<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KPKsamvbutbaikputusan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kpksamvbutbaikputusan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 May 2021 05:01:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>KPKsamvbutbaikputusan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK sambut baik putusan MK soal geledah-sita tak perlu izin Dewas</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kpk-sambut-baik-putusan-mk-soal-geledah-sita-tak-perlu-izin-dewas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kpk-sambut-baik-putusan-mk-soal-geledah-sita-tak-perlu-izin-dewas</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kpk-sambut-baik-putusan-mk-soal-geledah-sita-tak-perlu-izin-dewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 05:01:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[KPKsamvbutbaikputusan]]></category>
		<category><![CDATA[MKsoalgeledah]]></category>
		<category><![CDATA[sitatakperluizindewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=28652</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait upaya penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan tak perlu lagi izin kepada Dewan Pengawas KPK. &#8220;Terkait dikabulkannya sebagian permohonan dalam putusan MK, kami sambut baik putusan MK terkait penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan oleh KPK,&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/J68A6727_1607260577129-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait upaya penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan tak perlu lagi izin kepada Dewan Pengawas KPK.</p>



<p>&#8220;Terkait dikabulkannya sebagian permohonan dalam putusan MK, kami sambut baik putusan MK terkait penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan oleh KPK,&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis.</p>



<p>Ali mengatakan KPK akan melaksanakan putusan tersebut dengan menyesuaikan kembali beberapa mekanisme proses kegiatan penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami memastikan segala proses tindakan pro justitia dalam rangka penegakan hukum penyelesaian penanganan perkara tersebut dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,&#8221; ucap dia.</p>



<p>KPK pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang telah menjadi pemohon dalam proses &#8220;judicial review&#8221; atau uji materi terkait Undang-Undang KPK hasil revisi.</p>



<p>&#8220;Kami yakin semua pihak yang terlibat menjadi pemohon bertujuan untuk terus memperkuat dan mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia,&#8221; ujar Ali.</p>



<p>Dewas KPK pun mengharapkan kinerja penindakan KPK lebih baik lagi pasca putusan MK tersebut.</p>



<p>&#8220;Tentang apakah KPK akan menjadi lebih kuat dengan dicabutnya tugas dewas memberikan izin tersebut. Tentunya kami lihat dalam pelaksanaannya ke depan, harapannya tentu akan lebih baik,&#8221; kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean.</p>



<p>Tumpak menyatakan dewas menghormati putusan MK tersebut dan memastikan tugas dewas lainnya tetap dilakukan secara efektif.</p>



<p>Sebelumnya dalam amar putusannya, MK mengabulkan sebagian permohonan gugatan uji materiil Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan nomor pokok perkara 70/PUU-XVII/2019.</p>



<p>Gugatan diajukan oleh Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Fathul Wahid dan kawan-kawan.</p>



<p>MK menyatakan Pasal 12B, Pasal 37B ayat (1) huruf b, dan Pasal 47 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas<br>Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.</p>



<p>Atas putusan itu, upaya penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan yang dilakukan KPK tak perlu lagi mengajukan izin, namun cukup dengan memberitahukan kepada Dewas KPK.(bgn123)210509608</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kpk-sambut-baik-putusan-mk-soal-geledah-sita-tak-perlu-izin-dewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
