<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pandemicovid19 &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pandemicovid19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2021 13:41:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pandemicovid19 &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ny. Koster Ajak Warga Tumbuhkan Rasa Peduli Hadapi Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ajak-warga-tumbuhkan-rasa-peduli-hadapi-pandemi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ny-koster-ajak-warga-tumbuhkan-rasa-peduli-hadapi-pandemi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ajak-warga-tumbuhkan-rasa-peduli-hadapi-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2021 13:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TP-PKK]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaTPPKKbali]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=37995</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="852" height="646" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk.jpg 852w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-300x227.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-768x582.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 852px) 100vw, 852px" /></div>Jembrana, Baliglobalnews Pandemi Covid-19 sudah lebih dari 1,5 tahun lamanya dan sudah berimbas pada berbagai sektor kehidupan manusia, baik itu budaya, sosial, kesehatan dan ekonomi. Terlebih hingga saat ini, belum ada yang dapat memastikan kapan atau ujung dari pandemi yang melanda hampir seluruh dunia ini akan berakhir. Untuk itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="852" height="646" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk.jpg 852w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-300x227.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-768x582.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/tppkk-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 852px) 100vw, 852px" /></div>
<p>Jembrana, Baliglobalnews</p>



<p>Pandemi Covid-19 sudah lebih dari 1,5 tahun lamanya dan sudah berimbas pada berbagai sektor kehidupan manusia, baik itu budaya, sosial, kesehatan dan ekonomi. Terlebih hingga saat ini, belum ada yang dapat memastikan kapan atau ujung dari pandemi yang melanda hampir seluruh dunia ini akan berakhir.</p>



<p>Untuk itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Koster, berharap masyarakat menumbuhkan rasa peduli dan memupuk gotong-royong untuk membantu saudara di lingkungan sekitar yang membutuhkan uluran tangan.</p>



<p>Harapan tersebut disampaikan pendamping orang nomor satu di Bali itu saat menjadi salah satu narasumber dalam talkshow bersama TP PKK Provinsi Bali yang mengangkat tema &#8220;Peran PKK Dalam Motivasi Masyarakat Bertahan Hidup di Masa Pandemi Covid-19&#8242; di Radio Dirgantara, Jembrana, Jumat (27/8).</p>



<p>Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri itu menyampaikan hampir&nbsp; seluruh elemen masyarakat terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini, namun dampak yang dirasakan tersebut tidak semuanya di level yang sama.</p>



<p>&#8220;Untuk masyarakat yang masih bisa berpenghasilan ataupun masih memiliki tabungan, mari kita bantu saudara kita yang membutuhkan bantuan. Pandemi ini melatih kita sebagai makhluk sosial untuk peduli, bergotong royong membantu orang lain. Mari kita sagilik &#8211; saguluk salunglung sabayantaka,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia meminta agar PKK sebagai mitra kerja pemerintah terus melakukan sinergitas baik dengan menyalurkan bantuan beras dan masker serta sosialisasi terkait kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 serta program program pokok PKK seperti Hatinya PKK yang sangat relevan untuk diterapkan di tingkat rumah tangga dalam upaya menjaga ketahanan pangan keluarga.</p>



<p>Sementara Ketua TP PKK Jembrana,&nbsp; Ny. Tamba, yang turut hadir dalam talkshow itu menyampaikan TP PKK Jembrana selalu bersinergi dengan TP PKK Provinsi dalam upaya membantu masyarakat&nbsp; untuk menjaga ketahanan pangan serta kesehatan keluarga, baik dengan penyaluran bantuan beras, masker serta menggalakkan program Hatinya PKK maupun program Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga&nbsp; (UP2K). Pihaknya juga memberi perhatian terhadap gizi dari balita, lansia serta ibu hamil di masa pandemi ini. (bgn003)21082711</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ajak-warga-tumbuhkan-rasa-peduli-hadapi-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Edukasi dan Gotong-royong Jadi Pola yang Wajib Dikembangkan Saat Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/edukasi-dan-gotong-royong-jadi-pola-yang-wajib-dikembangkan-saat-pandemi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=edukasi-dan-gotong-royong-jadi-pola-yang-wajib-dikembangkan-saat-pandemi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/edukasi-dan-gotong-royong-jadi-pola-yang-wajib-dikembangkan-saat-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 09:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Singaraja]]></category>
		<category><![CDATA[edukasidangotong-royong]]></category>
		<category><![CDATA[jadipolayangwajibdikembangkansaat]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=37919</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="945" height="856" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000.jpg 945w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000-300x272.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000-768x696.jpg 768w" sizes="(max-width: 945px) 100vw, 945px" /></div>Singaraja, Baliglobalnews Edukasi dan sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat paham akan bahaya tertularnya virus Corona yang belakangan membawa varian baru. Selain itu, dengan edukasi dan pemahaman tentang apa dan bagaimana itu virus menularnya, maka masyarakat dapat memilah berita dan informasi yang sehat dan juga hoax. Edukasi dalam keluarga dapat dilakukan oleh orangtua khususnya seorang ibu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="945" height="856" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000.jpg 945w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000-300x272.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/00000-768x696.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 945px) 100vw, 945px" /></div>
<p>Singaraja, Baliglobalnews</p>



