<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#nusapenida &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/nusapenida/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Oct 2024 11:48:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#nusapenida &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kampanye di Nusa Penida, Koster-Giri Prioritaskan Jalan, Air, dan Jembatan untuk Warga</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kampanye-di-nusa-penida-koster-giri-prioritaskan-jalan-air-dan-jembatan-untuk-warga/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kampanye-di-nusa-penida-koster-giri-prioritaskan-jalan-air-dan-jembatan-untuk-warga</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kampanye-di-nusa-penida-koster-giri-prioritaskan-jalan-air-dan-jembatan-untuk-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 11:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[#nusapenida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=97983</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Semarapura, Baliglobalnews Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) menggelar kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, pada Rabu (9/10/2024). Sebelum memulai kegiatan, Gubernur Bali 2018-2023 Koster menyambangi Pelabuhan Sampalan yang termasuk Segitiga Emas Bali. Koster ditemani Bupati Klungkung periode 2013-2018 dan 2018-2023 I Wayan Suwirta (Ketua Tim Pemenang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/loster-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Semarapura, Baliglobalnews</p>
<p>Paslon Gubernur Bali Nomor 2 Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) menggelar kampanye terbuka tahap pertama di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, pada Rabu (9/10/2024). Sebelum memulai kegiatan, Gubernur Bali 2018-2023 Koster menyambangi Pelabuhan Sampalan yang termasuk Segitiga Emas Bali. </p>
<p>Koster ditemani Bupati Klungkung periode 2013-2018 dan 2018-2023 I Wayan Suwirta (Ketua Tim Pemenang Paslon Bupati Klungkung Satriya), Ketua Tim Pemenangan Koster Giri Alit Kelakan, Paslon Bupati Klungkung nomor 2 Made Satria dan Tjok Surya, dan Ketua DPD Hanura Bali Kadek Arimbawa alias Lolak, dan sejumlah pengurus partai PDI-P Bali dan Klungkung. </p>
<p>Koster berjalan melihat kondisi jalan di sekitar pelabuhan. Ketua DPD PDIP Bali itu juga masuk melihat sejumlah fasilitas di dalam Pelabuhan Sampalan. Seperti melihat layanan tiket, toilet dan menyapa para penumpang di ruang tunggu. </p>
<p>Koster terlihat begitu akrab dengan sejumlah warga di ruang tunggu. Banyak yang memanfaatkan momen ini untuk bersalaman dan selfie bersama. Koster juga berdialog dengan pengelola pelabuhan Sampalan. Para petugas memaparkan sejumlah data terbaru sejak pelabuhan ini beroperasi tiga tahun lalu. </p>
<p>Wayan Koster dan rombongan juga meninjau Pasar Sampalan Nusa Penida. Pasar ini rencana akan menjadi prioritas Koster-Giri dan Satriya ketika dipercaya warga. Koster menegaskan pascaterpilih, rehabilitasi pasar akan menjadi prioritas pembangunan di Nusa Penida. </p>
<p>Koster juga berinteraksi dengan sejumlah pedagang. Dia membeli beberapa produk jualan pedagang seperti ikan, mangga, bunga gumitir, dan hasil warga lainnya. </p>
<p>Setelah meninjau pasar, Koster melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tradisional Sampalan (pelabuhan logistik kapal roro). Infrastruktur penting di Kecamatan Nusa Penida ini menjadi prioritas Koster-Giri. </p>
<p>Para pengemudi di sekitar pelabuhan sempat berdiskusi dengan Koster dan Satriya serta Nyoman Suwirta. Mereka menyampaikan aspirasi agar dibantu kelancaran transportasi logistik di pelabuhan. </p>
<p>Dalam kesempatan ini, Koster mengatakan Nusa Penida adalah telur emasnya Bali. Semua pihak harus rawat Nusa dengan tradisi,seni budayanya, dan kearifan lokalnya. </p>
<p>&#8220;Kekuatan spiritual Nusa Penida luar biasa sehingga punya daya tarik bagi wisatawan. Harus merawat taksu Nusa Penida, agar masyarakat di sini dapat mengembangkan ekonominya, membuka lapangan kerja dan mengurangi angka kemiskinan, &#8221; katanya. </p>
<p>Terkait infrastruktur, Koster mengaku akan menugaskan tim untuk mendesain dan menata fasilitas kawasan wisata Nusa Penida, agar semua tertata dengan baik. Agar bagi yang ingin berinvestasi di Nusa Penida bisa mendapatkan arahan zona yang bagus dan jelas. Hal ini akan memberi dampak pada masyarakat. </p>
<p>&#8220;Astungkara, setelah saya terpilih saya akan bangun pelabuhan roro, dan fasilitas lainnya. Ini hadiah dari saya untuk warga Klungkung khususnya kecamatan Nusa Penida. Sebelumnya saya sudah bangun pelabuhan Segitiga Emas termasuk Sampalan. Ke depan saya fokus, jalan, air, listrik, transportasi logistik, jembatan penghubung antara Nusa Penida dan Lembongan,&#8221; kata pria asal Sembiran, Tejakula itu. (bgn008)24100906</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kampanye-di-nusa-penida-koster-giri-prioritaskan-jalan-air-dan-jembatan-untuk-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Cok Ace Pimpin Pelaksanaan Upacara Tumpek Uye di Nusa Penida</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-pimpin-pelaksanaan-upacara-tumpek-uye-di-nusa-penida/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wagub-cok-ace-pimpin-pelaksanaan-upacara-tumpek-uye-di-nusa-penida</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-pimpin-pelaksanaan-upacara-tumpek-uye-di-nusa-penida/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Mar 2023 13:04:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#cokace]]></category>
		<category><![CDATA[#nusapenida]]></category>
		<category><![CDATA[#tumpekuye]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=76789</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1069" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-1024x684.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-768x513.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-1536x1026.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Semarapura, Baliglobalnews Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta para organisasi perangkat daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung melaksanakan perayaan Rahina Tumpek Uye dengan upacara Segara Kerthi, yang bertempat di Pura Segara Dalem Ped, Nusa Penida, Klungkung pada Sabtu (25/3/2023). Wagub Cok Ace menyampaikan ucapan terima kasih atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1069" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-1024x684.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-768x513.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-1536x1026.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230325-WA0055-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Semarapura, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, bersama Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta para organisasi perangkat daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung melaksanakan perayaan Rahina Tumpek Uye dengan upacara Segara Kerthi, yang bertempat di Pura Segara Dalem Ped, Nusa Penida, Klungkung pada Sabtu (25/3/2023).</p>



