<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nyputrisuastinikoster &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/nyputrisuastinikoster/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Feb 2022 09:48:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>nyputrisuastinikoster &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Hidup Sehat dan Bahagia di Masa Tua dari Webinar TP PKK Provinsi Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tips-hidup-sehat-dan-bahagia-di-masa-tua-dari-webinar-tp-pkk-provinsi-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tips-hidup-sehat-dan-bahagia-di-masa-tua-dari-webinar-tp-pkk-provinsi-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tips-hidup-sehat-dan-bahagia-di-masa-tua-dari-webinar-tp-pkk-provinsi-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2022 09:48:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[nyputrisuastinikoster]]></category>
		<category><![CDATA[TPPKK PROVINSIBALI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=45323</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="599" height="399" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha.jpg 599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 599px) 100vw, 599px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar webinar yang mengusung tema &#8216;Hidup Sehat dan Bahagia di Masa Tua&#8217; secara luring di Gedung Jayasabha pada Rabu (2/2). Webinar dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Koster, dengan dua narasumber yaitu Psikiater dan Pemerhati Kesehatan Mental Prof. DR. dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ (K) dan DR. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="599" height="399" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha.jpg 599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/berita_KepedulianPutriKoster_LansiaKiniBisaBerkegiatandiGedungNariGraha-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 599px) 100vw, 599px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar webinar yang mengusung tema &#8216;Hidup Sehat dan Bahagia di Masa Tua&#8217; secara luring di Gedung Jayasabha pada Rabu (2/2).</p>



<p>Webinar dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Koster, dengan dua narasumber yaitu Psikiater dan Pemerhati Kesehatan Mental Prof. DR. dr. Luh Ketut Suryani, SpKJ (K) dan DR. dr. Cokorda Bagus Jaya Lesmana, SPKJ (K) MARS serta jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali. </p>



<p>Sementara Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, Pakis Bali dan peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring dari kedudukan masing-masing. Ny. Koster  menyampaikan kegiatan itu merupakan bagian dari implementasi progam TP PKK Provinsi Bali, khususnya berkaitan dengan aksi sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. </p>



<p>Kali ini, TP PKK Bali menghadirkan dua pakar kejiwaan yang khusus membawakan materi tentang problematika lansia dan cara mengatasinya.Dia menyatakan kelompok lansia mendapat atensi karena secara alamiah setiap orang akan memasuki masa itu. &#8220;Kita semua yang hadir di sini dan juga peserta yang ikut secara daring adalah calon-calon lansia, &#8221; ucapnya.  Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendengar pendapat dari pakar tentang bagaimana kita mempersiapkan diri agar nantinya bisa menjadi lansia yang sehat dan bahagia,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut dia, mencegah atau mempersiapkan diri sejak dini lebih baik daripada harus mengatasi problematika pada masa lansia. &#8220;Saya harap narasumber yang hadir berbagi tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di hari tua.  Sehingga ketika tiba saatnya kita dipanggil sang pencipta, kita bisa mengembalikan unsur panca mahabuta secara utuh. Ini wujud rasa terima kasih kita kepada Tuhan, &#8221; urainya. 4. </p>



<p>Lebih dari itu, kegiatan webinar ini juga menjadi bagian penting dari implementasi Perda Provinsi Bali Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Tips-tips yang dibagikan oleh para narasumber juga bisa diterapkan para peserta dalam merawat lansia di rumah dan lingkungan masing-masing. &#8220;Kita mulai dari hal-hal kecil agar regulasi yang dikeluarkan pemerintah bisa terimplementasi dengan baik melalui geliat TP PKK didukung peran aktif seluruh komponen masyarakat, &#8220;imbuhnya.</p>



<p>Prof. LK Suryani dalam paparannya merinci sejumlah keluhan para lansia yang sering ia dengar yaitu tidak dihiraukan oleh anak-anak mereka dan masa tua yang jauh dari angan-angan. &#8220;Saya yakin, setiap orang menginginkan hari tua yang sehat dan bahagia, bisa duduk dengan tenang dan punya cukup uang. Namun yang dihadapi sebagian besar lansia adalah sebaliknya,&#8221; ucapnya. </p>



