<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>musimhujan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/musimhujan-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Dec 2021 06:16:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>musimhujan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Musim Hujan, Pohon Perindang Depan Pos Polisi di Munggu Ditebang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/musim-hujan-pohon-perindang-depan-pos-polisi-di-munggu-ditebang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musim-hujan-pohon-perindang-depan-pos-polisi-di-munggu-ditebang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/musim-hujan-pohon-perindang-depan-pos-polisi-di-munggu-ditebang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2021 06:15:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[ditebang]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<category><![CDATA[pohonperindang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=43978</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="868" height="1156" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050.jpg 868w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-769x1024.jpg 769w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-768x1023.jpg 768w" sizes="(max-width: 868px) 100vw, 868px" /></div>Badung, Baliglobalnews Memasuki musim penghujan banyak terjadi bencana alam, salah satunya pohon tumbang yang disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan angin kencang. Untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, Bhabinkamtibmas Desa Munggu, Aiptu I Gusti Komang Rai, bekerjasama dengan pihak Desa Munggu serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) merompes pohon perindang yang ada di kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="868" height="1156" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050.jpg 868w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-769x1024.jpg 769w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/12/IMG-20211230-WA0050-768x1023.jpg 768w" sizes="(max-width: 868px) 100vw, 868px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Memasuki musim penghujan banyak terjadi bencana alam, salah satunya pohon tumbang yang disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan angin kencang.</p>



<p>Untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, Bhabinkamtibmas Desa Munggu, Aiptu I Gusti Komang Rai, bekerjasama dengan pihak Desa Munggu serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) merompes pohon perindang yang ada di kawasan Jalan Raya Desa Munggu pada Kamis (30/12) pukul 10.00 wita.</p>



<p>&#8220;Jika ada pohon yang rindang, namun masih kokoh akan dilakukan pemangkasan dahan dan rantingnya, sehingga meminimalisir adanya pohon tumbang saat terjadi hujan deras dan angin kencang,&#8221; ujar Aiptu Gusti Komang Rai.</p>



<p>Sepanjang penyusuran, kata dia, ditemukan adanya pohon perindang di Jalan Raya Munggu &#8211; Tanah Lot, tepatnya di depan Pos Pelayanan Munggu sudah agak lapuk. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Bhabinkamtibmas meminta petugas DLHK untuk menebangnya.</p>



<p>&#8220;Lebih baik kita mengorbankan satu pohon yang akan membahayakan kita daripada kita nantinya yang akan menjadi korban,&#8221; tandasnya. (bgn003)21123001</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/musim-hujan-pohon-perindang-depan-pos-polisi-di-munggu-ditebang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Pohon Tumbang pada Musim Hujan, Tim Respon Cepat Desa Sumerta Klod Lakukan Perompesan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pohon-tumbang-pada-musim-hujan-tim-respon-cepat-desa-sumerta-klod-lakukan-perompesan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=antisipasi-pohon-tumbang-pada-musim-hujan-tim-respon-cepat-desa-sumerta-klod-lakukan-perompesan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pohon-tumbang-pada-musim-hujan-tim-respon-cepat-desa-sumerta-klod-lakukan-perompesan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Nov 2021 10:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<category><![CDATA[pohontumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=41757</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="780" height="1040" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028.jpg 780w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Tim Respon Cepat Desa Sumerta Klod melakukan perompesan pohon di Gang III, Jalan Nusa Indah, tepatnya di sebelah LPD Desa Sumerta, pada Sabtu (13/11). Perbekel Desa Sumerta Klod, I Gusti Ketut Anom Suardana, mengatakan perompesan pohon untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang yang membahayakan pengendara di wilayah tersebut. Terlebih saat ini sudah memasuki musim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="780" height="1040" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028.jpg 780w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211113-WA0028-768x1024.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 780px) 100vw, 780px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Respon Cepat Desa Sumerta Klod melakukan perompesan pohon di Gang III, Jalan Nusa Indah, tepatnya di sebelah LPD Desa Sumerta, pada Sabtu (13/11).</p>



<p>Perbekel Desa Sumerta Klod, I Gusti Ketut Anom Suardana, mengatakan perompesan pohon untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang yang membahayakan pengendara di wilayah tersebut. Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan, pohon-pohon tersebut akan bertambah bebannya sehingga lebih rentan terjadinya pohon tumbang ataupun dahannya patah.</p>