<p>Edukasi dan sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat paham akan bahaya tertularnya virus Corona yang belakangan membawa varian baru. Selain itu, dengan edukasi dan pemahaman tentang apa dan bagaimana itu virus menularnya, maka masyarakat dapat memilah berita dan informasi yang sehat dan juga hoax. Edukasi dalam keluarga dapat dilakukan oleh orangtua khususnya seorang ibu, yang juga duduk sebagai kader PKK.Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Koster, didampingi Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Sutjidra, saat mengisi dialog interaktif di Singaraja, Kamis (26/8).&#8221;Edukasi sangat penting untuk membangun pengetahuan terkait bahaya dan cara menghindari paparan virus yang sedang menyerang kesehatan. </p>



<p>Seperti yang terjadi saat ini, sosialisasi dan edukasi tentang bahaya virus corona layaknya berantai dari satu orang ke orang lain yang ada di lingkungannya, sehingga informasi yang baik akan saling menularkan dengan tujuan mencapai pemahaman yang baik dan jauh dari kekeliruan, sehingga tidak mudah percaya dengan pemberitaan hoax,&#8221; ujarnya.Selain itu, kata dia, modal untuk menata kelola keuangan keluarga di tengah pandemi Covid-19 dapat dilakukan dengan bersama melakukan pengelolaan dan penataan halaman yang asri, teratur, indah dan nyaman (Hatinya) PKK yang terdiri dari sayur-mayur, bumbu dapur (bawang, cabai, jahe dan lain-lain) dan sebagian juga bisa ditanami bunga untuk keperluan upacara.Peran TP PKK dalam memotivasi pertahanan perekonomian keluarga juga sinkron antara program PKK dengan pemerintah setempat. </p>



<p>Karena paparan Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan fisik saja, namun juga secara tidak langsung menyerang kesehatan psikis.Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Sutjidra menambahkan bahwa program yang dioptimalisasi untuk mengurangi paparan Covid-19 salah satunya dengan menumbuhkan rasa saling memiliki tanggung jawab bersama dan gotong-royong antarsatu dengan yang lain, yaitu dengan mengajak kembali kepada kader TP PKK untuk membangkitkan perannya sebagai pelopor untuk memberdayakan masyarakat, yakni bagaimana melakukan gotong royong untuk diri sendiri, bergotong royong untuk menjaga&nbsp; keluarga, lingkungan dan menjaga Bali.&#8221;Bersama kita bergotong-royong menjaga lingkungan agar tetap bersih, karena Covid-19 takut dengan lingkungan yang bersih dan nyaman.</p>



<p> Hal ini bisa kita tunjukkan dengan cara bagaimana kita menjaga barang-barang yang sering digunakan dan wajib untuk dibersihkan dengan hand sanitizer dan disinfektan. Selain itu pikiran juga harus bersih agar imun tetap tinggi, jangan sampai stress dan lakukan doa untuk mendekatkan diri dengan Tuhan, ditambah banyak orangtua yang terdampak akibat pandemi Covid-19 dimana seorang bapak (sebagai kepala rumah tangga) tidak kerja, sementara anak-anak harus tetap sekolah sehingga seorang ibu memiliki tantangan untuk tetap maju dan wajib mulai menguasai digitalisasi dan melek teknologi,&#8221; katanya. (bgn003)21082612</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/edukasi-dan-gotong-royong-jadi-pola-yang-wajib-dikembangkan-saat-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan “Digital” Indonesia</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/urgensi-pendidikan-kewarganegaraan-digital-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=urgensi-pendidikan-kewarganegaraan-digital-indonesia</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/urgensi-pendidikan-kewarganegaraan-digital-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 07:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikankewarganegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[perkembanganteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[urgensipendidikankewarganegaraan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=37598</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="540" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09.jpeg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>Badung, Baliglobalnews Sejak tahun 2000-an hingga saat ini, hampir tak ada satupun negara yang bisa mengelak dari akselerasi perkembangan teknologi. Perkembangan ini sangat jelas dan ditandai dengan kenyataan bahwa segala aktivitas dan informasi lebih populer dan efektif disampaikan melalui media digital. Situasi ini menjadi semakin masif di kala pandemi covid-19 mewabah di dunia. Hampir seluruh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="540" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09.jpeg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09-300x169.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-20-at-15.33.09-768x432.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Sejak tahun 2000-an hingga saat ini, hampir tak ada satupun negara yang bisa mengelak dari akselerasi perkembangan teknologi. Perkembangan ini sangat jelas dan ditandai dengan kenyataan bahwa segala aktivitas dan informasi lebih populer dan efektif disampaikan melalui media digital. Situasi ini menjadi semakin masif di kala pandemi covid-19 mewabah di dunia. Hampir seluruh aspek pekerjaan, termasuk aktivitas di sektor pendidikan memanfaatkan digitalisasi sebagai pilar interaksi utama.</p>



<p>Digitalisasi di bidang informasi mengakibatkan berita-berita yang ada sangat bebas. Tentu saja berita ini praktis tidak bisa tersentralisasi. Ini sangat berpotensi memberi ruang informasi-informasi yang bersifat positif, negatif, bahkan bersifat destruktif bisa menyusup dalam sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia, terutama generasi muda. Informasi yang bersifat global dan bebas harusnya menjadi tantangan agar insan pendidik maupun masyarakat lebih literat dan beradab. Cara merespon informasi, baik di media berita online maupun media sosial akan menjadi ciri peradaban dan karakter bangsa Indonesia yang sejak dahulu dikenal ramah tamah, santun, nasionalis dan menghargai kebhinekaan.</p>



