<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pembangunangedung &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pembangunangedung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2020 13:13:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#pembangunangedung &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wabup Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung MDA Tabanan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wabup-sanjaya-dampingi-gubernur-koster-letakkan-batu-pertama-pembangunan-gedung-mda-tabanan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wabup-sanjaya-dampingi-gubernur-koster-letakkan-batu-pertama-pembangunan-gedung-mda-tabanan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wabup-sanjaya-dampingi-gubernur-koster-letakkan-batu-pertama-pembangunan-gedung-mda-tabanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 13:13:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Tabanan]]></category>
		<category><![CDATA[#batupertama]]></category>
		<category><![CDATA[#gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[#koster]]></category>
		<category><![CDATA[#MDA]]></category>
		<category><![CDATA[#pembangunangedung]]></category>
		<category><![CDATA[#tabanan]]></category>
		<category><![CDATA[#wabupsanjaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7437</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>Tabanan, Baliglobalnews Wakil Bupati Tabanan,&#160;I Komang Gede Sanjaya, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, mewujudkan mimpi Majelis Desa Adat Kabupaten Tabanan, yakni melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung perkantoran yang layak dalam melakukan kegiatan pelayanan terhadap keberadaan desa adat di Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang dlaksanakan di Kantor MDA Kabupaten Tabanan, Sangulan, Senin (7/9), dihadiri oleh Bendesa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/MDA-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>
<p>Tabanan, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Bupati Tabanan,&nbsp;I Komang Gede Sanjaya, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, mewujudkan mimpi Majelis Desa Adat Kabupaten Tabanan, yakni melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung perkantoran yang layak dalam melakukan kegiatan pelayanan terhadap keberadaan desa adat di Kabupaten Tabanan.</p>



<p>Kegiatan yang dlaksanakan di Kantor MDA Kabupaten Tabanan, Sangulan, Senin (7/9), dihadiri oleh Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet; Ketua PHDI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Sudiana; Ketua DPRD Tabanan, I Made Dirga, Forkopimda Tabanan dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Bendesa Madya MDA Kabupaten Tabanan, Wayan Tontra.</p>



<p>&#8221;Kami menghaturkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Wayan Koster yang sudah mengagas ide luar biasa ini untuk pemajuan&nbsp;desa&nbsp;adat di Kabupaten Tabanan. Karena sejak 32 tahun saya&nbsp;<em>ngayah</em>&nbsp;atau mengabdi sejak adanya lembaga adat ini di Bali, terkhusus di Tabanan, terus saya mimpi kapan ada pejabat yang mau peduli terhadap desa adat, agama Hindu, seni dan Budaya Bali,&#8221; kata Bendesa Madya MDA Kabupaten Tabanan, Wayan Tontra, saat menyambut kedatangan Gubernur Koster di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan.</p>



<p>Dia mengatakan mimpinya telah terwujud di era kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster. &#8221;Berkat keahlian diplomasinya yang diiringi oleh jiwa kepeduliannya terhadap adat Bali, pembangunan Kantor MDA Kabupaten Tabanan mulai dibangun di lahan tanah seluas 10 are milik aset Pemprov Bali yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto dengan menggunakan dana CSR senilai Rp 3 miliar lebih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara Gubernur Wayan Koster, mengungkapkan suksesnya pembangunan Kantor MDA Provinsi Bali hingga secara perdana dimulai di Kabupaten Gianyar dan berlanjut ke Kabupaten lainnya tidak terlepas dari dana APBD dan menggandeng CSR dari perusahaan swasta yang ada di Bali. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dirinya, dengan berjuang mengajak perusahaan di Bali mewujudkan Kantor MDA.</p>



<p>Gubernur mengungkapkan hal itu sebagai wujud implementasi dari lima bidang prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dalam visi&nbsp;&#8221;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8221;, yang salah satunya di bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Selain bidang pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, hingga bidang pariwisata.</p>