<p>Wagub Cok Ace menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama dan gotong-royong berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara tersebut. Menurut Wagub Cok Ace, rahina Tumpek Uye yang juga disebut Tumpek Andang/Tumpek Kandang dimaknai sebagai hari suci untuk memuliakan binatang/satwa (otonan sarwa wewalungan). &#8220;Binatang dimuliakan, karena dalam kepercayaan orang Bali binatang adalah saudara kita, bahkan mereka lebih dulu menghuni bumi ini dibandingkan manusia. Selain itu, keutamaan binatang adalah ia selalu mengabdikan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia,&#8221; katanya.</p>



<p>Binatang, kata dia, memiliki tempat hidup di darat, di udara, dan juga di laut. Perayaan Tumpek Uye kali ini diadakan di laut dengan upacara Segara Kerthi, memahami laut sebagai muara segala kehidupan (campuhan sarwa prani). Laut merupakan habitat beraneka jenis satwa, sumber kehidupan dan penghidupan bagi manusia, sehingga wajib kita lindungi bersama.</p>



<p>Wagub Cok Ace menjelaskan bahwa pentingnya melakukan pemuliaan terhadap binatang dan pelindungan terhadap laut harus disosialisasikan secara masif agar dipahami, dihayati, serta dilaksanakan secara konsisten, berkelanjutan, dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab oleh seluruh masyarakat Bali.</p>



