<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#menkeu &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/menkeu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Oct 2025 08:15:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#menkeu &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkeu Dorong Percepatan Belanja Daerah, Pemkab Badung Tegaskan Anggaran Tidak Mengendap</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menkeu-dorong-percepatan-belanja-daerah-pemkab-badung-tegaskan-anggaran-tidak-mengendap/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menkeu-dorong-percepatan-belanja-daerah-pemkab-badung-tegaskan-anggaran-tidak-mengendap</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menkeu-dorong-percepatan-belanja-daerah-pemkab-badung-tegaskan-anggaran-tidak-mengendap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 08:15:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kominfo Badung]]></category>
		<category><![CDATA[#belanjadaerah]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#pemkabbadung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=121281</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="900" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0.jpeg 900w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-169x300.jpeg 169w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-576x1024.jpeg 576w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-768x1365.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-864x1536.jpeg 864w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Menyikapi pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa terkait rendahnya realisasi belanja daerah hingga kuartal III tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa anggaran daerah tidak mengendap, melainkan tengah dalam proses penyaluran untuk berbagai kegiatan prioritas daerah. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="900" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0.jpeg 900w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-169x300.jpeg 169w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-576x1024.jpeg 576w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-768x1365.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/10/290f2cb9-0fc4-419e-9c07-57c43c89f3a0-864x1536.jpeg 864w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></div>
<p>Mangupura, Baliglobalnews</p>



<p>Menyikapi pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa terkait rendahnya realisasi belanja daerah hingga kuartal III tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa anggaran daerah tidak mengendap, melainkan tengah dalam proses penyaluran untuk berbagai kegiatan prioritas daerah.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung) Ketut Wisuda menjelaskan bahwa kondisi serapan anggaran yang terlihat belum optimal bukan berarti dana APBD tidak digunakan atau mengendap di kas daerah. &#8220;Uang itu bukan mengendap, tetapi sudah dalam proses SPD (Surat Penyediaan Dana) ke kegiatan SKPD&nbsp; (Satuan Kerja Perangkat Daerah) namun belum SPJ (Surat Pertanggungjawaban). Dan itu untuk keperluan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai, belanja operasional perangkat daerah, serta pembiayaan kegiatan pembangunan yang saat ini sedang berjalan,&#8221; katanya saat ditemui di Kantor Bupati, Pusoem Badung, pada Rabu (22/10/2025).</p>



<p>Dia menyampaikan sejumlah program strategis Pemkab Badung, baik di bidang infrastruktur, pelayanan publik, maupun dukungan ekonomi masyarakat, kini tengah memasuki tahap pelaksanaan fisik maupun administrasi keuangan. &#8220;Proses pencairan anggaran dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola keuangan daerah yang baik. Kami pastikan seluruh kegiatan berjalan, dan serapan anggaran akan meningkat signifikan pada triwulan keempat,&#8221; katanya.</p>



<p>Pemkab Badung, karta dia, juga menegaskan komitmen untuk mendukung arahan Kementerian Keuangan dengan menjaga keseimbangan antara percepatan belanja dan akuntabilitas keuangan. Pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar pelaksanaan program prioritas berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan langkah tersebut, diharapkan realisasi APBD Kabupaten Badung pada akhir tahun 2025 dapat tercapai optimal, sekaligus memperkuat kontribusi daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. (adv/bgn003)25102402</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menkeu-dorong-percepatan-belanja-daerah-pemkab-badung-tegaskan-anggaran-tidak-mengendap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sri Mulyani sebut bea meterai jadi Rp10 ribu mulai Januari 2021</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sri-mulyani-sebut-bea-meterai-jadi-rp10-ribu-mulai-januari-2021/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sri-mulyani-sebut-bea-meterai-jadi-rp10-ribu-mulai-januari-2021</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sri-mulyani-sebut-bea-meterai-jadi-rp10-ribu-mulai-januari-2021/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 14:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#beamaterai]]></category>
		<category><![CDATA[#indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#srimulyani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7046</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="761" height="476" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3.jpg 761w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 761px) 100vw, 761px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bea meterai yang sebelumnya Rp3 ribu dan Rp6 ribu kini diubah menjadi satu tarif yaitu Rp10 ribu mulai 1 Januari 2021. Hal itu seiring dengan pembahasan RUU tentang Bea Meterai oleh Panja DPR RI yang dilakukan selama dua hari yaitu pada 31 Agustus dan 1 September 2020 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="761" height="476" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3.jpg 761w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Bea-Materai-040719-Lmo-3-300x188.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 761px) 100vw, 761px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bea meterai yang sebelumnya Rp3 ribu dan Rp6 ribu kini diubah menjadi satu tarif yaitu Rp10 ribu mulai 1 Januari 2021.</p>



<p>Hal itu seiring dengan pembahasan RUU tentang Bea Meterai oleh Panja DPR RI yang dilakukan selama dua hari yaitu pada 31 Agustus dan 1 September 2020 telah selesai sehingga siap untuk dibawa ke rapat paripurna DPR RI.</p>



<p>&#8220;UU ini akan berlaku mulai 1 Januari 2021, jadi tidak berlaku secara langsung pada saat diundangkan,&#8221; katanya dalam raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis.</p>