<p>&#8221;Jadi Kantor MDA di 9 kabupaten/kota di Bali akan dibangun semuanya, dan hal ini adalah komitmen saya secara utuh membangun desa adat di Bali dengan mengacu pada nilai-nilai desa adat seperti pelestarian seni, budaya dan kearifan lokal Bali,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu,&nbsp;dia&nbsp;juga menyebut Kantor MDA Kabupaten Tabanan masih ada kekurangan dari segi taman, tempat parkir, hingga gapuranya.&nbsp;&#8221;Tahun 2021 saya akan perjuangkan penataan taman, parkir dan gapura di Kantor MDA Kabupaten Tabanan ini, agar pelayanan terhadap desa adat berjalan dengan nyaman,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyatakan dirinya menjadi Gubernur tidak memiliki kepentingan secara pribadi, tetapi lebih pada memperjuangkan kepentingan umum, termasuk desa adat.&nbsp;Setelah dibangunnya Kantor MDA&nbsp;tersebut,&nbsp;dia menyatakan perjuangannya memajukan&nbsp;desa&nbsp;adat belum selesai.</p>



<p>&#8221;Apakah dengan membangun Kantor MDA sudah selesai tugas saya? Jadi ini belum selesai. Pembangunan ini baru pendahuluannya saja, selanjutnya mengisi adat-istiadatnya secara serius dengan konsep riil untuk menata kehidupan di Bali akan terus saya lakukan. Salah satu yang baru-baru ini saya perjuangkan di anggaran perubahan APBD Semesta Berencana ialah dengan menambahkan anggaran desa adat dari Rp 300 juta pada tahun ini, akan meningkat menjadi Rp 350 juta,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia juga meminta kepada Bendesa Agung MDA Provinsi Bali hingga Majelis Desa Adat di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa untuk memperkokoh keberadaan desa adat yang merupakan warisan dari Ida Bhatara Mpu Kuturan ini.</p>



<p>&#8221;Kita harus disiplin, kokoh menjalankan kehidupan beragama, dengan tatanan adat, istiadat di Bali. Jangan menggunakan budaya dari luar, kita sudah punya warisan dari leluhur kita, karena itu menjadikan Bali dikenal, dihormati oleh masyarakat luar dan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia, akibat budaya Bali yang unik ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Atas perjuangan Gubernur Koster, Wabup Sanjaya mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, yang sudah berperan sangat besar dan nyata di dalam memajukan desa adat, khususnya di Kabupaten Tabanan.</p>



<p>&#8221;Kepada panitia pembangunan, saya harap agar mengawal dan memantau secara seksama pembangunan gedung ini, sehingga dapat berdiri sesuai ketentuan teknis. Kepada Majelis Madya Desa Adat Kabupaten Tabanan, saya menitip amanah agar dapat mengoptimalkan kewenangan dan tugasnya serta meningkatkan sinergitasnya dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan,&#8221; ujarnya. (bgn122)20090728</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wabup-sanjaya-dampingi-gubernur-koster-letakkan-batu-pertama-pembangunan-gedung-mda-tabanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MDA Kota Denpasar Apresiasi Gubernur Berpikir Visioner Dalam Membangun Kantor MDA Se-Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mda-kota-denpasar-apresiasi-gubernur-berpikir-visioner-dalam-membangun-kantor-mda-se-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mda-kota-denpasar-apresiasi-gubernur-berpikir-visioner-dalam-membangun-kantor-mda-se-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mda-kota-denpasar-apresiasi-gubernur-berpikir-visioner-dalam-membangun-kantor-mda-se-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2020 12:20:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[#koster]]></category>
		<category><![CDATA[#kotadenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#MDA]]></category>
		<category><![CDATA[#pembangunangedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=6469</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar mengapresiasi Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, dalam membangun kantor gedung majelis adat di seluruh Bali.&#160;Apresiasi tersebut disampaikan ketika Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan gedung MDA Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, pada Sabtu (29/8). Kantor MDA Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/koster-letak-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar mengapresiasi Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, dalam membangun kantor gedung majelis adat di seluruh Bali.&nbsp;Apresiasi tersebut disampaikan ketika Gubernur meletakkan batu pertama pembangunan gedung MDA Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, pada Sabtu (29/8).</p>



