<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ketuaumum &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ketuaumum-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Jan 2022 13:10:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ketuaumum &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kadek Agus Arya Wibawa Dilantik Jadi Ketua Umum Pratisentana Sira Arya Kanuruhan Kota Denpasar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kadek-agus-arya-wibawa-dilantik-jadi-ketua-umum-pratisentana-sira-arya-kanuruhan-kota-denpasar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kadek-agus-arya-wibawa-dilantik-jadi-ketua-umum-pratisentana-sira-arya-kanuruhan-kota-denpasar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kadek-agus-arya-wibawa-dilantik-jadi-ketua-umum-pratisentana-sira-arya-kanuruhan-kota-denpasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2022 13:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[kadekagusaryawibawa]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaumum]]></category>
		<category><![CDATA[pratisentanasiraaryakanuruhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=44595</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1000" height="750" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220116-WA0037-e1642338600177.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kadek Agus Arya Wibawa dilantik menjadi Ketua Umum Pratisantana Sira Arya Kanuruhan (PSAK) Kota Denpasar. Hal tersebut dilakukan seusai Lokasabha I Pratisantana Sira Arya Kanuruhan Kota Denpasar yang sebelumnya dibuka Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di  Gedung Wanita Shanti Kota  Denpasar, Minggu (16/1). Lokashaba I PSAK Kota Denpasar menghasilkan keputusan Kadek Agus Arya Wibawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1000" height="750" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220116-WA0037-e1642338600177.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kadek Agus Arya Wibawa dilantik menjadi Ketua Umum Pratisantana Sira Arya Kanuruhan (PSAK) Kota Denpasar.</p>



<p>Hal tersebut dilakukan seusai Lokasabha I Pratisantana Sira Arya Kanuruhan Kota Denpasar yang sebelumnya dibuka Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di  Gedung Wanita Shanti Kota  Denpasar, Minggu (16/1).</p>



<p>Lokashaba I PSAK Kota Denpasar menghasilkan keputusan Kadek Agus Arya Wibawa sebagai Ketua Umum PSAK Kota Denpasar periode 2022-2027. Pelantikan pengurus dilakukan dengan penyerahan bendera kebesaran PSAK dari Ketua Umum PSAK Provinsi Bali, Wayan Geredeg kepada Ketua Umum PSAK Kota Denpasar terpilih yang juga disaksikan sulinggih serta Pasemetonan PSAK Kota Denpasar.</p>



<p>Ketua Umum Pratisantana Sira Arya Kanuruhan Kota Denpasar yang juga Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan&nbsp; lokasabha merupakan wahana menguatkan paiketan Pratisantana Sira Arya Kanuruhan di Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Arya Wibawa juga mengucapkan terima kasih atas mandat dan kepercayaan yang diberikan, dalam hal ini pihaknya juga mengajak Pasemetonan untuk bersama-sama memajukan Paiketan dan juga bersama sama memajukan Kota Denpasar.</p>



<p>&#8220;Kami ucapkan terima kasih atas mandat yang diberikan. Mari bersama-sama kita memajukan paiketan dan juga dalam hal ini bersama-sama mendukung pembangunan untuk kemajuan Kota Denpasar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua Panitia Lokashaba I PSAK, Komang Nuarjaya, mengatakan lokasabha dan pemilihan pengurus&nbsp; ini bertujuan untuk mengikat dan mempersatukan pesemetonan. Selain itu untuk membantu pemerintah dalam mengembangkan Adat, Agama, Seni dan Budaya. Dalam Lokashaba I ini terbentuk&nbsp; struktur kepengurusan yang baru dimana Ketua Umum PSAK Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua I Made Nuada, Ketua II&nbsp; Made Arka, Ketua III&nbsp; I Wayan Sukarya, Ketua IV I Wayan Diana Putra Adnyana dan Sekretaris Umum Wayan Ariyawan.</p>



<p>Dimana dalam pelantikan dan pengukuhan ini harapan dari pengurus Kota Denpasar apa yang direncanakan bisa disosialisasikan kepada pasemetonan yang ada di Kota Denpasar&nbsp; dengan tujuan untuk mempersatukan pesemetonan dan menyelesaikan program kerja periode 2022-2027.</p>



