sumber daya manusia dan kapasitas mereka di dalam pertanian lahan kering,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik I Gede Rai Maya Temaja, juga menyampaikan terima kasih kepada Direktur General Cesar Jose d Crus, karena sudah mempercayai Fakultas Pertanian Unud untuk melanjutkan kerjasama yang sudah berlangsung cukup lama.</p>



<p>Apresiasi juga diberikan kepada Program Studi Magister Pertanian Lahan Kering atas kerjasama ini. MoU yang dimiliki Unud dengan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste yang diterjemahkan dalam perjanjian kerja sama sangat bermanfaat untuk Timor Leste maupun di Universitas Udayana.</p>



<p>Kerja sama ini sangatlah diperlukan oleh Unud karena merupakan kerjasama internasional yang diperlukan untuk akreditasi program studi maupun akreditasi Universitas Udayana. Wakil Rektor berharap kerjasama ini ke depannya terus ditingkatkan untuk mendapatkan manfaat bagi kedua belah pihak.</p>



<p>Ketua Penyelenggara, Gede Wijana,</p>



<p>melaporkan jumlah peserta pelatihan ini berjumlah 13 orang yang terbagi dalam 3 kelas. Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama dengan laboratorium dari Fakultas Pertanian yang terlibat dalam kegiatan ini. Peserta yang mengikuti pelatihan, disamping mendapatkan teori dan praktek di kampus juga akan mendapatkan praktek di lapangan serta juga praktek kerjasama dengan kelompok tani pengolah cacing, kelompok tani kinar yang ada di Desa Megati, Tabanan.</p>



<p>Selain itu juga akan dilaksanakan pengabdian internasional untuk mendukung kegiatan hari ulang tahun Fakultas Pertanian Unud ke-56 dan Badan Kekeluargaan Fakultas Pertanian (BKFP) yang ke-45. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan surat perjanjian kerja sama antara Magister Pertanian Lahan Kering Universitas Udayana dengan Kementerian Pertanian dan Perikanan Timor Leste, serta penyematan topi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unud kepada 13 orang peserta pelatihan</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)23082814</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/prodi-magister-pertanian-unud-kerja-sama-dengan-timor-leste/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Dauh Puri Kauh Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pertanian￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/desa-dauh-puri-kauh-manfaatkan-lahan-kosong-untuk-pertanian%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=desa-dauh-puri-kauh-manfaatkan-lahan-kosong-untuk-pertanian%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/desa-dauh-puri-kauh-manfaatkan-lahan-kosong-untuk-pertanian%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2022 13:56:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[desadauhpurikauh]]></category>
		<category><![CDATA[laankosong]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=56117</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1200" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055.jpg 1200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-1152x1536.jpg 1152w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan nabati dan hewani di lahan pertanian Jalan Pulau Misol pada Jumat (2/9) pagi. Hadir jajaran pemerintah desa, kepala dusun, BPD dan LPM dipimpin Perbekel Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi. Perbekel mengatakan hasil panen dalam kegiatan ketahanan pangan nabati dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1200" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055.jpg 1200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/09/IMG-20220902-WA0055-1152x1536.jpg 1152w" sizes="auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Desa Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan nabati dan hewani di lahan pertanian Jalan Pulau Misol pada Jumat (2/9) pagi.</p>



<p>Hadir jajaran pemerintah desa, kepala dusun, BPD dan LPM dipimpin Perbekel Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi.</p>



<p>Perbekel mengatakan hasil panen dalam kegiatan ketahanan pangan nabati dan hewani ini diperuntukkan 26 KK warga masyarakat yang kesulitan ekonomi atau masih terdampak pandemi Covid. Kegiatan ini sejalan untuk merealisasikan salah satu rencana kerja Pemerintah Desa Dauh Puri Kauh di tahun 2020</p>



