<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ott &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ott/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 15:03:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ott &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>OTT Perbekel Bongkasa Terkait Terima Fee Proyek BKK</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ott-perbekel-bongkasa-terkait-terima-fee-proyek-bkk/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ott-perbekel-bongkasa-terkait-terima-fee-proyek-bkk</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ott-perbekel-bongkasa-terkait-terima-fee-proyek-bkk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2024 15:02:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ott]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=99064</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="902" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-768x433.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-1536x866.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Operasi tangkap tangan (OTT) Perbekel (Kepala Desa) Bongkasa Kabupaten Badung, KL (59), oleh Tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali, karena diduga menerima fee tindak pidana korupsi pada pengelolaan APBDesa TA 2024 (BKK Kabupaten Badung). &#8220;Modus pelaku tidak segera memproses pengajuan termin yang diajukan oleh penyedia/kontraktor dengan cara menunda penandatanganan surat perintah pembayaran (SPP) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="902" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-1024x577.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-768x433.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/11/ott-1536x866.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Operasi tangkap tangan (OTT) Perbekel (Kepala Desa) Bongkasa Kabupaten Badung, KL (59), oleh Tim Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali, karena diduga menerima fee tindak pidana korupsi pada pengelolaan APBDesa TA 2024 (BKK Kabupaten Badung).</p>
<p>&#8220;Modus pelaku tidak segera memproses pengajuan termin yang diajukan oleh penyedia/kontraktor dengan cara menunda penandatanganan surat perintah pembayaran (SPP) dan tidak melakukan otorisasi pada sistem Informasi Bank Bali (IBB), sebelum ada kesanggupan dan kesepakatan untuk memberikan fee, sehingga dana termin yang diajukan oleh kontraktor belum bisa ditransfer ke rekeningnya,&#8221; kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Bali AKBP M. Arif Batubara, didampingi Kabagbinopsnal AKBP Ni Nyoman Yuniartini, Kasubid Penmas Bidhumas AKBP Ketut Ekajaya, kepada wartawan di Lobi Krimsus pada Rabu (6/11/2024).</p>
<p>Dia menjelaskan, penangkapan KL dilakukan pada 5 November 2024 pukul 10.25 Wita di areal Parkir Utara Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Jalan Raya Sempidi, Mengwi, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/39/XI/2024/SPKT.DITKRIMSUS/POLDABALI.</p>
<p>&#8220;Pelaku KL sering meminta persentase fee kepada kontraktor penyedia, yang berasal dari pencairan termin dana APBDesa TA 2024 (BKK Kabupaten Badung), untuk Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung khususnya dalam pekerjaan konstruksi atau pembangunan di Desa Bongkasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian, dari informasi tersebut dilakukan penyelidikan sehingga diperoleh informasi bahwa pelaku meminta fee proyek tersebut, untuk segera diserahkan dan dibawa ke Puspem Badung.</p>
<p>Selanjutnya diketahui pelaku berada di Puspem Badung untuk menghadiri undangan seluruh perbekel/kepala desa se-kabupaten badung dan Kepala OPD Kab. Badung dalam acara sosialisasi dan penilaian implementasi Indikator Kabupaten/Kota Anti Korupsi TA 2024 oleh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI).</p>
<p>&#8220;Pelaku terlihat keluar dari Gedung tempat rapat (Bangunan Gedung Utama Bupati Badung) yang kemudian berjalan seorang diri menghampiri seseorang (saksi) dan akhirnya pelaku meminta dan menerima sejumlah uang (Rp20juta yang diamankan). kemudian dimasukan ke dalam saku sebelah kanan celana Panjang warna hitam,&#8221; katanya.</p>
<p>Kemudian, kata dia, Tim Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bali, melakukan penindakan, dilanjutkan dengan pemeriksaan badan dan barang bawaan pelaku di hadapan saksi-saksi dan ditemukan berbagai barang bukti berupa uang tunai Rp20 juta.</p>
<p>&#8220;Kemudian, untuk menemukan dan mencari dan mengamankan barang bukti lain terkait tindak pidana korupsi dimaksud, selanjutnya tim membawa pelaku ke ruangan kerjanya di Kantor Perbekel Desa Bongkasa dan dilakukan pemeriksaan atau penggeledahan dan ditemukan barang bukti terkait dokumen pengajuan, realisasi dan pertanggungjawaban sehubungan dengan APBDesa Bongkasa TA 2024,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menyebutkan tim kemudian melanjutkan penggeledahan di rumah pelaku yakni di Banjar Tanggayuda, Desa Bongkasa, sehingga ditemukan dan diamankan barang bukti terkait asset milik pelaku.</p>
<p>Adapun barang bukti yang ditemukan dan disita yakni 2 ikat uang pecahan Rp100.000 sejumlah Rp20.000.000 yang ditemukan di saku kanan celana panjang hitam yang dipakai pelaku. Kemudian, uang tunai dengan total Rp370.000 yang ditemukan pada saku baju endek yang dipakai pelaku, 1 unit HP berwarna emas merk Samsung S24 Ultra, 1 buah tas kecil berwarna abu-abu sedang hijau merk skinarma, yang berisikan uang tunai Rp301.000, KTP, kartu debit BCA, ATM Bank BPD Bali, kartu debit BRI, kartu kredit BCA.</p>
<p>&#8220;Ada juga 1 unit tablet Samsung warna Hitam SM-P585Y, juga 1 unit Laptop/notebook merk HP Warna Silver core i7 gen 10 beserta charge, dokumen pengajuan, realisasi, dan pertanggungjawaban dana APBDesa Bongkasa dan BKK Kabupaten Badung TA 2024. Ada juga 7 buah buku tabungan, 2 buah BPKB kendaraan bermotor dan 2 buah sertifikat hak milik KL, 1 buah ipad Samsung Tab S6, 1 buah Hardisk, 1 buah STNK, 1 buah ID Card Screen Mask Premium,&#8221; katanya.</p>
<p>Dalam kasus ini, Tim Krimsus Polda Bali memeriksa 4 orang saksi untuk dimintai keterangan dalam perkara ini yaitu pihak pelapor, kontraktor, pihak yang menyerahkan uang, dan sopir pelaku.</p>
<p>&#8220;Untuk pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yakni pasal 12 huruf e undang-undang Nomor 20 tahun 2001 sebagaimana perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak Pidana Korupsi, Pasal 12 huruf a undang-undang Nomor 20 tahun 2001 sebagaimana perubahan atas undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak Pidana Korupsi,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menambahkan, kasus ini akan terus ditindaklanjuti dan dikembangkan sebagai bentuk komitmen Polda Bali memberantas Korupsi di Bali dan mendukung Program Asta Cita Presiden. (bgn008)24110611</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ott-perbekel-bongkasa-terkait-terima-fee-proyek-bkk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergitas KPK dan Polri yang Pertama Kali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ott-bupati-nganjuk-wujud-sinergitas-kpk-dan-polri-yang-pertama-kali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ott-bupati-nganjuk-wujud-sinergitas-kpk-dan-polri-yang-pertama-kali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ott-bupati-nganjuk-wujud-sinergitas-kpk-dan-polri-yang-pertama-kali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2021 03:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bupatinganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[ott]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[sinergitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=29090</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="850" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-300x199.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-1024x680.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-768x510.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri bersinergi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.  Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penangkapan Bupati Nganjuk ini merupakan wujud sinergitas pertama kalinya KPK dan Polri dalam mengungkap perkara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="850" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-300x199.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-1024x680.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-768x510.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-10.43.21-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri bersinergi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. </p>