<p>Adab yang diharapkan ini ternyata bertolak belakang dengan laporan terbaru yang dirilis Digital Civility Index (DCI, 2020). Laporan DCI menunjukkan bahwa warganet atau netizen Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara dari sisi tingkat kesopanan digital pengguna internet (netizen) saat berkomunikasi di dunia maya. Hal ini ditunjukkan dengan indeks tingkat kesopanan netizen Indonesia yang berada pada angka 76 (sebelumnya angka 68), di mana semakin tinggi angkanya, maka tingkat kesopanan semakin buruk. Survei yang sudah memasuki tahun kelima tersebut mengamati sekitar 16.000 responden di 32 wilayah, yang diselesaikan selama kurun waktu bulan April hingga Mei 2020.</p>



<p>Padahal kita tahu dalam dunia digital, sebenarnya interaksi dilakukan dengan orang lain yang sebagian besar adalah manusia hidup, memiliki hati nurani, pemikiran, serta sisi kemanusiaan yang setara. Sangat miris karena berdasarkan data DCI di atas, ketidaksopanan netizen disebabkan karena hoaks dan penipuan 47%,  ujaran kebencian 27%. diskriminasi sebesar 13%, serta sebab lainnya sebesar 13%. Terlebih lagi ada beberapa netizen yang berinteraksi menggunakan <em>fake account</em> (akun palsu).</p>



<p>Tentu saja ini menjadi peringatan bagi kita bersama karena proses belajar yang dilalui siswa, dari TK, SD, SMP sampai SMA/SMK dilakukan berbasis dalam jaringan (daring). Pembelajaran berbasis daring tidak bisa dihindarkan dari interaksi di ruang digital. Oleh karenanya, momen ini menjadi peluang besar bagi pemerintah dan insan pendidik untuk menyelipkan edukasi pola interaksi di ruang digital yang humanis, literat, berkebhinekaan global dan berintegritas. Dengan kata lain, mereka perlu disiapkan dengan baik tidak hanya sebagai warga negara Indonesia (WNI) namun juga menjadi warga negara “digital” Indonesia.</p>



<p>Oleh sebab itu, untuk menopang terwujudkan edukasi warga negara digital, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian di antaranya: (1) perlunya infiltrasi nyata kewarganegaraan digital dalam kurikulum 2013 yang berlaku di sekolah, (2) adanya sinkronisasi materi pembelajaran PPKn, IPS, dan sejenisnya yang mengakomodir pengetahuan dan penerapan atas hak dan kewajiban masyarakat di ruang digital, (3) sosialisasi edukasi bagi para pendidik melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang didukung Dinas Pendidikan Kabupatan/Kota/Provinsi, (4) pelibatan siswa dan orang tua secara aktif dan interaktif pada ruang digital dalam setiap proses belajar yang dilakukan oleh guru, (5) adanya kebijakan pendidikan pada level pusat dan daerah yang sinkron dan prediktif terhadap isu-isu di ruang digital sehingga menjadi perhatian bersama, serta pelaksanaan program berbasis literasi digital yang dilakukan dari level guru/sekolah.</p>



<p>Dunia digital adalah dunia maya, namun aktivitasnya benar-benar ada hampir setiap saat dalam interaksi  bangsa dan masyarakat Indonesia. Ruang digital bersifat global, sehingga interaksi masyarakat digital yang berlangsung di Indonesia bisa dipantau setiap saat oleh entitas negara lain maupun warga global. Dengan pendidikan kewarganegaraan digital Indonesia yang baik, akan membentuk karakter bangsa Indonesia yang sejati dan seimbang dalam dunia nyata maupun ruang digital. Semasih ada waktu dan belum terlambat untuk mewujudkan pendidikan kewarganegaraan digital.</p>



<p>Penulis : <strong>I P. G. Sutharyana Tubuh Wibawa, S.Pd., M.Pd.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/urgensi-pendidikan-kewarganegaraan-digital-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wujud Bakti Kepada Krama Badung, Bupati Pantau Penyaluran BLT di Kuta Utara</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wujud-bakti-kepada-krama-badung-bupati-pantau-penyaluran-blt-di-kuta-utara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wujud-bakti-kepada-krama-badung-bupati-pantau-penyaluran-blt-di-kuta-utara</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wujud-bakti-kepada-krama-badung-bupati-pantau-penyaluran-blt-di-kuta-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2021 10:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[BLT]]></category>
		<category><![CDATA[bupatigiriprasta]]></category>
		<category><![CDATA[ketuadprdbadung]]></category>
		<category><![CDATA[kutautara]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[pemdabadung]]></category>
		<category><![CDATA[ppkmlevel4]]></category>
		<category><![CDATA[sekdaadiarnawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36752</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="843" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-300x198.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-1024x674.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-768x506.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Guna memastikan bantuan dan kebijakan politik anggaran Pemkab Badung sampai ke tangan masyarakat khususnya yang terdampak pandemi Covid-19, Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa turun langsung memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara, meliputi Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod dan Desa Canggu, Rabu (4/8). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="843" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-300x198.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-1024x674.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/BLT-Kuta-Utara-10-768x506.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Guna memastikan bantuan dan kebijakan politik anggaran Pemkab Badung sampai ke tangan masyarakat khususnya yang terdampak pandemi Covid-19, Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa turun langsung memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara, meliputi Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod dan Desa Canggu, Rabu (4/8).</p>



<p>Bupati Giri Prasta menyampaikan pemberian BLT Rp 300 ribu, selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat selama masa pandemi, juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). &#8220;Sekalipun bantuannya sedikit tapi inilah wujud bakti saya kepada krama Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong-royong bersama untuk masyarakat. Maka kami bersama jajaran dan DPRD Badung terus melakukan kontrol untuk memastikan BLT Badung ini dapat diterima oleh masyarakat yang penyalurannya dilakukan langsung oleh kepala lingkungan/kelian dinas dengan memanfaatkan QR Code,&#8221; katanya.</p>



