<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pengamat &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pengamat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Sep 2020 06:04:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#pengamat &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Haris Hijrah Wicaksana : Artis ikut pilkada dikhawatirkan tak paham pemerintahan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/haris-hijrah-wicaksana-artis-ikut-pilkada-dikhawatirkan-tak-paham-pemerintahan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=haris-hijrah-wicaksana-artis-ikut-pilkada-dikhawatirkan-tak-paham-pemerintahan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/haris-hijrah-wicaksana-artis-ikut-pilkada-dikhawatirkan-tak-paham-pemerintahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Sep 2020 06:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#artis]]></category>
		<category><![CDATA[#HarisHijrahWicaksana]]></category>
		<category><![CDATA[#pengamat]]></category>
		<category><![CDATA[#tak pahampemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=8015</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pengamat politik Haris Hijrah Wicaksana mengatakan artis ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diberbagai daerah di tanah air dikhawatirkan tidak memahami tentang kebijakan-kebijakan pemerintahan. &#8220;Jika artis itu tidak memahami kebijakan pemerintahan tentu bagaimana untuk mengurus masyarakat dan dipastikan akan mempengaruhi kualitas pemerintahan itu sendiri,&#8221; kata Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/hijrah_1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pengamat politik Haris Hijrah Wicaksana mengatakan artis ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diberbagai daerah di tanah air dikhawatirkan tidak memahami tentang kebijakan-kebijakan pemerintahan.</p>



<p>&#8220;Jika artis itu tidak memahami kebijakan pemerintahan tentu bagaimana untuk mengurus masyarakat dan dipastikan akan mempengaruhi kualitas pemerintahan itu sendiri,&#8221; kata Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisip) Setia Budhi Rangkasbitung ini, Minggu.</p>



<p>Para artis yang mengikuti konstelasi politik dengan maju pada pilkada tidak ada masalah sebagai warga negara.</p>



<p>Artis yang maju pada Pilkada 2020 itu artis nasional juga kebanyakan posisi mereka wakil kepala daerah, di antaranya Sahrul Gunawan Wakil Bupati Bandung, Iyeth Bustami Wakil Bupati Bengkalis, Lucky Hakim Wakil Bupati Indramayu dan Firman Mutakin wakil Kota Cilegon.</p>



<p>Namun Haris cukup mengkhawatirkan artis itu jika menang pada pilkada dan memimpin pemerintahan apakah mereka mengerti tentang tata cara mengambil kebijakan pemerintahan.</p>



<p>Sebab, lanjutnya, apabila mereka tidak mengerti kebijakan pemerintahan maka bagaimana memimpin masyarakat.</p>



<p>Mereka para artis harus memahami bagaimana tata cara mengambil kebijakan pemerintahan, bagaimana akuntabilitas pemerintahan, bagaimana mekanisme membuat kebijakan, mekanisme pengajuan anggaran, mekanisme pengajuan surat pertanggungjawaban dan perubahan anggaran.</p>



<p>&#8220;Itu pekerjaan rumah kita dan jangan sampai dia itu tidak mengerti dan hanya tanda tangan serta bagus-bagus saja,&#8221; katanya menjelaskan.</p>



<p>Menurut dia, kalangan artis yang dilakukan calon petahana dan partai politik diusung pada pilkada sebetulnya cukup instan karena mereka memiliki elektoral tinggi dengan keterkenalan itu.</p>



<p>Dalam konstelasi politik yang menang pilkada itu persyaratannya harus ada dua kapital, yakni pertama ekonomi dan kedua sosial.</p>



<p>Apabila, calon kepala daerah itu tidak dikenal masyarakat luas tentu secara ekonomi akan mengeluarkan biaya modal cukup besar.</p>



<p>Sebaliknya, bila mereka terkenal dan populer maka modal sosialnya cukup tinggi dengan memiliki jaringan masyarakat umum, maka biaya politik yang dikeluarkan bisa ditekan.</p>



<p>Lazimnya, kata Haris, menang pilkada itu dua persyaratan itu terpenuhi baik modal dan keterkenalan.</p>



<p>&#8220;Kami menilai parpol pengusung artis itu untuk kemenangan pilkada dengan biaya politik tidak besar, karena mereka lebih dikenal di kalangan masyarakat dan dipastikan dapat mendongkrak perolehan suara,&#8221; katanya.(bgn123)20091304</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/haris-hijrah-wicaksana-artis-ikut-pilkada-dikhawatirkan-tak-paham-pemerintahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat: Amien Rais ingin pungut santri sebagai basis dukungan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pengamat-amien-rais-ingin-pungut-santri-sebagai-basis-dukungan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengamat-amien-rais-ingin-pungut-santri-sebagai-basis-dukungan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pengamat-amien-rais-ingin-pungut-santri-sebagai-basis-dukungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 06:43:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#amienrais]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#pengamat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7932</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan, rencana Amien Rais mendirikan partai baru dengan mengusung asas Islam, karena ingin mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan. &#8220;Dengan mengusung asas Islam, Amin Rais ingin partai barunya tampil beda dengan PAN yang nasionalis moderat. Amien Rais mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AHMAD-ATANG1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan, rencana Amien Rais mendirikan partai baru dengan mengusung asas Islam, karena ingin mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan.</p>