<p>Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penangkapan Bupati Nganjuk ini merupakan wujud sinergitas pertama kalinya KPK dan Polri dalam mengungkap perkara korupsi yang melibatkan kepala daerah.</p>



<p>&#8220;Ini pertama kali dalam sejarah KPK dan Bareskrim Polri bersinergi mengungkap kasus dugaan suap kepala daerah,&#8221; kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (11/5/2021).</p>



<p>Argo menjelaskan, lembaga antirasuah dan Korps Bhayangkara bersinergi mulai dari pelaporan, penyelidikan, pengumpulan data, sampai OTT bersama-sama.</p>



<p>&#8220;Sinergitas antar lembaga penegak hukum ini akan terus dilakukan dan dipertahankan agar jauh lebih baik lagi,&#8221; ungkap jenderal bintang dua itu.</p>



<p>Diketahui, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK bersama<br>Bareskrim Polri di Ngajuk, Jawa Timur, Senin (10/5/2021). Turut disita sejumlah uang.Selain bupati, enam orang lainnya juga ditetapkan tersangka. Mereka adalah Camat Pace Dupriono (DR), Camat Tanjungnaom Plt. Camat Sukomoro Edie Srijato (ES), Camat Berbek Haryanto (HY), Camat Loceret Bambang Subagio (BS), mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo (TBW), dan Ajudan Bupati Ngajuk M. Izza Muhtadin.(bgn122)21051105</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ott-bupati-nganjuk-wujud-sinergitas-kpk-dan-polri-yang-pertama-kali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mensos Juliari tersangka korupsi bansos miliki kekayaan Rp47 miliar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mensos-juliari-tersangka-korupsi-bansos-miliki-kekayaan-rp47-miliar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mensos-juliari-tersangka-korupsi-bansos-miliki-kekayaan-rp47-miliar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mensos-juliari-tersangka-korupsi-bansos-miliki-kekayaan-rp47-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 06:06:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[DANA BANSOS]]></category>
		<category><![CDATA[juliaripeterbatubara]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[mensos]]></category>
		<category><![CDATA[ott]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=17095</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (JPB) yang baru ditetapkan tersangka kasus korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya di Kementerian Sosial terkait bantuan sosial untuk wilayah Jabodetabek 2020 memiliki total kekayaan Rp47.188.658.147. Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Juliari terakhir melaporkan kekayaannya pada 30 April [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/J68A9966_1607198022468_1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (JPB) yang baru ditetapkan tersangka kasus korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya di Kementerian Sosial terkait bantuan sosial untuk wilayah Jabodetabek 2020 memiliki total kekayaan Rp47.188.658.147.</p>



