<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#marseille &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/marseille/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2020 13:59:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#marseille &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paris dan Marseille Diumumkan sebagai Zona Berisiko Tinggi Covid-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/paris-dan-marseille-diumumkan-sebagai-zona-berisiko-tinggi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=paris-dan-marseille-diumumkan-sebagai-zona-berisiko-tinggi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/paris-dan-marseille-diumumkan-sebagai-zona-berisiko-tinggi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 13:59:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#marseille]]></category>
		<category><![CDATA[#paris]]></category>
		<category><![CDATA[#zonaberisikotinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4897</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Paris, Baliglobalnews Pemerintah Prancis mengumumkan Paris dan Marseille serta daerah sekitarnya sebagai zona berisiko tinggi penularan Covid-19.&#160;Penetapan status&#160;pada&#160;Jumat&#160;(14/8)&#160;itu memberikan kekuasaan pada pihak otoritas di Paris dan Marseille untuk memberlakukan aturan lokal pembatasan sosial guna menahan penyebaran Covid-19. Pengumuman itu dibuat dalam surat keputusan pemerintah, menyusul peningkatan tajam jumlah kasus Covid-19 di Prancis selama dua minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/CjkinzN007035_20200711_CBPFN0A001-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Paris, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Prancis mengumumkan Paris dan Marseille serta daerah sekitarnya sebagai zona berisiko tinggi penularan Covid-19.&nbsp;Penetapan status&nbsp;pada&nbsp;Jumat&nbsp;(14/8)&nbsp;itu memberikan kekuasaan pada pihak otoritas di Paris dan Marseille untuk memberlakukan aturan lokal pembatasan sosial guna menahan penyebaran Covid-19.</p>



<p>Pengumuman itu dibuat dalam surat keputusan pemerintah, menyusul peningkatan tajam jumlah kasus Covid-19 di Prancis selama dua minggu terakhir.&nbsp;Pada Kamis (13/8), Prancis melaporkan lebih dari 2.500 kasus baru Covid-19 untuk hari kedua berturut-turut. Jumlah seperti itu terakhir kali terlihat pada pertengahan April ketika negara itu sedang melakukan salah satu langkah penguncian paling ketat di Eropa.</p>



<p>Pemerintah Prancis memberi otoritas daerah di Paris dan wilayah Bouches-du-Rhone kekuasaan untuk membatasi pergerakan orang, kendaraan, akses untuk transportasi umum dan perjalanan udara, serta akses ke gedung-gedung pemerintah serta menutup restoran, bar, dan tempat-tempat lainnya.</p>



<p>Paris dan Marseille dalam beberapa hari terakhir telah mewajibkan penggunaan masker di tempat-tempat umum yang sibuk.</p>



<p>Mengumumkan Paris dan Marseilles sebagai zona merah dapat berdampak besar pada pariwisata, karena dapat menyebabkan negara lain memberlakukan karantina pada warganya yang kembali dari kedua wilayah tersebut.</p>



<p>Pada Kamis malam, Inggris mengatakan akan memberlakukan karantina 14 hari pada semua orang yang datang dari Prancis mulai Sabtu (15/8), karena lonjakan kasus infeksi virus corona baru.Inggris juga menambahkan Belanda dan empat negara lainnya ke dalam daftar wajib karantina, yang sudah mencakup Spanyol dan Belgia. (bgn/ant)20081432</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/paris-dan-marseille-diumumkan-sebagai-zona-berisiko-tinggi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
