<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>limbahminyak &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/limbahminyak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Feb 2025 06:00:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>limbahminyak &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ICOPE di Sanur Bahas Pengelolaan Limbah Minyak Jadi Produk Bernilai Tinggi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/icope-di-sanur-bahas-pengelolaan-limbah-minyak-jadi-produk-bernilai-tinggi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=icope-di-sanur-bahas-pengelolaan-limbah-minyak-jadi-produk-bernilai-tinggi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/icope-di-sanur-bahas-pengelolaan-limbah-minyak-jadi-produk-bernilai-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 10:46:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[#ICOPEsanur]]></category>
		<category><![CDATA[limbahminyak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=102606</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Hari terakhir kegiatan International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) Series 2025 di Sanur, Provinsi Bali, pada Jumat (14/2/2025), membahas pentingnya pengelolaan limbah minyak dari kelapa sawit agar dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tinggi. &#8220;Limbah padat sawit dapat diolah menjadi biochar, yang berpotensi menyerap hingga 1,2 juta ton karbondioksida. Dan, potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250215-WA0005-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Hari terakhir kegiatan International Conference on Oil Palm and Environment (ICOPE) Series 2025 di Sanur, Provinsi Bali, pada Jumat (14/2/2025), membahas pentingnya pengelolaan limbah minyak dari kelapa sawit agar dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tinggi.</p>
<p>&#8220;Limbah padat sawit dapat diolah menjadi biochar, yang berpotensi menyerap hingga 1,2 juta ton karbondioksida. Dan, potensi produksi biochar mencapai 583 juta ton, memberikan manfaat besar bagi tanah,&#8221; kata Kepala International Research Institute for Environment and Climate Change dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rizaldi Boer, kepada awak media di Denpasar.</p>
<p>Selain itu, kata dia, sektor sawit Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk membantu mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca. Sehingga, pentingnya pengelolaan limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME). &#8220;Melalui pengelolaan limbah yang lebih baik, efisiensi energi, perlindungan hutan, serta restorasi lahan gambut, sektor ini dapat mengurangi emisi dalam jumlah signifikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% pada tahun 2030, kontribusi sektor perkebunan sawit menjadi sangat krusial. Namun di sisi lain, emisi dari industri sawit mencapai 143 juta ton CO² per tahun, menyumbang hampir 19% dari total emisi nasional.</p>
<p>Di antara sumber emisi tersebut, kata dia, limbah cair dari proses pengolahan kelapa sawit menjadi salah satu penyebab utama. Namun, teknologi modern dapat membantu mengatasi masalah ini.  &#8220;Dengan teknologi seperti evaporasi, emisi dari POME dapat dikurangi hingga 90-95%,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Vice President Sime Darby Guthrie, Shahrakbah Yacob, menyoroti manfaat lain dari limbah sawit. &#8220;Limbah itu sangat penting karena dapat digunakan sebagai suplemen dan pupuk, meningkatkan kadar karbon organik di tanah dan membantu mempertahankan kelembaban,&#8221; ucapnya. (bgn008)25021504</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/icope-di-sanur-bahas-pengelolaan-limbah-minyak-jadi-produk-bernilai-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekan FTP Unud Lakukan Kerja Sama Dengan BITHUB Olah Limbah Minyak￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dekan-ftp-unud-lakukan-kerja-sama-dengan-bithub-olah-limbah-minyak%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dekan-ftp-unud-lakukan-kerja-sama-dengan-bithub-olah-limbah-minyak%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dekan-ftp-unud-lakukan-kerja-sama-dengan-bithub-olah-limbah-minyak%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 May 2022 13:47:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[bithub]]></category>
		<category><![CDATA[ftpunud]]></category>
		<category><![CDATA[limbahminyak]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=50118</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="608" height="351" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370.jpg 608w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370-300x173.jpg 300w" sizes="(max-width: 608px) 100vw, 608px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana (FTP Unud) Prof.&#160; I Made Anom Sutrisna Wijaya, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bali Initiative Hub (BITHUB) yang diwakili oleh CEO BITHUB Ida Bagus Agung Gunarthawa, di Denpasar, beberapa waktu lalu. &#8220;Kerja sama itu terkait pengolahan minyak goreng jelantah, menjadi lilin aromaterapi dan sabun padat,&#8221; katanya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="608" height="351" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370.jpg 608w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/16523622091034369160035309018370-300x173.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 608px) 100vw, 608px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana (FTP Unud) Prof.&nbsp; I Made Anom Sutrisna Wijaya, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bali Initiative Hub (BITHUB) yang diwakili oleh CEO BITHUB Ida Bagus Agung Gunarthawa, di Denpasar, beberapa waktu lalu.</p>



