<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pembangunanpariwisata &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pembangunanpariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jan 2024 10:17:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pembangunanpariwisata &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Adi Arnawa Terima Kunja Pemkab Siak Terkait Pengembangan Pariwisata</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sekda-adi-arnawa-terima-kunja-pemkab-siak-terkait-pengembangan-pariwisata/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sekda-adi-arnawa-terima-kunja-pemkab-siak-terkait-pengembangan-pariwisata</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sekda-adi-arnawa-terima-kunja-pemkab-siak-terkait-pengembangan-pariwisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 10:17:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[#sekdaadiarnawa]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunanpariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=87768</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Pembangunan pariwisata yang berhasil bukan hanya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, lebih dari itu, jika pariwisata dikelola secara baik, pariwisata dapat menjamin kelestarian alam dan budaya, serta penyediaan lapangan pekerjaan bagi penduduk lokal. Untuk itu, dalam pengembangan pariwisata, perlu diterapkan konsep pembangunan yang dapat meminimalkan dampak negatifnya, yaitu melalui konsep pariwisata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/Kunja-Pemkab-Siak-4-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Mangupura, Baliglobalnews</p>



<p>Pembangunan pariwisata yang berhasil bukan hanya dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, lebih dari itu, jika pariwisata dikelola secara baik, pariwisata dapat menjamin kelestarian alam dan budaya, serta penyediaan lapangan pekerjaan bagi penduduk lokal. Untuk itu, dalam pengembangan pariwisata, perlu diterapkan konsep pembangunan yang dapat meminimalkan dampak negatifnya, yaitu melalui konsep pariwisata berkelanjutan (Sustainable Tourism).</p>



<p>Hal itu disampaikan Sekda Badung Wayan Adi Arnawa saat mewakili Bupati Giri Prasta menerima kunjungan kerja Bupati Siak Provinsi Riau H. Alfredi bersama Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Siak di Puspem Badung pada Senin (8/1/2024).</p>



<p>Sekda Adi Arnawa mengatakan pariwisata berkelanjutan merupakan konsep pembangunan/pengembangan pariwisata yang memperhitungkan sepenuhnya dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan saat ini maupun masa depan. Dengan tetap memegang teguh nilai dan spirit budaya lokal Bali.</p>



<p>&#8220;Ini membutuhkan suatu inovasi yang out of the box. Untuk menjadikan industri pariwisata sustainable, ini merupakan suatu konsep yang dipraktikkan dan di maintenance baik oleh Pemerintah Kabupaten Badung,&nbsp; masyarakat, pelaku industri dan semua komponen yang ada didalamnya. Dan terbukti pariwisata telah memberikan dampak dimensional,&#8221; katanya.</p>