<p>Di samping itu, Bupati Giri Prasta menyatakan terus melakukan proses penyelarasan data dalam penyerahan bantuan tersebut. Dicontohkannya wilayah Kecamatan Kuta Utara, per tanggal 4 Agustus 2021 terdapat 10 ribu lebih KK yang telah melewati proses penyelarasan data di dinas terkait. Selanjutnya akan diberikan BLT oleh pihak kelurahan/desa bersama Bank BPD Bali.</p>



<p>&#8220;Inilah pentingnya kami melakukan cleansing data karena ke depan kami ingin setiap desa atau kelurahan memiliki big data, untuk mewujudkan desa presisi,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana APBD Badung, kata Bupati, saat ini di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari Pemerintah Pusat, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak.</p>



<p>Turut hadir anggota DPRD Badung Dapil Kuta Utara AA Ngr. Ketut Agus Nadhi Putra dan Made Suryananda, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan, Lurah Kerobokan Kelod dan Perbekel Desa Canggu. (bgn003)21080409</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wujud-bakti-kepada-krama-badung-bupati-pantau-penyaluran-blt-di-kuta-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Ekonomi Bali Harus Penuh Kesabaran  Ditengah Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemulihan-ekonomi-bali-harus-penuh-kesabaran-ditengah-pandemi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemulihan-ekonomi-bali-harus-penuh-kesabaran-ditengah-pandemi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemulihan-ekonomi-bali-harus-penuh-kesabaran-ditengah-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 12:44:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[haruspenuhkesabaranditengah]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihanekonomibali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36305</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="958" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-1024x766.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-768x575.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pemulihan ekonomi Pulau Bali yang saat ini berupaya bangkit, diharapkan dapat dilalui dengan penuh kesabaran. Mengingat angka kasus covid-19 tercatat fluktuatif, jelas sangat berdampak besar terhadap sektor pariwisata Pulau Dewata yang menjadi nafas perekonomian masyarakat Bali.Hal itu dikatakan, Deputi KPwBI Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda dalam acara obrolan santai BI bareng media (Osbim), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="958" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-1024x766.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-768x575.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/666-3-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p> Pemulihan ekonomi Pulau Bali yang saat ini berupaya bangkit, diharapkan dapat dilalui dengan penuh kesabaran. Mengingat angka kasus covid-19 tercatat fluktuatif, jelas sangat berdampak besar terhadap sektor pariwisata Pulau Dewata yang menjadi nafas perekonomian masyarakat Bali.<br>Hal itu dikatakan, Deputi KPwBI Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda dalam acara obrolan santai BI bareng media (Osbim), di Sanur, Denpasar, Selasa (27/7/2021) yang berharap masyarakat tetap kreatif dan optimis dalam mencari peluang bisnis ditengah pandemi.<br>&#8220;Tetap optimis dan tetap bersabar dalam memulihkan ekonomi Bali. Dimana, salah satu sektor-sektor potensial yang bisa diambil untuk menumbuhkan ekonomi saat ini dengan cara jual beli online atau bisnis informasi dan komunikasi dalam jaringan,&#8221; katanya.</p>



<p><br>Kemudian, geliatkan kembali sektor pertanian dan akmamin yang masih minim digarap, dan dapat dipasarkan lewat media digital. Kemudian, sektor kontruksi yang kian positif, dimana beberapa proyek pembangunan di Bali yang akan dimulai dalam waktu dekat.<br>Meski catatan Bank Indonesia pertumbuhan ekonomi di Bali mengalami minus Tahun 2020,dimana tercatat pada triwulan satu (T1) mengalami -1,2 yang kemudian triwulan dua (T2) menjadi -11,06 yang berlanjut triwulan tiga (T3) kembali -12,32, hingga triwulan empat (T4) menjadi -12,21 dan dan pada Tahun 2021 pada triwulan pertama -9,8.<br>Namun, optimistis ekonomi akan pulih secara perlahan. Pemerintah provinsi Bali juga terus berupaya memulihkan pariwisata Bali lewat sertifikasi CHSE dan dana hibah pariwisata.</p>



<p><br>Selain itu, pemulihan pariwisata Bali jangka panjang juga telah dipikirkan lewat &#8220;refocusing&#8221;, menuju Quality tourism, maritime, medical, MICE, Nomadic Tourism, yang nantinya bermuara menggaet pasar pariwisata berkualitas.<br>Upaya pemulihan pariwisata jangka pendek juga telah disiapkan, dimana salah satunya mendatangkan wisatawan dari UAE dan Singapura.&nbsp;<br>&#8220;Ini sudah dipersiapkan dengan matang oleh pemerintah dengan membuat tiga zona hijau di Nusa Dua, Sanur dan Ubud, tapi pembukaan ini tertunda seiring dengan masih tingginya kasus covid-19 di Bali,&#8221; tuturnya.(BGN008)21072733</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemulihan-ekonomi-bali-harus-penuh-kesabaran-ditengah-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musisi Bali hadirkan karya yang gambarkan situasi pandemi COVID-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/musisi-bali-hadirkan-karya-yang-gambarkan-situasi-pandemi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musisi-bali-hadirkan-karya-yang-gambarkan-situasi-pandemi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/musisi-bali-hadirkan-karya-yang-gambarkan-situasi-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 07:37:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[album]]></category>
		<category><![CDATA[karya]]></category>
		<category><![CDATA[musisibali]]></category>
		<category><![CDATA[nosstress]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35956</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Musisi asal Bali yaitu Nosstress telah merilis album berjudul &#8220;Istirahat&#8221; yang menggambarkan situasi masyarakat saat ini akibat pandemi COVID-19. &#8220;Kami menjadi sadar, lagu &#8216;Istirahat&#8217; mungkin bukan hanya sekadar suara dari kami. Mungkin ia adalah kehendak sederhana dari alam, yang tak henti kita injak, tanpa istirahat,&#8221; kata salah satu personel Nosstress Man Angga dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0088-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Musisi asal Bali yaitu Nosstress telah merilis album berjudul &#8220;Istirahat&#8221; yang menggambarkan situasi masyarakat saat ini akibat pandemi COVID-19.</p>



