<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>masjidrayasriwijaya &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/masjidrayasriwijaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2021 09:37:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>masjidrayasriwijaya &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Alex Noerdin disebut terima Rp2,4 miliar dari Masjid Raya Sriwijaya</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/alex-noerdin-disebut-terima-rp24-miliar-dari-masjid-raya-sriwijaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=alex-noerdin-disebut-terima-rp24-miliar-dari-masjid-raya-sriwijaya</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/alex-noerdin-disebut-terima-rp24-miliar-dari-masjid-raya-sriwijaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 09:37:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[alexnoerdindisebut]]></category>
		<category><![CDATA[masjidrayasriwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[terimaRp24miliardari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36253</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="796" height="484" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55.jpeg 796w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55-300x182.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55-768x467.jpeg 768w" sizes="(max-width: 796px) 100vw, 796px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018 Alex Noerdin disebut menerima aliran dana senilai Rp2,4 miliar dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada saat sidang di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa. Hal ini terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU)&#160;M Naimullah membacakan dakwaan terhadap empat terdakwa&#160;korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="796" height="484" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55.jpeg 796w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55-300x182.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/55-768x467.jpeg 768w" sizes="(max-width: 796px) 100vw, 796px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018 Alex Noerdin disebut menerima aliran dana senilai Rp2,4 miliar dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada saat sidang di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa.</p>



<p>Hal ini terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU)&nbsp;M Naimullah membacakan dakwaan terhadap empat terdakwa&nbsp;korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, yakni Eddy Hermanto, Syarifuddin, Yudi Arminto, dan Dwi Kridayani.</p>



<p>Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Sahlan Effendy, Naimullah yang juga Kepala Seksi Penuntutan Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan ini menyatakan Alex Noerdin terindikasi menerima aliran dana tersebut berdasarkan temuan tim penyidik dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.</p>



<p>“Ditemukan bukti dimana ada pengaturan proses lelang agar dimenangkan oleh salah satu pihak swasta dan pemerintah. Juga ada indikasi menerima dan memberi sejumlah dana pada termin pertama dalam pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tahun 2015,&#8221; katanya.</p>



<p>Meskipun demikian, keterlibatan Alex Noerdin nanti akan dibuktikan dalam persidangan dengan menghadirkan sejumlah saksi.</p>



<p>“Dalam sidang nanti kami akan menghadirkan saksi atas dugaan ini,” ujarnya.</p>



<p>Sementara Staf Ahli Alex Noerdin Kemas Khoirul Mukhlis mengatakan pernyataan jaksa tersebut harus dibuktikan terlebih dahulu sebelum disebut dalam surat dakwaan di persidangan.</p>



<p>&#8220;Nanti dalam persidangan akan dibuktikan apakah benar Alex melakukan hal seperti bunyi dakwaan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menepis dugaan bahwa Alex Noerdin menyadari keterlibatannya tersebut sehingga membuat yang bersangkutan beberapa kali mangkir dari panggilan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.</p>



<p>Menurut dia, sebagai mantan gubernur, Alex Noerdin akan siap jika dihadirkan sebagai saksi untuk memberikan keterangan di persidangan.</p>



<p>&#8220;Sekarang tergantung jaksanya bagaimana, apakah perlu atau tidak untuk menghadirkan beliau (Alex Noerdin), karena untuk menghadirkan saksi itu perlu mekanisme dari jaksa ke persidangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebelumnya, Alex Noerdin dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2003-2008 Jimly Asshiddiqie batal diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel karena mangkir dari pemanggilan, Senin (26/7).</p>



<p>Adapun dalam proses pembangunan Masjid Raya Sriwijaya pada saat itu, Jimly Asshiddiqie menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Wakaf Masjid Raya Sriwijaya, sedangkan Alex Noerdin menjabat sebagai Ketua Pembangunan sekaligus anggota Dewan Pembina Yayasan Wakaf Masjid Raya Sriwijaya.</p>



<p>Keterangan dari kedua orang tersebut dibutuhkan oleh tim penyidik Kejati Sumsel untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid prototipe terbesar di Asia Tenggara ini.</p>



<p>Sejauh ini enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yang mana empat diantaranya menjalani sidang perdana hari ini.</p>



<p>Dua orang lagi yakni Sekretaris Daerah Sumatera Selatan 2013-2018 Mukti Sulaiman, mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumatera Selatan Ahmad Nasuhi dalam waktu dekat akan disidangkan juga.</p>



<p>Para tersangka/terdakwa disebut telah melanggar Pasal 2 juncto Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 KUHP dan subsider Pasal 3 jo. Pasal 18 No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.(bgn123)21072719</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/alex-noerdin-disebut-terima-rp24-miliar-dari-masjid-raya-sriwijaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersangka korupsi Masjid Raya Sriwijaya Palembang cabut gugatan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tersangka-korupsi-masjid-raya-sriwijaya-palembang-cabut-gugatan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tersangka-korupsi-masjid-raya-sriwijaya-palembang-cabut-gugatan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tersangka-korupsi-masjid-raya-sriwijaya-palembang-cabut-gugatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2021 06:13:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[cabutgugatan]]></category>
		<category><![CDATA[masjidrayasriwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[tersangkakorupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35227</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Mukti Sulaiman mencabut permohonan praperadilan atas penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam kasus korupsi dana pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Senin. Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang Harun Yulianto yang memimpin sidang dengan nomor perkara 15/Pid.Pra/2021/PN memutuskan menutup jalannya sidang meskipun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/JPU-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p> Mukti Sulaiman mencabut permohonan praperadilan atas penetapan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam kasus korupsi dana pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Senin.</p>



<p>Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang Harun Yulianto yang memimpin sidang dengan nomor perkara 15/Pid.Pra/2021/PN memutuskan menutup jalannya sidang meskipun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan selaku termohon telah memenuhi panggilan.</p>



<p>&#8220;Dengan dicabutnya gugatan ini, sidang di tutup,&#8221; kata hakim.</p>



<p>Kuasa hukum tersangka Syarkowi Tohir mengatakan dicabutnya gugatan tersebut karena pemohon sudah menarik hak kuasa dirinya dalam menangani perkara tersebut.</p>



<p>&#8220;Tugas saya sudah selesai. Mungkin pemohon sudah memilih kuasa hukum lain,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut dia, tidak diketahui pasti apa pertimbangan pemohon menarik hak suasana dan mencabut gugatan tersebut. Namun ia menegaskan semua merupakan permintaan langsung dari pemohon.</p>



<p>&#8220;Saya tidak tahu apakah ada intervensi dari pihak luar, yang pasti begitu permintaannya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumatera Selatan Naimullah mengatakan apabila tersangka kembali melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Palembang maka pihak siap memberikan bukti yang menguatkan keputusan penetapan tersangka tersebut.</p>



<p>&#8220;Bila tersangka kembali menggugat keputusan ini, kami sudah siap dengan bukti hasil pemeriksaan,&#8221; kata dia.</p>



<p>Mukti Sulaiman telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh Tim Penyidik Pidana Khusus Kejati Sumatera Selatan bersama lima tersangka lainnya dalam dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya tahun 2015-2017 senilai Rp130 miliar.</p>



<p>Mukti Sulaiman kala itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sekaligus ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).</p>



<p>Mantan Sekda Pemprov Sumsel ini dinilai melanggar Pasal 2 JO Pasal 18 UU No 20 tahun 2001 Jo 55 KUHPidana, dan subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 No 20 Tahun 2001 Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHP.(bgn123)21071220</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tersangka-korupsi-masjid-raya-sriwijaya-palembang-cabut-gugatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
