<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pelanggaran &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pelanggaran-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Jan 2022 12:00:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pelanggaran &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>16 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Peguyangan Kangin, Denpasar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/16-pelanggar-terjaring-razia-masker-di-peguyangan-kangin-denpasar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=16-pelanggar-terjaring-razia-masker-di-peguyangan-kangin-denpasar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/16-pelanggar-terjaring-razia-masker-di-peguyangan-kangin-denpasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[raziamasker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=44418</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="901" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-1536x865.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Tim Yustisi Kota Denpasar menggelar sidak masker di Jalan Padma, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar, pada Rabu (12/1). Dalam sidak ini terjaring 16 pelanggar. Ke-16 pelanggar tersebut diberikan sanksi administrasi berupa hukuman push up dan menghapal sila dalam Pancasila. Satu pelanggar tidak hapal. Awalnya perempuan itu terlihat lancar mengucapkan sila pertama hingga ketiga. Namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="901" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220112-WA0101-1536x865.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Yustisi Kota Denpasar menggelar sidak masker di Jalan Padma, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar, pada Rabu (12/1).</p>



<p>Dalam sidak ini terjaring 16 pelanggar. Ke-16 pelanggar tersebut diberikan sanksi administrasi berupa hukuman push up dan menghapal sila dalam Pancasila. Satu pelanggar tidak hapal. Awalnya perempuan itu terlihat lancar mengucapkan sila pertama hingga ketiga. Namun pada sila keempat dia terlihat kebingungan dan beberapa kali mencoba mengulangnya. Petugas pun membantu pelanggar tersebut untuk menghapal Pancasila.</p>



<p>Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Pol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana, mengatakan dalam sidak ini tak ada pelanggar yang didenda. Namun mereka hanya diberikan peringatan dan sanksi administrasi.</p>



<p>&#8220;Ada yang kami suruh menyanyikan lagu Indonesia Raya, push up dan menghafal Pancasila,&#8221; kata Sudarsana di lokasi sidak.</p>



<p>Sudarsana menambahkan, sesuai aturan jika ada yang tidak menggunakan masker dan tidak membawa masker akan didenda Rp 100 ribu.</p>



<p>Sementara bagi yang membawa masker namun penggunaannya tidak tepat akan diberikan sanksi administrasi. Dia pun mengatakan semua pelanggar yang tidak membawa masker tersebut beralasan lupa. Padahal aturan penggunaan masker sudah berlangsung setahun lebih.</p>



<p>&#8220;Saya tidak mengerti, apakah mereka benar lupa, atau memang nyari alasan untuk mengelak saja. Dan kebetulan sekarang pas ada razia dia kena. Seharusnya ini sudah jadi kebiasaan baru dalam masa pandemi,&#8221; katanya.</p>



<p>(bgn003)22011213</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/16-pelanggar-terjaring-razia-masker-di-peguyangan-kangin-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarin, temuan harga obat tak wajar sampai pelanggaran PPKM Darurat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemarin-temuan-harga-obat-tak-wajar-sampai-pelanggaran-ppkm-darurat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemarin-temuan-harga-obat-tak-wajar-sampai-pelanggaran-ppkm-darurat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemarin-temuan-harga-obat-tak-wajar-sampai-pelanggaran-ppkm-darurat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 02:27:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hargaobat]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[takwajar]]></category>
		<category><![CDATA[temuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=34858</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional,Baliglobalnews Ragam peristiwa hukum terjadi di Indonesia, Rabu (7/7), mulai dari temuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait harga obat yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) selama pandemi COVID-19 sampai pelanggaran aturan PPKM Darurat di beberapa daerah. Berikut ini lima berita hukum menarik pilihan ANTARA: 1. KPPU temukan harga obat penanganan COVID-19 melebihi HET Komisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/pelanggar-prokes-pkl-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional,Baliglobalnews</p>



<p>Ragam peristiwa hukum terjadi di Indonesia, Rabu (7/7), mulai dari temuan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait harga obat yang melebihi harga eceran tertinggi (HET) selama pandemi COVID-19 sampai pelanggaran aturan PPKM Darurat di beberapa daerah.</p>