<p>Adi Arnawa menyebutkan dalam masa kepemimpinan Bupati Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa di Kabupaten Badung terdapat empat pilar utama pengembangan pariwisata yang mencakup pengelolaan destinasi pariwisata berkelanjutan (sustainable management), pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal (social-economy), pelestarian budaya bagi masyarakat (culture) dan pelestarian lingkungan (environment). Kinerja pembangunan pariwisata tidak hanya diukur dan dievaluasi berdasarkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi saja, tetapi juga atas kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan pengangguran dan kemiskinan, pelestarian pertanian/lingkungan, pengembangan budaya serta mempererat persatuan ditengah perbedaan dan heterogenitas masyarakat Badung.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu konsep kita tidak boleh konvensional dalam memanage industri pariwisata. Kita juga harus selalu membangun kondusivitas antarwilayah karena keamanan dan kenyamanan juga menjadi hal yang mutlak untuk diwujudkan. Maka dari itu kami selalu menggandeng teman-teman Forkopimda, karena kami menyadari bahwa Pariwisata Badung dan Bali harus kita jaga bersama. Bapak Bupati Giri Prasta ingin agar semua komponen masyarakat kami, bisa menikmati kue besar dari industri pariwisata tanpa membedakan suku agama dan ras,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara Bupati Siak H. Alfredi menyampaikan untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di bidang infrastruktur, pariwisata, perhubungan dan pelayanan publik di Kabupaten Siak, diperlukan kesamaan pandang antar seluruh elemen pemerintahan di Kabupaten Siak termasuk Forkopimda dan organisasi perangkat daerah. Sehubungan dengan hal tersebut pihaknya merasa perlu untuk melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Badung, untuk melihat keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan berkat dari adanya dukungan dan kerjasama semua elemen yang ada di Kabupaten Badung. (bgn003)24010901</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sekda-adi-arnawa-terima-kunja-pemkab-siak-terkait-pengembangan-pariwisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Minta Pembangunan Pariwisata Jangan Sampai Merusak SDM dan SDA Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wagub-minta-pembangunan-pariwisata-jangan-sampai-merusak-sdm-dan-sda-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wagub-minta-pembangunan-pariwisata-jangan-sampai-merusak-sdm-dan-sda-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wagub-minta-pembangunan-pariwisata-jangan-sampai-merusak-sdm-dan-sda-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2020 06:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cokace]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisatabali]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunanpariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[wagubbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=13547</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="582" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka-300x171.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka-768x437.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengatakan ada dua hal penting dalam pariwisata berkelanjutan, yaitu pertama, pembangunan termasuk komponen pariwisatanya harus mempunya manfaat kesejahteraan bagi masyarakat Bali, tidak hanya dari perspektif penghasilan, juga dari segi kesehatan, pendidikan dan kebahagiaan. Kedua Pembangunan termasuk komponen pariwisata di dalamnya tidak boleh merusak, apalagi mematikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="582" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka-300x171.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/buka-768x437.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengatakan ada dua hal penting dalam pariwisata berkelanjutan, yaitu pertama, pembangunan termasuk komponen pariwisatanya harus mempunya manfaat kesejahteraan bagi masyarakat Bali, tidak hanya dari perspektif penghasilan, juga dari segi kesehatan, pendidikan dan kebahagiaan. Kedua Pembangunan termasuk komponen pariwisata di dalamnya tidak boleh merusak, apalagi mematikan sumberdaya pulau Bali yaitu keyakinan dan kepercayaan masyarakat Hindu Bali.</p>



<p>Hal itu dikemukakan Wagub yang akrab disapa Cok Ace itu ketika menjadi narasumber sekaligus membuka seminar Kesenian Berbasis Kearifan Lokal Menuju Pemajuan Kebudayaan Bali di Era New Normal yang diselenggarakan oleh Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibiya) Provinsi Bali, di Ball Room Four Star by Trans-Denpasar, Jumat (6/11).</p>



<p>&#8221;Jangan sampai gara-gara pembangunan pariwisata dapat merusak sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) Bali,&#8221; katanya.</p>



<p>Wagub Cok Ace mengatakan jauh sebelum Covid-19, harus disadari bahwa ada beberapa persoalan penting yang perlu diselesaikan yaitu terkait keseimbangan antar-sektor, wilayah dan keseimbangan antara&nbsp;<em>sekala</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>niskala</em>. Untuk itu, kata dia, Pemprov Bali telah menerapkan visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mana menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia&nbsp;<em>sekala</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>niskala</em>. &#8221;Dengan visi tersebut pengembangan pariwisata Bali adalah pariwisata yang berkelanjutan,&#8221; katanya.</p>



<p>Cok Ace berharap dengan seminar pemajuan kebudayaan Bali itu dapat memberikan saran dan masukan kepada pemerintah, langkah-langkah apalagi yang harus dilakukan pemerintah untuk memajukan kebudayaan Bali, terutama dalam menggerakkan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19 ini atau di tengah era&nbsp;<em>new normal</em>&nbsp;ini. Sehingga budaya Bali masih tetap bisa dilestarikan dengan apik.</p>



<p>Ketua Panitia, I Nyoman Astita, menyampaikan seminar tersebut bertujuan menciptakan ruang dialog dalam perspektif kebudayaan secara holistik, cerdas dan konstruktif untuk mendiskusikan potensi kearifan lokal dalam sinergi UU Pemajuan Kebudayaan secara lintas bidang, lintas disiplin dan lintas budaya. Membahas penguatan potensi modal budaya dan kesenian bagi pengembangan ekonomi kreatif. Mengidentifikasi berbagai peluang pemberdayaan potensi seni budaya di era new normal dalam skala lokal, nasional dan internasional.&nbsp;</p>



<p>Dia mengharapkan seminar tersebut dapat menghasilkan rumusan yang komprehensif untuk mendukung perkembangan seni dan budaya bali sesuai program pembangunan Nangun Sat Kerthi Loka Bali.(bgn122)20110627</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wagub-minta-pembangunan-pariwisata-jangan-sampai-merusak-sdm-dan-sda-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
