<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pakarekonomi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/pakarekonomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jun 2022 12:47:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>pakarekonomi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pakar Ekonomi Unud : Penguatan Kelembagaan dan High End Market Kunci Sukses Pengembangan Industri Kreatif Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pakar-ekonomi-unud-penguatan-kelembagaan-dan-high-end-market-kunci-sukses-pengembangan-industri-kreatif-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pakar-ekonomi-unud-penguatan-kelembagaan-dan-high-end-market-kunci-sukses-pengembangan-industri-kreatif-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pakar-ekonomi-unud-penguatan-kelembagaan-dan-high-end-market-kunci-sukses-pengembangan-industri-kreatif-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jun 2022 12:47:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[pakarekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[unund]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=51502</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar , Baliglobalnews. Pakar Ekonomi Pertanian Universitas Udayana Prof. Ir. IGAA Ambarawati, M.Ec., Ph.D, bangga atas kreativitas pelaku ekonomi Bali untuk bertahan di masa krisis. Berdasarkan kunjungan pada Indonesia Development Forum (IDF) di Junglegold Bali (Mengwi) dan Sunsri Jewelry (Celuk, Sukawati), pada Kamis (2/6). Teridentifikasi dua faktor yang mendukung keberlanjutan industri Bali. &#8220;Penguatan kelembagaan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220604-WA0009-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Denpasar , Baliglobalnews. Pakar Ekonomi Pertanian Universitas Udayana Prof. Ir. IGAA Ambarawati, M.Ec., Ph.D, bangga atas kreativitas pelaku ekonomi Bali untuk bertahan di masa krisis. Berdasarkan kunjungan pada Indonesia Development Forum (IDF) di Junglegold Bali (Mengwi) dan Sunsri Jewelry (Celuk, Sukawati), pada Kamis (2/6). Teridentifikasi dua faktor yang mendukung keberlanjutan industri Bali.</p>



<p>&#8220;Penguatan kelembagaan dan bidikan high end market kunci sukses pengembangan industri kreatif Bali,&#8221; ucap Prof. Ambarawati saat menjadi narasumber pada diskusi IDF 2022 di Kuta, Jumat (3/6).</p>



<p>Menurut Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Unud bahwa, penguatan kelembagaan dilakukan Junglegold Bali yang melakukan edukasi dibagian hulu, tengah dan hilir. Di hulu, kata Prof. Ambarawati, perusahaan coklat membina petani dalam produksi biji kakao berkualitas mulai dari aspek budidaya, penanganan hama dan penyakit, maupun pengolahan pasca panen.</p>



<p>Kemudian, penguatan SDM dan penggunaan mesin-mesin sesuai kebutuhan sehingga perusahaan mampu berproduksi dengan kualitas primium. &#8220;Edukasi pelanggan (tingkat hilir) dilakukan untuk membangun pelanggan baru,&#8221; kata Pengurus Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) pusat dan Komisariat PERHEPI Denpasar itu.</p>



<p>Ditambahkan, Sunsri Jewelry dan Junglegold Bali telah membidik pangsa pasar high end market yakni industri yang memasarkan produknya kepada pelanggan yang siap membayar lebih mahal untuk produk berkualitas seusai aktivitasnya.</p>



<p>Direktur Junglegold Bali, Ida Bagus Nama Rupa menambahkan, pihaknya mendorong kesiapan petani untuk berbisnis. Hal ini berarti petani harus mampu menyediakan produk sesuai permintaan pasar. Junglegold Bali membutuhkan biji kakao yang sudah difermentasi dan dengan kadar air 7%.</p>



<p>&#8220;Ketika petani mampu menghasilkan biji kakao sesuai standar yang kami butuhkan, kami bayar lebih mahal. 10 tahun lalu ketika harga biji kakao baru seharga Rp.&nbsp;<a href="tel:10000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">10.000</a>/kg di pasaran bagi petani yang mampu menyediakan kebutuhan kami mendapatkan harga Rp.&nbsp;<a href="tel:35000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">35.000</a>&nbsp;dan saat ini menjadi Rp.&nbsp;<a href="tel:50000" target="_blank" rel="noreferrer noopener">50.000</a>/kg&#8221; tegas pengusaha muda asal Desa Carangsari, Badung itu.</p>



<p>Direktur Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teguh Sambodo, SP., MS., Ph.D menjelaskan, Indonesia Development Forum (IDF) dilaksanakan sejak tahun 2017 namun tahun 2020 dan 2021 tidak dilaksanakan dikarenakan wabah Covid-19.</p>



<p>&#8220;IDF 2022 dilaksanakan di sejumlah lokasi yakni Batam, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Timur dan akan ditutup pada pertangahan tahun 2022 di Jakarta,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ia menjelaskan, IDF yang dilaksanakan di Provinsi Bali bertujuan mengajak pemangku kepentingan untuk memikirkan solusi pembangunan ekonomi Bali. &#8220;Transformasi Bali ke depan mengintegrasikan antara sektor hulu (produsen bahan mentah) dengan perusahaan pengolah (industri). Dan sektor jasa (pariwisata) sehingga Bali memiliki industri unggulan yang memiliki daya saing tinggi,&#8221; tegas Teguh Sambodo, Ph.D.</p>



<p>Ditambahkan, industri makanan dan kerajinan perak mendapat perhatian khusus untuk diberdayakan karena industri ini melibatkan sebagaian besar penduduk Bali. Kegiatan IDF dilaksanakan secara daring dan luring, melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Berita ini juga dapat diakses melalui&nbsp;<a href="http://www.unud.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">http://www.unud.ac.id</a>.</p>



