<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#naisonal &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/naisonal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2020 06:02:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#naisonal &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda Papua baru tetapkan satu tersangka kasus video mesum</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polda-papua-baru-tetapkan-satu-tersangka-kasus-video-mesum/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polda-papua-baru-tetapkan-satu-tersangka-kasus-video-mesum</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polda-papua-baru-tetapkan-satu-tersangka-kasus-video-mesum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2020 06:02:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#kasus]]></category>
		<category><![CDATA[#naisonal]]></category>
		<category><![CDATA[#poldapapua]]></category>
		<category><![CDATA[#tetapkansatutersangka]]></category>
		<category><![CDATA[#videomesum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=8520</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua hingga kini baru menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus tindak pidana pornografi dan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) alias kasus video mesum yang sempat viral di Kabupaten Mimika pada 11 Agustus lalu. Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/AM-KAMAL-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua hingga kini baru menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus tindak pidana pornografi dan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) alias kasus video mesum yang sempat viral di Kabupaten Mimika pada 11 Agustus lalu.</p>



<p>Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal yang dihubungi dari Timika, Sabtu, mengatakan tersangka kasus video mesum tersebut atas nama AZHB alias Ida (23).</p>



<p>Berkas perkara tersangka Ida akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Papua dalam waktu dekat untuk diteliti lebih lanjut.</p>



<p>Jika berkas perkara tersangka Ida dinyatakan lengkap maka penyidik akan melanjutkan dengan pelimpahan tahap dua yaitu tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/KAPOLDA-VIDEO-MESUM1.jpg" alt="" class="wp-image-8522" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/KAPOLDA-VIDEO-MESUM1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/KAPOLDA-VIDEO-MESUM1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/KAPOLDA-VIDEO-MESUM1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/KAPOLDA-VIDEO-MESUM1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption>Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw didampingi Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata saat menggelar konferensi pers terkait penyidikan kasus video mesum di Timika.</figcaption></figure>



<p>&#8220;Kami terus melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Sejauh ini penyidik telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan&nbsp;<em>admin</em>&nbsp;dua grup whatsapp yang menyebarkan video mesum tersebut. Saat ini penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan pelaku lainnya,&#8221; ujar Kombes Kamal menjelaskan.</p>



<p>Kasus video mesum berdurasi 58 detik yang tersebar pada empat grup whatsapp di Kota Timika pada Selasa (11/8) malam yaitu Grup Pesparawi, Grup Papua Penuh Damai (Papeda), Grup Pemda Mimika dan Grup Papua dan Solusi dilaporkan oleh korban berinisial MM ke Polres Mimika.</p>



<p>Dalam perjalanan kasus ini, MM sudah memperbaiki laporannya tidak saja menyangkut kasus pencemaran nama baik tetapi juga kasus pornografi, pelanggaran UU ITE dan konspirasi kejahatan.</p>



<p>Kombes Kamal membenarkan informasi bahwa penyidik telah memanggil tiga orang saksi, seorang di antaranya merupakan pejabat teras di lingkungan Pemkab Mimika yang ditengarai telah menyebarkan konten video mesum MM dengan AZHB alias Ida ke media sosial melalui sejumlah grup whatsapp.</p>



<p>&#8220;Penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap tiga orang saksi yaitu EO, FM dan PM. Untuk EO, saat ini penyidik telah melayangkan pemanggilan dua kali karena dari keterangan yang didapat EO sedang melakukan pemeriksaan kesehatan,&#8221; papar-nya.</p>



<p>Secara terpisah, kuasa hukum MM, Aloysius Renwarin mendesak penyidik Polda Papua segera mengumumkan tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam penyebaran konten video mesum tersebut.</p>



<p>&#8220;Penyidik sudah mengumumkan satu tersangka kasus pornografi, bukan tersangka kasus pelanggaran UU ITE. Kami menilai penyidik masih bekerja profesional,&#8221; kata Alo.</p>



