<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kesehatan-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Nov 2022 23:41:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>Kesehatan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>408 Tenaga Medis Bali Siaga Jelang KTT G20</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/408-tenaga-medis-bali-siaga-jelang-ktt-g20/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=408-tenaga-medis-bali-siaga-jelang-ktt-g20</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/408-tenaga-medis-bali-siaga-jelang-ktt-g20/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 23:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#KKTG20]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=59553</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1350" height="900" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599.jpg 1350w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Tercatat 408 orang tenaga medis Provinsi Bali yang teridiri dari dokter spesialis, dokter umum, dan perawat, akan bersiaga menjaga kesehatan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada 15-16 November 2022. &#8220;Kami memilih tenaga medis terbaik untuk disiagakan penuh selama berlangsungnya KTT G20 di Bali ini,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1350" height="900" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599.jpg 1350w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16681546171238302859140010598599-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Tercatat 408 orang tenaga medis Provinsi Bali yang teridiri dari dokter spesialis, dokter umum, dan perawat, akan bersiaga menjaga kesehatan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada 15-16 November 2022.</p>



<p>&#8220;Kami memilih tenaga medis terbaik untuk disiagakan penuh selama berlangsungnya KTT G20 di Bali ini,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom, pada Kamis (10/11/2022).</p>



<p>Menurut Anom, sebelum bertugas untuk tim kesehatan G20, mereka mendapat pelatihan, termasuk menggelar simulasi kedaruratan. Para tenaga medis tersebut bersiaga penuh, seperti di titik-titik lokasi pertemuan sesuai agenda konferensi, sejumlah rumah sakit rujukan, klinik rujukan, serta beberapa hotel tempat menginap delegasi.</p>



<p>Dia menyebutkan fasilitas pelayanan kesehatan KTT G20 yang akan disiapkan adalah empat unit ruang mini intensive care unit (ICU), 23 klinik, dan 13 tim medis mobile. Dokter yang diutamakan setiap tim khususnya untuk tamu VVIP dan VIP, di antaranya dokter jantung, dokter anestesi, dan dokter umum.</p>



<p>Selanjutnya, tujuh rumah sakit menjadi rujukan delegasi KTT. Rumah sakit tersebut adalah rumah sakit umum pusat (RSUP) IGN Ngurah, rumah sakit umum daerah (RSUD) Bali Mandara, Rumah Sakit Umum (RSU) Universitas Udayana, Siloam, BIMC Nusa Dua, Bhayangkara, dan RS tingkat II Udayana.</p>



<p>&#8220;Seluruh rumah sakit, klinik, mini ICU, serta tim medis mobile terhubung dengan command centre, pusat komunikasi yang berada di kompleks ITDC Nusa Dua. Semua aktivitas komunikasi dan pelayanan kesehatan terpantau,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Dia juga menyebutkan total tempat tidur yang disiapkan 1.350 unit, di seluruh rumah sakit rujukan G20. Jumlah tempat tidur ini sudah termasuk menyiapkan bagi tamu/delegasi yang memerlukan perawatan khusus di ruang intensive care unit (ICU) serta di ruangan isolasi terpapar Covid-19.</p>



<p>Sementara itu, CEO Siloam Bali, Meike dan Manajer Medis Surya Husada Nusa Dua, Panca, di tempat terpisah menyatakan bangga bisa masuk menjadi daftar rumah sakit rujukan G20 dan menyatakan siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik. &#8220;Kami menyiapkan tim medis terbaik untuk para tamu KTT G20,&#8221; kata Panca.</p>



<p>Sementara kapal perang RI (KRI) dr Wahidin Sudirohusodo juga telah siaga di perairan sekitar Nusa Dua. Kapal ini merupakan bantu rumah sakit yang masuk dalam jajaran satuan kapal TNI. Rumah sakit mengapung ini mendukung penuh untuk kedaruratan khusus tamu serta delegasi VVIP dan VIP G20.</p>