<p>Bahkan menurut Prof. Suryani, sebagian besar lansia tidak dididik untuk mandi karena waktu mereka habis untuk bekerja dan bekerja. Problematika lain yang dihadapi oleh sebagian besar lansia, kata dia, perasaan tak berguna ketika orang-orang terdekat mereka melarang melakukan suatu kegiatan dengan alasan sudah tua. &#8220;Anak-anak sering melarang orangtua mereka yang sudah lansia melakukan kegiatan dengan menyebut sudah tua. Mulai sekarang, jangan menyebut diri tua, kita harus berani menyebutkan umur,&#8221; tandasnya. </p>



<p>Lebih dari itu, sebagian lansia juga kerap menghadapi problem dengan menantu mereka. Menyikapi hal tersebut, Suryani menyarankan agar para lansia mulai menanamkan prinsip penerimaan. Dengan kata lain, seseorang harus menerima bahwa menua itu adalah hal yang pasti. Selain itu, untuk menjaga kesehatan fisik, lansia disarankan untuk tetap bergerak, tertawa lepas dan berjemur di bawah sinar matahari. Sedangkan untuk menjaga kesehatan mental, dia merekomendasi para lansia melakukan sesuatu sesuai kata hati. </p>



<p>&#8220;Misalnya soal berpakaian, pilih warna yang disukai dan jangan terbatas pada warna-warna tertentu yang diidentikkan dengan orang tua,&#8221; tambahnya.Mengingat banyaknya problem yang dihadapi, Suryani mengharapkan pemerintah memberi tempat khusus bagi lansia untuk berkumpul pada waktu-waktu tertentu. Harapan Suryani langsung mendapat tanggapan dari Ny. Koster. </p>



<p>Setelah berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan OPD terkait, dia mempersilakan para lansia memanfaatkan Gedung Wanita Nari Graha untuk melakukan kegiatan. Bahkan, ke depan Ny. Koster ingin mewujudkan sebuah gedung untuk lansia di areal Pusat Kebudayaan Bali yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. &#8220;Untuk saat ini, Gedung Wanita Nari Graha cukup representatif, silakan dimanfaatkan,&#8221; katanya sembari menambahkan, setiap anak wajib memberi perhatian serius terhadap orang tua karena doa mereka sangat penting sebagai penuntun kehidupan. </p>



<p>Suryani pun sangat mengapresiasi keputusan cepat yang diambil oleh Ny. Koster. Menurut dia, ini merupakan bukti nyata perhatian terhadap para lansia.Cokorda Bagus Jaya Lesmana menambahkan, secara mental para lansia menghadapi sejumlah persoalan antara lain perasaan depresi, sedih dan pikun yang disebabkan menurunnya fungsi fisik dan otak. </p>



<p>Oleh karena itu, untuk mempertahankan fungsi fisik, para lansia harus tetap aktif bergerak. Sedangkan untuk mencegah pikun, lansia hendaknya diberi ruang agar bisa tetap mengasah otak mereka. Pada bagian lain, Jaya Lesmana juga mengingatkan peran orang sekitar untuk membuat lansia tetap sehat dan bahagia dalam menikmati sisa hidup mereka. &#8220;Anak-anak harus belajar memahami beratnya problem yang dihadapi para lansia dan hindari berkonfrontasi dengan mereka,&#8221; pungkasnya. (bgn)22020206</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tips-hidup-sehat-dan-bahagia-di-masa-tua-dari-webinar-tp-pkk-provinsi-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Dekranasda Bali Minta Perajin Lokal Pandai Menata Display Produk</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-minta-perajin-lokal-pandai-menata-display-produk/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-dekranasda-bali-minta-perajin-lokal-pandai-menata-display-produk</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-minta-perajin-lokal-pandai-menata-display-produk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2021 13:53:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[nyputrisuastinikoster]]></category>
		<category><![CDATA[pemprovbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=32939</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="852" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-768x511.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah&#160; (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Koster, mengajak pelaku IKM/UMKM se-Bali untuk belajar dan giat memperbaiki tata cara menata display produk yang akan dipasarkan, sebagai upaya menggulirkan roda perekonomian di tengah masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir. Ny. Koster mengemukakan hal itu saat dialog &#8220;IKM Bali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="852" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-768x511.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210619-WA0074-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah&nbsp; (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Koster, mengajak pelaku IKM/UMKM se-Bali untuk belajar dan giat memperbaiki tata cara menata display produk yang akan dipasarkan, sebagai upaya menggulirkan roda perekonomian di tengah masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum juga berakhir.</p>



