<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ketuaTPPKKnyjayanegara &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ketuatppkknyjayanegara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Dec 2025 11:53:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ketuaTPPKKnyjayanegara &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua TP PKK Ny. Jaya Negara Ajak Ibu-ibu Jadi Garda Terdepan Kelola Sampah Rumah Tangga</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-ajak-ibu-ibu-jadi-garda-terdepan-kelola-sampah-rumah-tangga/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-ajak-ibu-ibu-jadi-garda-terdepan-kelola-sampah-rumah-tangga</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-ajak-ibu-ibu-jadi-garda-terdepan-kelola-sampah-rumah-tangga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 11:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaTPPKKnyjayanegara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=123573</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Permasalahan sampah masih menjadi tantangan nyata di Kota Denpasar, khususnya sampah rumah tangga yang volumenya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Kondisi ini semakin mendesak mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung dalam waktu dekat akan ditutup, sehingga diperlukan perubahan pola pengelolaan sampah secara menyeluruh. Sebagian besar sampah di Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-23-at-16.35.52-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Permasalahan sampah masih menjadi tantangan nyata di Kota Denpasar, khususnya sampah rumah tangga yang volumenya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Kondisi ini semakin mendesak mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung dalam waktu dekat akan ditutup, sehingga diperlukan perubahan pola pengelolaan sampah secara menyeluruh. Sebagian besar sampah di Kota Denpasar dihasilkan dari aktivitas sehari-hari di rumah tangga. Oleh karena itu, pengelolaan sampah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat.</p>



<p>Hal tersebut mengemuka dalam talkshow yang digelar di Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) Areal Denpasar Festival, Catur Muka Denpasar, dengan tema &#8220;Mulai dari Rumah: Ibu Rumah Tangga sebagai Garda Terdepan Kelola Sampah&#8221; pada Selasa (23/12/2025).</p>



<p>Talkshow menghadirkan narasumber Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Jaya Negara, Ketua GOW Ny. Arya Wibawa, Penjabat Ketua DWP Ny. Eddy Mulya, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Denpasar Selatan sekaligus penggiat lingkungan Ida Ayu Maharatni. Melalui kegiatan ini ditegaskan bahwa perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah.</p>



<p>Ny. Jaya Negara menyampaikan bahwa ibu rumah tangga memiliki peran strategis sebagai manajer utama rumah tangga. &#8220;Rumah tangga adalah pengelola utama aktivitas keluarga. Ibu rumah tangga yang setiap hari menentukan apa yang dibeli, apa yang dimasak, serta bagaimana sisa atau sampahnya ditangani pertama kali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyampaikan kebiasaan memilah, mengurangi, dan mengolah sampah sangat dipengaruhi oleh peran ibu dalam mengatur aktivitas rumah tangga sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada seluruh anggota keluarga. Untuk itu, TP PKK Kota Denpasar terus mendorong edukasi dan penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) melalui kelompok dasawisma. &#8220;Hal sederhana seperti membawa kantong belanja sendiri dari rumah saat berbelanja juga sangat penting untuk mengurangi sampah plastik. Kami dorong pemilahan sampah dari rumah serta pengolahan sampah organik melalui komposting atau biopori sebagai langkah awal,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara Ny. Arya Wibawa mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah rumah tangga adalah konsistensi, keterbatasan waktu, serta masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap nilai ekonomi sampah anorganik. &#8220;GOW berperan sebagai wadah sinergi organisasi wanita. Kami memfasilitasi berbagai pelatihan, seperti pembuatan ecobrick dan kerajinan dari bahan daur ulang, serta menjembatani kerja sama dengan bank sampah agar ibu-ibu termotivasi melihat sampah sebagai peluang menambah penghasilan,&#8221; katanya.</p>