<p>Kantor MDA Kota Denpasar resmi dibangun pada lahan milik aset Pemerintah Provinsi Bali di Jl. Mulawarman,&nbsp;No.1, Lumintang, Denpasar dengan&nbsp;ukuran&nbsp;panjang 15 meter dan lebar 7,4 meter, berlantai 2 dan dibangun dengan menggunakan dana CSR Rp 3,1 miliar.</p>



<p>&#8221;Pembangunan Kantor MDA yang dilakukan di Bali, salah satunya di Kota Denpasar, adalah bentuk perhatian serius Gubernur Wayan Koster di dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Bali &#8216;Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru&#8217;, dan bangunan yang berdiri di lahan aset Pemprov Bali tersebut diperkirakan rampung pada bulan Desember 2020,&#8221; kata Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, Anak Agung Sudiana, di hadapan Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Walikota Denpasar,&nbsp;IGN Jaya Negara, serta Bendesa Agung MDA Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet.</p>



<p>Sudiana menilai Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng, itu&nbsp;merupakan pemimpin yang visioner, bernas, gayut, holistik, dan progresif untuk menjadikan tatanan adat dan budaya Bali ini sebagai peradaban dunia. Apalagi visi menuju Bali era baru yang sedang proses untuk diwujudkannya dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan di Bali, utamanya di bidang adat dan budaya yang ditransformasikan ke dalam pengakuan dan penguatan desa adat, sebagaimana diatur dengan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali, maka sangat sejalan dengan prinsip Tri Sakti yang pernah disampaikan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya tanggal 17 Agustus 1964 yaitu Berdaulat Secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian Dalam Kebudayaan.</p>



<p>Gubernur dalam sambutannya menegaskan peran&nbsp;desa&nbsp;adat di Bali sangat besar di dalam menjaga keharmonisan alam Bali. &#8221;Contohnya saja, secara&nbsp;<em>niskala</em>&nbsp;krama Bali yang ada di desa adat dengan tulus ikhlas menghaturkan sembah bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa lengkap dengan banten upacaranya di hari Purnama, Tilem, belum lagi di hari suci agama Hindu lainnya di Bali yang terbukti mampu mengharmoniskan hubungan manusia dengan alam Bali sesuai filosofi Tri Hita Karana,&#8221; katanya.</p>



<p>Desa Adat, kata dia, perannya sangat besar di dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Koster yang merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu benar-benar memanfaatkan posisinya sebagai Gubernur Bali yang tidak saja berjuang secara regulasi dengan menerbitkan Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat, dan melahirkan Pergub 34/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Desa Adat Bali, kemudian dalam sejarah Pemerintahan di Provinsi Bali Gubernur Koster juga berhasil membentuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang bernama Dinas Pemajuan Masyarakat Adat. </p>



<p>Namun di tengah pandemi Covid-19, dia berupaya maksimal melakukan komunikasi intensif dengan BUMN di Pulau Bali agar turut serta memberikan penguatan atas keberadaan fesa adat di Bali, karena desa adat dalam sejarahnya juga tercatat dalam hasil karyanya selalu tampil melestarikan kebudayaan Bali hingga menjadi primadona wisata dunia.</p>



<p>Koster menegaskan pada tahun 2020 pihaknya akan mewujudkan 7 kantor MDA yang tersebar di kabupaten/kota se-Bali, seperti di Kabupaten Gianyar, Jembrana, Karangasem, Bangli, Buleleng, Tabanan, dan Kota Denpasar. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2021 di Kabupaten Badung dan Klungkung.</p>