<p>Ny. Koster mengemukakan hal itu saat dialog &#8220;IKM Bali Goes to Mall&#8221; dengan tema &#8220;Memberdayakan Teknologi Bangkitkan Ekonomi Kreatif&#8221; di Plaza Renon Mall, Denpasar, Sabtu (19/6).</p>



<p>Menurut Ny. Koster, penataan display produk dilakukan serangkaian menyongsong pergerakan waktu sebagai persiapan di kala pandemi Covid-19 berakhir, maka IKM/ UMKM siap untuk kembali melaju kencang di tingkat mancanegara, dengan segala perubahan yang lebih optimal.</p>



<p>Dia menyebutkan jika kreatif menata display produk dengan kemasan yang rapi dan menarik, secara otomatis akan mampu menaikkan harga jual produk kepada konsumen. &#8220;Apabila kualitas produk yang ditambah dengan kemasan menarik, maka harga tawar barang juga akan naik. Ini kami lakukan selaku Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam rangka memperkenalkan mall sebagai tempat transaksi terbaru bagi perajin IKM/ UMKM nantinya. Di mana sebelumnya produk IKM/ UMKM belum pernah kita temui di mall-mall besar di Bali,&#8221; ujar Ny Putri Koster.</p>



<p>Sementara CEO Balimall.id, Sri Ariyani, mengatakan setiap pelaku usaha wajib memanfaatkan teknologi digital sebagai wadah untuk berjualan dan memasarkan produknya. Sehingga tidak hanya masyarakat lokal yang bisa melihat lihat dan membelinya, namun masyarakat luar daerah bahkan mancanegara juga bisa menemukan produk kerajinan yang dijual tanpa harus mereka datang langsung ke toko atau lokasi penjual.</p>



<p>&#8220;Dan Plaza Renon sebagai mall yang dibuka empat tahun silam ini akan selalu siap untuk menyediakan tempat bagi pelaku IKM/ UMKM untuk memasarkan produk kerajinannya. Sehingga produk lokal akan semakin mudah ditemui oleh masyarakat umum, khususnya bagi mereka yang memilih mall sebagai tempat refreshing atau melepas penat,&#8221; ucap Bayu Adisastra selaku CEO Plaza Renon Mall.</p>



<p>Dialog spesial &#8220;IKM Goes To Mall&#8221; ini juga diisi dengan peragaan busana berbahan kain endek yang dibawakan oleh TP PKK Provinsi Bali, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali, dan sejumlah pegawai dari Biro Umum dan Protokol Setda Bali. (bgn003)21061923</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-minta-perajin-lokal-pandai-menata-display-produk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penggunaan Produk Kerajinan Bali Harus Berimbas pada Perajin</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/penggunaan-produk-kerajinan-bali-harus-berimbas-pada-perajin/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penggunaan-produk-kerajinan-bali-harus-berimbas-pada-perajin</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/penggunaan-produk-kerajinan-bali-harus-berimbas-pada-perajin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 12:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP-PKK]]></category>
		<category><![CDATA[nyputrisuastinikoster]]></category>
		<category><![CDATA[perajinbali]]></category>
		<category><![CDATA[PRODUKKERAJINANBALI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15086</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengapresiasi keinginan sebuah brand untuk menggunakan kain endek dalam rancangan busananya. Tetapi bukan hanya terpilihnya kain endek yang menjadi perhatian Ny Putri Koster, khususnya sebagai pembina kerajinan UMKM se-Bali, melainkan lebih kepada benefit atau imbas keuntungan kepada perajin endek itu sendiri.  Hal itu disampaikan Ny. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201120-WA0044-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengapresiasi keinginan sebuah brand untuk menggunakan kain endek dalam rancangan busananya. Tetapi bukan hanya terpilihnya kain endek yang menjadi perhatian Ny Putri Koster, khususnya sebagai pembina kerajinan UMKM se-Bali, melainkan lebih kepada benefit atau imbas keuntungan kepada perajin endek itu sendiri. </p>