<p>(bgn008)22060402<a href="https://baliglobalnews.com/bupati-bangli-hadiri-verifikasi-lapangan-hybrid-evaluasi-kla-tahun-2022-di-kabupaten-bangli/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pakar-ekonomi-unud-penguatan-kelembagaan-dan-high-end-market-kunci-sukses-pengembangan-industri-kreatif-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurus Jitu Putri Koster Bangkitkan UMKM Bali Tuai Pujian Pakar Ekonomi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jurus-jitu-putri-koster-bangkitkan-umkm-bali-tuai-pujian-pakar-ekonomi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jurus-jitu-putri-koster-bangkitkan-umkm-bali-tuai-pujian-pakar-ekonomi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jurus-jitu-putri-koster-bangkitkan-umkm-bali-tuai-pujian-pakar-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2021 14:20:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bangkitkanUMKMBali]]></category>
		<category><![CDATA[jurusjitu]]></category>
		<category><![CDATA[pakarekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[putrikoster]]></category>
		<category><![CDATA[tuaipujian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=22853</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Jurus jitu yang dilakukan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dalam upaya membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menuai pujian dari pakar ekonomi yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud, I Wayan Ramantha. Hal itu dikemukakan saat keduanya menjadi narasumber pada acara bertajuk &#8216;Apa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0003-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Jurus jitu yang dilakukan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dalam upaya membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menuai pujian dari pakar ekonomi yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud, I Wayan Ramantha. Hal itu dikemukakan saat keduanya menjadi narasumber pada acara bertajuk &#8216;Apa Kabar UMKM (AKU) Bali&#8217;, Kamis (11/2).</p>



<p>Satu di antara jjurus yang dinilai sangat jitu itu gencarnya Ny. Koster mengedukasi pada pelaku UMKM agar serius menggarap konsumen lokal di tengah pendemi yang mengakibatkan menurunnya permintaan dari mancanegara. Tak hanya mengedukasi pelaku UMKM, untuk menggugah minat masyarakat, Ny. Koster juga menjadi contoh dalam penggunaan produk buatan desainer lokal yang sebelumnya lebih diminati turis asing. Belakangan, wanita yang dikenal sebagai seniman multitalenta ini kerap mengenakan busana pis bolong karya desainer Dayu Karang.</p>



<p>&#8220;Ketika pakaian itu dikenakan oleh seorang Ibu Gubernur, secara tidak langsung beliau sudah mempromosikan produk tersebut. Ini promosi gratis,&#8221; ucapnya seraya menyebutkan, apa yang diterapkan oleh Ny. Koster dalam upaya membangkitkan UMKM adalah langkah yang tepat.</p>



<p>Selain mengedukasi masyarakat agar menggunakan produk lokal, kegiatan pameran IKM Bali Bangkit yang digagas Dekranasda Bali dinilai sebagai hal yang patut diapresasi. Ramantha menyebutkan pameran IKM Bali Bangkit bisa menjadi prototype bagi kabupaten/kota untuk melaksanakan hal serupa. Dia berpendapat sejumlah jurus jitu yang berhasil diaplikasikan Ny. Koster dalam membangkitkan UMKM tak terlepas dari sosoknya sebagai seorang seniman yang paham ilmu ekonomi.</p>



<p>Menanggapi sanjungan tersebut, Ny. Koster menyampaikan apa yang dilakukannya adalah bagian dari tanggung jawab yang diembannya sebagai Ketua Dekranasda.&nbsp; Dia menyebutkan satu di antara tugas utama Dekranasda adalah menjembatani pelaku UMKM dengan konsumen. Dalam melaksanakan tugas itu, dia membangun sinergi dengan OPD terkait yaitu Disperindag Provinsi Bali.</p>



<p>Istri orang nomor satu di Bali ini menuturkan, pendemi Covid-19 berdampak serius bagi pelaku UMKM di Pulau Dewata. &#8220;Namun jika direnungkan, di tengah keterpurukan yang dihadapi, kita sebenarnya diajak jeda dan berpikir sejenak tentang apa yang harus dilakukan dengan produk UMKM,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Ny. Koster, satu di antara pelajaran yang bisa dipetik dari pandemi adalah kita diingatkan kembali pada alam. Demikian halnya dalam proses produksi kerajinan seperti kain tenun lokal. &#8220;Kita dijauhkan dari bahan kimia. Semua kain yang diproduksi berbahan dari alam,&#8221; katanya.</p>



<p>Satu hal lagi yang menjadi bahan perenungan di tengah pandemi adalah para pelaku UMKM diingatkan agar kembali merangkul konsumen lokal. &#8220;Sebelumnya produk berkualitas hand made karya perajin kita lebih banyak diekspor sehingga masyarakat lokal asing dengan produk tersebut. Sekarang, ketika ekspor lesu, saatnya kita rangkul konsumen lokal. Kenalkan produk berkualitas yang biasa diekspor kepada masyarakat kita,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia lantas mencontohkan busana dengan aksesoris pis bolong karya desainer Bali yang sebelumnya diekspor ke Jerman. Menurut dia, desain rancangan Dayu Karang ini sangat simpel dan enak dikenakan untuk aktivitas sehari-hari. &#8220;Ini artinya, produk yang biasanya dibuat untuk memenuhi selera konsumen luar negeri, pas juga ketika kita kenakan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dekranasda Bali, kata dia, juga memfasilitasi penyelenggaraan pameran yang bertajuk IKM Bali Bangkit di Gedung Ksirarnawa. Senada dengan Ramantha, Putri Koster berharap kegiatan serupa dilaksanakan di kabupaten/kota. Jika terealisasi, hal ini akan menjadi dorongan yang lebih kuat bagi kebangkitan UMKM Bali. (bgn003)21021202</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jurus-jitu-putri-koster-bangkitkan-umkm-bali-tuai-pujian-pakar-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
