<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nanasmadusubang &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/nanasmadusubang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Nov 2020 02:21:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>nanasmadusubang &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dinas Pertanian Denpasar kembangkan nanas madu Subang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 02:21:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[dinaspertaniandenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[nanasmadusubang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16139</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dinas Pertanian Kota Denpasar, Provinsi Bali mengembangkan buah nanas madu asal Kabupaten Subang, Jawa Barat  karena cocok dikembangkan di Denpasar dan kebutuhan buah tersebut cukup tinggi di Bali. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir I Gede Ambara Putera saat di konfirmasi, Minggu, di Denpasar mengatakan kebutuhan buah nanas madu di Bali cukup tinggi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Nanas-Madu-Subang-Distan-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dinas Pertanian Kota Denpasar, Provinsi Bali mengembangkan buah nanas madu asal Kabupaten Subang, Jawa Barat  karena cocok dikembangkan di Denpasar dan kebutuhan buah tersebut cukup tinggi di Bali.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Ir I Gede Ambara Putera saat di konfirmasi, Minggu, di Denpasar mengatakan kebutuhan buah nanas madu di Bali cukup tinggi, terlebih kondisi tanahnya mendukung untuk menanam buah tersebut. Bahkan dalam sekali panen, tingkat produksi mencapai mencapai 31,6 ton per hektare.</p>



<p>“Dengan bobot per buah mencapai rata rata 2,5 kg, bahkan kualitas yang dihasilkan petani nanas madu subang di Subak Sembung memenuhi kriteria pasar swalayan (supermarket),&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Ambara, percontohan nanas madu subang ini untuk memberikan gambaran kepada para petani untuk berani melakukan diversifikasi komoditas dengan nilai tambah yang lebih tinggi.</p>



<p>Namun, kata dia,&nbsp; tentunya kelemahannya adalah karena masa panen nanas madu yang terlalu panjang mencapai satu tahun lebih sehingga dalam penanamannya diperlukan model penanaman tumpang sari dengan tanaman sayuran.</p>



<p>&#8220;Para petani sambil menunggu panen nanas bisa mendapat hasil yang lainnya dari menanam sayuran yang umur panennya lebih pendek,&#8221; katanya</p>



<p>Ia mengatakan nanas madu Subang yang ditanam di Subak Sembung seluas 10 are dengan lokasi di dua tempat, yaitu Munduk Palak dan Umapuan dengan bibit yang digunakan berasal dari tunas nanas.</p>



<p>Pemupukan tidak dilakukan dengan menabur melainkan pupuk NPK tablet dengan cara di tanam di samping tanaman sehingga pemupukannya menjadi lebih efektif dan efisen sebanyak tiga kali pemupukan.</p>



<p>&#8220;Di samping pupuk tablet juga diberikan pupuk cair yang diberikan setiap tiga bulan sekali agar tanamam nanas dapat tumbuh dengan optimal. Rasa buah nenas yang dihasilkan manis dengan banyak air,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia&nbsp;mengharapkan ke depannya nanas madu Subang dapat berkembang di Subak Sembung sebagai salah satu daya tarik agrowisata. Sambil berolahraga pengunjung dapat membeli buah nanas. Selain itu, kehadiran komoditas nanas madu subang juga diharapkan dapat menjadi pilihan bagi petani. Serta diharapkan mampu mendukung produktifitas petani lantaran pasar yang kian diminati.</p>