<p>Program pembangunan Kantor MDA di kabupaten/Kota di Bali yang sudah dia implementasikan secara perdana, dimulai pada upacara peletakan batu pertama &#8216;Nasarin&#8217; di Kabupaten Gianyar pada Selasa (18/8) dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Gianyar Rp 3,4 miliar; di Kabupaten Jembrana pada Kamis (20/8) menggunakan dana CSR Rp 3 miliar lebih, di Kabupaten Karangasem dibangun pada Minggu (23/8) dengan memanfaatkan bantuan CSR Rp 3 miliar lebih, dan yang terbaru di Kota Denpasar pada Sabtu (29/8) dengan menggunakan dana CSR Rp 3,1 miliar.</p>



<p>Anak Agung Sudiana dalam pidatonya menyebut sosok Wayan Koster yang saat ini menjadi Gubernur Bali adalah reinkarnasi dalam abad ke-21 dari Mpu Kuturan yang ada pada abad ke-10 dan mampu menyatukan sekte-sekte di Bali serta ditransformasikan dengan penataan desa adat sebagai tempat pengembangan hingga pelestarian adat dan budaya Bali. (bgn/hms)20082916</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mda-kota-denpasar-apresiasi-gubernur-berpikir-visioner-dalam-membangun-kantor-mda-se-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gianyar Segera Miliki AMDK Pelat Merah Terbesar di Indonesia</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gianyar-segera-miliki-amdk-pelat-merah-terbesar-di-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gianyar-segera-miliki-amdk-pelat-merah-terbesar-di-indonesia</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gianyar-segera-miliki-amdk-pelat-merah-terbesar-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2020 09:35:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[#AMDK]]></category>
		<category><![CDATA[#bupatigianyar]]></category>
		<category><![CDATA[#mahayastra]]></category>
		<category><![CDATA[#pembangunangedung]]></category>
		<category><![CDATA[#terbesardiindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#tirtasanjiwani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=6132</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="240" height="159" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/gianyar-segera.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Bupati Gianyar,&#160;Made Mahayastra,&#160;meletakkan batu pertama pembangunan gedung Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani di Desa Bukian, Payangan, Selasa (25/8).&#160; Gedung industri AMDK dibangun di atas tanah sewa aset Pemprov Bali seluas 6.400 meter persegi. Bangunan akses jalan ke sumber mata air dan bangunan&#160;intake&#160;di sumber mata air dibangun di atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="240" height="159" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/gianyar-segera.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Bupati Gianyar,&nbsp;Made Mahayastra,&nbsp;meletakkan batu pertama pembangunan gedung Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani di Desa Bukian, Payangan, Selasa (25/8).&nbsp;</p>



<p>Gedung industri AMDK dibangun di atas tanah sewa aset Pemprov Bali seluas 6.400 meter persegi. Bangunan akses jalan ke sumber mata air dan bangunan&nbsp;<em>intake</em>&nbsp;di sumber mata air dibangun di atas tanah sewa milik masyarakat. Sumber mata air yang digunakan selama ini dipelihara dan dimanfaatkan oleh Desa Adat Bukian.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-6134" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024-450x300.jpg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0024.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gedung industri AMDK dibangun di atas tanah sewa aset Pemprov Bali seluas 6.400 meter persegi.</figcaption></figure>



<p>Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sanjiwani milik Pemkab Gianyar berencana&nbsp;mengembangkan usaha dengan memproduksi air minum dalam kemasan. Rencana tersebut mulai direalisasikan dengan pembangunan gedung industri AMDK dan pengadaan serta pemasangan mesin industri AMDK yang direncanakan selesai akhir Desember 2020. Uji coba produksi dimulai Januari &#8211; Maret 2021 sambil mengurus berbagai perijinan yang diperlukan. Peluncuran produk akan dilakukan pada April 2021 bertepatan dengan HUT Kota Gianyar ke-250.&nbsp;</p>



