<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#NTT &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2020 03:35:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#NTT &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubernur NTT janji benahi infrastruktur kampung adat Wae Rebo</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gubernur-ntt-janji-benahi-infrastruktur-kampung-adat-wae-rebo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gubernur-ntt-janji-benahi-infrastruktur-kampung-adat-wae-rebo</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gubernur-ntt-janji-benahi-infrastruktur-kampung-adat-wae-rebo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 03:35:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#destinasiwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#gubernurntt]]></category>
		<category><![CDATA[#infrastuktur]]></category>
		<category><![CDATA[#NTT]]></category>
		<category><![CDATA[#waerebo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7351</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Kupang, Baliglobalnews Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, berjanji akan membenahi infrastruktur pendukung di kampung adat Wae Rebo yang merupakan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores. “Kita akan siapkan&#160;rest area&#160;untuk yang berkunjung, serta akses jalan yang baik ke kampung adat Wae Rebo ini,&#8221; kata dia dalam keterangan yang diterima di Kupang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kunjungan-Gubernur-NTT-ke-Wae-Rebo-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Kupang, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, berjanji akan membenahi infrastruktur pendukung di kampung adat Wae Rebo yang merupakan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores.</p>



<p>“Kita akan siapkan&nbsp;<em>rest area</em>&nbsp;untuk yang berkunjung, serta akses jalan yang baik ke kampung adat Wae Rebo ini,&#8221; kata dia dalam keterangan yang diterima di Kupang, Senin.</p>



<p>Gubernur Viktor juga telah menyampaikan hal itu secara langsung saat berdiskusi dengan warga kampung adat Wae Rebo dalam kunjungan bersama rombongan ke Wae Rebo, pada Minggu (6/9/2020).</p>



<p>Ia mengatakan, infrastruktur kampung adat Wae Rebo harus dibenahi seperti adanya&nbsp;<em>rest area</em>&nbsp;bagi pengunjung serta akses jalan yang baik agar bisa dilewati kendaraan roda dua serta untuk kepentingan logistik dan evakuasi.</p>



<p>Selama ini, lanjut dia, untuk menjangkau kampung adat yang berada di ketinggian sekitar 1.200 meter dari permukaan laut itu cukup sulit karena pengunjung harus berjalan kaki sekitar 4,2 kilometer.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, Gubernur Viktor juga meminta masyarakat setempat agar menyampaikan semua kendala yang dihadapi selama masa pandemi virus Corona atau COVID-19 sehingga pemerintahannya dapat membantu untuk memulihkan roda perekonomian.</p>



<p>“Jika ada kendala-kendala saya harap disampaikan segera agar kita dapat cepat memulihkan situasi ini dan semuanya dapat bertumbuh dengan baik kembali,&#8221; katanya.</p>



<p>Gubernur Viktor menegaskan kampung adat Wae Rebo harus dibenahi secara serius dan gubernur berharap agar kampung adat ini juga bisa menjadi mandiri dalam sektor pertanian dan peternakan. (bgn/ant)20090705</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gubernur-ntt-janji-benahi-infrastruktur-kampung-adat-wae-rebo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR masih mencari korban kecelakaan laut di Malaka NTT</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-sar-masih-mencari-korban-kecelakaan-laut-di-malaka-ntt/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-sar-masih-mencari-korban-kecelakaan-laut-di-malaka-ntt</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-sar-masih-mencari-korban-kecelakaan-laut-di-malaka-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 14:03:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#kecelakaanlaut]]></category>
		<category><![CDATA[#korban]]></category>
		<category><![CDATA[#malaka]]></category>
		<category><![CDATA[#mencari]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#NTT]]></category>
		<category><![CDATA[#timsar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5793</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Kupang, Baliglobalnews Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yohanes Seran (48), warga Kabupaten Malaka, korban kecelakaan laut, yakni jatuh dari perahu CN 01 saat mencari ikan di Perairan Taberek, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang belum ditemukan hingga saat ini. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang, NTT&#160;Emi Friezer dalam keterangan yang diperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/sar-malaka-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Kupang, Baliglobalnews</p>



<p>Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yohanes Seran (48), warga Kabupaten Malaka, korban kecelakaan laut, yakni jatuh dari perahu CN 01 saat mencari ikan di Perairan Taberek, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang belum ditemukan hingga saat ini.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Kupang, NTT&nbsp;Emi Friezer dalam keterangan yang diperoleh ANTARA, Sabtu malam, di Kupang mengatakan korban Yohanes Seran masih belum ditemukan hingga hari keempat operasi SAR berlangsung..</p>