<p>&#8220;Kami membangun area pertanian serta peternakan ditengah perkotaan ini berlokasi di Jalan Pulau Misol sejak bulan Juni tahun 2021 di atas lahan seluas 15 are. Di sini membudidayakan berbagai jenis buah, sayuran dan peternakan Lele. Sejak digunakan nya lahan ini sebagai lahan pertanian&nbsp; dan peternakan sudah empat kali panen. Hari ini kami memanen terong, tomat, mentimun, kacang panjang, cabe, pisang dengan total berat mencapai 90 kg dan ternakan lele rencananya akan dipanen sebulan lagi dan akan langsung disalurkan ke masyarkat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyebutkan tergerak untuk membantu warga yang membutuhkan. &#8220;Pendirian lahan pertanian di tengah kota ini pada dasarnya berawal juga dari ide memanfaatkan lahan kosong milik masyarakat dan memang diperuntukan untuk memberdayakan warga yang terdampak Covid agar dapat bertahan memutar roda kehidupan. Semoga inisiatif kami ini terus berlanjut dan menginspirasi warga desa lainnya di Kota Denpasar,&#8221; ucapnya. (bgn003)22090207</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/desa-dauh-puri-kauh-manfaatkan-lahan-kosong-untuk-pertanian%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serap Produksi Kedelai Petani, Dinas Pertanian Badung Gandeng Pengusaha Tahu￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/serap-produksi-kedelai-petani-dinas-pertanian-badung-gandeng-pengusaha-tahu%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=serap-produksi-kedelai-petani-dinas-pertanian-badung-gandeng-pengusaha-tahu%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/serap-produksi-kedelai-petani-dinas-pertanian-badung-gandeng-pengusaha-tahu%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 May 2022 12:14:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[pemdabadung]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=50640</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-1536x1152.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Badung, Baliglobalnews Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi para petani adalah kurangnya akses pasar, termasuk dalam hal pemasaran hasil panen kedelai. &#8220;Untuk dapat menyerap produksi kedelai petani di Badung, Dinas Pertanian dan Pangan kini menggandeng pengusaha tahu dan tempe lokal,&#8221; kata Wijana usai menggelar temu usaha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-1536x1152.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Kadis-Pertanian-2-1-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi para petani adalah kurangnya akses pasar, termasuk dalam hal pemasaran hasil panen kedelai.</p>



<p>&#8220;Untuk dapat menyerap produksi kedelai petani di Badung, Dinas Pertanian dan Pangan kini menggandeng pengusaha tahu dan tempe lokal,&#8221; kata Wijana usai menggelar temu usaha antara petani kedelai dengan seorang pengusaha tahu dan tempe, I Wayan Artha, dari Desa Taman, Abiansemal, di Balai Subak Tungkub Dalem, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kamis (19/5).</p>



<p>Menurut Wijana, saat ini banyak subak yang sedang menanam palawija disamping karena sesuai dengan pola tanam yang sudah disepakati, juga ada subak yang sedang ada perbaikan jaringan irigasi. Permasalahan yang sering muncul dan dikeluhkan petani adalah terkait dengan pemasaran hasil dan harga yang tidak sesuai harapan petani. Untuk itu, pihaknya terus berupaya untuk membantu petani mendapatkan akses pemasaran.</p>



<p>Kebutuhan kedelai di Badung sebenarnya cukup besar, mencapai 2.614,54 ton/tahun, sedangkan produksi baru 156,20 ton/tahun, sehingga pengembangan kedelai masih sangat menguntungkan. Di subak Tungkub Dalem saat ini sedang panen kedelai seluas 192 hektar dengan provitas 1,79 ton/hektar sehingga total produksi 343,68 ton dan siap dibeli oleh I Wayan Artha dengan harga sesuai kesepakatan dengan petani.</p>