<p>Bupati Mahayastra mengatakan pembangunan AMDK itu&nbsp;merupakan yang terbesar yang dilakukan oleh pemerintah daerah.&nbsp;&#8221;Dari segi mesin, kita yang terbesar, hampir sebanding dengan perusahaan AMDK swasta di Jambi, AMDK milik Bandung kalah, begitu juga Banten,&#8221;&nbsp;ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-6135" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026-450x300.jpg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200825-WA0026.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Bupati Mahayastra mengatakan pembangunan AMDK itu merupakan yang terbesar yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan meminta masyarakat Gianyar mengonsumsi AMDK yang diproduksi oleh Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani.</figcaption></figure>



<p>Bupati Mahayastra meminta masyarakat Gianyar mengonsumsi AMDK yang diproduksi oleh Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani. &#8221;Perumda ini milik kita, keuntungannya nanti akan disalurkan kembali kepada warga kita sendiri melalui subsidi air bersih.&nbsp;Jadi mari kita dukung upaya ini menuai keberhasilan,&#8221;&nbsp;tegasnya.</p>



<p>Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani,&nbsp;Made Sastra Kencana,&nbsp;membenarkan apa yang dikatakan Bupati Mahayastra tentang AMDK terbesar di Indonesia. Dia menyebutkan mesin yang akan digunakan memproduksi AMDK oleh pihaknya memiliki sistem produksi dan spek yang lebih tinggi, dimensi yang komplit serta sistem yang otomatis, dari pengolahan hingga pengisian ke kemasan.&nbsp;&#8221;Betul, dan prosesnya lebih baik dari yang disebut karena menggunakan nanofiltrasi untuk pengaturan rasa dan komposisi mineral, sementara yang lain hanya ozon dan ultraviolet saja,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Pabrik&nbsp;tersebut, kata dia,&nbsp;memanfaatkan mata air belahan paras yang disucikan, kualitasnya sudah diuji di laboratorium dan siap minum.&nbsp;&#8221;Dengan proses nanofiltrasi, ozon dan ultraviolet, kualitas ditingkatkan sehingga rasanya (diatur komposisi mineralnya) akan beda dengan&nbsp;branded yang sudah beredar,&#8221;&nbsp;ucapnya.</p>



<p>Ketua Tim Fasilitasi Pembangunan AMDK Kabupaten Gianyar, Gede Widarma Suharta, mengatakan tujuan pembangunan AMDK untuk memberikan pelayanan air minum kemasan yang sehat, berkualitas dan terjangkau. Di samping itu, AMDK&nbsp;itu&nbsp;akan memberikan pendapatan asli daerah bagi Pemkab Gianyar. Di&nbsp;mana PAD dari AMDK ini akan menjadi sumber anggaran pemberian subsidi bagi sekitar 7.000 KK miskin yang pemakaian air PDAM-nya di bawah 10 kubik.</p>



<p>Panitia&nbsp;melaporkan&nbsp;untuk tahun pertama akan diproduksi air mineral dalam sehari 14.976 kemasan non-galon atau setara ukuran 600 ml, dan air de-mineral sebanyak 4.896 kemasan non galon atau setara ukuran 600 ml. AMDK tersebut akan dipasarkan Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani ke hotel, restoran, objek wisata, instansi pemerintah, toko modern, dan kantor swasta. Juga akan dipasarkan oleh Bumdes Bukian dengan pangsa pasar yaitu pada kegiatan pemerintahan desa, desa adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat adat.</p>



<p>&#8221;Terima kasih kepada krama Bukian, atas dukungannya bagi pengembangan usaha Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani, perusahaan ini milik kita bersama. Mari kita dukung kemajuannya, oleh warga, dari warga, dan kembali kepada warga dalam bentuk subsidi air bersih,&#8221; tandas Mahayastra. (bgn/hms)20082512</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gianyar-segera-miliki-amdk-pelat-merah-terbesar-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