<p>&#8220;Kam berharap dengan dilaksanakan perompesan ini dapat meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan serta masyarakat lainnya,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki pohon tinggi atau rimbun, baik yang berada di pekarangan rumah maupun yang menjulur kejalan agar segera melaksanakan perompesan sehingga tidak membahayakan orang lain dan pengguna jalan.</p>



<p>&#8220;Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika hujan turun, bagi pengendara sepeda motor agar menghindari jika ada pohon yang rimbun dan tinggi, untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan,&#8221; katanya. (bgn003)21111307</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pohon-tumbang-pada-musim-hujan-tim-respon-cepat-desa-sumerta-klod-lakukan-perompesan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puncak Musim Hujan Diprediksi Februari, BPBD Denpasar Imbau Masyarakat Waspada dan Tunda Bepergian</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/puncak-musim-hujan-diprediksi-februari-bpbd-denpasar-imbau-masyarakat-waspada-dan-tunda-bepergian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=puncak-musim-hujan-diprediksi-februari-bpbd-denpasar-imbau-masyarakat-waspada-dan-tunda-bepergian</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/puncak-musim-hujan-diprediksi-februari-bpbd-denpasar-imbau-masyarakat-waspada-dan-tunda-bepergian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 12:49:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bpbddenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21067</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="451" height="542" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni.jpg 451w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-250x300.jpg 250w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-180x217.jpg 180w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-267x322.jpg 267w" sizes="auto, (max-width: 451px) 100vw, 451px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Puncak musim hujan yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi pada Januari hingga Februari mendatang. Karena itu, sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir risiko yang terjadi, BPBD Kota Denpasar mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan&#160;&#160;waspada. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, menjelaskan hujan deras disertai dengan angin kencang masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="451" height="542" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni.jpg 451w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-250x300.jpg 250w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-180x217.jpg 180w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/joni-267x322.jpg 267w" sizes="auto, (max-width: 451px) 100vw, 451px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Puncak musim hujan yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan terjadi pada Januari hingga Februari mendatang. Karena itu, sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir risiko yang terjadi, BPBD Kota Denpasar mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan&nbsp;&nbsp;waspada.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, menjelaskan hujan deras disertai dengan angin kencang masih terjadi di Kota Denpasar. Karena itu, dalam mencegah hal yang tidak diinginkan, BPBD Kota Denpasar menyiagakan seluruh personil di 4 Pos yang disertai dengan peralatan lengkap.</p>



<p>Selain itu, lanjut Gus Joni, pihaknya juga secara intens terus berkordinasi dengan BMKG. Sehingga upaya mencegah terjadinya resiko yang tidak diinginkan dapat dioptimalkan upaya pencegahan sedini mungkin.</p>



<p>&#8221;Sesuai dengan prediksi BMKG bahwa puncak musim penghujan di Bali, khususnya Kota Denpasar akan terjadi pada Bulan Januari hingga Februari, dan kami imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan bahwa masyarakat diimbau menunda untuk bepergian jika terjadi hujan lebat. Namun demikian, jika terpaksa untuk bepergian agar menghindari berteduh atau berdekatan dengan pohon perindang yang besar, papan reklame serta piranti ketinggian lainya.</p>



<p>Gus Joni juga mengharapkan masyarakat berperan aktif untuk memberikan informasi berkaitan dengan keberadaan pohon perindang yang membahayakan. Selain itu, masyarakat juga agar tidak membuang sampah sembarangan untuk menghindari banjir</p>



<p>&#8221;Jadi kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap musim penghujan, hindari pohon besar, papan reklame dan piranti lainya yang tinggi, serta segera menghubungi BPBD Kota Denpasar melalui saluran telepon di 112 atau 0361 223333,&#8221; pungkasnya. (bgn003)21012017</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/puncak-musim-hujan-diprediksi-februari-bpbd-denpasar-imbau-masyarakat-waspada-dan-tunda-bepergian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG: Waspada Cuaca Ekstrim, Puncak Musim Hujan Diprediksi Januari-Februari 2021</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bmkg-waspada-cuaca-ekstrim-puncak-musim-hujan-diprediksi-januari-februari-2021/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bmkg-waspada-cuaca-ekstrim-puncak-musim-hujan-diprediksi-januari-februari-2021</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bmkg-waspada-cuaca-ekstrim-puncak-musim-hujan-diprediksi-januari-februari-2021/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2021 10:38:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[2021]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuacaekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[januari-februari]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20367</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak Oktober 2020 telah memprediksikan bahwa Puncak Musim Hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021. &#8220;Saat ini tercatat sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu 93 persen dari 342 Zona Musim telah memasuki musim hujan,&#8221; kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (10/1/2021). Deputi Bidang Klimatologi Herizal menjelaskan, sebagian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-bmkg-foto-antaraho-bmkg-48-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak Oktober 2020 telah memprediksikan bahwa Puncak Musim Hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021.</p>



