<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menkumham &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/menkumham-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2021 03:14:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>menkumham &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkumham: Kebijakan pemerintah bukan untuk kekang masyarakat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menkumham-kebijakan-pemerintah-bukan-untuk-kekang-masyarakat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menkumham-kebijakan-pemerintah-bukan-untuk-kekang-masyarakat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menkumham-kebijakan-pemerintah-bukan-untuk-kekang-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2021 03:14:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[menkumham]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36415</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="793" height="481" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube.jpg 793w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube-300x182.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube-768x466.jpg 768w" sizes="(max-width: 793px) 100vw, 793px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan berbagai kebijakan penanggulangan pandemi COVID-19 yang dilakukan pemerintah termasuk penerapan PPKM bukan untuk mengekang masyarakat melainkan demi keselamatan bersama. &#8220;Kita harus memahami bahwa aturan pemerintah tentang PPKM harus kita dukung sepenuhnya,&#8221; kata dia saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian bantuan sosial [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="793" height="481" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube.jpg 793w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube-300x182.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_20210729-091533_YouTube-768x466.jpg 768w" sizes="(max-width: 793px) 100vw, 793px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan berbagai kebijakan penanggulangan pandemi COVID-19 yang dilakukan pemerintah termasuk penerapan PPKM bukan untuk mengekang masyarakat melainkan demi keselamatan bersama.</p>



<p>&#8220;Kita harus memahami bahwa aturan pemerintah tentang PPKM harus kita dukung sepenuhnya,&#8221; kata dia saat memberikan sambutan dalam kegiatan pemberian bantuan sosial Kumham Peduli, Kumham Berbagi di Jakarta, Kamis.</p>



<p>Sebab, kebijakan PPKM merupakan ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 yang hingga kini penyebaran-nya masih terus terjadi.</p>



<p>Meskipun kebijakan tersebut berdampak luas kepada masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun hal itu harus tetap dilakukan agar pandemi segera bisa diakhiri.</p>



<p>Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, apalagi kebijakan PPKM dilanjutkan pemerintah hingga 2 Agustus, pemerintah telah melakukan berbagai upaya pemberian bantuan sosial.</p>



<p>Misalnya, pemberian obat-obatan, subsidi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah, bantuan sosial tunai dan lain sebagainya terus dilakukan.</p>



<p>&#8220;Dalam konteks ini Kemenkumham ingin memberikan sebagian apa yang dimiliki kepada masyarakat melalui sumbangan para pegawai,&#8221; ujar Yasonna.</p>



<p>Pemberian bantuan sosial yang dinamakan Kumham Peduli, Kumham berbagi merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.</p>



<p>Pada kegiatan tersebut, Yasonna menyerahkan dana sosial secara simbolis kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang berada di Pulau Jawa dan Bali. Tujuh Kantor Wilayah penerima dana sosial yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. (bgn123)21072910</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menkumham-kebijakan-pemerintah-bukan-untuk-kekang-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkumham Siap Serahkan Surat Pencatatan KI Tenun Endek Bali kepada Gubernur Koster</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 04:07:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[menkumham]]></category>
		<category><![CDATA[suratpencatatanKI]]></category>
		<category><![CDATA[tenun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=22220</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="681" height="666" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg 681w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051-300x293.jpg 300w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, diagendakan akan hadir ke Bali dalam acara penyerahan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) kepada Gubernur Bali, Wayan Koster di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar, pada Jumat (5/2). Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Pemprov Bali, I Made [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="681" height="666" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg 681w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051-300x293.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 681px) 100vw, 681px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, diagendakan akan hadir ke Bali dalam acara penyerahan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) kepada Gubernur Bali, Wayan Koster di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar, pada Jumat (5/2).</p>



<p>Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Pemprov Bali, I Made Gunaja, dalam keterangan persnya, Kamis (4/2).</p>



<p>Gunaja menyebutkan ada 24 nama yang akan menerima Sertifikat dan Surat Pencatatan KI oleh Menteri Hukum dan HAM RI, yang terdiri dari 19 KI Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional, 1 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Paten, dan 4 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Cipta, yakni meliputi Tenun Endek Bali, Tari Wong Ramayana, Drama Tari Gambuh, Seni Gerabah Banjar Basang Tamiang, Siat Geni Desa Adat Tuban, Siat Tipat Bantal, Tari Baris Babuang Desa Adat Batulantang, Tari Baris Sumbu Desa Adat Semanik, Tari Leko Desa Adat Sibang Gede, Tradisi Kebo Dongol Desa Adat Kapal, Tradisi Mebuug Buugan Desa Adat Kedonganan, Tradisi Siat Yeh Banjar Teba, Seni Pertunjukan Tektekan Bali, Mekare-Kare Tenganan Pagringsingan, Ngaro Banjar Medura Intaran Sanur, Megoak Goakan, Ari Ari Megantung, Asta Kosala Kosali, Tari Rejang Pande, Usada Barak (Arak Bali), Keunggulan Maya, Lukisan Tragedi, Tarian Laksmi Kirana, dan Tarian Rejang Dedari.</p>