<p>&#8220;Kami menjadi sadar, lagu &#8216;Istirahat&#8217; mungkin bukan hanya sekadar suara dari kami. Mungkin ia adalah kehendak sederhana dari alam, yang tak henti kita injak, tanpa istirahat,&#8221; kata salah satu personel Nosstress Man Angga dalam siaran persnya di Denpasar, Jumat.</p>



<p>Tema istirahat sendiri diambil dari single berjudul &#8220;Istirahat&#8221; yang telah dirilis tahun 2009. Sebuah apresiasi dari Nosstress untuk Hari Raya Nyepi yang mampu mengistirahatkan pulau Bali setidaknya satu hari. Kini alam raya kembali diistirahatkan, karena situasi pandemi.</p>



<p>&#8220;Bagi yang sudah pernah mengalami Nyepi gimana dampak alamnya, tentu juga membayangkan gimana jika yang istirahat bukan hanya Bali, tapi Indonesia, atau seluruh dunia. Kemudian pandemi melanda, memaksa kita untuk istirahat,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia mengatakan bahwa memang tidak bisa dipungkiri pandemi sangat menyusahkan, banyak orang kehilangan mata pencaharian hingga kesusahan makan.</p>



<p>Man Angga yang juga sebagai gitaris dan vokal di Nosstress ini mengatakan situasi yang sulit ini adalah hal wajar, dan di album &#8220;Istirahat&#8221;, Nosstress mencoba menangkap sisi lainnya. Pola hidup yang cepat membuat banyak perubahan, mengikis rasa saling membutuhkan antarmanusia dan alam.</p>



<p>&#8220;Pandemi bagai rem peringatan akan jalur yang menyimpang. Memberi waktu istirahat, ingat bahwa keluarga, kawan serta alam tercinta adalah kekayaan kita yang paling berharga,&#8221; kata</p>



<p>Sementara itu, Guna Warma yang juga personel Nosstress menambahkan bahwa melalui album Istirahat ini menjadi cara untuk dapat melihat apa yang sesungguhnya terpenting dalam hidup ini.</p>



<p>&#8220;Begitu banyak realitas sosial terlupakan dari kehidupan yang serba cepat ini. Kebahagiaan sederhana seolah tergilas oleh peristiwa yang terjadi dengan cepat dan silih berganti. &#8216;Istirahat&#8217; mungkin dapat membantu melihat apa yang sesungguhnya penting bagi hidup. Membedakan dengan jelas antara keinginan dengan kebutuhan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, setiap lagu mempunyai kisahnya tersendiri, sama seperti album sebelumnya yang bersumber dari keseharian. Mulai dari apa yang mereka lihat, alami dan rasakan.</p>



<p>Dalam hal ini, kata Guna Warma kalau Nosstress membebaskan para pendengar menginterpretasikan, hingga menemukan makna setiap lagu di album &#8220;Istirahat&#8221;.</p>



<p>&#8220;Cukup banyak lagu di album kami kali ini, dengan beragam kisah. Sepertinya bahasa kami tak sulit. Yang kami tulis adalah yang kami maksud. Harapan besar dari kami, silakan pendengar menyimak lagu kami, hingga dapat memaknai lagu ini dengan pemikiran masing-masing,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, dalam album &#8220;Istirahat&#8221; ini, Guna Warma mengatakan lantunan suara Cok Bagus masih terdengar di beberapa lagu.<br>​​​​<br>&#8220;Cok Bagus memutuskan mengundurkan diri saat album ini tengah dikerjakan. Sebelum memutuskan untuk keluar, Cok sudah menyelesaikan bagiannya turut sumbang suara di beberapa lagu di album ini. Setelah keluar dari Nosstress, kini Cok tetap tercatat sebagai musisi pendukung untuk album ini,&#8221; kata Guna Warma.(bgn123)21072314</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/musisi-bali-hadirkan-karya-yang-gambarkan-situasi-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov Gelar Upacara Ngrastiti Bhakti, Mohon Agar Pandemi Covid-19 Segera Berakhir</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemprov-gelar-upacara-ngrastiti-bhakti-mohon-agar-pandemi-covid-19-segera-berakhir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemprov-gelar-upacara-ngrastiti-bhakti-mohon-agar-pandemi-covid-19-segera-berakhir</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemprov-gelar-upacara-ngrastiti-bhakti-mohon-agar-pandemi-covid-19-segera-berakhir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 12:48:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[pemprovbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35409</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="762" height="762" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051.jpg 762w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-300x300.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-150x150.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-100x100.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 762px) 100vw, 762px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dalam upaya nunas ica memohon kepada Hyang Widhi Wasa agar pelaksanaan PPKM Darurat untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 bisa berjalan lancar, maka Pemprov Bali menggelar upacara ngrastiti bhakti secara serentak di seluruh Bali yang dipusatkan di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar pada Rabu (14/7). &#160;Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="762" height="762" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051.jpg 762w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-300x300.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-150x150.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0051-100x100.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 762px) 100vw, 762px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dalam upaya nunas ica memohon kepada Hyang Widhi Wasa agar pelaksanaan PPKM Darurat untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 bisa berjalan lancar, maka Pemprov Bali menggelar upacara ngrastiti bhakti secara serentak di seluruh Bali yang dipusatkan di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar pada Rabu (14/7).</p>