<p>Sri Mulyani menyatakan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termasuk dokumen yang nilainya di bawah atau sama dengan Rp5 juta tidak perlu menggunakan meterai.</p>



<p>&#8220;Ini adalah salah satu bentuk pemihakan. Ini kenaikan dari yang tadinya dokumen di atas Rp1 juta harus berbiaya meterai,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia melanjutkan RUU Bea Meterai yang berisi 32 pasal tersebut juga berisi mengenai penyetaraan pengenaan pajak atas dokumen baik dalam bentuk kertas maupun digital.</p>



<p>&#8220;Ini sesuai dengan perubahan zaman sehingga kita berharap dengan adanya UU ini kita bisa memberikan kesamaan perlakuan untuk dokumen kertas dan nonkertas,&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian, UU yang sudah 34 tahun belum pernah direvisi ini turut memberikan kepastian hukum bagi dokumen elektronik untuk menggunakan meterai elektronik sesuai dengan perkembangan teknologi.</p>



<p>&#8220;Untuk saat terutang dan subjek bea meterai secara terperinci per jenis dokumen dan penyempurnaan administrasi pemungutan bea meterai ini juga diharapkan memberikan kepastian hukum,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya, RUU Bea Meterai ini mengatur mengenai pembebasan bea meterai terhadap penanganan bencana alam serta kegiatan bersifat keagamaan dan sosial dalam rangka mendorong program pemerintah dalam melakukan perjanjian internasional.</p>



<p>Tak hanya itu, penyempurnaan sanksi administratif dan ketidakpatuhan pemenuhan pembayaran bea meterai juga diatur dalam RUU ini.</p>



<p>Sanksi pidana pun tak luput disempurnakan dalam RUU Bea Meterai untuk meminimalkan sekaligus mencegah tindak pidana di bidang perpajakan.</p>



<p>&#8220;Juga dilakukan penyempurnaan termasuk mengenai pengedaran, penjualan, pemakaian meterai palsu serta bekas pakai,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia mengatakan berbagai kebijakan dalam RUU Bea Meterai yang sebentar lagi menjadi UU ini mulai diberlakukan pada awal Januari 2021 agar pemerintah dapat menyiapkan seluruh peraturan perundang-undangan di bawahnya.</p>



<p>&#8220;Kita berharap ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperbaiki <em>policy</em> serta instrumen pemerintah,&#8221; ujarnya. (bgn/ant)20090329</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sri-mulyani-sebut-bea-meterai-jadi-rp10-ribu-mulai-januari-2021/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Telah Cairkan Bantuan Produktif UMKM Kepada 1 Juta Penerima</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemerintah-telah-cairkan-bantuan-produktif-umkm-kepada-1-juta-penerima/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemerintah-telah-cairkan-bantuan-produktif-umkm-kepada-1-juta-penerima</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemerintah-telah-cairkan-bantuan-produktif-umkm-kepada-1-juta-penerima/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2020 08:33:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanproduktif]]></category>
		<category><![CDATA[#menkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#srimulyani]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=6027</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="797" height="503" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto.jpg 797w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 797px) 100vw, 797px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah telah mencairkan bantuan produktif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada 1 juta penerima dengan nilai sekitar Rp2,4 triliun. “Bantuan ini langsung dibayarkan dalam bentuk Rp2,4 juta untuk pelaku usaha mikro yang kita sudah masukkan di dalam database ada nama, alamat, dan nomor account-nya,” katanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="797" height="503" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto.jpg 797w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antara-foto-768x485.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 797px) 100vw, 797px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah telah mencairkan bantuan produktif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada 1 juta penerima dengan nilai sekitar Rp2,4 triliun.</p>



<p>“Bantuan ini langsung dibayarkan dalam bentuk Rp2,4 juta untuk pelaku usaha mikro yang kita sudah masukkan di dalam database ada nama, alamat, dan nomor <em>account</em>-nya,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin.</p>



<p>Sri Mulyani merinci pencairan tersebut melalui BNI sebanyak 316.472 penerima dengan nilai Rp759,5 miliar dan BRI sebanyak 683.528 penerima dengan nilai Rp1,640 triliun.</p>



<p>“Kami melihat masih ada&nbsp;<em>gap</em>&nbsp;data dari target sasaran yang akan diberikan. Terutama untuk satu juta target yang sudah akan dimulai pada Agustus ini,” katanya.</p>



<p>Sri Mulyani menjelaskan kriteria penerima bantuan produktif bantuan produktif UMKM adalah pelaku usaha ultra mikro-mikro atau nasabah yang tidak memiliki kredit di perbankan atau lembaga keuangan.</p>



<p>Kemudian, nasabah perbankan atau lembaga keuangan yang simpanannya di bawah Rp2 juta serta memiliki NIK dan KTP.</p>



<p>Ia menuturkan untuk tahap awal terdiri dari 9,1 juta usaha UMKM dengan anggaran yang sudah DIPA adalah Rp22,01 triliun, sedangkan total target sasaran sebanyak 12 juta UMKM.</p>



<p>“Ini target sasaran 1,2 juta akan segera dicairkan dan proses data <em>collecting</em> terus dilakukan sampai hari ini oleh Kementerian KUKM,” ujarnya. (bgn/ant)20082407</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemerintah-telah-cairkan-bantuan-produktif-umkm-kepada-1-juta-penerima/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
