<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#pancasila &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pancasila/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Aug 2023 10:37:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#pancasila &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Bupati Bangli Buka Pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 1 Kintamani</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wakil-bupati-bangli-buka-pameran-proyek-penguatan-profil-pelajar-pancasila-di-smpn-1-kintamani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wakil-bupati-bangli-buka-pameran-proyek-penguatan-profil-pelajar-pancasila-di-smpn-1-kintamani</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wakil-bupati-bangli-buka-pameran-proyek-penguatan-profil-pelajar-pancasila-di-smpn-1-kintamani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Aug 2023 10:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Bangli]]></category>
		<category><![CDATA[#pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[#SMPN1Kintamani]]></category>
		<category><![CDATA[#wabupbangli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=82489</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Bangli, Baliglobalnews Pendidikan bagi anak tidak hanya soal akademik. Anak juga perlu ditanamkan nilai-nilai pendidikan moral dan karakter kepada anak yang dijalankan berdampingan dengan pendidikan akademik di sekolah. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, ketika membuka pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 1 Kintamani (P5) pada Jumat (25/8/2023). Menurut Wabup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/08/IMG-20230825-WA0075-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Bangli, Baliglobalnews</p>



<p>Pendidikan bagi anak tidak hanya soal akademik. Anak juga perlu ditanamkan nilai-nilai pendidikan moral dan karakter kepada anak yang dijalankan berdampingan dengan pendidikan akademik di sekolah.</p>



<p>Hal itu dikatakan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, ketika membuka pameran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMPN 1 Kintamani (P5) pada Jumat (25/8/2023).</p>



<p>Menurut Wabup Diar, pendidikan pada jam pelajaran sekolah masih banyak menitikberatkan pada bobot akademis, dan kurang memberikan ruang pada pendidikan karakter. Oleh karena itu, dia mengajak melihat bagaimana pendidikan karakter dan literasi numerasi di SMPN 1 Kintamani dalam mewujudkan karakter bangsa,&#8221; katanya.</p>



<p>Diar menyatakan Pemerintah Kabupaten Bangli mengucapkan terima kasih atas kontribusi PSF terhadap dunia pendidikan di Bangli sehingga siswa dapat belajar dengan metode yang baru seperti menemukan masalah di sekitar mereka dan mencari solusinya secara kolaboratif. Kalau kegiatan belajar hanya buka buku dan menjawab soal saja itu sudah ketinggalan zaman.</p>



<p>Kepala SMPN 1 Kintamani, I Dewa Raka Dewi, menyatakan kesiapan guru-gurunya untuk berbagi praktik. &#8220;Dari program ini, telah terlatih 10 orang diseminator yang siap berbagi baik di Bangli, Bali, dan seluruh nusantara,&#8221; katanya.</p>



<p>Testimoni dari Gusti Indra, bahwa siswa kelas VIII juga merasakan manfaat dari P5. &#8220;Sebelumnya, karakter saya mudah marah, karena kurang bisa menghargai pendapat teman yang berbeda. Namun sekarang saya memahami bahwa setiap orang itu berbeda-beda,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara Head Of Operation &amp; Resource Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach, Srie Setyadi, menyampaikan program Literasi Numerasi Berbasis Proyek (Lintas) adalah program yang diimplementasikan oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) sebagai salah satu organisasi penggerak di 5 sekolah di Sulawesi Selatan dan Bali. Program dilakukan secara hybrid melalui pelatihan daring dan pendampingan lapangan untuk membantu guru dan manajemen sekolah mengimplementasikan P5 yang bertujuan untuk menguatkan kemampuan literasi, numerasi dan profil pelajar Pancasila.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Selama kami mendampingi melalui program Lintas mulai Oktober 2021 – Agustus 2023, guru dan manajemen sekolah telah berhasil melaksanakan 2 tema P5 dan menghasilkan sekitar 26 produk yang akan dipamerkan pada saat pameran hasil karya siswa ini. &#8220;Pameran hasil karya P5 akan menjadi rangkaian terakhir implementasi program lintas,&#8221; katanya. (bgn003)23082523</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wakil-bupati-bangli-buka-pameran-proyek-penguatan-profil-pelajar-pancasila-di-smpn-1-kintamani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Megawati: Masih Ada Yang Pertentangkan Agama dan Pancasila</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/megawati-masih-ada-yang-pertentangkan-agama-dan-pancasila/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=megawati-masih-ada-yang-pertentangkan-agama-dan-pancasila</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/megawati-masih-ada-yang-pertentangkan-agama-dan-pancasila/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2020 10:38:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#agama]]></category>
		<category><![CDATA[#ketuaumum]]></category>
		<category><![CDATA[#MegawatiSukarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[#pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[#pdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[#presidenke-5ri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5343</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="456" height="345" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed.jpg 456w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed-300x227.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 456px) 100vw, 456px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan masih ada pihak yang mempertentangkan antara Pancasila dan agama meski bangsa Indonesia telah merasakan 75 tahun kemerdekaan. &#8220;Pada usia 75 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, masih saja ada pihak yang mencoba mempertentangkan prinsip-prinsip negara kita, hubungan antara agama dengan negara, agama dengan Pancasila,&#8221; kata Megawati, di Jakarta, Selasa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="456" height="345" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed.jpg 456w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed-300x227.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/unnamed-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 456px) 100vw, 456px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan masih ada pihak yang mempertentangkan antara Pancasila dan agama meski bangsa Indonesia telah merasakan 75 tahun kemerdekaan.</p>