<p>&#8220;Kami harapkan sekecil apapun informasi yang ada agar semua semeton kita mengetahui,&#8221; katanya.</p>



<p>Melalui pelantikan pengurus PSAK Kota Denpasar ini juga ingin menggali dan mendata jumlah Pesemetonan yang ada di Kota Denpasar untuk bersama- sama ngayahin Ida Betara Lelangit dan seluruh Prati Sentana Sira Arya Kanuruhan.</p>



<p>&#8220;Kepada Pengurus Kota Denpasar yang baru dilantik dan dikukuhkan agar benar- benar ngayah demi Pasemetonan,&#8221; katanya. (bgn003)22011610</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kadek-agus-arya-wibawa-dilantik-jadi-ketua-umum-pratisentana-sira-arya-kanuruhan-kota-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Majelis Desa Adat Bali tanggapi laporan pengaduan MKKBN ke Polda</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/majelis-desa-adat-bali-tanggapi-laporan-pengaduan-mkkbn-ke-polda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=majelis-desa-adat-bali-tanggapi-laporan-pengaduan-mkkbn-ke-polda</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/majelis-desa-adat-bali-tanggapi-laporan-pengaduan-mkkbn-ke-polda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 May 2021 06:41:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaumum]]></category>
		<category><![CDATA[laporanpengaduan]]></category>
		<category><![CDATA[majelisdesaadat]]></category>
		<category><![CDATA[MKKBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=29394</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="494" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1-300x185.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1-768x474.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Majelis Desa Adat Provinsi Bali memberikan sejumlah tanggapan terkait dengan laporan pengaduan masyarakat yang sebelumnya dilayangkan Ketua Umum Majelis Ketahanan Krama Bali Nusantara (MKKBN) I Ketut Nurasa ke Kepolisian Daerah Bali. &#8220;Saya sudah dapat konfirmasi dari Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, selaku Bandesa Agung (Ketua MDA Bali-red),&#8221; kata Petajuh Penyarikan Agung Majelis Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="494" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1-300x185.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/Abdi-negara1-768x474.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Majelis Desa Adat Provinsi Bali memberikan sejumlah tanggapan terkait dengan laporan pengaduan masyarakat yang sebelumnya dilayangkan Ketua Umum Majelis Ketahanan Krama Bali Nusantara (MKKBN) I Ketut Nurasa ke Kepolisian Daerah Bali.</p>



<p>&#8220;Saya sudah dapat konfirmasi dari Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, selaku Bandesa Agung (Ketua MDA Bali-red),&#8221; kata Petajuh Penyarikan Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali Made Abdi Negara dalam keterangan tertulisnya&nbsp;yang diterima di Denpasar, Jumat malam.</p>



<p>Dalam keterangan tertulis yang disampaikan Abdi Negara itu dinyatakan Ketua MDA Bali menganggap pelaporan dari I Ketut Nurasa yang mengatasnamakan MKKBN sebagai bagian dari ketidakpahaman pelapor terhadap desa adat, MDA dan&nbsp;<em>drestha&nbsp;</em>Bali secara umum.</p>



<p>Dia menambahkan, Surat Keputusan Bersama (SKB) PHDI dan MDA Provinsi Bali yang dilaporkan adalah keputusan kolektif kolegial berdasarkan beberapa kali&nbsp;<em>paruman</em>&nbsp;(rapat) dan tidak merupakan keputusan perseorangan atau pribadi.</p>



<p>Sebelumnya, Ketua Umum MKKBN I Ketut Nurasa pada Kamis (13/5) melaporkan Ketua Majelis Desa Adat dan Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali ke Kepolisian Daerah Bali karena somasi yang dilayangkan untuk mengadakan dialog pencabutan Surat Keputusan Bersama terkait Pembatasan Kegiatan Pengembangan Ajaran Sampradaya Non-Dresta di Bali itu tidak direspons.</p>