<p>&nbsp;Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, mewakili Gubernur mengatakan upacara ngrastiti bhakti kali ini dilaksanakan serentak oleh masyarakat Hindu di Bali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Dia menambahkan secara niskala dengan tatanan upakara-upacara Dresta Bali secara serentak di Pura Kahyangan Jagat/Pura Dang Kahyangan sampai Pura Kahyangan Tiga/Kahyangan Desa di seluruh Desa Adat di Bali. &#8220;Untuk pelaksanaan di tingkat desa dikoordinir oleh Desa Adat. Jadi desa adat seluruh Bali yang berjumlah 1.493 mengkoordinir pelaksanaan upacara di Pura Khayangan Tiga masing-masing,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia mengemukakan pelaksanaan upacara ini bertujuan untuk memohon ampun kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta memohon berkat-Nya dalam situasi ini. &#8220;Kita juga berdoa semoga pelaksanaan PPKM kali ini bisa berjalan lancar serta pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,&#8221; katanya seraya berharap pelaksanaan PPKM kali ini bisa menekan angka pertumbuhan kasus baru di Bali.</p>



<p>Kadis PMA juga mengungkapkan jika pelaksanaan upacara ngrastiti bhakti di tingkat desa diharapkan diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan serta menghindari terjadinya kerumunan. &#8220;Kita berharap segala upaya yang kita tempuh baik secara sakala dan niskala bisa mengembalikan Jagat Bali kembali normal,&#8221; tandasnya. (bgn003)21071419</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemprov-gelar-upacara-ngrastiti-bhakti-mohon-agar-pandemi-covid-19-segera-berakhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Roby Septiadi Merasakan Apa yang Dirasakan Masyarakat Saat ini</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kapolres-roby-septiadi-merasakan-apa-yang-dirasakan-masyarakat-saat-ini/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolres-roby-septiadi-merasakan-apa-yang-dirasakan-masyarakat-saat-ini</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kapolres-roby-septiadi-merasakan-apa-yang-dirasakan-masyarakat-saat-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 06:45:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Badung]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresrobyseptiadi]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[ppkmdarurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35376</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Berbuat baik, sesuai ajaran agama dan tidak melakukan pekerjaan yang tercela merupakan berkah utama. Hal ini disampaikan Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, saat memberikan bantuan berupa sembako kepada IB. Suardana, salah satu warganya di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Badung, pada. Rabu (15/7) pagi. &#8220;Saya sangat merasakan, apa yang dirasakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210714-WA0011-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Berbuat baik, sesuai ajaran agama dan tidak melakukan pekerjaan yang tercela merupakan berkah utama. Hal ini disampaikan Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, saat memberikan bantuan berupa sembako kepada IB. Suardana, salah satu warganya di Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Badung, pada. Rabu (15/7) pagi.</p>



<p>&#8220;Saya sangat merasakan, apa yang dirasakan masyarakat saat ini, namun dengan keterbatasan saya hanya bisa berbuat seperti apa yang rekan-rekan bisa lihat saat ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia juga memuji masyarakatnya yang banyak kehilangan pekerjaan, namun tidak kehilangan moralitas dan masih patuh terhadap protokol kesehatan.</p>



<p>Menghadapi kondisi yang memprihatinkan ini, kita sebagai anggota Polri, mengharapkan masyarakat bisa saling membantu, utamanya bisa menyikapinya dengan tenang dan tetap berpegang teguh pada prinsip kebenaran sesuai moralitas yang dipuji serta Prokes sesuai anjuran pemerintah.</p>



<p>Menurut dia, pandemi Covid-19 ini telah memperkuat pemahaman akan pentingnya solidaritas sebagaimana yang telah diimbau dan disosialisasikan oleh pihaknya dengan instansi terkait lainnya, seperti jauhi kerumunan dan prokes lainnya.</p>



<p>Bantuan yang bisa lakukan saat ini, kata Kapolres, bisa berupa materi seperti memberikan paket sembako, masker dan kebutuhan pokok sehari-hari yang dibutuhkan. Dan yang bersifat non materi yaitu turut serta dalam aktivitas sosial sesuai dengan prosedur dan protokol kesehatan yang ditentukan, berpartisipasi aktif dalam mendukung anjuran dan kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid -19.</p>



<p>&#8220;Mari kita saling peduli untuk berbagi kebaikan dengan mengembangkan dan memelihara cinta kasih dan belas kasih kepada sesama,&#8221; ujarnya usai membagikan sembako terhadap pemilik warung non-esensial sembari menutupnya dengan imbauan stiker yang ditempel di dinding. (bgn003)21071208</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kapolres-roby-septiadi-merasakan-apa-yang-dirasakan-masyarakat-saat-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang tua di Kupang minta pemerintah kaji ulang sekolah tatap muka</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 04:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kajiulang]]></category>
		<category><![CDATA[kupang]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[sekolahtatapmuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33785</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Para orang tua wali murid di Kota Kupang mendesak pemerintah untuk mengkaji kembali rencana pembukaan sekolah tatap muka di tengah meningkatnya kasus COVID-19 di ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. &#8220;Sebagai orang tua tentu kami ingin yang terbaik buat anak. Kami dukung jika ada sekolah tatap muka lagi, namun jika diperhatikan saat ini kasus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Para orang tua wali murid di Kota Kupang mendesak pemerintah untuk mengkaji kembali rencana pembukaan sekolah tatap muka di tengah meningkatnya kasus COVID-19 di ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.</p>