<p>&#8220;Selain Gubernur Bali yang akan menerima secara langsung Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) berupa Tenun Endek Bali, Menkumham Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly juga akan memberikan Sertifikat dan Surat Pencatatan KI tersebut kepada 23 perwakilan masyarakat di Kabupaten/Kota se-Bali di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar dengan menggunakan pakian sdat madya,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Gunaja, Bali mendapatkan 19 KI Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional, 1 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Paten, dan 4 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Cipta dari Menteri Hukum dan HAM RI merupakan bentuk kepedulian Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menjaga dan melindungi warisan budaya leluhur, sehingga bermanfaat secara ekonomi, salah satunya seperti Kain Tenun Endek Bali.</p>



<p>&#8220;Mengingat adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat&nbsp;</p>



<p>(PPKM), maka kami dengan hormat memohon kepada peserta yang diundang untuk hadir tepat waktu guna mengikuti rapid test antigen di Kalangan Ratna Kanda Taman Budaya Art Centre terlebih dahulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama kegiatan berlangsung, kata dia, peserta atau undangan yang hadir jumlahnya akan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan, dan semua wajib mengedepankan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.</p>



<p>Gunaja menyatakan sejatinya Bali juga akan diberikan 63 Hak merk oleh Menteri Hukum dan HAM RI. &#8220;Karena adanya PPKM, maka penyerahan 63 hak merk untuk UMKM akan diagendakan secara terpisah atau di waktu yang berbeda,&#8221; kstsnya.</p>



<p>Dia menilai keberhasilan Bali tersebut&nbsp; berkat hasil perjuangan diplomasi politik kebangsaan yang dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. (bgn003)21020416</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkum dan Ham: Tidak Ada Sanksi Pidana bagi Warga yang Tidak Mau Divaksin</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menkum-dan-ham-tidak-ada-sanksi-pidana-bagi-warga-yang-tidak-mau-divaksin/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menkum-dan-ham-tidak-ada-sanksi-pidana-bagi-warga-yang-tidak-mau-divaksin</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menkum-dan-ham-tidak-ada-sanksi-pidana-bagi-warga-yang-tidak-mau-divaksin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 00:22:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[menkumham]]></category>
		<category><![CDATA[sanksiadministratif]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20606</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1110" height="540" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona.jpg 1110w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-300x146.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-1024x498.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-768x374.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1110px) 100vw, 1110px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Dalam pelaksanaan vaksin Covid-19, tidak ada sanksi pidana bagi yang tidak mau divaksin. Yang ada hanya sanksi administratif bagi yang tidak mau divaksin. Demikian dikatakan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, saat pertemuan secara virtual dengan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia dan Panitia Hari Pers Nasional Tahun 2021, Rabu (13/1). Menteri Yasonna mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1110" height="540" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona.jpg 1110w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-300x146.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-1024x498.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/yasona-768x374.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1110px) 100vw, 1110px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Dalam pelaksanaan vaksin Covid-19, tidak ada sanksi pidana bagi yang tidak mau divaksin. Yang ada hanya sanksi administratif bagi yang tidak mau divaksin.</p>



<p>Demikian dikatakan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, saat pertemuan secara virtual dengan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia dan Panitia Hari Pers Nasional Tahun 2021, Rabu (13/1).</p>



<p>Menteri Yasonna mengatakan sanksi administratif ini sebenarnya&nbsp;agar dapat mendorong masyarakat untuk ikut bersama-sama dalam program pemerintah dalam vaksinasi untuk mengatasi pandemi Covid-19 saat ini yang semakin meningkat.</p>



<p>Yasonna berharap melalui pers dapat menjelaskan kepada publik terkait vaksinasi, bahwa tidak ada sanksi pidana, namun ke depannya jika hanya sebagian masyarakat divaksin maka tidak akan tercipta kekebalan komunitas atau&nbsp;<em>herd immunity</em>.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8221;Kalau hanya sebagian kecil masyarakat yang divaksin, maka&nbsp;<em>herd immunity</em>&nbsp;tidak akan terjadi. Dengan terciptanya kekebalan komunitas, maka sangat diharapkan Indonesia bisa melanjutkan kegiatan pembangunan dan ekonomi kembali bisa tumbuh,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Peringatan Hari Pers Nasional 2021, lanjut Yasonna, adalah momentum yang tepat untuk mengingatkan pentingnya komitmen pers untuk berkontribusi nyata dalam upaya bersama menanggulangi pandemi Covid-19.</p>



<p>Yasonna juga mengatakan pers sangat membantu masyarakat, karena jika ruang media mainstream diisi dengan pesan-pesan positif dapat melawan pengaruh pengaruh hoaks yang memenuhi medsos dalam menghadapi virus Corona.&nbsp;</p>