<p>Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs https://elhkpn.kpk.go.id, Juliari terakhir melaporkan kekayaannya pada 30 April 2020 atas kekayaan yang diperolehnya selama tahun 2019 dengan jabatan Menteri Sosial.</p>



<p>Juliari memiliki kekayaan dari tanah dan bangunan senilai Rp48.118.042.150. Adapun sebarannya sembilan tanah dan bangunan berlokasi di Jakarta Selatan, Badung, Bogor, dan Simalungun serta dua bidang tanah di Simalungun.</p>



<p>Selanjutnya, yang bersangkutan juga memiliki harta dari alat transportasi dan mesin berupa satu unit mobil Land Rover Jeep senilai Rp618.750.000</p>



<p>Juliari juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1.161.000.000, surat berharga Rp4.658.000.000 serta kas dan setara kas Rp10.217.711.716.</p>



<p>Juliari sebenarnya memiliki total kekayaan Rp64.773.503.866. Namun, ia tercatat juga memiliki utang Rp17.584.845.719 sehingga total kekayaannya saat ini Rp47.188.658.147.</p>



<p>Juliari ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW).</p>



<p>Sedangkan pemberi suap, yakni dua orang dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).</p>



<p>KPK menduga Mensos menerima suap senilai Rp17 miliar dari &#8220;fee&#8221; pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19 di Jabodetabek.</p>



<p>&#8220;Pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama diduga diterima &#8216;fee&#8217; Rp12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh MJS (Matheus Joko Santoso) kepada JPB (Juliari Peter Batubara) melalui AW (Adi Wahyono) dengan nilai sekitar Rp8,2 miliar,&#8221; kata Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu dini hari.</p>



<p>Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh Eko dan Shelvy N selaku orang kepercayaan Juliari untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi Juliari.</p>



<p>&#8220;Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, terkumpul uang &#8216;fee&#8217; dari bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sejumlah sekitar Rp8,8 miliar yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB,&#8221; kata Firli. (bgn123) 20120609</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mensos-juliari-tersangka-korupsi-bansos-miliki-kekayaan-rp47-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arsul Sani: OTT beruntun buktikan revisi UU tidak buat KPK lemah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/arsul-sani-ott-beruntun-buktikan-revisi-uu-tidak-buat-kpk-lemah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=arsul-sani-ott-beruntun-buktikan-revisi-uu-tidak-buat-kpk-lemah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/arsul-sani-ott-beruntun-buktikan-revisi-uu-tidak-buat-kpk-lemah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 05:49:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[ott]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=17092</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) beruntun belakangan ini membuktikan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak membuat lembaga antirasuah itu melemah. &#8220;OTT terjadi beruntun belakangan ini membuktikan bahwa revisi UU KPK tidak membuat KPK lemah. Ini sekali lagi membuktikan mereka yang selalu berteriak-teriak di ruang publik bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/antarafoto-kpk-ott-pejabat-kemensos-061120-hma-7-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan operasi tangkap tangan (OTT) beruntun belakangan ini membuktikan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak membuat lembaga antirasuah itu melemah.</p>



<p>&#8220;OTT terjadi beruntun belakangan ini membuktikan bahwa revisi UU KPK tidak membuat KPK lemah. Ini sekali lagi membuktikan mereka yang selalu berteriak-teriak di ruang publik bahwa dengan revisi UU KPK itu melumpuhkan atau membunuh KPK tidak benar,&#8221; kata Arsul saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.</p>



<p>Anggota Komisi III DPR RI itu menambahkan, banyaknya OTT atau tidaknya bukan dipengaruhi oleh Undang-Undang, tapi oleh sikap dan arah pemberantasan korupsi dari pimpinan KPK dan jajaran-nya.</p>



<p>&#8220;Tidak ditentukan oleh revisi UU, tapi oleh sikap dan arah pemberantasan korupsi dari pimpinan KPK dan jajaran-nya. Artinya apakah OTT akan jadi satu prioritas kebijakan atau tidak,&#8221; tutur Arsul.</p>



<p>Sebelumnya, diberitakan bahwa KPK menjaring sejumlah pejabat pembuat komitmen (PPK) program bantuan sosial Kementerian Sosial dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada Jumat malam hingga Sabtu (5/12) dini hari.</p>



<p>Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan perkara ini diduga juga menjerat Menteri Sosial Juliari P Batubara karena menunjuk langsung para tersangka sebagai pelaksana proyek bansos tersebut.</p>



<p>&#8220;JPB (Juliari P Batubara) selaku Menteri Sosial menunjuk MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebagai Pejabat Pembuat Komitmen) dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukan langsung para rekanan,&#8221; ungkap Firli.</p>



<p>Sebelumnya, KPK juga melakukan OTT terhadap seorang Menteri lainnya pada Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. (bgn123) 20120608</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/arsul-sani-ott-beruntun-buktikan-revisi-uu-tidak-buat-kpk-lemah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