<p>(bgn003)22052105<a href="https://baliglobalnews.com/sekda-badung-apresiasi-baliwood-land-kembangkan-desa-jadi-wisata-film-dunia-berbasis-budaya%ef%bf%bc/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/serap-produksi-kedelai-petani-dinas-pertanian-badung-gandeng-pengusaha-tahu%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Badung Berharap di Masa Pandemi Para Petani Bisa Tingkatkan Hasil Pertanian</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/badung-berharap-di-masa-pandemi-para-petani-bisa-tingkatkan-hasil-pertanian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=badung-berharap-di-masa-pandemi-para-petani-bisa-tingkatkan-hasil-pertanian</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/badung-berharap-di-masa-pandemi-para-petani-bisa-tingkatkan-hasil-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 10:43:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[badungberharapdimasa]]></category>
		<category><![CDATA[pandemiparapetanibisa]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkanhasil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36262</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Pemerintah Kabupaten Badung mengikuti pembahasan potensi komoditi ekspor pertanian sebagai bahan audiensi dengan Menteri Pertanian secara virtual di Puspem Badung, Selasa (27/7).Kegiatan itu diikuti oleh bupati seluruh Indonesia. Bupati Badung dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten II Ida Bagus Gede Arjana, didampingi Kadis Pertanian I Wayan Wijana dan Kabag Tapem Dewa Sudirawan.Sekjen Apkasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Asisten-Zoom-3-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Mangupura, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Badung mengikuti pembahasan potensi komoditi ekspor pertanian sebagai bahan audiensi dengan Menteri Pertanian secara virtual di Puspem Badung, Selasa (27/7).Kegiatan itu diikuti oleh bupati seluruh Indonesia. Bupati Badung dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten II Ida Bagus Gede Arjana, didampingi Kadis Pertanian I Wayan Wijana dan Kabag Tapem Dewa Sudirawan.Sekjen Apkasi Adnan Purichta Ichsan mengatakan Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian RI pada saat menjadi narasumber di rapat kerja Apkasi beberapa waktu lalu di Bali. </p>



<p>Dimana pada saat itu Menteri Pertanian menyatakan akan memfasilitasi anggota-anggota Apkasi yang mengalami kendala dalam mengekspor komoditi pertanian. Menteri juga berharap semua daerah agar pada saat pandemi ini bisa mengekspor komoditi pertanian, karena menjadi salah satu solusi peningkatan perekonomian di daerah dimana nanti kementerian pertanian akan memberikan kemudahan.Dari daftar catatan Apkasi, ternyata ekspor komoditi dari kabupaten cukup terbuka lebar, namun komoditi ekspor tersebut memiliki persyaratan dan kondisi tertentu, karena tidak jarang dari komoditi daerah yang dianggap kualitasnya baik belum tentu memiliki syarat menjalani komoditi ekspor.&#8221;Maka dalam kesempatan ini kita bisa memberikan saran dan masukan agar komoditi pertanian di daerah bisa memenuhi syarat untuk melakukan ekspor.</p>



<p> Kegiatan ini adalah agar setiap daerah yang mempunyai komoditi yang melimpah tapi tidak tau syarat ekspor bisa terfasilitasi. Maka dari itu diskusi kali ini untuk mengetahui syarat ekspor itu,&#8221; ujarnya.Asisten II Ida Bagus Gede Arjana dalam kesempatan itu menyampaikan Badung sudah melakukan ekspor di bidang pertanian seperti komoditi kopi arabika yang sudah diakui oleh dunia.&#8221;Kabupaten Badung sudah mengekspor kopi arabika ke beberapa negara seperti Jepang, Inggris, Belanda dan yang sedang proses penjajakan sekarang Norwegia. Dengan permintaan yang banyak kami belum bisa suplai atau memenuhi permintaan buyer 100%. </p>



<p>Ke depan dengan dibangunnya Badung Agro Techno Park khusus perkebunan kopi mudah-mudahan hasil produksi kopi di Badung para petani kopi di Badung bisa memenuhi permintaan untuk ekspor, dalam masa pandemi sekarang ini diharapkan para petani kita bisa lebih meningkatkan hasil pertanian,&#8221; ujarnya. (bgn003)21072722</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/badung-berharap-di-masa-pandemi-para-petani-bisa-tingkatkan-hasil-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Dekranasda Bali: Pariwisata, Pertanian dan Industri Kerajinan Harus Saling Menopang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2021 00:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[industrikerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[ketuadekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[salingmenopang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=24167</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="982" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-300x230.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-1024x786.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-768x589.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-260x200.jpg 260w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pameran Karya Kreatif Indonesia&#8217; yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia secara serentak pada tanggal 3-5 Maret ini merupakan momentum untuk mengingatkan, terutama pada anak bangsa bahwa wajib untuk melestarikan dan mengembangkan warisan leluhur berupa karya seni, seni rupa, serta seni kerajinan yang terangkum ke dalam budaya adat. &#8220;Bali itu harus kuat layaknya segitiga sama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="982" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-300x230.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-1024x786.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-768x589.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-260x200.jpg 260w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Pameran Karya Kreatif Indonesia&#8217; yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia secara serentak pada tanggal 3-5 Maret ini merupakan momentum untuk mengingatkan, terutama pada anak bangsa bahwa wajib untuk melestarikan dan mengembangkan warisan leluhur berupa karya seni, seni rupa, serta seni kerajinan yang terangkum ke dalam budaya adat.</p>