<p>Pihaknya terus berkoordinasi persiapan serta melakukan simulasi bersama. Simulasi yang ditujukan ketika terdapat situasi kedaruratan jalur evakuasinya sesuai prosedur yang disiapkan. (bgn008) 22111101</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/408-tenaga-medis-bali-siaga-jelang-ktt-g20/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FK Unud Terima Kunjungan Pemkab Sumba Timur, Jajaki Kerjasama Kesehatan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fk-unud-terima-kunjungan-pemkab-sumba-timur-jajaki-kerjasama-kesehatan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fk-unud-terima-kunjungan-pemkab-sumba-timur-jajaki-kerjasama-kesehatan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fk-unud-terima-kunjungan-pemkab-sumba-timur-jajaki-kerjasama-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jul 2022 10:07:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[FKUnudterimakunjunganpemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sumbatimurjajakikerjasama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=53539</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222-768x427.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Fakultas Kedokteran Unud, I Gede Eka Wiratnaya, menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, di Ruang Sidang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Gedung FK, Sudirman, Denpasar, pada Senin (11/7/). &#8220;FK Unud sangat membutuhkan rumah sakit yang ada di daerah, sebagai wahana melaksanakan kegiatan pendidikan mandiri,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577927254212761793787313620222-768x427.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Fakultas Kedokteran Unud, I Gede Eka Wiratnaya, menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, di Ruang Sidang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, Gedung FK, Sudirman, Denpasar, pada Senin (11/7/).</p>



<p>&#8220;FK Unud sangat membutuhkan rumah sakit yang ada di daerah, sebagai wahana melaksanakan kegiatan pendidikan mandiri,&#8221; kata Gede Eka didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi, I Md. Ady Wirawan.</p>



<p>Kunjungan rombongan yang dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Sumba Timur, Yacobus Yiwa, itu bertujuan menjajaki kerjasama dengan Rumah Sakit Daerah Sumba Timur terkait pengiriman residen mandiri di antaranya Program Studi Spesialis Ilmu Kesehatan THT-KL serta Program Studi Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif.</p>



<p>&#8220;Kami sangat terbuka dengan rumah sakit daerah, jika membutuhkan selain residen Anestasia dan THT-KL.kami siap membantu pengiriman residen senior,&#8221; katanya.</p>



<p>Di samping itu, kata dia, pertemuan ini juga membahas mengenai penerimaan calon PPDS dari putra daerah.</p>



<p>Eka Wiratnaya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Sumba Timur yang sudah mempercayakan FK Unud sebagai mitra kerjasama dan menyatakan bahwa FK Unud sangat terbuka untuk bekerjasama dengan Rumah Sakit Daerah.</p>



<p>Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Kabupaten Sumba Timur, Yermias Gaja Wande, beserta tim, dan Koordinator UPIKS FK Unud, Ida Ayu Ika Wahyuniari, beserta perwakilan dari program studi spesialis terkait.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22071404</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fk-unud-terima-kunjungan-pemkab-sumba-timur-jajaki-kerjasama-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter hewan pengidap pertama virus monyet di China meninggal</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dokter-hewan-pengidap-pertama-virus-monyet-di-china-meninggal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dokter-hewan-pengidap-pertama-virus-monyet-di-china-meninggal</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dokter-hewan-pengidap-pertama-virus-monyet-di-china-meninggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2021 07:20:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35610</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Internasional, Baliglobalnews Seorang dokter hewan yang terinfeksi oleh virus monyet B di China dikabarkan meninggal dunia. Namun sejauh ini beberapa orang yang kontak dekat korban dinyatakan selamat, demikian laporan Pusat Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) dalam jurnal mingguannya yang dilansir pada Sabtu (17/7). Jurnal tersebut menyebutkan pria asal Beijing berusia 53 tahun yang bekerja di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/antarafoto-perubahan-perilaku-kera-hitam-18621-mh-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Internasional, Baliglobalnews</p>



<p>Seorang dokter hewan yang terinfeksi oleh virus monyet B di China dikabarkan meninggal dunia.</p>



<p>Namun sejauh ini beberapa orang yang kontak dekat korban dinyatakan selamat, demikian laporan Pusat Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC) dalam jurnal mingguannya yang dilansir pada Sabtu (17/7).</p>



<p>Jurnal tersebut menyebutkan pria asal Beijing berusia 53 tahun yang bekerja di lembaga penelitian primata itu meninggal pada 27 Mei lalu.</p>



<p>Dia mengalami gejala awal, seperti mual dan muntah, sebulan setelah membedah dua monyet yang mati pada awal Maret.</p>



<p>Dokter itu sudah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit sebelum meninggal.</p>



<p>CCDC menyatakan tidak ada kejadian fatal atau bukti klinis infeksi virus monyet B di China sebelumnya.</p>



<p>Kematian dokter hewan tersebut menjadi kasus kematian pertama virus monyet B pada manusia.</p>



<p>Para peneliti mengambil sampel cairan serebrospinal dari dokter hewan itu pada April lalu dan hasilnya menyatakan dia positif terinfeksi virus kera B.</p>



<p>Namun sampel-sampel yang diambil dari kontak dekatnya menunjukkan hasil&nbsp;negatif.</p>