<p>Ia mengatakan, kasus kecelakaan laut yang dialami Yohanes Seran terjadi pada Rabu (19/8/2020) pukul 03.00 WITA dini hari.</p>



<p>Korban bersama sejumlah nelayan yang menumpang perahu CN 01 dengan bobot 3 GT mencari ikan di Perairan Taberek dan Motadikin, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah, pada kordinat 09°36’47.00&#8217;S-124°59&#8217;27.00&#8217;E.</p>



<p>Saat itu korban Yohanes Seran dilaporkan jatuh ke laut saat sedang mencari ikan bersama sejumlah nelayan.</p>



<p>&#8220;Hingga hari keempat operasi SAR&nbsp;pada Sabtu (22/8) ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian untuk menemukan korban,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia mengatakan, tim SAR&nbsp;Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang telah mengerahkan 10 anggota SAR didukung dengan sejumlah fasilitas operasi SAR laut untuk melakukan pencarian terhadap korban.</p>



<p>&#8220;Operasi SAR akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Sampai hari ini hasilnya masih nihil,&#8221; demikian Emi Friezer. (bgn/ant)20082224</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-sar-masih-mencari-korban-kecelakaan-laut-di-malaka-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makna Baju Adat Timor Tengah Selatan yang Dipakai Presiden Jokowi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/makna-baju-adat-timor-tengah-selatan-yang-dipakai-presiden-jokowi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=makna-baju-adat-timor-tengah-selatan-yang-dipakai-presiden-jokowi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/makna-baju-adat-timor-tengah-selatan-yang-dipakai-presiden-jokowi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2020 08:20:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bajuadattimortengahselatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hutke-75ri]]></category>
		<category><![CDATA[#kemerdekaanri]]></category>
		<category><![CDATA[#NTT]]></category>
		<category><![CDATA[#presidenjokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5184</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, saat menjadi Inspektur Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Berdasarkan keterangan dari Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, Presiden mengenakan baju adat dari Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. Dalam baju adat itu, terdapat kain motif Kaif berantai nunkòlo. Motif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/20200817_102810-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, saat menjadi Inspektur Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.</p>



<p>Berdasarkan keterangan dari Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin, Presiden mengenakan baju adat dari Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.<br><br>Dalam baju adat itu, terdapat kain motif <em>Kaif</em> berantai nunkòlo. Motif tersebut sudah dimodifikasi dari bentuk belah ketupat (motif geometris) dengan batañg tengah yang berartì sumber air, dan bagian pinggir bergerigi melambangkan wilayah yang berbukit dan berkelok-kelok.</p>



<p>Sedangkan warna merah melambangkan keberanian laki-laki nunkolo. Sejumlah aksesoris yang disematkan di pakaian adat itu untuk menambah indah kain tenun, dan tentunya memiliki makna kegunaan praktis.</p>



<p>Aksesoris dester yakni ikat kepala atau<em>&nbsp;Pilu</em>. Ada tiga jenis&nbsp;<em>Yi U Raja</em>&nbsp;dengan bentuk dua tanduk kecil yang artinya fungsi Raja yang melindungi.</p>



<p>Kemudian, ikat di kepala sebagai penutup kepala untuk pelindung yang menjadi tanda kebesaran Raja sebagai Mahkota.</p>



<p>Selanjutnya Tas sirih pinang dan kapur. Aksesoris itu untuk menunjukkan budaya makan sirih pinang sebagai budaya pemersatu atau persatuan dan juga melambangkan tanda kasih dan hormat. Maka tas sirih pinang selalu dikenakan.</p>



<p>Dalam upacara kemerdekaan kali ini, Presiden memasuki lapangan upacara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker berwarna putih yang sepadan dengan warna pakaian adat dari Timor Tengah Selatan itu.</p>



<p>Upacara HUT RI di Istana Merdeka pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena mengedepankan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.</p>



<p>Jumlah peserta yang hadir di Istana Merdeka dibatasi. Masyarakat dan sebagian besar pejabat negara dan pejabat daerah mengikuti upacara kemerdekaan secara virtual. (bgn/ant)20081705<br><br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/makna-baju-adat-timor-tengah-selatan-yang-dipakai-presiden-jokowi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