<p>&#8220;Oleh sebab itulah Bapak Gubernur Bali telah menginstruksikan seluruh komponen masyarakat Bali, seperti pimpinan lembaga vertikal di Bali, walikota/bupati se-Bali, Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali; Bandesa Madya Majelis Desa Adat Kota/Kabupaten se-Bali, Bandesa Alitan Majelis Desa Adat Kecamatan se-Bali, pimpinan Lembaga Pendidikan se-Bali, perbekel dan lurah se-Bali, bandesa adat se-Bali; pimpinan organisasi kemasyarakatan dan swasta se-Bali, dan seluruh masyarakat Bali, untuk merayakan rahina Tumpek Uye sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru. Marilah kita bergotong-royong melaksanakan nilai-nilai adiluhung Segara Kerthi sebagai pelaksanaan Visi Nangun Sat Kerthi Loka&nbsp; Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru,&#8221; tutur Wagub Cok Ace yang juga menjadi salah satu Guru Besar di Universitas ISI Denpasar.</p>



<p>Selanjutnya, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa rangkaian perayaan rahina Tumpek Uye yang dilaksanakan secara serempak di seluruh Bali hari ini, diawali kegiatan niskala dilanjutkan kegiatan sakala. Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan kegiatan secara niskala berbentuk penyucian laut, otonan sarwa wewalungan (binatang), dan persembahyangan Tumpek Uye. Kegiatan sakala dilakukan dengan melepas tukik ke laut; melepas burung ke habitatnya, vaksinasi anjing dan sapi, serta resik sampah di sekitar pantai.</p>



<p>Pemerintah Provinsi Bali memilih lokasi Pulau Nusa Penida sebagai tempat perayaan Rahina Tumpek Uye, karena di pulau ini tersimpan berbagai misteri suci tentang penyucian binatang dan laut. &#8220;Dengan memohon anugerah kehadapan Ida Sesuhunan yang berstana di semua tempat suci yang ada di Nusa Penida, kita akan diberikan jalan terang menapaki kehidupan guna mewujudkan Bali Era Baru,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pemerintah kabupaten/kota se-Bali juga merayakan rahina Tumpek Uye secara niskala dan sakala di tempat masing-masing. Demikian halnya lembaga vertikal, desa/kelurahan, desa adat, keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan swasta, serta masyarakat melaksanakan rahina Tumpek Uye sebagaimana yang telah diatur dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 3 Tahun 2023.</p>



<p>&#8220;Saya berharap perayaan rahina Tumpek Uye dan juga tumpek-tumpek yang lain agar dijadikan sebagai laku hidup oleh seluruh masyarakat Bali untuk menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam lingkungannya,&#8221; pungkasnya seraya melepaskan tukik ke laut yang dibarengi oleh para undangan yang hadir.</p>



<p>Dalam acara yang juga dihadiri oleh masyarakat Nusa Penida, secara bersama-sama sembahyang yang dipimpin oleh Ida Rsi Agung Pinatih Kusumayoga dari Griya Kerta Yoga Tulikup, Gianyar serta para pemangku di Pura Dalem Ped, Nusa Penida. (bgn003)23032505</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-pimpin-pelaksanaan-upacara-tumpek-uye-di-nusa-penida/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wayan Koster Rancang Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul Bermotif Ukiran Kuno Khas Nusa Penida</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wayan-koster-rancang-pelabuhan-sampalan-dan-bias-munjul-bermotif-ukiran-kuno-khas-nusa-penida/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wayan-koster-rancang-pelabuhan-sampalan-dan-bias-munjul-bermotif-ukiran-kuno-khas-nusa-penida</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wayan-koster-rancang-pelabuhan-sampalan-dan-bias-munjul-bermotif-ukiran-kuno-khas-nusa-penida/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2020 12:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[#nangunsatkerthilokabali]]></category>
		<category><![CDATA[#nusapenida]]></category>
		<category><![CDATA[#provinsibali]]></category>
		<category><![CDATA[#wayankoster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3454</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Nusa Penida, Baliglobalnews Sejarah pembangunan infrastruktur diciptakan Gubernur Bali, Wayan Koster,&#160;di Pulau Nusa Penida. Pulau yang terkenal akan suasana spiritualnya dengan keberadaan Pura Dalem Ped, serta dilengkapi oleh pesona alam yang menjadi daya tarik wisata, tercatat Pulau yang berada di tenggara Pulau Bali ini selalu dihadapi oleh kondisi pelabuhan yang tidak memberikan kesan aman dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0049-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Nusa Penida, Baliglobalnews</p>