<p>&#8220;Bali itu harus kuat layaknya segitiga sama sisi (sektor pariwisata, sektor pertanian dan sektor industri kerajinan/ UMKM), semua harus saling menopang. Apabila ada satu yang melemah maka dua lainnya harus kuat sehingga Bali akan tetap bangkit dan berdiri tegak. Apabila dulu sektor pariwisata bergeliat dengan datangnya wisatawan dari luar, maka untuk ke depan kita semua harus bersama menjaga sektor baik dari luar Bali ataupun yang dari dalam Bali,&#8221; kata Ketua Dekranasda Bali, Ny Putri Koster pada kegiatan pembukaan Karya Kreatif Indonesia Tahun 2021 Seri-1 di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Badung, Rabu (3/3).</p>



<p>Menurut Ny Koster, menggeliatnya ekonomi yang besar dimulai dari menggeliatnya ekonomi yang kecil, dan ketika masa pandemi UKM dan IKM layaknya cahaya lilin yang berada di tengah kegelapan. Karena Bank Indonesia yang peduli terhadap perputaran perekonomian rakyat bersinergi dengan pemerintah dan juga pihak swasta untuk terus memberikan kesempatan dan edukasi bagi masyarakat Bali khususnya yang bergerak di bidang UMKM untuk berkreasi lebih banyak.</p>



<p>&#8220;Dengan begitu kita semua akan mampu menggawangi kain tenun tradisional milik daerah kita, sehingga kita semua sadar bahwa kita dan mereka memiliki kewajiban dan tugas untuk melestarikan dan mengembangkan produk seni yang merupakan warisan leluhur, karena perlu ada yang mengingatkan dan menguatkan agar UKM dan IKM menjadi tangguh sekaligus menjadi sumber daya yang mampu bersaing di dunia global terlebih saat masa pandemi seperti sekarang,&#8221; katanya..</p>



<p>Terkait Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan endek pada Selasa, merupakan salah satu dukungan terhadap UKM/IKM sekaligus memajukan perekonomian melalui gerakan pelestarian warisan leluhur oleh UMKM, sehingga mampu melestarikan kain tenun di daerah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Jika bukan kita yang menggunakan kain tenun yang dihasilkan oleh daerah kita, maka siapa lagi. Karena dengan menggunakan kain tenun produksi perajin lokal maka dengan sendirinya kita juga turut menjaga eksistensi perajin kita dari kepunahan. Salah satu contoh nyata yang dapat kita lihat di Desa Tenganan di mana penggunaan kain gringsing yang diwajibkan saat pelaksanaan upacara adat dan diatur ke dalam perarem. Ketika pemakai kain dan konsumen kain tenun tidak hilang, maka produksi dan perajin kain tenun lokal juga tidak akan punah,&#8221; ujarnya..</p>



<p>Dia menyebutkan, dengan mengangkat tema &#8220;Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Berwisata Indonesia&#8221; diharapkan mampu mengingatkan semuanya bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia, maka sudah sepatutnyalah bangga menggunakan produk seni dan karya perajin lokal. &#8220;Sedangkan Indonesia merupakan negara yang paling banyak mempunyai karya seni, sehingga kita sebagai generasi penerus wajib dan bertugas untuk mengembangkannya, tetapi jangan sampai punah akibat salah pola atau salah sistem,&#8221; katanya.</p>



<p>Deputi BI Rizki Ernadi Wimanda menambahkan, pameran KKI yang masuk di tahun ke-6 ini merupakan upaya memberikan peluang kepada oelaku UMKM untuk berkarya lebih kreatif dan disarankan mampu masuk menguasai platform digital, sehingga pemasaran yang dilakukan bisa online dan langsung online dengan pembeli dari luar, selain itu pembayaran juga bisa menggunakan E_Money melalui QRIS. Pada pameran Karya Kreatif Indonesia seri 1 Tahun 2021, diikuti 17 peserta UMKM yakni 8 produk kain tenun, 5 produk kriya dan 4 produk makanan.</p>