<p>&#8220;Kerja sama itu terkait pengolahan minyak goreng jelantah, menjadi lilin aromaterapi dan sabun padat,&#8221; katanya.</p>



<p>Sutrisna mengatakan BITHUB merupakan sebuah perkumpulan pusat inisiatif Bali yang bergerak dalam pengembangan ekosistem komoditas ekonomi dengan mengedepankan industri kreatif yang bisa bersanding secara mutualistik dengan industri pariwisata.</p>



<p>Salah satu kegiatan yang dirancang oleh BITHUB yang berkolaborasi dengan ICCN (Indonesia Creative Cities Network) adalah&nbsp; program Banjar Creative Space (BCS). Program BCS adalah sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 di Bali.</p>



<p>Dia mengharapkan kegiatan itu bisa meningkatkan kreativitas generasi muda Bali sehingga mampu berkompetensi untuk mempercepat pemulihan perekonomian&nbsp; di Bali. Program BCS didukung penuh oleh Kementerian BUMN dan dibiayai dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.</p>



<p>Kegiatan ini memiliki tujuan untuk mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi, lingkungan, pendidikan dan kesehatan.</p>



<p>Dalam hal ini BITHUB menggandeng dosen Prodi Teknologi Industri Pertanian Unud yaitu Dr. Dewa Ayu Anom Yuarini dan Dr.&nbsp; Luh Putu Wrasiati dalam pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah rumah tangga yaitu minyak jelantah. Pada tahap awal dilakukan edukasi cara menggunakan minyak goreng yang benar dengan tidak mengoplos minyak jelantah dan menggunakan minyak goreng lebih dari tiga kali.</p>



<p>Tahap selanjutnya, kata dia, minyak jelantah dimurnikan dengan bahan-bahan yang ada di sekitar masyarakat seperti menggunakan arang, kulit pisang dan ampas tebu. Setelah dilakukan penyaringan dan mendapatkan minyak jernih, maka minyak tersebut dijadikan bahan baku lilin aromaterapi dan sabun padat.</p>



<p>&#8220;Diharapkan dengan pembinaan dan pendampingan ini, masyarakat tidak membuang minyak jelantah sembarangan dan mampu mengolah menjadi produk yang bermanfaat,&#8221; kata Dewa Ayu.</p>



<p>Pelatihan dan pembinaan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan anggota sekeha teruna di 10 banjar dari seluruh Bali yaitu Banjar Taman Kelod -Gianyar, Banjar Tengah Renon-Denpasar, Banjar Kelod Kauh Panji-Buleleng, Banjar Ubung Jimbaran-Badung, Banjar Yeh Buah-Jembrana, Banjar Bilukpoh Kangin-Jembrana, Banjar Pekandelan-Klungkung, Banjar Geriana Kauh-Karangasem, Banjar Pule Kawan-Bangli, Banjar Baturiti Kerambitan-Tabanan. Kegiatan ini diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat dalam hal penggunaan minyak goreng dengan bijak dan mampu melakukan pemurnian minyak jelantah sebagai bahan baku produk non pangan yaitu lilin aromaterapi dan sabun padat di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan bisa memicu untuk menggerakkan masyarakat agar peduli lingkungan dan mampu mengolah limbahnya sendiri. (bgn008)22051225</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dekan-ftp-unud-lakukan-kerja-sama-dengan-bithub-olah-limbah-minyak%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
