<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penganiayaan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/penganiayaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Jan 2021 10:19:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>penganiayaan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>24 pengacara dampingi John Kei dalam sidang di PN Jakbar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/24-pengacara-dampingi-john-kei-dalam-sidang-di-pn-jakbar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=24-pengacara-dampingi-john-kei-dalam-sidang-di-pn-jakbar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/24-pengacara-dampingi-john-kei-dalam-sidang-di-pn-jakbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 10:19:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[24pengacara]]></category>
		<category><![CDATA[jhonkei]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[PNjakbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang]]></category>
		<category><![CDATA[terdakwa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20587</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="488" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei.jpg 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei-768x471.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Sebanyak 24 pengacara mendampingi terdakwa kasus penganiayaan dan pembunuhan, John Kei dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu siang. Sebanyak 13 pengacara berada di ruang persidangan yang diketuai oleh Anton Sudanto. Sementara satu pengacara lainnya mendampingi terdakwa John Kei yang berada di gedung tahanan Resmob Polda Metro Jaya. Sidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="488" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei.jpg 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/jhonkei-768x471.jpg 768w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Sebanyak 24 pengacara mendampingi terdakwa kasus penganiayaan dan pembunuhan, John Kei dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu siang.</p>



<p>Sebanyak 13 pengacara berada di ruang persidangan yang diketuai oleh Anton Sudanto. Sementara satu pengacara lainnya mendampingi terdakwa John Kei yang berada di gedung tahanan Resmob Polda Metro Jaya.</p>



<p>Sidang dakwaan dibuka untuk umum tepat pukul 15.00 WIB, meski sebelumnya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB.</p>



<p>Ketua Majelis Hakim Yulisar&nbsp;meminta waktu untuk memastikan seluruh pengacara yang berada di persidangan memiliki berita acara sumpah (BAS). &#8220;Hari ini ada 24 pengacara, namun tidak hadir semua. Hanya 13 orang,&#8221; ujar Yulisar.</p>



<p>John Kei&nbsp;saat menghadiri sidang secara telekonferensi mengenakan baju putih.</p>



<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai R Wisnu Bagus membacakan lima dakwaan, dari lima berkas perkara yang terbukti dilakukan oleh John Kei.</p>



<p>Berkas perkara atas nama John Kei telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 30 Desember 2020.</p>



<p>Kasus John Kei dilimpahkan Kejari Jakarta Barat melalui Kejaksaan Tinggi DKI ke pengadilan karena para tersangka melakukan tindak pidana di wilayah Duri Kosambi, Jakarta Barat.(bgn123)21011312</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/24-pengacara-dampingi-john-kei-dalam-sidang-di-pn-jakbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi selidiki dugaan kasus penganiayaan anggota DPD RI Dapil Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2020 08:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[aryawedakarna]]></category>
		<category><![CDATA[dpdri]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[sandhimurti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12771</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-450x300.png 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews &#160;Polda Bali lakukan penyelidikan terkait adanya laporan dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (40), yang terjadi pada Rabu (28/10) lalu. &#8220;Kami sudah lakukan pemeriksaan beberapa saksi-saksi, saat ini menunggu hasil dan verifikasi. Masih kami kumpulkan barang bukti lainnya,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/5851018c-06fb-4f25-bf41-d21d744475c1-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Polda Bali lakukan penyelidikan terkait adanya laporan dugaan kasus penganiayaan terhadap anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (40), yang terjadi pada Rabu (28/10) lalu.</p>



<p>&#8220;Kami sudah lakukan pemeriksaan beberapa saksi-saksi, saat ini menunggu hasil dan verifikasi. Masih kami kumpulkan barang bukti lainnya,&#8221; kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Dodi Rahmawan saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Kamis.</p>



<p>Ia mengatakan bahwa pihak pelapor yaitu Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna mendatangi Polda Bali pada (28/10) sekitar pukul 14.00 wita, untuk melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan atau kekerasan secara bersama-sama sebagai mana dimaksud dalam pasal 351 KUHP atau pasal 170 KUHP.Dodi menjelaskan laporan tersebut didasari atas kejadian pada (28/10) sekitar pukul 12.30 wita, di Kantor DPD RI Perwakilan Bali, Denpasar. Berdasarkan pernyataan pelapor bahwa saat itu pihaknya sudah bersedia untuk bertemu dengan perwakilan massa di lokasi kejadian.</p>



<p>&#8220;Sekitar pukul 12.20 Wita sekelompok massa sudah ada di depan gedung DPD RI Provinsi Bali dan melakukan orasi yang menyerang pribadi pelapor, kemudian tim protokol DPD bersama saksi dan aparat meminta pimpinan kelompok massa untuk mengirim perwakilan untuk bertemu dengan pelapor, namun permintaan ditolak dan meminta untuk ditemui langsung,&#8221; kata Dodi menjelaskan keterangan pelapor.</p>



