<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pandemi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pandemi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2020 05:48:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#pandemi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Agar jantung penyandang diabetes &#038; hipertensi sehat selama pandemi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/agar-jantung-penyandang-diabetes-hipertensi-sehat-selama-pandemi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=agar-jantung-penyandang-diabetes-hipertensi-sehat-selama-pandemi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/agar-jantung-penyandang-diabetes-hipertensi-sehat-selama-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 05:48:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[#hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#sehat]]></category>
		<category><![CDATA[#selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5743</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Dokter spesialis jantung dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, Nikolas Wanahita menyarankan para penderita diabetes dan hipertensi memantau angka-angka ideal gula darah dan tekanan darah mereka untuk mengurangi risiko terkena masalah jantung selama masa pandemi COVID-19 ini. Bagi para penyandang diabetes, pastikan gula darah puasa berada di bawah 108 g/dL lalu target HbA1c [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/hypertension-867855_1280-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Dokter spesialis jantung dari Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, Nikolas Wanahita menyarankan para penderita diabetes dan hipertensi memantau angka-angka ideal gula darah dan tekanan darah mereka untuk mengurangi risiko terkena masalah jantung selama masa pandemi COVID-19 ini.</p>



<p>Bagi para penyandang diabetes, pastikan gula darah puasa berada di bawah 108 g/dL lalu target HbA1c di bawah 7 persen. Sementara bagi yang memiliki hipertensi, pantau dan usahakan agar tekanan darah berada pada angka ideal yakni 110-140 dan 60-90 mmHg.</p>



<p>Selain itu, rutinlah melakukan latihan aerobik agar pompa jantung cepat. Pilihan aktivitas fisik yang direkomendasikan antara lain berenang, bersepeda,&nbsp;<em>jogging&nbsp;</em>atau jalan cepat minimum 30 menit dan dilakukan seminggu tiga kali.</p>



<p>&#8220;Tidur malam juga harus cukup, 7 jam minimun,&#8221; kata Nikolas dalam webinar, Jumat (21/8).</p>



<p>Tips sehat lainnya, penuhilah kebutuhan vitamin D3 yang bisa didapatkan dari makanan dan sinar matahari. Untuk mengetahui asupan vitamin D3 tubuh cukup atau tidak, tes darah bisa dilakukan.</p>



<p>Dari sisi makanan, sebaiknya hindari makanan olahan, seimbangkan konsumsi hidangan yang digoreng, daging merah dengan serat tinggi. Ikan bisa menjadi pilihan selain daging sapi atau ayam.</p>



<p>Selain itu, kendalikan stres berlebihan karena berdampak tak bagus untuk tubuh secara keseluruhan.</p>



<p>Vaksinasi juga bisa menjadi upaya yang baik. Menurut Nikolas, jika seseorang pernah divaksinasi walau untuk virus lain, maka ini bisa membantu melawan COVID-19.</p>



<p>&#8220;Jika pernah divaksinasi walau untuk virus lain, kemungkinan akan membantu melawan COVID-19. Pneumococcal vaccines, lalu vaksin influenza boleh setiap tahun dilakukan, menurut studi,&#8221; tutur Nikolas.</p>



<p>Sebaiknya jangan serta merta percaya pada herbal yang belum terbukti dari sisi medis.</p>



<p>&#8220;Bukan hanya&nbsp;<em>side effect</em>. Biasanya orang-orang ini merasa lebih aman jadi lebih lengah, tidak pakai masker, tidak jaga jarak,&#8221; kata Nikolas.</p>



<p>Selain itu, jangan coba-coba menginfeksi diri sendiri dengan virus penyebab COVID-19, jangan cemas berlebihan, jangan berhenti meminum obat diabates dan hipertensi tanpa berkonsultasi dengan dokter.</p>



<p>Terakhir, jika perlu ke dokter, jangan menunggu lagi terutama jika ada keluhan seperti nyeri dada, kelemahan di satu sisi badan yang bisa jadi mengarah ke masalah jantung.</p>



<p>&#8220;Kemungkinan meninggal jauh lebih tinggi dari COVID-19. Kalau takut ke rumah sakit (terkena COVID-19), pakai peralatan proteksi diri. COVID-19 paling tidak masih setengah tahun lagi, harus belajar hidup dengan COVID-19,&#8221; demikian pesan Nikolas. (bgn/ant)20082209</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/agar-jantung-penyandang-diabetes-hipertensi-sehat-selama-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