<p>&#8220;Saat ini tercatat sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu 93 persen dari 342 Zona Musim telah memasuki musim hujan,&#8221; kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (10/1/2021).</p>



<p>Deputi Bidang Klimatologi Herizal menjelaskan, sebagian besar wilayah terutama Jawa, Bali, Sulawesi Selatan hingga Nusa Tenggara saat ini telah memasuki Puncak musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga Februari 2021.</p>



<p>&#8220;Untuk itu, BMKG terus meminta masyarakat dan seluruh pihak untuk tetap terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang cenderung meningkat di dalam periode Puncak Musim Hujan ini,&#8221; ujar Herizal.</p>



<p>Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menjelaskan, untuk tujuh hari ke depan diprediksikan potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai terutama untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.</p>



<p>Cuaca ekstrem tersebut sangat berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor yang dapat membahayakan bagi publik, serta hujan lebat disertai kilat/petir dan gelombang tinggi yang membahayakan pelayaran dan penerbangan.</p>



<p>Sebagai upaya mitigasi, BMKG juga menyampaikan informasi potensi banjir kategori menengah hingga tinggi untuk 10 hari kedepan, agar menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi masyarakat terhadap potensi bencana banjir, longsor, dan banjir bandang.</p>



<p>Berdasarkan analisis terintegrasi dari data BMKG, PUPR dan BIG, perlu diwaspadai daerah yang diprediksi berpotensi banjir adalah Aceh Barat Daya, Tapanuli-Sumut, Indragiri-Riau, Pesisir Selatan dan Solok-Sumbar, Bungo dan Kerinci-Jambi, Bangka-Belitung, Lampung Barat, Banten bagian selatan, Jawa Barat bagian barat dan timur, Jawa Tengah bagian timur wilayah pesisir utara serta bagian tengah dan barat, Jawa Timur bagian barat dan wilayah Tapal Kuda.</p>



<p>Kalimantan Barat bagian utara, Kalimantan Selatan bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian tengah, Sulawesi Barat bagian tengah, Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, Sulawesi Tenggara bagian utara, Papua Barat wilayah sekitar Teluk Bintuni, dan Papua bagian barat dan tengah juga diprediksikan berpotensi banjir.</p>



<p>Selain itu, masyarakat dan pengelola pelayaran juga diminta untuk terus memonitor informasi BMKG, guna selalu mewaspadai Peringatan Dini Gelombang Tinggi khususnya pada 10-13 Januari 2021.</p>



<p>Diprediksikan tinggi gelombang 2,5 &#8211; 4,0 meter (rough sea) berpeluang terjadi di perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Kepulauan Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa, Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan NTB, perairan timur Kepulauan Bintan-Kepulauan Lingga, perairan Kepulauan Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, serta Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.</p>



<p>Sementara gelombang dengan ketinggian 4,0 &#8211; 6,0 meter (very rough sea) berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Anambas &#8211; Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan perairan utara Singkawang. Sedangkan tinggi gelombang lebih dari 6,0 meter (extrem sea) berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara.</p>



<p>Bagi cuaca penerbangan, berdasarkan analisis dan prediksi BMKG yang disampaikan Desember lalu dan selalu diperbaharui, saat ini secara umum masih berpotensi tinggi terjadinya pembentukan awan-awan Cumulonimbus (CB) yang dapat membahayakan penerbangan.</p>



<p>Potensi pembentukan awan CB tersebut terutama di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Papua.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu BMKG terus mengimbau masyarakat dan semua pihak yang terkait dengan sektor transportasi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya terhadap cuaca signifikan atau potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di puncak musim hujan ini, demi mewujudkan keselamatan dalam layanan penerbangan,&#8221; kata Guswanto.</p>