<p>“Harapan kami Komoditas nanas madu subang dapat menjadi pilihan bagi petani dalam bercocok tanam dan menjadi komoditas dengan permintaan yang cukup baik untuk mendukung produktifitas petani, dan secara jangka panjang dapat menjadi agrowisita dan obyek penelitian pertanian perkotaan,&#8221; demikian  I Gede Ambara Putera. (bgn123)20112906</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Pertanian Denpasar Kembangkan Nanas Madu Subang, Sekali Produksi Capai 31,6 Ton/Ha</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang-sekali-produksi-capai-316-ton-ha/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang-sekali-produksi-capai-316-ton-ha</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang-sekali-produksi-capai-316-ton-ha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 10:02:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[dinaspertaniandenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[komoditasholtikultura]]></category>
		<category><![CDATA[nanasmadu]]></category>
		<category><![CDATA[nanasmadusubang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16084</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1078" height="1017" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas.jpg 1078w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-300x283.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-1024x966.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-768x725.jpg 768w" sizes="(max-width: 1078px) 100vw, 1078px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Komoditas hortikultura seperti buah dan sayur ternyata memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan di Kota Denpasar. Salah satunya buah nanas Madu Subang yang berhasil dikembangkan di beberapa wilayah pertanian Subak Kota Denpasar. Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putera, dalam sekali panen, tingkat produksi mencapai mencapai 31,6 ton/ha. Produksi tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1078" height="1017" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas.jpg 1078w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-300x283.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-1024x966.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/nanas-768x725.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1078px) 100vw, 1078px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Komoditas hortikultura seperti buah dan sayur ternyata memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan di Kota Denpasar. Salah satunya buah nanas Madu Subang yang berhasil dikembangkan di beberapa wilayah pertanian Subak Kota Denpasar.</p>



<p>Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putera, dalam sekali panen, tingkat produksi mencapai mencapai 31,6 ton/ha. Produksi tersebut menggambarkan nanas Madu Subang dapat tumbuh dengan baik di Denpasar.</p>



<p>&#8221;Dengan bobot per buah mencapai rata-rata 2,5 kg, kualitas yang dihasilkan petani nanas Madu Subang di Subak Sembung&nbsp;&nbsp;memenuhi kriteria pasar supermarket,&#8221; katanya saat dimintai konfirmasi Sabtu (28/11/2020)</p>



<p>Ambara mengatakan percontohan nanas Madu Subang dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada para petani untuk berani melakukan diversifikasi komoditas dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Namun tentunya kelemahannya adalah karena&nbsp;&nbsp;masa panen Nanas Madu yang terlalu panjang mencapai satu tahun lebih. Sehingga dalam penanaman yang diperlukan model penanaman tumpang sari dengan tanaman sayuran.</p>



<p>&#8221;Jadi sambil menunggu panen nanas petani bisa mendapat hasil yang lainnya dari menanam sayuran yang umur panennya lebih pendek,&#8221; katanya.</p>



<p>Nanas Madu Subang yang ditanam di Subak Sembung seluas 10 are dengan lokasi di dua tempat yaitu Munduk Palak dan Umapuan dengan bibit yang digunakan berasal dari tunas. Pemupukan tidak dilakukan dengan menabur, melainkan dengan pupuk NPK tablet dengan cara ditanam di samping tanaman, sehingga pemupukannya menjadi lebih efektif dan efisien dan diberikan tiga kali.</p>



<p>&#8221;Di samping pupuk tablet juga diberikan pupuk cair yang diberikan setiap tiga bulan sekali agar tanaman nanas dapat tumbuh dengan optimal. Rasa buah nanas yang dihasilkan manis dengan banyak air,&#8221; katanya.</p>



<p>Ambara mengharapkan ke depan nanas Madu Subang dapat&nbsp;&nbsp;berkembang di Subak Sembung sebagai salah satu daya tarik agrowisata. Sambil berolahraga, pengunjung dapat membeli buah nanas. Selain itu, kehadiran komoditi nanas Madu Subang juga diharapkan dapat menjadi pilihan bagi petani serta diharapkan mampu mendukung produktivitas petani lantaran pasar yang kian diminati.</p>



<p>&#8221;Harapan kami komoditi nanas Madu Subang ini dapat menjadi pilihan bagi petani dalam bercocok tanam dan menjadi komoditi dengan permintaan yang cukup baik untuk mendukung produktivitas petani, dan secara jangka panjang dapat menjadi agrowisata dan objek penelitian pertanian perkotaan,&#8221; pungkasnya.(bgn123)20112819</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dinas-pertanian-denpasar-kembangkan-nanas-madu-subang-sekali-produksi-capai-316-ton-ha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