<p>&#8220;Pada usia 75 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, masih saja ada pihak yang mencoba mempertentangkan prinsip-prinsip negara kita, hubungan antara agama dengan negara, agama dengan Pancasila,&#8221; kata Megawati, di Jakarta, Selasa.</p>



<p>Bahkan, kata Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu, ada pihak yang mencoba mengutak-atik prinsip negara yang telah selesai dan disepakati para pendiri bangsa bersama para alim ulama.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Megawati saat menjadi pembicara kunci webinar nasional bertema &#8220;Kontekstualiasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Falsafah Hidup Bangsa dan Ideologi Negara&#8221; dan peluncuran buku karya Prof Dr&nbsp;Hamka Haq berjudul &#8220;Asas Kehidupan Berbangsa dan Bernegara: Jejak Pemikiran Soekarno&#8221; yang disiarkan secara daring.</p>



<p>Megawati mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila bukanlah sesuatu yang asing, tetapi memang sudah ada di dalam kepribadian dan kebudayaan bangsa Indonesia.</p>



<p>&#8220;Bung Karno tidak pernah mengklaim sebagai pencipta Pancasila, tetapi beliau selalu mengatakan menggalinya dari nilai-nilai yang sudah hidup lestari dalam kepribadian dan kebudayaan bangsa Indonesia,&#8221; katanya.</p>



<p>Oleh karena itu, kata Megawati, kehidupan berketuhanan yang rukun dan damai di antara sesama pemeluk agama merupakan bagian penting dari budaya bangsa Indonesia.</p>



<p>Berkaitan dengan Pancasila dan Bung Karno, ia menjelaskan bahwa rangkaian sejarah mencatat peran penting dan strategis Bung Karno dalam proses kemerdekaan dan pembentukan Pancasila.</p>



<p>&#8220;Bukan hanya pada konteks politik kemerdekaan bangsa, tetapi juga dalam memberi isi dan bentuk bagi eksistensi negara Indonesia merdeka yang diberi dasar Pancasila,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebagai asas berbangsa dan bernegara, kata Megawati, Pancasila berfungsi sebagai suatu meja statis untuk pijakan dan bintang penuntun yang menjadi kompas penunjuk arah.</p>



<p>Dengan kehadiran buku karya Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), sayap organisasi PDI Perjuangan itu bersamaan HUT Ke-75 RI, kata Megawati, diharapkan menjadi momentum untuk introspeksi dan proyeksi terhadap perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>



<p>&#8220;Sejak 75 tahun yang lalu hingga hari ini dan masa yang akan datang, bahwa pada 18 Agustus 1945 para pendiri bangsa menyepakati dasar dan ideologi negara kita adalah Pancasila yang sila-silanya termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,&#8221; kata Megawati. (bgn/ant)20081818</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/megawati-masih-ada-yang-pertentangkan-agama-dan-pancasila/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peneliti LIPI: Pancasila Terbukti Bertahan dari Rongrongan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/peneliti-lipi-pancasila-terbukti-bertahan-dari-rongrongan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peneliti-lipi-pancasila-terbukti-bertahan-dari-rongrongan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/peneliti-lipi-pancasila-terbukti-bertahan-dari-rongrongan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2020 07:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[#indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#lipi]]></category>
		<category><![CDATA[#pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5089</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Asvi Warman Adam mengatakan Pancasila terbukti mampu bertahan dari rongrongan upaya kalangan yang ingin mengubah ideologi Indonesia tersebut. &#8220;Terdapat rongrongan Pancasila sejak Indonesia merdeka tetapi Pancasila tetap eksis atau bertahan,&#8221; kata peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asvi Warman Adam dalam webinar LIPI diikuti di Jakarta, Jumat(14/8). Dia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/asvi-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Asvi Warman Adam mengatakan Pancasila terbukti mampu bertahan dari rongrongan upaya kalangan yang ingin mengubah ideologi Indonesia tersebut.</p>