<p>Untuk mempercepat dan memperluas layanan informasi cuaca penerbangan, sejak 2018 BMKG menyampaikan update informasi prakiraan cuaca di seluruh bandara melalui aplikasi mobile phone Info BMKG, juga melalui layar-layar display cuaca di seluruh bandara.</p>



<p>Informasi dalam aplikasi Info BMKG tersebut meliputi informasi cuaca setiap jam hingga prediksi kondisi cuaca untuk 4 jam ke depan, sedangkan informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca untuk area maupun rute penerbangan seperti SIGWX (Significant weather Chart), SIGMET (Significant Meteorological Information) dapat diakses dalam laman aviation.bmkg.go.id</p>



<p>Demikian pula seluruh Informasi cuaca baik prediksi dan peringatan dini cuaca ekstrem, prediksi gelombang tinggi dan prakiraan/prediksi cuaca untuk penerbangan disampaikan dan diupdate rutin melalui aplikasi mobile phone Info BMKG.</p>



<p>&#8220;Masyarakat dan semua pihak diminta untuk terus memonitor pemutakhiran informasi tersebut agar dapat lebih waspada dan memitigasi berbagai risiko yang dapat diakibatkan oleh kondisi cuaca,&#8221; pungkas Dwikorita.(bgn008)21011013</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bmkg-waspada-cuaca-ekstrim-puncak-musim-hujan-diprediksi-januari-februari-2021/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memasuki Musim Hujan, DPUPR Denpasar Rutin Bersihkan Gorong-gorong</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-hujan-dpupr-denpasar-rutin-bersihkan-gorong-gorong/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memasuki-musim-hujan-dpupr-denpasar-rutin-bersihkan-gorong-gorong</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-hujan-dpupr-denpasar-rutin-bersihkan-gorong-gorong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2020 15:19:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bersihgoronggorong]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotdenpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15999</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="576" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong.jpg 576w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong-150x300.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong-512x1024.jpg 512w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Denpasar beberapa hari belakangan. Hujan dengan intensitas tinggi tersebut mengakibatkan debit air permukaan tidak sepenuhnya dapat tertampung di drainase maupun sungai. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di beberapa titik. Dari data yang terhimpun, kurang lebih 64.77 meter kubik volume sampah yang dibawa arus air hujan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="576" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong.jpg 576w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong-150x300.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gorong-512x1024.jpg 512w" sizes="auto, (max-width: 576px) 100vw, 576px" /></div>
<p><br>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Denpasar beberapa hari belakangan. Hujan dengan intensitas tinggi tersebut mengakibatkan debit air permukaan tidak sepenuhnya dapat tertampung di drainase maupun sungai. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya genangan air di beberapa titik.</p>



<p>Dari data yang terhimpun, kurang lebih 64.77 meter kubik volume sampah yang dibawa arus air hujan. Ada beberapa titik genangan seperti di Jalan A. Yani, Jalan Suradipa dan jalan Merak. Sumbatan sampah mengakibatkan terjadi genangan air di beberapa daerah di Kota Denpasar.</p>



<p>Kadis PUPR Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, menjelaskan curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur seluruh wilayah Kota Denpasar beberapa hari belakangan ini. Tentunya kondisi ini tidak dapat dipungkiri menyebabkan meningkatnya debit air di drainase dan sungai di Kota Denpasar. Karena itu, Dinas PUPR Kota Denpasar yang menerjunkan kurang lebih 265 orang petugas bersama Tim Gabungan&nbsp;&nbsp;yang terdiri atas BPBD dan DLHK Kota Denpasar langsung melaksanakan atensi dan secara berkelanjutan mobiling ke 4 kecamatan di Kota Denpasar.&nbsp;</p>



<p>&#8221;Begitu ada laporan kami langsung atensi dan turunkan seluruh tim, bersama Tim Gabungan sehingga secepat mungkin aktivitas dapat kembali normal, dan saat ini sudah berhasil ditangani, dan seluruh aktifitas kembali normal,&#8221; katanya.</p>