<p>Sejarah pembangunan infrastruktur diciptakan Gubernur Bali, Wayan Koster,&nbsp;di Pulau Nusa Penida. Pulau yang terkenal akan suasana spiritualnya dengan keberadaan Pura Dalem Ped, serta dilengkapi oleh pesona alam yang menjadi daya tarik wisata, tercatat Pulau yang berada di tenggara Pulau Bali ini selalu dihadapi oleh kondisi pelabuhan yang tidak memberikan kesan aman dan nyaman bagi masyarakat atau wisatawan yang memasuki pintu gerbang Nusa Penida.</p>



<p>Merujuk dari masalah tersebut, Gubernur Koster akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya tepat pada Hari Purnama, Senin, Soma, Umanis, Tolu (3/8), di mana sejarah yang dia lakukan di tengah pandemi Covid-19 ini berhasil mengajak Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi melaksanakan Ground Breaking Pelabuhan Nusa Penida di Sampalan dan Pelabuhan Nusa Ceningan di Bias Munjul yang kedepannya akan menghubungkan langsung ke Pelabuhan Sanur di Matahari Terbit atau dikenal dengan sebutan Pelabuhan Segi Tiga Emas di Bali.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-3456" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044-450x300.jpg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0044.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gubernur Koster akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya&nbsp;memberi rasa&nbsp;aman dan nyaman bagi masyarakat atau wisatawan yang memasuki pintu gerbang Nusa Penida.<br>tepat pada Hari Purnama, Senin, Soma, Umanis, Tolu (3/8).</figcaption></figure>



<p>Sejarah selanjutnya yang ingin diciptakan Gubernur Koster, ialah membangkitkan kembali seni arsitektur khas Nusa Penida, yang selama ini tenggelam dan tidak diketahui keberadaannya. Sehingga pembangunan Pelabuhan Nusa Penida di Sampalan dan Pelabuhan Nusa Ceningan di Bias Munjul yang mengambil tema Alam Semesta Segara&nbsp;&#8211;&nbsp;Wukir, Tradisi Pulau Guru&nbsp;&#8211;&nbsp;Nusa Tiga itu akan memenuhi interior ruangan dikedua pelabuhan tersebut.&nbsp;</p>



<p>&#8221;Arsitektur bangunannya, ruang dalamnya/interior, arsitektur ruang luarnya akan didesain dengan muatan kearifan lokal Nusa Penida. Kemudian ukiran kuno Nusa Penida yang terdapat di Pura Batu Medawu, Pura Puncak Mundi, Pura Sahab, Pura Prajapati Sampalan, Pura Puseh Lembongan juga akan ditampilkan di bangunan pelabuhan tersebut. Karena Nusa Penida memiliki Kain Cepuk dan Kain Rangrang, maka desain pelabuhan di Sampalan dan Bias Munjul itu juga akan memiliki motif kain Cepuk dan kain Rangrang yang dikombinasikan dengan ukiran kuno tersebut,&#8221; ujar mantan Anggota DPR-RI tiga periode itu seraya berharap ukiran tersebbut dilestarikan keberadaannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-3457" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039-450x300.jpg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG-20200803-WA0039.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gubernur Koster akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya&nbsp;memberi rasa&nbsp;aman dan nyaman bagi masyarakat atau wisatawan yang memasuki pintu gerbang Nusa Penida.<br>tepat pada Hari Purnama, Senin, Soma, Umanis, Tolu (3/8).</figcaption></figure>



<p>Alasan Gubernur Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu memasukkan konten kearifan lokal pada gaya bangunan di kedua pelabuhan tersebut, karena Wayan Koster konsisten berpegang teguh pada Perda No. 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali yang resmi diberlakukan pada Kamis (16/7) lalu. (bgn/hms)20080318</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wayan-koster-rancang-pelabuhan-sampalan-dan-bias-munjul-bermotif-ukiran-kuno-khas-nusa-penida/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