<p>&#8221;Hal ini menunjukkan kepedulian komunitas pers nasional lewat PWI dan HPN dalam membantu masyarakat dan pemerintah menangani pandemi Covid-19,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PWI Pusat sekaligus Penanggung Jawab HPN, Atal S Depari, mengungkapkan rasa terima kasih atas kesiapan dan keterlibatan Menteri Hukum Ham dalam rangkaian HPN 2021. Bahkan Ketua Umum PWI Pusat menyambut baik dengan adanya usulan satu sesi&nbsp;untuk Menteri Yasonna pada&nbsp;Konvensi Media Massa terkait regulasi baru bagaimana bangkitnya Pers Indonesia di tengah pandemi dan disrupsi digital.</p>



<p>Dalam audiensi virtual itu turut hadir juga Agus Sudibyo Anggota Dewan Pers, Ketua Panitia HPN Auri Jaya, Ketua Bidang Kerja Sama Abdul Aziz, Ketua Bidang Daerah Akhmad Munir, Bendahara Umum PWI Muhammad Ihsan, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, Wakil Bendahara Dar Edi Yoga, Wakil Sekretaris Kesit Budi Handoyo dan Humas HPN Mercys Charles Loho. (bgn003)21011401</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menkum-dan-ham-tidak-ada-sanksi-pidana-bagi-warga-yang-tidak-mau-divaksin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah usulkan tiga RUU baru di Prolegnas 2021</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemerintah-usulkan-tiga-ruu-baru-di-prolegnas-2021/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemerintah-usulkan-tiga-ruu-baru-di-prolegnas-2021</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemerintah-usulkan-tiga-ruu-baru-di-prolegnas-2021/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2020 07:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[menkumham]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[prolegnas]]></category>
		<category><![CDATA[RUU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15336</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Yassona H. Laoly mengusulkan tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) baru untuk dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021, yaitu RUU Hukum Acara Perdata, RUU tentang Wabah, dan RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Omnibus Law Sektor Keuangan). &#8220;Usulan baru RUU Prolegnas Prioritas inisiatif pemerintah tahun 2021 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201023-WA0024_copy_4096x2307-01-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Yassona H. Laoly mengusulkan tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) baru untuk dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021, yaitu RUU Hukum Acara Perdata, RUU tentang Wabah, dan RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Omnibus Law Sektor Keuangan).<br><br>&#8220;Usulan baru RUU Prolegnas Prioritas inisiatif pemerintah tahun 2021 yaitu RUU Hukum Acara Perdata, RUU tentang Wabah, dan RUU tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (Omnibus Law Sektor Keuangan),&#8221; kata Menkumham Yasonna dalam Rapat Kerja (Raker) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, di Jakarta, Senin.<br><br>Yassona juga menjelaskan, selain tiga RUU tersebut, pemerintah akan mengusulkan tujuh RUU masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021.<br><br>Hal itu menurut dia dengan mendasarkan pada pertimbangan serta pemikiran adanya kebutuhan hukum dan mempertimbangkan hasil capaian Prolegnas Prioritas 2020 dan kebutuhan RUU baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan menyiapkan Naskah Akademik dan RUU-nya.<br><br>Ketujuh RUU yang sebelumnya masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020 lalu diusulkan dimasukkan di Prolegnas Prioritas 2021 adalah:</p>



<p>1. RUU tentang Perlindungan Data Pribadi; RUU tentang Landas Kontinen (RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia);</p>



<p>2. RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua;</p>



<p>3. RUU tentang Narkotika dan Psikotropika (dalam Prolegnas 2020-2024 tertulis: RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika);</p>



<p>4. RUU tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (dalam Prolegnas 2020-2024 tertulis:</p>



<p>5. RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah);</p>



<p>6. RUU tentang Ibukota Negara; dan</p>



<p>7. RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan (pemrakarsa DPR/Pemerintah).<br><br>Yassona menjelaskan, pemerintah juga mengusulkan perubahan RUU dalam Prolegnas Jangka menengah tahun 2020-2024 dengan memasukkan tiga RUU yaitu RUU tentang Pengelolaan Kekayaan Negara, RUU tentang Jaminan Benda Bergerak, dan RUU tentang Grasi, Amnesti, Abolisi, dan Rehabilitasi.<br><br>Dalam Raker tersebut, Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan setelah mendengar penjelasan Menkumham terkait tiga RUU baru yang dimasukkan dalam Prolegnas Prioritas 2021, maka ada tiga RUU yang dikeluarkan dari usulan pemerintah.<br><br>&#8220;Ada tiga RUU yang dikeluarkan dari usulan pemerintah yaitu RUU KUHP, RUU Lembaga Pemasyarakatan, dan RUU tentang Badan Pemeriksa Keuangan,&#8221; ujarnya.<br><br>Supratman mengatakan untuk RUU Pengelolaan Kekayaan Negara yang diusulkan masuk dalam Prolegnas Jangka menengah tahun 2020-2024, itu sudah masuk dalam longlist Prolegnas.<br><br>Sementara itu menurut dia, untuk RUU tentang Jaminan Benda Bergerak, dan RUU tentang Grasi, Amnesti, Abolisi, dan Rehabilitasi akan dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) Prolegnas Baleg DPR RI. (bgn123)20112311</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemerintah-usulkan-tiga-ruu-baru-di-prolegnas-2021/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