<p>&#8220;Sebagai orang tua tentu kami ingin yang terbaik buat anak. Kami dukung jika ada sekolah tatap muka lagi, namun jika diperhatikan saat ini kasus COVID-19 makin meningkat, karena itu pemerintah perlu mengkaji ulang lagi hal ini,&#8221; kata Palce Amalo warga Kelurahan Liliba, Kota Kupang saat ditemui di Kupang, Senin.</p>



<p>Menurut dia, saat ini kasus COVID-19 di daerah itu semakin mengkhawatirkan, dari sebelumnya jumlah COVID-19 di Kota Kupang hanya berada dikisaran 0,5 persen, pekan lalu prosentase itu meningkat menjadi 3 persen.</p>



<p>Hal ini cukup mengkhawatirkan karena menurut dia jika tidak dijaga dengan baik, akan muncul klaster baru di lingkup sekolah, apalagi dengan adanya virus COVID-19 varian baru.</p>



<p>Palce juga mengatakan bahwa memang sebelumnya pemerintah Kota Kupang sudah memberikan surat keterangan dan ditanda-tangan oleh sejumlah orang tua wali murid bahwa mengizinkan agar sekolah tatap muka bisa kembali dilakukan.</p>



<p>&#8220;Tetapi dengan kasus yang terus bertambah ini menurut saya, kesepakatan itu dibatalkan dulu, sambil menunggu situasi dan kondisi yang benar-benar baik,&#8221; tambah dia.</p>



<p>Hal yang sama juga diungkapkan seorang kepala rumah tangga di Kota Kupang, Yuven Nitano. Menurut dia, ada baiknya pemerintah juga memperhatikan kondisi COVID-19 di Kota Kupang saat ini yang terus meningkat.</p>



<p>&#8220;Sebelum jumlah kasus COVID-19 di Kota Kupang ini terus meningkat istri saya sudah tanda tangan surat di atas meterai 10.000 dan menyatakan orang tua bersedia sekolah tatap muka,&#8221; ujar dia.</p>



<p>Apalagi di kawasan Oesapa tempat tinggal dirinya bersama keluarga masuk dalam kawasan zona merah sehingga penerapan protokol kesehatan harus ditingkatkan di Kota itu.</p>



<p>Untuk diketahui berdasarkan data dari gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Kupang, pada Minggu (27/6) kemarin jumlah kasus COVID-19 sudah mencapai 7.342 kasus, dengan jumlah kenaikan sebesar 53 orang.</p>



<p>Saat ini yang masih dirawat mencapai 313 orang. Mengalami kenaikan kasus sebesar 35 orang dibandingkan pada Sabtu (26/6) lalu yang jumlah yang dirawat 278 orang.(bgn123)21062808</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar kesetaraan gender dari Desa Penglipuran Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/belajar-kesetaraan-gender-dari-desa-penglipuran-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belajar-kesetaraan-gender-dari-desa-penglipuran-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/belajar-kesetaraan-gender-dari-desa-penglipuran-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 02:55:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[desapenglipuran]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraangender]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisatabali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33765</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="475" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas-300x178.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas-768x456.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali sudah tersohor di pelosok negeri dengan julukan desa terbersih di dunia. Desa ini pun seringkali menjadi tujuan wisata ramah lingkungan (eco-friendly)&#160;bagi warga yang ingin merasakan sejuknya udara perdesaan yang segar, asri dan tanpa sampah. Namun di desa ini, tidak hanya sekadar memiliki nilai dari sisi kebersihan, serta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="475" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas-300x178.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/kepala-dinas-768x456.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali sudah tersohor di pelosok negeri dengan julukan desa terbersih di dunia.</p>



<p>Desa ini pun seringkali menjadi tujuan wisata ramah lingkungan (eco-friendly)&nbsp;bagi warga yang ingin merasakan sejuknya udara perdesaan yang segar, asri dan tanpa sampah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="800" height="479" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/turis-domestik-1.jpeg" alt="" class="wp-image-33768" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/turis-domestik-1.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/turis-domestik-1-300x180.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/turis-domestik-1-768x460.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption>Pasangan turis berjalan menyusuri Desa wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, (18/6/2021).</figcaption></figure>



<p>Namun di desa ini, tidak hanya sekadar memiliki nilai dari sisi kebersihan, serta pariwisatanya. Adapun desa ini sangat menjunjung kesetaraan gender. Baik laki-laki maupun perempuan bekerja sama dalam membangun perekonomian keluarga.<br><br>Astri Widyani, salah satu penduduk Desa Panglipuran juga bekerja membuat canang sesajen untuk dijual, demi membantu suaminya yang bekerja sebagai guru honorer.</p>



<p>&#8220;Saat pandemi COVID-19 enggak bisa ngapa-ngapain, di rumah aja tapi dapur harus tetap ngebul. Jadi saya bikin canang, ada yang masih bisa ke ladang ya kembali ke ladang,&#8221; kata&nbsp;Astri.</p>



<p>Sebelum pandemi COVID-19, desa tersebut memang bertumpu pada pariwisata dan penjualan oleh-oleh khas Desa Panglipuran seperti aksesoris, loloh cemcem (minuman khas daun cemcem atau daun kloncing) dan tipat cantok (makanan sejenis ketupat dan sayuran rebus yang kemudian disajikan bersama dengan bumbu kacang), hingga festival budaya.</p>