<p>Virus tersebut pertama kali diidentifikasi pada 1932 sebagai &#8220;enzootic alphaherpesvirus&#8221; pada monyet jenis Macaca.</p>



<p>Virus tersebut dapat ditularkan melalui kontak langsung dan pertukaran sekresi tubuh dengan tingkat tingkat kematian 70 hingga 80 persen.</p>



<p>Dalam jurnal tersebut CCDC juga menyebutkan monyet kemungkinan berpotensi menimbulkan ancaman bagi orang-orang di sekitarnya.(bgn123)21071806</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dokter-hewan-pengidap-pertama-virus-monyet-di-china-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa orang yang sudah terkena COVID-19 bisa terinfeksi lagi?</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mengapa-orang-yang-sudah-terkena-covid-19-bisa-terinfeksi-lagi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengapa-orang-yang-sudah-terkena-covid-19-bisa-terinfeksi-lagi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mengapa-orang-yang-sudah-terkena-covid-19-bisa-terinfeksi-lagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2021 01:57:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35293</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Orang yang pernah terinfeksi COVID-19 akan punya daya tahan lebih kuat dalam menghadapi virus corona karena sistem imun telah mengenali karakter virus. Saat terpapar kembali tubuh akan lebih siap menghadapinya. Walaupun telah terinfeksi COVID-19 dan dinyatakan sembuh, tetap ada kemungkinan seseorang kembali terjangkit virus, kondisi yang disebut reinfeksi COVID-19. “Reinfeksi COVID-19 terjadi ketika [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/Screenshot_2021-07-10-08-03-35-60_copy_1018x679-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Orang yang pernah terinfeksi COVID-19 akan punya daya tahan lebih kuat dalam menghadapi virus corona karena sistem imun telah mengenali karakter virus. Saat terpapar kembali tubuh akan lebih siap menghadapinya. Walaupun telah terinfeksi COVID-19 dan dinyatakan sembuh, tetap ada kemungkinan seseorang kembali terjangkit virus, kondisi yang disebut reinfeksi COVID-19.</p>



<p>“Reinfeksi COVID-19 terjadi ketika seseorang yang sudah sembuh dari infeksi virus corona terinfeksi lagi oleh struktur virus corona yang berbeda dengan infeksi virus corona sebelumnya,” jelas Spesialis Penyakit Dalam dr. Yoga Fitriakusumah, anggota Ikatan Dokter Indonesia, Selasa.</p>



<p>Reinfeksi berbeda dengan repositif atau reaktivasi virus, kondisi ketika virus corona yang masih tersisa di tubuh menginfeksi orang itu lagi, atau infeksi disebabkan oleh virus dengan struktur yang sama.</p>



<p>Perlu ada pengambilan sampel untuk mengurutkan informasi genetik (genome) virus untuk bisa membedakan apakah yang terjadi reinfeksi atau repositif/reaktivasi. Sampel berasal dari tes pada kasus positif yang pertama dan kedua. Peneliti mengurutkan kedua sampel itu dan membandingkannya untuk mengetahui apakah ada kesamaan struktur atau varian. Bila berbeda, berarti pasien mengalami reinfeksi COVID-19.</p>



<p>Namun, pengurutan genome virus bukanlah pekerjaan ringan. Harus ada tenaga terlatih serta perlengkapan dan laboratorium dengan standar tertentu untuk melakukannya. Pengurutan genome juga membutuhkan waktu lama.</p>



<p>Di Indonesia, belum ada panduan khusus untuk menangani kasus reinfeksi dan repositif.</p>



<p>“Pasien yang positif COVID-19 untuk kedua kalinya ditangani dengan cara sama ketika pertama kali positif,” ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang praktik di Primaya Evasari Hospital.</p>



<p>Dia menambahkan, sebuah penelitian di Nuffield Department of Medicine di University of Oxford, Amerika Serikat, menemukan banyak kasus reinfeksi COVID-19 kemungkinan besar adalah repositif. Sebab, virus corona bisa menyebabkan infeksi dalam waktu lama dan struktur genome-nya membuat virus mampu bertahan di dalam tubuh. Virus ini pun bisa tak terdeteksi dalam tes dan siap untuk menyerang sekali lagi.</p>



<p>Namun, pada dasarnya reinfeksi COVID-19 jarang terjadi. Berdasarkan penelitian di Public Health England Colindale di Inggris dan Statens Serum Institut di Denmark, orang yang pernah terinfeksi virus corona mendapat perlindungan hingga 80 persen dari infeksi kedua. Adapun dari penelitian di Denmark, perlindungan terhadap warga lanjut usia (di atas 65 tahun) hanya 47 persen. Dengan demikian, mengacu pada hasil penelitian tersebut, kalangan lansia tergolong lebih berisiko mengalami reinfeksi.</p>