<p>Hal itu disampaikan Ny. Putri Koster di sela-sela menghadiri Pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2020 seri III secara virtual di ruang kerjanya, Jayasabha, Denpasar, Jumat (20/11).</p>



<p>&#8220;Jangan sampai produk kita digunakan, namun tidak memberi efef baik kepada perajin dan tenaga kerja kita. Jangan sampai kasus serupa kain rangrang terjadi lagi,&#8221; ujarnya. </p>



<p>Menurut Ny. Koster, ketika produk kain endek perajin Bali dipakai pihak lain, maka wajib kita perjuangkan agar hal ini memberikan benefit yang berimbas untuk kesejahteraan perajin. Ini karena sumber daya manusia (tenaga kerja) kita diserap, sehingga perajin Bali sepatutnya mendapatkan benefit atau kesejahteraan.</p>



<p>Dia menegaskan jangan sampai setelah kain endek memiliki izin untuk digunakan oleh pihak lain, malah sebaliknya perajin endek di Bali hanya bisa menjadi penonton, namun tenaga kerja di sini tidak diikutsertakan dalam memproduksi. </p>



<p>&#8220;Jangan sampai seperti kasus kain rangrang milik Nusa Penida yang sebelumnya menjadi ciri khas dan memiliki taksu, lama-kelamaan kehilangan identitas karena produknya dibuat massal, sehingga ketika booming dan dijiplak orang lain dengan segala jenis benang, maka produknya akan menjadi produksi pasaran, mudah ditemukan dan  tidak terbatas,&#8221; katanya. </p>



<p>Ny. Koster mengatakan pihaknya akan sangat bangga dan senang ketika hasil kerajinan Bali mampu menembus pasar internasional, namun apabila tidak memberikan dampak positif bagi perajin lokal, pihaknya tentu saja akan lebih memikirkan kondisi konsumen di Bali.Intinya, kata dia, seperti apapun tawaran pihak luar yang menjanjikan hal-hal manis terkait penggunaan kerajinan endek kita, tetapi kewaspadaan tentu wajib menjadi nomor satu. </p>



<p>Karena pembinaan dan perlindungan terhadap perajin Bali melalui HAKI (hak atas kekayaan intelektual) seperti indikasi geografis dan kekayaan komunal sangat diperlukan.Dengan majunya sistem teknologi informatika seperti saat ini mewajibkan generasi muda untuk turut berperan serta  menjaga, merawat, melindungi, mempertahankan dan melestarikan sekaligus mengembangkan motif yang sudah ada dan dikeluarkan dari ide seni pada zamannya. Sehingga para penenun  tetap dapat berkreasi. Dan mereka memiliki ciri khas tenunan, yang menjadi kekhasannya. </p>



<p>Dengan begitu peningkatan mutu dan kualitas dari benang dan metode pencelupan benangnya juga dapat menjadi jaminan branding yang akan dipasarkan nantinya. Selain itu, para perajin dan entrepreneur juga diwajibkan menguasai teknologi informatika dan mampu memnfaatkan platform digital untuk mempermudah pemasaran dan penjualan produknya secara online dan virtual.</p>