<p>Sementara, Ny. Koster didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Wayan Jarta, Deputi BI Rizki Ernadi Wimanda berkesempatan meninjau pameran fisik Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri 1, di mana pembukaan pameran KKI Seri 1 tahun 2021 ini dipusatkan di The Mandalika, Lombok. Hal ini dimaksudkan supaya pelaksanaannya digelar secara bergantian agar semua daerah memiliki kesempatan untuk menunjukkan karya dan ciri khas kain tenun yang dimiliki masing-masing. (bgn003)21030401</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggota DPRD Badung, Nyoman Dirgayusa: Saatnya Pertanian dan Pariwisata Dapat Perhatian Seimbang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/anggota-dprd-badung-nyoman-dirgayusa-saatnya-pertanian-dan-pariwisata-dapat-perhatian-seimbang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=anggota-dprd-badung-nyoman-dirgayusa-saatnya-pertanian-dan-pariwisata-dapat-perhatian-seimbang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/anggota-dprd-badung-nyoman-dirgayusa-saatnya-pertanian-dan-pariwisata-dapat-perhatian-seimbang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2021 02:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[anggotadprdbadung]]></category>
		<category><![CDATA[dapatperhatianseimbang]]></category>
		<category><![CDATA[nyomandirgayusa]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21384</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>Badung, Baliglobalnews Pandemi Covid-19 hingga kini belum menampakkan tanda-tanda akan berakhir. Belakangan ini perkembangan kasus warga terpapar positif Covid-19 justru sangat tinggi di Bali, termasuk di Kabupaten Badung. Dampak kondisi tersebut sangat berat, di mana pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Badung sebagai pendapatan asli daerah terpuruk. Pasalnya, hotel dan restoran banyak yang tidak beroperasi. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20201117-WA0060-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Pandemi Covid-19 hingga kini belum menampakkan tanda-tanda akan berakhir. Belakangan ini perkembangan kasus warga terpapar positif Covid-19 justru sangat tinggi di Bali, termasuk di Kabupaten Badung.</p>



<p>Dampak kondisi tersebut sangat berat, di mana pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Badung sebagai pendapatan asli daerah terpuruk. Pasalnya, hotel dan restoran banyak yang tidak beroperasi.</p>



<p>Dalam kondisi seperti itu, anggota DPRD Badung, I Nyoman Dirgayusa, berpandangan kini saatnya bidang pertanian mendapat perhatian serius. &#8220;Selama ini kan kesannya pertanian dikesampingkan, karena kita terlalu fokus pada pariwisata. Pertanian dan pariwisata harus digarap berimbang. Siapa yang berani jamin besok atau beberapa hari atau minggu ke depan Covid-19 akan hilang,&#8221; katanya Senin (25/1).</p>



<p>Dilihat dari sejarah peradaban manusia, kata dia, yang pertama-tama digeluti kehidupan agraris. &#8220;Baru belakangan berkembang pariwisata, dan ibunya pariwisata itu kan pertanian. Bahkan dengan situasi saat ini, pertanian justru naik daun,&#8221; kata Ketua BK DPRD Badung itu.</p>



<p>Ketika ditanya kini generasi milenial kurang tertarik dengan pertanian, dia tidak menampiknya. Dari hulu sampai hilir, kata dia, begitulah problem pertanian kita. &#8220;Ini menjadi PR kita bersama,&#8221; katanya.(bgn003)21012501</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/anggota-dprd-badung-nyoman-dirgayusa-saatnya-pertanian-dan-pariwisata-dapat-perhatian-seimbang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prioritaskan Pertanian, Desa Tangguh Dewata Di Gianyar Diluncurkan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/prioritaskan-pertanian-desa-tangguh-dewata-di-gianyar-diluncurkan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=prioritaskan-pertanian-desa-tangguh-dewata-di-gianyar-diluncurkan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/prioritaskan-pertanian-desa-tangguh-dewata-di-gianyar-diluncurkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2021 10:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[desatangguhdewata]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20229</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="703" height="405" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043.jpg 703w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043-300x173.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Guna mewujudkan ketahanan pangan, Desa Tangguh Dewata di Oleh- oleh khas Bali Krisna, diluncurkan di Banjar Blangsinga, Desa Saba Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Jumat (8/1/21), khususnya sektor pertanian berupa penanaman bibit padi dan sektor perikanan. &#8220;Dalam Launching Desa Tangguh Dewata dengan memprioritaskan sektor pertanian berupa penanaman bibit padi dan sektor perikanan dengan&#160; menebar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="703" height="405" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043.jpg 703w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210108-WA0043-300x173.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 703px) 100vw, 703px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Guna mewujudkan ketahanan pangan, Desa Tangguh Dewata di Oleh- oleh khas Bali Krisna, diluncurkan di Banjar Blangsinga, Desa Saba Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Jumat (8/1/21), khususnya sektor pertanian berupa penanaman bibit padi dan sektor perikanan.</p>