<p>&#8220;Terdapat rongrongan Pancasila sejak Indonesia merdeka tetapi Pancasila tetap eksis atau bertahan,&#8221; kata peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asvi Warman Adam dalam webinar LIPI diikuti di Jakarta, Jumat(14/8).</p>



<p>Dia mencontohkan berulang kali Pancasila sebagai dasar negara Indonesia diuji oleh rongrongan ideologi keagamaan dan komunisme seperti yang terjadi pada beberapa pemberontakan/kudeta sejak 1945.</p>



<p>Asvi mencontohkan rongrongan itu seperti pemberontakan Madiun 1945, DI/TII, PRRI/Permesta, RMS, OPM dan GAM.</p>



<p>&#8220;Kesaktian Pancasila memiliki kemampuan bertahan dari ideologi keagamaan dan komunisme,&#8221; kata dia.</p>



<p>Kendati begitu, dia mengingatkan segala upaya rongrongan itu tidak boleh dibiarkan karena memiliki potensi yang tidak baik.</p>



<p>&#8220;Pemberontakan jangan dianggap hanya pergolakan daerah karena untuk masa yang akan datang pemberontakan itu dapat terjadi lagi,&#8221; kata dia.</p>



<p>Asvi mengatakan Pancasila lahir berdasarkan kesepakatan golongan kebangsaan dan keagamaan sehingga sejatinya bisa menaungi seluruh elemen bangsa Indonesia. (bgn/ant)20081607</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/peneliti-lipi-pancasila-terbukti-bertahan-dari-rongrongan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bincang-bincang Pancasila di bulan merdeka</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bincang-bincang-pancasila-di-bulan-merdeka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bincang-bincang-pancasila-di-bulan-merdeka</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bincang-bincang-pancasila-di-bulan-merdeka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2020 02:36:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#75tahunRI]]></category>
		<category><![CDATA[#hutRI]]></category>
		<category><![CDATA[#pancasila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4663</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Palembang, Baliglobalnews &#160;Sejarawan dari pusat sejarah TNI, Dr Kusuma Espe mengajak bincang-bincang secara virtual mengenai ideologi negara Pancasila di bulan peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indoensia pada Agustus tahun 2020 ini. Melalui mimbar virtual dari Jakarta yang mengangkat tema &#8220;Bincang Pancasila di Bulan Merdeka&#8221; yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/2015082620140930Kesaktian-Pancasila-300914-bean-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Palembang, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Sejarawan dari pusat sejarah TNI, Dr Kusuma Espe mengajak bincang-bincang secara virtual mengenai ideologi negara Pancasila di bulan peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indoensia pada Agustus tahun 2020 ini.</p>



<p>Melalui mimbar virtual dari Jakarta yang mengangkat tema &#8220;Bincang Pancasila di Bulan Merdeka&#8221; yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air, termasuk dari Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (11/8), sejarawan Dr Kusuma bersama akademisi Utrecht University Dr Andi Yanuardi membahas mengenai sejarah lahirnya Pancasila dimulai dari pertanyaan apa yang dimaksud ideologi, apa itu Pancasila, dan mengapa negara memerlukan ideologi.</p>



<p>Selain itu juga dibahas mengenai Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara Jepang hingga Rancangan Undang-Undang Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (RUU BPIP).</p>



<p>Menurut Dr Kusuma, ideologi adalah doktrin atau kumpulan pemikiran yang memberikan pedoman kepada gerakan sosial, lembaga, atau kelompok, bersangkutan dengan satu program politik atau program sosial.</p>



<p>Secara sosiologis, ideologi pada dasarnya adalah hasil pemikiran manusia dalam merancang masa depan sebagai respon terhadap suatu kondisi masyarakat.</p>



<p>Jika ideologi diartikan seperti itu maka Pancasila dapat disebut sebagai ideologi karena merupakan pandangan hidup (<em>weltanschaung</em>), satu dasar falsafah, alat pemersatu (<em>ligature</em>), dan bintang penuntun (<em>leistar</em>).</p>



<p>Dengan demikian pada sidang BPUPK pada 1945 faktor ideologi mendapat perhatian yang seksama dari para pendiri negara.</p>



<p>Penjajahan akan melahirkan nasionalisme, kepincangan sosial-ekonomi, dan eksploitasi terhadap manusia akan menimbulkan sosialisme, kediktatoran akan menimbulkan demokrasi.</p>



<p><strong>Pancasila ideologi inklusif</strong></p>



<p>sejarawan Dr Kusuma bersama akademisi Utrecht University Dr Andi lebih lanjut menjelaskan Pancasila sebagai ideologi inklusif kemajemukan Indonesia, tidak bisa diindoktrinasikan sebatas upacara atau seremonial, tetapi perlu proses pengakaran.</p>