<p>Ny. Eddy Mulya menambahkan bahwa keluarga aparatur sipil negara (ASN) harus menjadi teladan dalam pengelolaan sampah. DWP mendorong implementasi program &#8220;Gerakan 1 Rumah 1 Komposter&#8221; atau program sejenis di lingkungan keluarga ASN. &#8220;Kami mewajibkan pemilahan sampah dan kepemilikan tempat sampah terpilah di rumah. Selain itu, DWP secara rutin melaksanakan sosialisasi dan monitoring internal untuk memastikan kebijakan Pemerintah Kota Denpasar tentang pengelolaan sampah diterapkan mulai dari rumah dinas maupun rumah pribadi,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara Ida Ayu Maharatni, menegaskan bahwa penutupan TPA Suwung menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk kembali mengelola sampah secara mandiri seperti yang dilakukan pada masa lalu. &#8220;Dulu masyarakat membuang sampah ke teba, karena sampahnya bersifat organik. Sekarang kondisinya berbeda, sehingga sampah harus dipilah. Sampah organik, seperti sisa upacara, bisa dicacah atau disobek agar mudah terurai. Jika dikelola dengan baik, sampah organik dapat didaur ulang dan bahkan menghasilkan nilai ekonomi,&#8221; katanya. (*/bgn003)25122304</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-ajak-ibu-ibu-jadi-garda-terdepan-kelola-sampah-rumah-tangga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuntaskan Kasus TBC, Ketua TP PKK Ny. Jaya Negara Siap Dukung ￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tuntaskan-kasus-tbc-ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-siap-dukung-%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tuntaskan-kasus-tbc-ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-siap-dukung-%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tuntaskan-kasus-tbc-ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-siap-dukung-%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 14:17:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaTPPKKnyjayanegara]]></category>
		<category><![CDATA[siapdukung]]></category>
		<category><![CDATA[tuntaskankasusTBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=68813</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Guna menuntaskan kasus TBC di Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Kota Denpasar akan mengandeng&#160; kader PKK Kota Denpasar. &#8220;Hal tersebut karena kader PKK merupakan organisasi yang paling kuat jaringannya di masyarakat,&#8221; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Kota Denpasar, .Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda saat audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230209-WA0114-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Guna menuntaskan kasus TBC di Kota Denpasar, Dinas Kesehatan Kota Denpasar akan mengandeng&nbsp; kader PKK Kota Denpasar.</p>



<p>&#8220;Hal tersebut karena kader PKK merupakan organisasi yang paling kuat jaringannya di masyarakat,&#8221; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan Kota Denpasar, .Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda saat audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Jaya Negara didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Widnyani Wirada di Gedung Wanita Santi Graha Denpasar, Kamis (9/2/2023).</p>



<p>Dharmayuda mengatakan, program TBC cakupan masih rendah, sehingga pihaknya&nbsp; ingin kerjasama seluruh stakeholder salah satunya PKK, karena peranan PKK sangat besar&nbsp; sekali di masyarakat. Menurutnya&nbsp; permasalahan saat ini adalah susah menemukan kontak serumah dari pasien yang sudah positif TBC. Dengan keterlibatan PKK kontak serumah bisa di dapatkan lebih banyak. PKK memiliki kelompok dasawisma dan ruang lingkup paling kecil dalam keluarga maka akan lebih mudah dalam memberikan pemahaman untuk diperiksa.&nbsp; Sehingga cakupan program TBC lebih cepat tercapai dan Kota Denpasar lebih cepat&nbsp; terbebas dari TBC sampai tahun 2030 mendatang.</p>



<p>Sebelum kader PKK memberikan sosialisasi, Dharmayuda menyatakan akan memberikan pelatihan dan pemahaman kepada kader-keder PKK. Dengan demikian, mereka akan bisa membatu memberikan edukasi sehingga bisa mengarahkan masyarakat jika ketemu yang bergejala sesuai dengan ilmu yang telah dibekali. &#8220;Jika ada orang ketemu sesuai dengan gejalanya diminta akan diarahkan ke fasilitas pelayanan, untuk itu&nbsp; nanti kita akan bekali data dan informasi,&#8221; katanya</p>



<p>Dalam upaya mempercepat penuntasan angka TBC, pihaknya akan mengandeng USAID Tuberculosis Private Sector (USAID TBPS) dan&nbsp; juga libatkan sektor swasta yakni dokter praktek mandiri, klinik, rumah sakit swasta. Keterlibatan pihak swasta dalam penemuan TBC, karena banyak masyarakat yang berobat ke faskes swasta.</p>



<p>Hal itu mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Jaya Negara. Menurut dia, langkah ini tentunya dapat membantu Dinas Kesehatan Kota Denpasar dalam menemukan orang yang menderita TBC. Sehingga kasus ini bisa dituntaskan dengan cepat.</p>



<p>Namun sebelum kader PKK memberikan edukasi di masyarakat Ny. Jaya Negara minta agar Dinas Kesehatan Kota Denpasar memberikan pembekalan tentang ciri-ciri orang TBC. Jika ditemukan orang bergejala langkah selajutnya apa yang mereka harus lakukan. &#8220;Dengan pembekalan yang diberikan mereka bisa memberikan edukasi dan langkah yang dilakukan sehingga angka yang menderita TBC dapat dituntaskan di Kota Denpasar,&#8221; katanya. (bgn003)23020907</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tuntaskan-kasus-tbc-ketua-tp-pkk-ny-jaya-negara-siap-dukung-%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