<p>&#8220;Dalam Launching Desa Tangguh Dewata dengan memprioritaskan sektor pertanian berupa penanaman bibit padi dan sektor perikanan dengan&nbsp; menebar bibit ikan untuk tujuan mewujudkan ketahanan pangan di Pandemi Covid-19,&#8221; kata Kapolres Gianyar AKBP l Dewa Made Adnyana, melalui Waka Polres Gianyar, Kompol l Nyoman Wirajaya saat peluncuran.</p>



<p>Polres Gianyar memberi apresiasi kepada forkopimcam, satgas gotong royong dan hadirin sekalian yang sudah hadir dalam kegiatan Desa tangguh Wisata.</p>



<p>Ia menyampaikan&nbsp;bahwa Desa Blangsinga ditunjuk oleh jajaran Polsek Blahbatuh menjadi Desa Tangguh Dewata karna sudah termasuk Desa yang bisa bangkit dari keterpurukan wisata yang semakin minim datangnya wisatawan ke Bali.</p>



<p>&#8221; Dengan terpilihnya Desa Blangsinga menjadi Desa Tangguh karna warga desa Blangsinga memiliki intelegence yang terpantau baik dan perlu diketahui kenapa disebut Desa tangguh karena diharapkan nanti Desa Blangsinga Tangguh dalam menghadapi situasi pandemi Covid19&#8243; Jelas Waka Polres.</p>



<p>&#8220;Harapanya bisa mengontrol dan mengetahui keluar masuknya masyarakat di desa dalam situasi pandemi dan diharapkan warga Blangsinga bisa melaksanakan karantina mandiri dirumah masing masing ketika terkonfirmasi Covid19 karna rumah sakit saat ini sudah penuh dengan pasien&#8221; Lanjutnya.</p>



<p>Mudah mudahan juga nanti masyarakat tidak hanya bisa menerapkan 3M tapi juga 5M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan dan juga diharapkan Tangguh dalam sosial ekonomi agar bisa bangkit dari situasi pandemi Covid19.</p>



<p>Acara dilanjutkan dengan pemukulan Gong oleh Waka Polres Gianyar dan persembahan hiburan dari Sanggar Bondres Desa Saba serta acara diakhiri dengan penanaman bibit padi serta penebaran benih ikan.</p>



<p>Sementara itu, Bendesa Adat Blangsinga l Made Astawa&nbsp; menyampaikan bahwa Banjar Blangsinga sudah terkenal dengan Desa Wisata, dengan adanya covid 19 kegiatan perekonomian di Banjar Blangsinga menjadi terhambat.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Karena program Polsek Blahbatuh, Banjar Blangsinga bisa terpilih menjadi Desa Tangguh Dewata sehingga sekarang Banjar Blangsinga terkenal dengan Desa Wisata dan Desa Tangguh Dewata. Semoga kegiatan ini bisa berkesinambungan,&#8221; ucap Astawa.</p>



<p>Hadir dalam giat tersebut Camat Blahbatuh Ida Bagus Darmayuda, Kasat Binmas Polres Gianyar AKP Gede Endrawan, Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko, Danramil Blahbatuh Kapten Inf. Cok Agung Semadi, Waka Polsek Blahbatuh AKP I Made Sunarta, Kasat Polair IPTU I Wayan Antariksawan, S.H., Perbekel Desa Saba I Ketut Redhana., Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Blahbatuh (bgn008)21010812</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/prioritaskan-pertanian-desa-tangguh-dewata-di-gianyar-diluncurkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