<p>&#8220;Dengan mengusung asas Islam, Amin Rais ingin partai barunya tampil beda dengan PAN yang nasionalis moderat. Amien Rais mencoba memungut kaum santri perkotaan sebagai basis dukungan, padahal selama ini kaum santri selalu identik dengan PKS,&#8221; kata Ahmad Atang kepada ANTARA di Kupang, Sabtu.</p>



<p>Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan rencana Amien Rais mendirikan partai baru berasaskan Islam dan peluang untuk berkembang.</p>



<p>Setelah kekalahan figur yang didukung Amien Rais melawan Zulkifli Hasan pada kongres PAN di Kendari, dan Amien Rais tidak masuk dalam pengurusan PAN yang baru.</p>



<p>Hal ini membuat Amien Rais kehilangan panggung politik di PAN yang selama ini dibesarkannya. Pilihan yang paling prospektif bagi Amin Rais untuk tetap &#8220;hidup&#8221; adalah dengan mendirikan partai baru.</p>



<p>Menurut dia, dengan mengusung asas Islam, Amien Rais ingin partai barunya tampil beda dengan PAN yang nasionalis moderat.</p>



<p>Islam abangan</p>



<p>Fakta perpolitikan kita selalu didominasi oleh Islam abangan, sehingga kesuksesan Megawati mendirikan PDIP, Prabowo mendirikan Gerindra, Surya Paloh mendirikan Nasdem dan Wiranto mendirikan partai Hanura tidak bisa menjadi patokan.</p>



<p>Peta politik Islam selalu menampilkan wajah politik belah bambu sehingga sejarah partai Islam tidak selalu berumur panjang.&nbsp;Hal ini karena klaim politik identitas berbasis agama hanya sebuah utopis belaka.</p>



<p>&#8220;Dan Amien Rais dalam pandangan saya bukan lahir dari basis Islam santri namun dari Islam modernis,&#8221; katanya.</p>



<p>Karena itu menjadi tantangan bagi partai barunya jika menggunakan asas Islam. Bisa diduga bahwa partai yang didirikan oleh Amien Rais hanya sekadar mencari bentuk. Ketika Amin Rais tidak menemukan bentuk maka partainya akan mati dengan sendiri tanpa harus dimatikan.</p>



<p>&#8220;Dalam politik selalu berlaku teori darwinisme, yakni seleksi alam (natural seleksi),&#8221; kata pengajar ilmu komunikasi politik pada sejumlah perguruan tinggi di NTT itu. (bgn123)20091224</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pengamat-amien-rais-ingin-pungut-santri-sebagai-basis-dukungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengamat Nilai Kebijakan Bansos Bisa Gerakkan Ekonomi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pengamat-nilai-kebijakan-bansos-bisa-gerakkan-ekonomi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengamat-nilai-kebijakan-bansos-bisa-gerakkan-ekonomi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pengamat-nilai-kebijakan-bansos-bisa-gerakkan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2020 10:21:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bansos]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#pengamat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3946</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="484" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu.png 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu-300x183.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu-768x468.png 768w" sizes="auto, (max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Pengamat ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Retno Tanding menilai kebijakan pemberian bantuan sosial kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan bisa menggerakkan kembali roda perekonomian. &#8220;Rp600 ribu ini bisa sebagai insentif maupun sebagai stimulus untuk kembali menggerakkan ekonomi, sehingga orang bisa punya uang untuk dibelanjakan,&#8221; ujar Retno dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="795" height="484" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu.png 795w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu-300x183.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/menkeu-768x468.png 768w" sizes="auto, (max-width: 795px) 100vw, 795px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Pengamat ekonomi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Retno Tanding menilai kebijakan pemberian bantuan sosial kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan bisa menggerakkan kembali roda perekonomian.</p>



<p>&#8220;Rp600 ribu ini bisa sebagai insentif maupun sebagai stimulus untuk kembali menggerakkan ekonomi, sehingga orang bisa punya uang untuk dibelanjakan,&#8221; ujar Retno dalam pernyataan di Jakarta, Jumat.</p>



<p>Retno menambahkan kebijakan ini bisa memberikan stimulus yang dapat menyebabkan terjadinya<em>&nbsp;trickle-down effect&nbsp;</em>hingga individu di lapisan terbawah.</p>



<p>Dengan demikian, menurut dia, insentif yang dapat memperkuat daya beli itu bisa melahirkan kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat kurang mampu.</p>



<p>&#8220;Program itu sebenarnya ingin mendorong orang untuk membeli, karena ekonomi akan berjalan ketika orang itu berbelanja,&#8221; kata Retno.</p>



<p>Selain itu, wacana pemberian bantuan sebanyak Rp600 ribu selama empat bulan kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan juga dapat mempercepat realisasi anggaran dana sosial.</p>



<p>Hingga saat ini, konsumsi pemerintah belum memberikan dampak kepada perekonomian setelah masih mengalami kontraksi minus 5,32 persen pada triwulan II-2020.</p>



<p>Oleh karena itu, Retno menyakini berbagai upaya stimulus melalui belanja pemerintah itu bisa menyiasati ancaman terjadinya kontraksi ekonomi pada triwulan selanjutnya.</p>



<p>&#8220;Penyerapan anggaran yang bagus itu imbasnya pada ekonomi juga,&#8221; katanya. (bgn/ant)20080715</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pengamat-nilai-kebijakan-bansos-bisa-gerakkan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
