<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penyebaranrabies &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/penyebaranrabies/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jan 2022 11:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>penyebaranrabies &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antisipasi Penyebaran Rabies, Pemkot Denpasar Tertibkan Penjual HPR Liar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/antisipasi-penyebaran-rabies-pemkot-denpasar-tertibkan-penjual-hpr-liar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=antisipasi-penyebaran-rabies-pemkot-denpasar-tertibkan-penjual-hpr-liar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/antisipasi-penyebaran-rabies-pemkot-denpasar-tertibkan-penjual-hpr-liar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 11:17:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaranrabies]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=44331</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pemkot Denpasar mensosialisasi dan nenertibkan penjual HPR (hewan penular rabies) di Pasar Satria, Denpasar, pada Selasa (11/1). Kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan tim gabungan itu merupakan upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penyebaran rabies serta menertibkan penjualan satwa liar di Kota Denpasar. Dalam giat tersebut, satu penjual hewan diberikan teguran dan langsung dilayangkan surat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220111-WA0075-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Pemkot Denpasar mensosialisasi dan nenertibkan penjual HPR (hewan penular rabies) di Pasar Satria, Denpasar, pada Selasa (11/1). Kegiatan yang dilaksanakan dengan melibatkan tim gabungan itu merupakan upaya berkelanjutan untuk mendukung pencegahan penyebaran rabies serta menertibkan penjualan satwa liar di Kota Denpasar.</p>



<p>Dalam giat tersebut, satu penjual hewan diberikan teguran dan langsung dilayangkan surat pernyataan lantaran kedapatan menjual monyet atau kera ekor panjang. Sementara itu, kios lainya turut diberikan pembinaan dan sosialisasi untuk tidak menjual satwa liar yang berstatus sebagai HPR.</p>



<p>Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Made Ngurah Sugiri, mengatakan pelaksanaan penertiban ini merupakan upaya berkelanjutan untuk mendukung terciptanya proses perdagangan yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Dimana, berdasarkan pemantauan lapangan, ditemukan adanya jual beli satwa liar yang berstatus HPR.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengatur dan mengawasi peredaran HPR, yang sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang penanggulangan Penyakit Rabies di Kota Denpasar. Kebetulan saat ini kita fokus pada hewan kera yang merupakan satwa liar berstatus HPR,&#8221; katanya.</p>



<p>Sugiri menegaskan, pemantauan peredaran satwa liar yang berstatus HPR di pasar hewan Kota Denpasar akan terus dilaksanakan. Pihaknya juga tak segan memberikan sanksi tegas sesuai dengan Perda yang berlaku.</p>



<p>&#8220;Kami imbau kepada penjual agar senantiasa memperhatikan dan menerapkan aturan yang berlaku, sehingga saat berjualan tidak lagi tersandung masalah hukum, kami juga mengimbau kepada penjual satwa yang bertsatus HPR seperti anjing, kucing dan kera, agar senantiasa memperhatikan kesehatan hewan yang diperjual belikan,&#8221; tegasnya</p>



<p>Sementara pemilik Kios, Agus Ali, mengaku siap untuk tidak lagi menjual satwa kera ekor panjang usai ditertibkan.</p>



<p>&#8220;Kita tidak akan menjual lagi, karena diberikan waktu 1 kali 24 jam. Jadi kita tidak menjual lagi, kami jual yang boleh saja,&#8221; katanya. (bgn003)22011102</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/antisipasi-penyebaran-rabies-pemkot-denpasar-tertibkan-penjual-hpr-liar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