<p>Proses pengakaran ini melibatkan tiga dimensi ideologis yakni keyakinan atau mitos, penalaran atau logos, dan kejuangan atau etos.</p>



<p>Pada dimensi etos, misalnya, radikalisasi Pancasila diarahkan untuk menumbuhkan kepercayan diri dan daya juang agar Dasar Negara Indonesia ini memiliki konsistensi dengan produk perundang-undangan lain, koherensi antarsila, dan korespondensi dengan realitas sosial.</p>



<p>Membumikan Pancasila melalui imajinasi dan metodologi &#8216;<em>state building</em>&#8216; dan &#8216;<em>nation building</em>&#8216; berjalan bersama bangsa berkarakter<br>memerlukan upaya komprehensif, holistik, dan integratif.</p>



<p>Perlu adanya &#8220;strategi kebudayaan&#8221; tidak hanya untuk merespons berbagai perkembangan dan dinamika Indonesia hari ini, tetapi menjangkau ke depan Indonesia yang terbayangkan (imagined Indonesia), misalnya 2045 ketika Indonesia mencapai kemerdekaan 100 tahun.</p>



<p>Strategi kebudayaan Indonesia menuju 2045 berorientasi untuk memperkuat Indonesia bersatu, demokratis, maju, berjati diri, dan mandiri.</p>



<p>Sebagai salah satu negara besar di dunia, strategi kebudayaan itu sekaligus mengorientasikan Indonesia untuk memainkan peran lebih<br>besar di tingkat internasional.</p>



<p>Melalui bincang virtual Pancasila pada peringatan hari kemerdekaan ke-75 tahun Republik Indonesia, lima butir sila yang menjadi asas atau dasar dari kehidupan berbangsa dan bernegara bisa diterapkan secara utuh, karena satu sama lain terkait mewujudkan tujuan bernegara.</p>



<p>Dengan penerapan secara utuh butir-butir Pancasila, sejarawan pusjarah TNI itu mengatakan masyarakat dapat berkontribusi lebih signifikan untuk penciptaan peradaban lebih, maju, aman, dan berkeadilan.</p>



<p><strong>Penerapan dalam kehidupan</strong></p>



<p>Sementara mantan anggota DPRD Palembang Priyanti Gani dalam kesempatan terpisah memimpikan asas-asas yang terkandung dalam Pancasila diterapkan secara utuh oleh semua lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Anak Pahlawan Nasional Mayjen TNI (Purn) dr A.K Gani ini berharap melalui momentum peringatan 75 tahun HUT RI pada 17 Agustus 2020 ini semua asas Pancasila bisa dipraktikan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.</p>



<p>Lima butir sila yang menjadi asas atau dasar dari kehidupan berbangsa dan bernegara harus diterapkan secara utuh, tidak boleh hanya satu atau dua sila saja, karena satu sama lain terkait mewujudkan tujuan bernegara.</p>



<p>Sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, jika masyarakat berketuhanan secara utuh pastilah manusianya dapat berlaku adil dan memiliki adab, yang diwujudkan dalam sila kedua.</p>



<p>Sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, jika masyarakatnya mampu berperilaku adil dan memiliki adab yang baik, maka rakyat akan bersatu padu dan negara menjadi kuat, sebagaimana sila ketiga.</p>



<p>Sila ketiga Persatuan Indonesia, jika masyarakat sudah memiliki rasa persatuan, maka demokrasi Pancasila akan jalan secara utuh sebagaimana sila keempat.</p>



<p>Sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/perwakilan, jika rakyat dipimpin secara hikmat dan diwakili oleh orang yang bijaksana dalam melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat, maka antara yang memberi kepercayaan dan yang mendapatkan kepercayaan atau mandat tidak akan merasa saling curiga, saling menipu sehingga sila ke lima yang menjadi tujuan akhir berbangsa dan bernegara akan terwujud.</p>



<p>Sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia merupakan tujuan akhir berbangsa dan bernegara, menurut anak pahlawan nasional pejuang Sumsel itu dirasakan belum menyentuh semua lapisan masyarakat yang menjadi perhatian dan upaya bersama untuk mewujudkannya.</p>



<p>Khusus dalam kondisi negara menghadapi pandemi COVID-19, masyarakat diharapkan dapat mengamalkan Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong mengoptimalkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Protokol kesehatan perlu diterapkan secara bersama-sama dengan kedisiplinan yang tinggi sehingga penyebaran wabah virus Corona jenis baru itu bisa segera diputus dan masyarakat dapat melaksanakan berbagai aktivitas secara normal serta melangkah menuju Indonesia maju.(bgn/ant)20081304</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bincang-bincang-pancasila-di-bulan-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