<p>Laporan pengaduan masyarakat yang disampaikan Nurasa ke Polda Bali itu dengan tiga teradu, yakni Ketua MDA Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Ketua PHDI Provinsi Bali I Gusti Ngurah Sudiana&nbsp;serta Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti Indonesia I Gusti Ngurah Harta.</p>



<p>&#8220;Saudara Ketut Nurasa ini sepertinya kurang paham terhadap hukum dan masih perlu untuk memperdalam lagi teori dan praktik hukum. Menggugat SKB kenapa ke pidana/polisi? Mestinya ke pengadilan langsung,&#8221; ujar Abdi Negara.</p>



<p>Selanjutnya, tambah Abdi, bukan SKB dari MDA dan PHDI Bali yang membuat keresahan secara luas, tetapi Hare Krishna (HK) dan sampradaya asing lainnya telah membuat keresahan yang meluas, juga telah menyebabkan timbulnya kekacauan di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Bali.</p>



<p>Dia mengemukakan itu, karena Hare Krishna dinilai menyebarkan secara terstruktur, masif dan strategis keyakinan agama yang sangat berbeda di tengah-tengah masyarakat yang sudah beragama di Indonesia, khususnya di Bali (di wewengkon/wilayah desa adat).</p>



<p>Kemudian, lanjut dia, HK dan sampradaya asing lainnya melalui tokoh tokohnya telah menjelek-jelekkan agama Hindu Bali (Hindu Dresta Bali). Melalui tokoh-tokohnya sering mendiskreditkan adat Bali, budaya Bali dan desa adat di Bali.</p>



<p>Selanjutnya HK&nbsp;dinilai telah memanipulasi ajaran Hindu Bali (Hindu Dresta Bali) melalui penerbitan dan penyebaran buku-buku hasil pemanipulasian tersebut.</p>



<p>&#8220;Apakah setiap surat keputusan atau peraturan atau kebijakan resmi yang kebetulan menimbulkan keresahan atau polemik bisa dipidanakan? UU, PP, kepres, perda, pergub, dan sebagainya kalau menimbulkan keresahan atau polemik, kemudian bisa dipidanakan?,&#8221; ujarnya mempertanyakan.</p>



<p>Di sisi lain, terkait dugaan tindak pidana pemberian keterangan/data palsu pada suatu akte otentik, Abdi mengatakan terkait dengan gelar Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet adalah sah sebagai gelar adat/treh di Bali.</p>



<p>&#8220;Gelar Pangelingsir adalah sudah biasa. Karena beliau (Ketua MDA) sudah resmi oleh keluarga besar se-Bali,&nbsp;<em>kaadegang</em>&nbsp;sebagai Pangelingsir Agung dengan upacara di Merajan Agung di Semarapura, dipuput oleh Sulinggih, juga disaksikan oleh Ida Dalem Smaraputra, maka gelar itu adalah seumur hidup,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Abdi mengatakan dalam khasanah hukum Indonesia bisa digolongkan sebagai &#8220;nama alias&#8221;. Memakai nama alias atau gelar yang sah adalah sah di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Tetap memakai nama walaka (sebelum memakai gelar-red) yang di KTP adalah pertimbangan kebutuhan administratif karena kedua nama itu adalah tetap penting, karena banyak dokumen yang saat Walaka, memakai nama Walaka. Nama I Dewa Gede Ngurah Swastha tetap dipergunakan manakala dalam transaksi keuangan, bank, tiket pesawat dan sebagainya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara untuk nama gelar dipakai saat saat di luar transaksi keuangan, tiket pesawat atau dokumen yang memakai nama saat walaka.</p>



<p>Jadi, ujar Abdi, tidak ada yang disembunyikan, untuk dua identitas tersebut orangnya sangat jelas dan tidak pernah ada indikasi menyembunyikan identitas.</p>



<p>&#8220;Jadi laporan Ketut Nurasa ini sangat mengada-ada. MDA dan PHDI Bali pasti akan memperhatikan dan mempertimbangkan ini secara tegas,&#8221; ucap Abdi Negara.(bgn123)21051608</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/majelis-desa-adat-bali-tanggapi-laporan-pengaduan-mkkbn-ke-polda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