<p>Di desa tersebut, menurut Asri, hampir 80 persen penduduknya berjualan, kemudian bekerja di bidang pariwisata maupun menjadi pegawai negeri sipil.</p>



<p>&#8220;Selama pandemi&nbsp;&#8216;nggak bisa dipungkiri warga sini mayoritas berjualan, jadi dari sini aja. Ada orang sini yang juga jadi pegawai negeri, pokoknya berasa banget pas pandemi,&#8221; katanya.</p>



<p>Namun Astri tidak menyerah bekerja sama dengan suaminya demi menghidupi keluarga kecilnya dengan dua anak.</p>



<p>Kehidupan mereka kembali normal perlahan saat di bulan Desember 2020, Desa Penglipuran kembali dibuka untuk wisatawan dengan protokol kesehatan COVID-19 ketat.</p>



<p><strong>Karang Memadu</strong></p>



<p>Selain soal emansipasi yang setara antara laki-laki dan perempuan yang saling bekerja sama dalam keluarga, di Desa Panglipuran, tidak banyak yang tahu di desa tersebut memiliki aturan adat, yakni dilarang melakukan poligami maupun poliandri.</p>



<p>Desa tersebut memiliki satu tempat tersendiri, yakni Karang Memadu, sebuah tempat pengucilan di desa tersebut bagi pelaksana poligami dan poliandri. Tempat tersebut berada khusus di bawah kaki Desa Penglipuran.</p>



<p>&#8220;Pertama, di sini ada orang tua kami leluhur kami menyampaikan bahwa kalau mau hidup rukun dalam satu keluarga cukup satu istri satu suami sepasang. Selanjutnya untuk emansipasi, atau katakanlah menghargai hak asasi, yaitu kesetaraan gender,&#8221; kata Ketua Pelaksana Wisata Desa Penglipuran, Nengah Moneng.</p>



<p>Nengah mengatakan hal tersebut disepakati anggota adat itu sendiri dan menjadi awig-awig (tata krama).</p>



<p>Ada tiga level penduduk di dalam Desa Penglipuran yakni krama (warga) desa adat, krama tamu, dan tamu. Aturan tersebut hanya mengikat pada krama desa adat meski domisilinya telah di luar desa.</p>



<p>&#8220;Itu akan tetap terikat. Kami juga punya keluarga di Yogyakarta, Jakarta, selama dirinya masih terikat sebagai anggota krama, kita pertahankan terus,&#8221; kata&nbsp;Nengah.</p>



<p>Jumlah penduduk di Desa Penglibpuran kurang lebih 1.111 jiwa, dengan jumlah antara perempuan dan laki-laki hampir seimbang.</p>



<p>Adapun perempuan yang berada di desa tersebut sangat produktif. Meski memegang peranan rumah tangga, ada juga yang menjadi pengrajin, penjual bibit bunga, bertani dan beternak.</p>



<p>Selain itu ada yang berjualan hasil karya yang dijual secara daring.</p>



<p>&#8220;Perempuan atau laki-laki harus berkolaborasi di rumah tangganya masing-masing dan menjaga kehidupan yang primer,&#8221; katanya.<br>&nbsp;</p>



<p><strong>Layak perempuan dan anak</strong></p>



<p>Di Kabupaten Bangli sendiri kini tengah berupaya mewujudkan kabupaten layak anak dan perempuan, meski sudah dilaksanakan sejak lama dan turun temurun secara adat.</p>



<p>Di samping itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat menilai Desa Penglipuran dapat menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang dicanangkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Kementerian&nbsp;Desa,&nbsp;<em>PDT</em>&nbsp;dan Transmigrasi (Kemendes PDTT)</p>



<p>Ia&nbsp;mengatakan dalam melaksanakan DRPPA tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan daerah, khsusnya juga aparat desa dan pemimpin desa adat setempat.</p>



<p>&#8220;Peran desa sangat signifikan di dalam melaksanakan program-program kami di pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, salah satu contohnya di sini ada yang namanya Karang Memadu,&#8221; katanya.</p>



<p>Karang Memadu sendiri, menurut dia, merupakan cara efektif membentuk tatanan desa yang ramah perempuan dan peduli anak. Pelakunya diberikan tempat pengasingan yang sangat berbeda dengan rumah yang lain.</p>



<p>&#8220;Kalau dalam konteks adat, yang membedakan jika ada di rumah karang itu rasa malunya luar biasa. Itu efektif sekali mencegah poligami, karang memadunya jadi kosong,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan adanya sanksi adat tersebut, diharapkan adanya tatanan kehidupan yang tentram dan nyaman bagi penduduk desa.<br><br>I Wayan Jimat mengatakan data terakhir dari segi penilaian mandiri pihaknya sudah mencapai penilaian angka 836 dari lima klaster yang mereka laksanakan.<br><br>Besar harapan kehidupan di Desa Penglipuran tidak hanya dinobatkan sebagai desa terbersih di dunia, namun menjadi desa yang tenteram dan aman untuk menjadi tempat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.<br><br>Diharapkan Desa Penglipuran menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk menjadikan Negara Indonesia meminimalisasi korban budaya patriarki, serta mengurangi korban kekerasan yang seringkali dialami perempuan dan anak, terlebih di masa pandemi COVID-19.(bgn123)21062803</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/belajar-kesetaraan-gender-dari-desa-penglipuran-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