<p>Berikut ini lima berita hukum menarik pilihan ANTARA:</p>



<p><strong>1. KPPU temukan harga obat penanganan COVID-19 melebihi HET</strong></p>



<p>Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan harga obat-obatan penanganan COVID-19 yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET), sebagaimana diatur Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 tentang HET Obat dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019, dalam besaran yang bervariasi.</p>



<p>Wakil Ketua KPPU Guntur S Saragih, dalam siaran persnya yang disampaikan melalui Kanwil IV Surabaya, Rabu, mengatakan temuan itu hasil pantauan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.</p>



<p><strong>2. Puluhan pelanggar PPKM Darurat jalani sidang di PN Kota Sukabumi</strong></p>



<p>Puluhan pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Jawa Barat, di Jalan Bhayangkara, Rabu.</p>



<p>&#8220;Puluhan warga yang menjalani sidang tersebut karena kedapatan melanggar PPKM Darurat, seperti tidak mengindahkan protokol kesehatan,&#8221; kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, di sela pemantauan pelaksanaan sidang tipiring, di PN Kota Sukabumi, Rabu.</p>



<p><strong>3. Dukung PPKM darurat, polisi tutup dua akses tol Bekasi arah Jakarta</strong></p>



<p>Petugas kepolisian menutup dua akses tol di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengarah ke DKI Jakarta guna mendukung pelaksanaan PPKM darurat di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.</p>



<p>&#8220;Gerbang Tol Delta Mas dan Grand Wisata yang mengarah ke Jakarta kami tutup,&#8221; kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan di Cikarang, Jawa Barat, Rabu.</p>



<p><strong>4. KPK kawal penyaluran kembali bansos COVID-19</strong></p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tetap mengawal penyaluran kembali bantuan sosial (bansos) pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.</p>



<p>&#8220;Tentu saja KPK akan tetap mengawal program dan kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19,&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.</p>



<p><strong>5. KPK konfirmasi lima saksi soal dugaan penerimaan gratifikasi Aa Umbara</strong></p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi lima saksi perihal dugaan penerimaan gratifikasi oleh tersangka Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna (AUM) dari berbagai pihak di Kabupaten Bandung Barat.</p>



<p>KPK memeriksa mereka di Kantor Pemkab Bandung Barat, Selasa (6/7). Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Aa Umbara dan kawan-kawan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 di Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.(bgn123)21070802</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemarin-temuan-harga-obat-tak-wajar-sampai-pelanggaran-ppkm-darurat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Yustisi Kota Denpasar Jaring 22 Pelanggar Prokes, 7 Orang dirapid Tes Antigen</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-yustisi-kota-denpasar-jaring-22-pelanggar-prokes-7-orang-dirapid-tes-antigen/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-yustisi-kota-denpasar-jaring-22-pelanggar-prokes-7-orang-dirapid-tes-antigen</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-yustisi-kota-denpasar-jaring-22-pelanggar-prokes-7-orang-dirapid-tes-antigen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 14:48:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[kotadenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[timyustisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23201</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="605" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-300x142.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-1024x484.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-768x363.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 22 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) di wilayah Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, yakni di seputaran Jalan Sudirman-Jalan, Waturenggong &#8211; Jalan Diponegoro pada Rabu (17/2). Dari jumlah yang terjaring tersebut, 7 orang langsung dirapid test antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua nonreaktif. &#8221;Dalam kegiatan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="605" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-300x142.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-1024x484.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/antigen-768x363.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 22 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) di wilayah Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, yakni di seputaran Jalan Sudirman-Jalan, Waturenggong &#8211; Jalan Diponegoro pada Rabu (17/2).</p>



<p>Dari jumlah yang terjaring tersebut, 7 orang langsung dirapid test antigen oleh Tim Kesehatan dan hasilnya semua nonreaktif. &#8221;Dalam kegiatan ini hanya 7 dirapid tes antigen, karena pelanggar yang lain telah membawa hasil swab,&#8221; kata Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga.</p>