<p>Pada prinsipnya, kata dia, sistem drainase sudah cukup baik. Namun, mengingat curah hujan cukup tinggi disertai sumbatan sampah dan topografi yang cenderung datar membuat timbulnya genangan air saat hujan lebat dengan intensitas tinggi. Kondisi ini memungkinkan daya tampung drainase yang melebihi kapasitasnya, sehingga selang beberapa menit saja surut kembali. Namun demikian masyarakat diminta tetap waspada dan ikut andil menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.(bgn122)20112738</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-hujan-dpupr-denpasar-rutin-bersihkan-gorong-gorong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memasuki Musim Penghujan, Disdikpora Denpasar Imbau Kasek Cek Gedung Sekolah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-penghujan-disdikpora-denpasar-imbau-kasek-cek-gedung-sekolah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=memasuki-musim-penghujan-disdikpora-denpasar-imbau-kasek-cek-gedung-sekolah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-penghujan-disdikpora-denpasar-imbau-kasek-cek-gedung-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 12:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[cekgedungsekolah]]></category>
		<category><![CDATA[disdikpora]]></category>
		<category><![CDATA[kepalasekolah]]></category>
		<category><![CDATA[musimhujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=10915</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1065" height="877" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan.jpg 1065w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-300x247.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-1024x843.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-768x632.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1065px) 100vw, 1065px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Musim penghujan yang mulai terjadi di wilayah Kota Denpasar mengkhawatirkan berbagai kalangan. Tak hanya soal banjir, Pemkot Denpasar melalui Disdikpora Kota Denpasar turut memperhatikan kondisi gedung sekolah, baik negeri maupun swasta. Hal itu selain lantaran memasuki musim penghujan, juga mengingat pelaksanaan sistem belajar yang masih menerapkan pembelajaran daring. Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1065" height="877" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan.jpg 1065w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-300x247.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-1024x843.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/gunawan-768x632.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1065px) 100vw, 1065px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Musim penghujan yang mulai terjadi di wilayah Kota Denpasar mengkhawatirkan berbagai kalangan. Tak hanya soal banjir, Pemkot Denpasar melalui Disdikpora Kota Denpasar turut memperhatikan kondisi gedung sekolah, baik negeri maupun swasta. Hal itu selain lantaran memasuki musim penghujan, juga mengingat pelaksanaan sistem belajar yang masih menerapkan pembelajaran daring.</p>



<p>Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, menjelaskan minimnya aktivitas belajar-mengajar pada masa Covid-19 membuat tak seluruh ruangan digunakan. Karena itu, dia mengimbau kepala sekolah (kasek) untuk mengecek rutin kondisi gedung, utamanya saat ini yang akan memasuki musim penghujan.</p>



<p>Menurut Gunawan, ada empat poin yang wajib menjadi perhatian kasek, yakni memperhatikan atap gedung utamanya genteng. Jika ada yang bocor harus segera diperbaiki. Kedua, mengecek kondisi plafon ruangan, jika ditemukan ada yang jebol agar dilaksanakan perbaikan dengan menggunakan dana bos sesuai mekanismenya. Ketiga, saluran pembuangan yang mampet agar segera diperbaiki dan yang keempat selalu mengantisipasi dan memantau keamanan sekolah, jika ditemukan suatu permasalahan agar segera berkordinasi dengan Diadikpora Kota Denpasar.</p>



<p>&#8221;Iya, gedung sekolah baik negeri maupun swasta kan sudah lama tidak dipakai. Pengecekan harus dilaksanakan secara rutin, mengingat saat ini memasuki musim hujan. Jangan sampai gedung rusak dibiarkan dan ada yang bocor tidak diketahui,&#8221; kata Gunawan saat dimintai konfirmasi Minggu (11/10).</p>



<p>Pihaknya juga berharap agar perawatan terhadap gedung sekolah tetap dilaksanakan. Termasuk pelaksanaan kebersihan serta meninjau fasilitas yang ada. Sehingga kedepan saat sekolah kembali digunakan untuk pertemuan tatap muka pembelajaran siswa, fasilitas yang tersedia tetap baik.</p>



<p>&#8221;Walaupun belum ada kebijakan kapan akan dibuka sekolah tatap muka, kami berharap kebersihan sekolah dan perawatan fasilitas tetap dimaksimalkan, sehingga nanti saat digunakan kembali tetap berfungsi baik,&#8221; ujarnya</p>



<p>Saat ini Disdikpora Kota Denpasar menangani sedikitnya 13 gedung SMPN dan 167 gedung SD. Sedangkan untuk sekolah swasta, kepemilikan gedung merupakan wewenang pihak yayasan atau pengelola sekolah. (bgn122)20101117</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/memasuki-musim-penghujan-disdikpora-denpasar-imbau-kasek-cek-gedung-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