<p>Ia berharap tersangka kasus pelanggaran UU ITE dalam kaitan dengan kasus itu secepatnya diumumkan kepada publik mengingat kasus video mesum tersebut menjadi perhatian luas tidak saja di Timika, Papua bahkan hingga ke tingkat nasional.<br>Adapun tersangka AZHB alias Ida dijerat dengan Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).</p>



<p>Tindak pidana yang diatur dalam kedua UU itu yakni &#8216;Barang siapa dengan sengaja memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi&#8221; dan “Barang siapa dengan segaja tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diakses-nya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan”. (bgn123)20091908</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polda-papua-baru-tetapkan-satu-tersangka-kasus-video-mesum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UB buat pengering keripik porang berbasis telepon pintar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ub-buat-pengering-keripik-porang-berbasis-telepon-pintar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahasiswa-ub-buat-pengering-keripik-porang-berbasis-telepon-pintar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ub-buat-pengering-keripik-porang-berbasis-telepon-pintar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2020 04:55:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#naisonal]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#universitasbrawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=8506</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Tiga mahasiswa lintas fakultas Universitas Brawijaya (UB) Malang mengagas konsep inovasi alat pengering untuk meningkatkan produktivitas keripik porang berbasis telepon pintar. Ketiga mahasiswa itu adalah Imam Prasetyo (FTP), Clara Dwi Anggraini (FTP) dan Dary Hardiansyah Haryono (Filkom). Mereka berinovasi di bawah bimbingan dosen Yusuf Hendrawan, yang membuat prototipe alat pengering vakum pada umbi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1.png" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1.png 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-300x200.png 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-768x512.png 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/porang_1-450x300.png 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Tiga mahasiswa lintas fakultas Universitas Brawijaya (UB) Malang mengagas konsep inovasi alat pengering untuk meningkatkan produktivitas keripik porang berbasis telepon pintar.</p>



<p>Ketiga mahasiswa itu adalah Imam Prasetyo (FTP), Clara Dwi Anggraini (FTP) dan Dary Hardiansyah Haryono (Filkom). Mereka berinovasi di bawah bimbingan dosen Yusuf Hendrawan, yang membuat prototipe alat pengering vakum pada umbi porang berbasis&nbsp;<em>artificial&nbsp;neural network</em>&nbsp;dengan sistem kontrol aplikasi telepon pintar.</p>



<p>Salah seorang penggagas alat pengering porang tersebut Imam Prasetyo di Malang, Jawa Timur, Sabtu mengatakan pengering vakum porang yang dibuat memiliki kemampuan untuk menjaga kualitas dan kerusakan pada keripik&nbsp;porang, sehingga dapat meningkatkan kadar glukomanan yang dihasilkan agar dapat dijual dengan harga yang tinggi.</p>



<p>Selain itu, pengering vakum porang menggunakan sistem kontrol dan sistem pengolahan data jaringan saraf tiruan, sehingga dapat memprediksi kadar air dari umbi porang dengan akurat dan presisi.</p>



<p>&#8220;Sistem kontrol secara&nbsp;<em>real time</em>&nbsp;menggunakan aplikasi&nbsp;<em>smartphone</em>&nbsp;bermanfaat untuk mengefisiensikan penggunaan daya listrik, yaitu dengan menonaktifkan alat pengering apabila kadar air yang diperoleh telah sesuai, yakni antara lima sampai delapan persen,&#8221; kata Imam.</p>



<p>Sehingga, dengan pengering vakum porang yang dibuat itu diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan harga jual antara 4 sampai 5 kali lipat. Umbi porang adalah jenis tanaman umbi-umbian yang sedang dikembangkan di Indonesia, terutama Jawa Timur, karena memiliki permintaan pasar yang tinggi, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor.</p>