<p>Menurut Sayoga, rapid test antigen yang dilakukan kepada pelanggar dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 secara real, sehingga selain sidak masker, upaya menekan penularan Covid-19, pelanggar juga harus diketahui kondisi kesehatannya. Jika dalam sidak ini pelanggar ada hasil rapid tesnya reaktif, maka akan langsung digiring ke rumah singgah untuk diisolasi</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 orang terjaring lantaran tidak menerapkan standar protokol kesehatan dengan benar, yakni tidak menggunakan masker dengan tepat dan tidak membawa masker. Sehingga sebanyak 13 orang diganjar denda 100 ribu rupiah sesuai Pergub Bali Nomor : 46 Tahun 2020 lantaran tidak membawa masker dan 9 orang lainya diberikan ganjaran berupa teguran simpati dan hukuman sosial&nbsp;&nbsp;karena memakai masker yang tidak sempurna</p>



<p>&#8221;Kami akan terus melakukan operasi yustisi terkait kedisiplinan protokol kesehatan, untuk menekan penularan covid 19,&#8221; katanya.(bgn003)21021715</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-yustisi-kota-denpasar-jaring-22-pelanggar-prokes-7-orang-dirapid-tes-antigen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Metro : Panggilan Pertama Rizieq Shihab hingga malam ini</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polda-metro-panggilan-pertama-rizieq-shihab-hingga-malam-ini/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polda-metro-panggilan-pertama-rizieq-shihab-hingga-malam-ini</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polda-metro-panggilan-pertama-rizieq-shihab-hingga-malam-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2020 08:53:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[poldametrojaya]]></category>
		<category><![CDATA[prokes]]></category>
		<category><![CDATA[rizieqshihab]]></category>
		<category><![CDATA[tunggukedatangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16475</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu kedatangan Mohammad Rizieq Shihab hingga nanti malam untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan pada Sabtu (14/11). Selain Rizieq, Selasa ini penyidik Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap menantu Rizieq, Hanif Alatas. &#8220;Kami tunggu, mudah-mudahan sampai sore dan malam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/20201114_183149-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu kedatangan Mohammad Rizieq Shihab hingga nanti malam untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan pada Sabtu (14/11).</p>



<p>Selain Rizieq, Selasa ini penyidik Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap menantu Rizieq, Hanif Alatas.</p>



<p>&#8220;Kami tunggu, mudah-mudahan sampai sore dan malam nanti beliau datang untuk memenuhi panggilan,&#8221; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa.</p>



<p>Lebih lanjut Yusri juga mengatakan pihak penyidik belum menerima konfirmasi dari pihak kuasa hukum maupun Rizieq dan menantunya terkait apakah mereka akan memenuhi panggilan kepolisian.</p>



<p>&#8220;Sampai dengan saat sekarang ini belum ada konfirmasi baik dari yang bersangkutan maupun pengacara yang bersangkutan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Yusri menambahkan penyidik Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Rizieq sejak pukul 10.00 WIB.</p>



<p>Penyidik Polda Metro Jaya, Ahad (29/11) telah mendatangi kediaman MRS di Petamburan untuk melayangkan surat panggilan kepada MRS sebagai saksi kasus kerumunan massa di Petamburan.</p>



<p>Polda Metro Jaya telah meningkatkan status kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan massa MRS dari penyelidikan ke penyidikan.</p>



<p>Selain di Polda Metro Jaya, Polda Jabar juga telah menaikkan status dugaan pelanggaran protokol kesehatan karena adanya kerumunan terkait acara MRS di Megamendung, Bogor, ke penyidikan.</p>



<p>Dua kasus pelanggaran protokol kesehatan berupa kerumunan massa yang menyeret nama MRS sudah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Dengan demikian artinya penyidik menemukan adanya unsur pelanggaran pidana.</p>



<p>Dalam kasus ini, penyidik menduga telah terjadi pelanggaran Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Kemudian Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP. (bgn123)20120116</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polda-metro-panggilan-pertama-rizieq-shihab-hingga-malam-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
