<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mengembangkanpariwisata &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/mengembangkanpariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Apr 2022 23:55:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>mengembangkanpariwisata &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NTB  dan Bali Jangan Saling Mendahului dalam Mengembangkan Pariwsata</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ntb-dan-bali-jangan-saling-mendahului-dalam-mengembangkan-pariwsata/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ntb-dan-bali-jangan-saling-mendahului-dalam-mengembangkan-pariwsata</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ntb-dan-bali-jangan-saling-mendahului-dalam-mengembangkan-pariwsata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Apr 2022 23:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[mendahuluidalam]]></category>
		<category><![CDATA[mengembangkanpariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[ntbdanbalijangansaling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=47848</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Mataram, Baliglobalnews Di tengah melemahnya denyut ekonomi akibat industri tanpa cerobong asap (pariwisata) setelah dihajar habis-habisan oleh pandemi Covid-19 diperlukan sinergitas semua kalangan dan daerah dengan mengedepankan ciri khas daerahnya masing-masing untuk memulihkan kembali terseok-seoknya sektor pariwisata Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bali pascapandemi. Hal itu dikemukakan Sekretaris DPRD Nusa Tenggara Barat, Mahdi Muhammad, ketika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/IMG-20220401-WA0045-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Mataram, Baliglobalnews</p>



<p>Di tengah melemahnya denyut ekonomi akibat industri tanpa cerobong asap (pariwisata) setelah dihajar habis-habisan oleh pandemi Covid-19 diperlukan sinergitas semua kalangan dan daerah dengan mengedepankan ciri khas daerahnya masing-masing untuk memulihkan kembali terseok-seoknya sektor pariwisata Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan Bali pascapandemi.</p>



<p>Hal itu dikemukakan Sekretaris DPRD Nusa Tenggara Barat, Mahdi Muhammad, ketika menerima rombongan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan (Forward) DPRD Provinsi Bali bersama Humas DPRD Bali silaturahmi di Sekretariat DPRD NTB, Mataram pada Kamis (31/3).</p>



<p>Menurut Mahdi Muhammad, promosi pun selayaknya dapat dilakukan secara bersama-sama, sehingga tidak saling mendahului (salip+menyalip), apalagi dengan cara-cara yang kurang terpuji. Namun sebaiknya saling membantu, saling mendukung dan saling memperkuat dan saling melengkapi.</p>



<p>Sejatinya, kata dia, tujuan wisata masing-masing daerah memiliki potensi dan spirit yang spesifik dan memiliki daya tarik untuk dikunjungi para pelancong dan penikmat keindahan panorama alam, budaya dan atraksi pariwisata. Bilamana hal tersebut terabaikan dan sibuk saling sikut dan saling mendahului, niscaya negara lain akan mendahului.</p>



<p>&#8221;Sangat muskil bagi NTB, khususnya Lombok, untuk menyaingi Bali apalagi mendahului. Justru NTB harus banyak belajar dari Bali, karena Bali merupakan barometer, bahkan poros pariwisata dunia. Sesungguhnya banyak hal yang dapat dikembangkan secara bersama-sama. Dari sisi objek dan daya tarik wisatanya yang sudah ada di Bali, Lombok tidak harus meniru tetapi harus dikembangkan sesuai karakteristik daerahnya masing-masing jika tidak ingin disalip Filipina misalnya,&#8221; kata Mahdi didampingi Kabag Humas DPRD NTB.</p>



<p>Dia menyatakan dalam promosi pariwisata dapat dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan karakteristik daerah tujuan wisata masing-masing sehingga tidak saling salip, tidak saling mendahului tetapi saling melengkapi dan saling mendukung di dalam memperkuat daerah tujuan kunjungan rekan-rekan media dari Forward DPRD Bali yang luar biasa menyatukan pemikiran kita, bagaimana mempererat hubungan antara anak bangsa di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam pengembangan pariwisata. &#8221;Insyaallah, ke depan kita akan menyatu di dalam mensejahterakan masyarakat kita. Semangat rekan-rekan wartawan Bali luar biasa di dalam mempererat tali silaturahmi di antara anak bangsa,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Bali sudah dikenal sebagai destinasi pariwisata sejak seabad yang lalu, sementara Lombok baru dikenal oleh masyarakat internasional sejak tahun 1990-an,padahal sudah diperkenalkan mepada UNDP sejak tahun 1980 an.Lombok sebagai daerah tujuan wisata pasti tetap angkat topi pada Bali sebagai daerah tujuan wisata yang duluan berkembang. Dikatakan, strategi promosi, strategi pengembangan daerah tujuan wisata, pengembangan objek dan atraksi wisata semuanya ada di Bali. &#8221;Jadi ilmu pariwisata ada di Bali. Kami belajar di Bali tentang bagaimana konsep memadukan antara daerah pegunungan, daerah persawahan dan daerah pantai,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Secara geografis, kata dia, Lombok hampir sama dengan Bali. Di Lombok selain bisa melihat gunung, ngarai, persawahan dan langsung melihat pantai. Namun kelebihan ke Bali, sekali keliling Bali bisa melihat gunung, sawah dengan subaknya, dan Pantai Kuta dalam satu kali kunjungan. &#8220;Tinggal ke depan bagaimana Lombok melihat potensi itu.Bila potensi itu dipadupadankan dalam satu strategi promosi, betapa dahsyatnya daya sihir kedua destinasi antara NTB dan Bali untuk menghipnotis minat wisatawan datang untuk menikmati serpihan surga kecil yang ada di Bali dan NTB ini,&#8221; tandasnya. (bgn003)22040202</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ntb-dan-bali-jangan-saling-mendahului-dalam-mengembangkan-pariwsata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