<p>Dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi dan menerpa perajin Bali diharapkan dapat  memacu kita untuk lebih melindungi karya seni masyarakat Bali secara utuh. Karenanya tugas Dekranasda adalah sebagai organisasi yang menyerap aspirasi para perajin UMKM yang kemudian diupayakan untuk dapat terwujud.(bgn122)20112029</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/penggunaan-produk-kerajinan-bali-harus-berimbas-pada-perajin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ny. Koster Ingin Ada Pameran Anggrek Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ingin-ada-pameran-anggrek-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ny-koster-ingin-ada-pameran-anggrek-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ingin-ada-pameran-anggrek-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2020 08:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TP-PKK]]></category>
		<category><![CDATA[nyputrisuastinikoster]]></category>
		<category><![CDATA[pamerananggrekbali]]></category>
		<category><![CDATA[tp-pkk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12891</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="931" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-300x218.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-1024x745.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-768x559.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster, menghadiri &#8216;Lomba Anggrek dan Bursa Tanaman Hias&#8217; di Duta Orchid Garden, Jalan By Pass Ngurah Rai, Tohpati, Denpasar, Jumat (30/10). Selain mengapresiasi pelaksanaan lomba, Ny. Koster pun menginginkan adanya sebuah ajang pameran anggrek Bali. &#8221;Telah cukup lama kita tertidur karena pandemi. Saatnya kita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="931" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-300x218.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-1024x745.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-768x559.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/lomba-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster, menghadiri &#8216;Lomba Anggrek dan Bursa Tanaman Hias&#8217; di Duta Orchid Garden, Jalan By Pass Ngurah Rai, Tohpati, Denpasar, Jumat (30/10). Selain mengapresiasi pelaksanaan lomba, Ny. Koster pun menginginkan adanya sebuah ajang pameran anggrek Bali.</p>



<p>&#8221;Telah cukup lama kita tertidur karena pandemi. Saatnya kita bangun dari tidur, menggeliat lagi. Ini merupakan salah satu kegiatan yang menandai kebangkitan, khususnya dalam budidaya anggrek dan tanaman hias,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menilai pengembangan anggrek dan tanaman hias memiliki banyak manfaat positif. Selain sebagai media penyaluran hobi, berkebun anggrek dan tanaman hias menjadi bagian penting dari upaya pelestarian lingkungan. &#8221;Satu lagi yang tak kalah penting, prospek bisnisnya juga menjanjikan karena pariwisata butuh anggrek dan tanaman hias,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengingat peluang bisnisnya yang cukup menjanjikan, dia mengajak masyarakat meluangkan waktu berkunjung ke lokasi pameran. &#8221;Mari kita tumbuhkan kecintaan terhadap bunga anggrek dan tanaman hias. Setelah tumbuh kecintaan. Lama-lama akan menjadi peluang bisnis,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam perbincangan dengan para penghobi anggrek, istri orang nomor satu di Bali ini melontarkan gagasan pameran anggrek Bali. Dia menuturkan, semasa kecil mengenal beberapa jenis anggrek dengan nama-nama Bali seperti anggrek cicing dan anggrek toke.</p>



<p>&#8221;Saya ingin ada pameran khusus anggrek Bali, untuk membangkitkan kearifan lokal,&#8221; ucapnya sembari berharap agar pengembangan anggrek dan tanaman hias di Bali bisa dikelola dari hulu hingga hilir. Dalam artian, penyediaan bibit hingga proses budidaya bisa dilakukan sepenuhnya di Bali.</p>



<p>Sementara pemilik Duta Orchid, Ni Wayan Srilaba, mengatakan pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata sangat berpengaruh pada bisnis anggrek. Tutupnya akomodasi pariwisata seperti hotel dan restoran membuat permintaan terhadap anggrek dan tanaman hias menurun hingga 80 persen. Namun dia tak ingin terus terpuruk dan mencoba melakukan upaya untuk menggairahkan kembali bisnis anggrek di Pulau Dewata. &#8220;Kami memfasilitasi petani anggrek agar mereka kembali bergairah,&#8221; ujarnya sembari menyampaikan bahwa Duta Orchid saat ini mengoleksi 300 jenis anggrek dan 1/5 di antaranya merupakan spesies lokal Bali. (bgn122)20103016</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ny-koster-ingin-ada-pameran-anggrek-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