<p>Selanjutnya, Arya Wedakarna yang juga berperan sebagai pembina di Kampus Mahendradatta tersebut, bersedia keluar menemui massa dan mengundang kelompok massa untuk masuk ke gedung.</p>



<p>Namun permintaan pelapor itu ditolak.Dodi menjelaskan bahwa pelapor mengaku telah memerintahkan tim protokol dan pamdal DPD RI Provinsi Bali untuk membukakan pintu DPD RI agar masuk ke gedung untuk diajak dialog, namun ditolak oleh sekelompok massa. Atas penolakan itu yang bersangkutan ini berinisiatif menemui pimpinan kelompok massa dan mengajak dialog di dalam ruangan namun pimpinan kelompok massa tidak mengindahkan dan terjadi saling dorong antara aparat dan kelompok massa, lalu terjadi aksi pemukulan.</p>



<p>&#8220;Dari aksi pemukulan itu, dari keterangan pelapor mengenai pipi sebelah kanan sehingga pelapor merasa sakit dan terlihat lebam, luka lecet di tangan sebelah kanan dan kepala bagian tengah mengakibatkan rasa sakit (nyeri) yang diduga dilakukan oleh tiga orang,&#8221; ucap Dodi.</p>



<p>Sebelumnya, sejumlah massa dari Perguruan Sandhi Murti, Pusat Koordinasi (Puskor) Hindu Indonesia dan beberapa organisasi lainnya, mendatangi kantor DPD Bali untuk menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pernyataan Arya Wedakarna tentang dugaan penghinaan kepercayaan agama Hindu. Tetua (Pinisepuh) Perguruan Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta mengatakan bahwa dalam aksi unjuk rasa tersebut tidak ada massa yang bermaksud melakukan aksi pemukulan terhadap Arya Wedakarna. Kata dia, pihaknya juga akan melaporkan ke Polda Bali, jika Arya Wedakarna mengajukan pelaporan.(bgn123)20102909</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-selidiki-dugaan-kasus-penganiayaan-anggota-dpd-ri-dapil-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satu orang tewas akibat penganiayaan di Pesanggrahan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/satu-orang-tewas-akibat-penganiayaan-di-pesanggrahan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=satu-orang-tewas-akibat-penganiayaan-di-pesanggrahan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/satu-orang-tewas-akibat-penganiayaan-di-pesanggrahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2020 07:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jakartaselatan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[pesanggrahan]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=8620</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Peristiwa penganiayaan dilakukan oleh sekelompok orang terjadi di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan satu orang lainnya terluka terkena sabetan senjata tajam. Kapolsek Pesanggrahan, Rosiana Nurwidajati saat dikonfirmasi Minggu, membenarkan kejadian tersebut telah terjadi di wilayahnya.&#8221;Bukan pembunuhan, tapi penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia,&#8221; kata Rosiana. Ia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Screenshot_20200920-134751_Photos-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Peristiwa penganiayaan dilakukan oleh sekelompok orang terjadi di wilayah Bintaro, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan satu orang lainnya terluka terkena sabetan senjata tajam.</p>



<p>Kapolsek Pesanggrahan, Rosiana Nurwidajati saat dikonfirmasi Minggu, membenarkan kejadian tersebut telah terjadi di wilayahnya.&#8221;Bukan pembunuhan, tapi penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia,&#8221; kata Rosiana.</p>



<p>Ia menyebutkan peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (19/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB berlokasi di warung Jalan Bhakti Raya, Bintaro Permai.Adapun korban meninggal dunia berinisial TH (59) sedangkan korban luka berinisial RW (22).Korban TH meninggal dunia akibat sabetan benda tajam, begitu dengan korban RW terluka pada bagian punggung.</p>



<p>&#8220;Yang meninggal, luka kena senjata tajam di leher. Yang satu lagi luka di punggung, sekarang dirawat di Rumah Sakit Suyoto,&#8221; ujar Rosiana.Kejadian penganiayaan tersebut tersebar luas di media sosial, melalui video berdurasi 50 menit di akun-akun informasi kejadian wilayah Jakarta.</p>



<p>Dalam video tersebut memperlihatkan kondisi warung tempat lokasi kejadian berlangsung, lalu terdapat jasad korban yang tergeletak di lantai.</p>



<p>Lokasi kejadian dalam keadaan berantakan, dalam video tersebut juga tampak warga dan anggota polisi yang sudah berada di lokasi melakukan pemeriksaan.Petugas juga memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk proses penyelidikan.</p>



<p>&#8220;Pelaku sudah (teridentifikasi), mudahan cepat terungkap. Kita gabungan sama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pengungkapan,&#8221; kata Kompol Rosiana.(bgn123)20092014</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/satu-orang-tewas-akibat-penganiayaan-di-pesanggrahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
