<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>monkeyforest &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/monkeyforest-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2020 11:21:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>monkeyforest &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung &#8220;Re-Opening Monkey Forest&#8221;, Wagub Cok Ace Berpesan Jangan Ada Gelombang Kedua.</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dukung-re-opening-monkey-forest-wagub-cok-ace-berpesan-jangan-ada-gelombang-kedua/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dukung-re-opening-monkey-forest-wagub-cok-ace-berpesan-jangan-ada-gelombang-kedua</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dukung-re-opening-monkey-forest-wagub-cok-ace-berpesan-jangan-ada-gelombang-kedua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2020 11:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[monkeyforest]]></category>
		<category><![CDATA[tjokokaarthaardhanasukawati]]></category>
		<category><![CDATA[wagubbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=13400</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1124" height="750" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028.jpg 1124w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1124px) 100vw, 1124px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik re-opening kawasan suci wenara wana monkey forest setelah hampir delapan bulan di tutup untuk umum akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di tengah masyarakat. Meskipun kasus aktif pasien saat ini sudah mengalami penurunan, namun Wagub Cok Ace meminta agar sejumlah upaya mulai dari penerapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1124" height="750" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028.jpg 1124w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201105-WA0028-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1124px) 100vw, 1124px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik re-opening kawasan suci wenara wana monkey forest setelah hampir delapan bulan di tutup untuk umum akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di tengah masyarakat. </p>



<p>Meskipun kasus aktif pasien saat ini sudah mengalami penurunan, namun Wagub Cok Ace meminta agar sejumlah upaya mulai dari penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan saat kunjungan wisata ke tempat ini. Hal ini disampaikannya saat membuka secara resmi kawasan suci wenara wana Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (5/11).</p>



<p>&#8220;Mari kita bersama-sama untuk membuka diri untuk memulai aktif membuka pariwisata secara perlahan. Karena untuk mempromosikan wilayah wisata kita masih dalam kondisi baik dan aman, maka perlu dari kita semua untuk bangkit kembali salah satunya dengan membuka artshop, warung dan membersihkan seputaran tempat tinggal kita masing-masing, contohnya bagi warga di seputaran monkey forest dan Ubud. </p>



<p>Mana duluan telur dan ayam, dan apakah perlu kita berbenah setelah pariwisata dibuka, saya rasa tidak. Saya inginkan pelaku pariwisata semua memulai untuk berbenah sistem promosi dan membuka tempatnya masing-masing,&#8221; katanya.</p>



<p>Re-Opening kawasan suci wenara wana monkey forest hari ini dilaksanakan sesuai dengan hari baik secara Hindu, sehingga diharapkan menjadi momen baik bagi semua pihak yang berkunjung dan tentunya dijauhkan dari virus corona yang hingga saat ini masih mewabah di tengah masyarakat.</p>



<p>Dengan dibukanya kawasan suci wenara wana monkey forest ini diharapkan pendukung seperti artshop dan warung serta restoran yang ada disekitarnya di buka juga sehingga mampu menguatkan kepariwisataan di Bali, sehingga pemulihan perekonomian masyarakat dapat dilakukan.</p>



<p>Dengan demikian, pihak manajemen monkey forest dapat memantau perkembangan kunjungan wisatawan dan pemulihan pariwisata di Bali, karena dengan hanya menunggu maka peningkatan perekonomian tidak akan menggeliat lagi apalagi saat masa-masa pandemi Covid-19 seperti ini.</p>



<p>Untuk mendukung re-opening destinasi wisata monkey forest, General Manager Mandala Suci Wenara Wana I Nyoman Sutarjana mengatakan bahwa penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat, sebanyak 50 pcs di siapkan di sejumlah tempat areal monkey forest. </p>