<p>Kandungan glukomanan pada umbi porang membuat tanaman ini banyak digunakan dalam industri pangan, nonpangan dan kesehatan. Porang biasa dijual dalam bentuk keripik&nbsp;porang yang memiliki kadar air di bawah 12 persen atau dijual dalam bentuk tepung glukomanan murni dengan cara menghilangkan kandungan kalsium oksalat.</p>



<p>Imam menjelaskan, minimnya penggunaan teknologi di kalangan petani atau industri lokal mengakibatkan kualitas dan produktivitas porang belum optimal. Padahal, kebutuhan keripik&nbsp;porang asal Indonesia mencapai 3.400 ton, tetapi produktivitas hanya 600-1.000 ton.</p>



<p>Selain itu, kata Imam, produktivitas umbi porang kering masih rendah, yakni sekitar 2-4 ton per hektare, sehingga ketersediaan bahan baku tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri yang berakibat pada tingginya impor tepung glukomanan, yaitu sekitar 20 ton per tahun.</p>



<p>Teknologi pengeringan konvensional yang membutuhkan waktu pengeringan cukup lama dan sangat bergantung pada cuaca menyebabkan produktivitas keripik&nbsp;porang berlangsung lambat.</p>



<p>Selain itu, kata Imam, penggunaan oven pengering menyebabkan kerusakan bahan akibat panas yang tinggi, perubahan warna porang secara signifikan dan perubahan viskositas yang dihasilkan.(bgn123)20091905</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ub-buat-pengering-keripik-porang-berbasis-telepon-pintar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penusukan Ali Jaber, MUI: polisi jangan mudah percaya alasan gila</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/penusukan-ali-jaber-mui-polisi-jangan-mudah-percaya-alasan-gila/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penusukan-ali-jaber-mui-polisi-jangan-mudah-percaya-alasan-gila</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/penusukan-ali-jaber-mui-polisi-jangan-mudah-percaya-alasan-gila/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2020 06:28:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#alijaber]]></category>
		<category><![CDATA[#mui]]></category>
		<category><![CDATA[#naisonal]]></category>
		<category><![CDATA[#penusukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=8219</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan polisi jangan mudah percaya dengan alasan gila dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber kemudian aparat tidak melanjutkan pengusutan kasus kekerasan terhadap ulama tersebut. &#8220;Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan,&#8221; kata Din kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Syekh-Ali-Jaber-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mengatakan polisi jangan mudah percaya dengan alasan gila dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber kemudian aparat tidak melanjutkan pengusutan kasus kekerasan terhadap ulama tersebut.</p>



<p>&#8220;Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan,&#8221; kata Din kepada wartawan, Selasa.</p>



<p>Ia mengatakan terdapat kesaksian banyak pihak yang beredar luas di media sosial bahwa tersangka AA tidak gila seperti sering bermain media sosial, muncul di tempat umum sebagai orang waras dan contoh lainnya.</p>



<p>Polisi, kata dia, jangan meremehkan kesaksian-kesaksian tersebut dan tidak boleh menganggap remeh.</p>



<p>&#8220;Tidaklah masuk akal sehat jika ada seorang gila merencanakan suatu perbuatan dengan mendatangi sebuah acara berpakaian rapih dengan sengaja membawa pisau dan kemudian menuju sasaran tertentu kecuali ia adalah seseorang yang waras dan patut diduga merupakan suruhan dari pihak yang memiliki tujuan tertentu,&#8221; katanya.</p>



<p>Maka, Din mendesak Polri mengusut tuntas kasus penusukan itu dan menyingkap jika ada dalang di balik tindakan kekerasan itu.</p>



<p>&#8220;Kami meyakini bahwa tindakan penikaman itu adalah bentuk kriminalisasi terhadap ulama/tokoh Islam dan dirasakan merupakan bagian dari skenario terorisasi terhadap ulama dan tokoh Islam,&#8221; katanya.(bgn123)20091502</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/penusukan-ali-jaber-mui-polisi-jangan-mudah-percaya-alasan-gila/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