<p>Trend ke depan di yakini wisatawan akan tertarik pada alam, target kunjungan semua disesuaikan dengan situasi yang ada. Sehingga pihak manageman belum menjanjikan jumlah kunjungan akan tinggi di masa pandemi sekalipun monkey forest merupakan salah satu icon bagi Ubud, namun upaya-upaya membuka kawasan destinasi wisata ini adalah pilihan untuk mengawali pergerakan pada masa pemulihan pasca pandemi Covid-19 nanti. (bgn122)20110519</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dukung-re-opening-monkey-forest-wagub-cok-ace-berpesan-jangan-ada-gelombang-kedua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Monkey Forest akan Dibuka, Cok Ace Tekankan Prokes Jadi Hal Utama Diterapkan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/monkey-forest-akan-dibuka-cok-ace-tekankan-prokes-jadi-hal-utama-diterapkan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=monkey-forest-akan-dibuka-cok-ace-tekankan-prokes-jadi-hal-utama-diterapkan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/monkey-forest-akan-dibuka-cok-ace-tekankan-prokes-jadi-hal-utama-diterapkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 13:18:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[monkeyforest]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12620</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Wakil Gubernur Bali,&#160;Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati,&#160;mengapresiasi rencana pembukaan&#160;Objek&#160;Wisata&#160;Monkey&#160;Forest di&#160;Desa Padang Tegal, Ubud,&#160;pada 5 November mendatang. Hal itu&#160;disampaikannya&#160;ketika&#160;menerima audiensi dari Bendesa Adat Padangtegal, Ubud, di ruang kerjanya, Selasa (27/10). Menurut Wagub Cok Ace, selama masa pandemi Ubud seakan menjadi padam, karena sebagian besar tempat kunjungan bagi wisatawan terpaksa memilih tutup, karena minimnya wisatawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/monkey-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Gubernur Bali,&nbsp;Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati,&nbsp;mengapresiasi rencana pembukaan&nbsp;Objek&nbsp;Wisata&nbsp;Monkey&nbsp;Forest di&nbsp;Desa Padang Tegal, Ubud,&nbsp;pada 5 November mendatang. Hal itu&nbsp;disampaikannya&nbsp;ketika&nbsp;menerima audiensi dari Bendesa Adat Padangtegal, Ubud, di ruang kerjanya, Selasa (27/10).</p>



<p>Menurut Wagub Cok Ace, selama masa pandemi Ubud seakan menjadi padam, karena sebagian besar tempat kunjungan bagi wisatawan terpaksa memilih tutup, karena minimnya wisatawan yang ada di Bali akibat pandemi Covid-19 ini. Pihaknya meminta agar warga Ubud yang memiliki rumah dan juga usaha di seputaran Ubud untuk membuka pintu&nbsp;<em>angkul-angkul</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>kori</em>&nbsp;tempatnya, sehingga tampak kehidupan yang seperti biasanya.</p>



<p>Tutupnya akomodasi di Ubud membuat wisatawan domestik yang ada di Bali memilih berpindah ke tempat yang lain, sehingga hal ini tentu akan mempengaruhi kondisi Ubud di masa mendatang khususnya pasca pandemi.</p>



<p>Bendesa Pakraman Padangtegal, Lingkungan Padangtegal,&nbsp;&nbsp;Kecamatan Ubud, Gianyar, I Made Gandra yang menghadap Wagub Cok Ace mengatakan pihaknya memilih membuka Monkey Forest sebagai upaya memperbaiki tatanan kehidupan komunitas yang ada di monkey forest terutama sejumlah hewan yang juga harus mendapat perhatian.</p>



<p>Selaku Wakil Gubernur, Cok Ace setuju akan dibukanya beberapa objek wisata yang ada di Ubud. Namun tetap dengan syarat mengutamakan dan menyiapkan protokol kesehatan baik bagi pengunjung dan juga staf setempat, sehingga objek wisata monkey forest tidak menjadi klaster baru bagi penyebaran Covid-19. (bgn122)20102733</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/monkey-forest-akan-dibuka-cok-ace-tekankan-prokes-jadi-hal-utama-diterapkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