<p>Analisis dari riset tersebut menunjukkan di antara orang yang positif pada gelombang COVID-19 pertama, sebanyak 0,65 persen positif kembali pada gelombang wabah kedua. Orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) juga lebih mungkin terkena infeksi kedua.</p>



<p>Dia menambahkan, walaupun tubuh sudah mengembangkan sistem imun untuk melawan COVID-19, masih ada kemungkinan seseorang dapat reinfeksi. Sebab, COVID-19 pun bisa berkembang atau bermutasi sehingga memiliki banyak varian dengan karakternya masing-masing. Menurut sejumlah penelitian, beberapa varian mampu melawan sistem imun manusia.</p>



<p>“Maka dari itu, orang yang pernah terinfeksi COVID-19 tetap harus menerapkan protokol kesehatan. Sama halnya seperti orang yang sudah mendapat vaksin. Walaupun vaksin memberikan perlindungan terhadap serangan virus, orang yang telah divaksin masih bisa terinfeksi jika terpapar virus Corona penyebab COVID-19.&#8221;</p>



<p>Hingga saat ini, berbagai penelitian belum sampai pada satu kesimpulan apakah gejala reinfeksi pasti lebih parah dibanding sebelumnya atau tidak. Dokter di Gulhane Training and Research Hospital di Turki menyebutkan terdapat pasien yang pada infeksi pertama tak mengalami gejala, namun saat reinfeksi mengalami gejala ringan. Sedangkan, bila pada infeksi pertama harus dirawat di rumah sakit, pasien memerlukan perawatan intensif saat reinfeksi, terutama kalangan lansia yang memiliki penyakit penyerta.</p>



<p>Namun beberapa penelitian lain menemukan tidak ada perbedaan gejala antara infeksi pertama dan kedua. Malah ada pasien yang gejalanya lebih ringan ketika terkena reinfeksi COVID-19.</p>



<p>“Salah satu faktor yang diduga berpengaruh adalah sistem imun. Jika imun yang terbentuk dari infeksi pertama masih kuat dan bisa melawan virus corona, maka gejalanya akan ringan atau bahkan tidak ada gejala. Sedangkan, bila imun sudah lemah atau tidak dapat menemukan virus corona yang menyerang tubuh seseorang, maka gejalanya bisa lebih berat,” ujar dia.</p>



<p>Virus corona penyebab COVID-19 tergolong jenis baru sehingga belum ada penelitian yang bisa memastikan berapa lama antibodi dapat bertahan, baik antibodi yang terbentuk alami akibat infeksi COVID-19 maupun yang berasal dari vaksinasi.</p>



<p>Dari sejumlah kasus reinfeksi COVID-19 juga belum bisa ditarik kesimpulan karena jarak antara infeksi pertama dan kedua yang dilaporkan bervariasi. Ada yang baru dua bulan negatif ternyata terinfeksi lagi. Ada juga reinfeksi yang terjadi setelah setahun sembuh. Penelitian masih berlangsung untuk memahaminya lebih lanjut.</p>



<p>Dia mengatakan, sistem imun yang terbentuk dari infeksi pertama akan mengingat karakter virus yang menyerang di kemudian hari. Namun, ada kemungkinan sistem antibodi itu lupa atau tak mengenali bila bertemu virus dengan varian berbeda.</p>



<p>Lantas, apakah seseorang bisa terinfeksi COVID-19 bila sudah divaksin? Dia menegaskan, vaksin bukan jaminan orang tidak akan terinfeksi COVID-19, melainkan sarana membentuk antibodi guna memberikan perlindungan terhadap serangan virus. Proses pembentukan antibodi tidak berlangsung sekejap, itulah mengapa sebagian besar vaksin butuh hingga dosis dua kali agar perlindungan maksimal.</p>



<p>“Dengan demikian, orang yang sudah divaksin masih bisa terinfeksi COVID-19. Namun, risiko infeksi itu lebih kecil daripada orang yang belum mendapat antibodi dari vaksin. Jikapun terinfeksi, besar kemungkinan gejalanya hanya ringan atau tanpa gejala sehingga risiko sakit parah hingga perlu dirawat di rumah sakit lebih kecil,” dia menegaskan. (bgn123)21071304</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mengapa-orang-yang-sudah-terkena-covid-19-bisa-terinfeksi-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter sarankan tetap jaga jarak bila terpaksa ada di dalam kerumunan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dokter-sarankan-tetap-jaga-jarak-bila-terpaksa-ada-di-dalam-kerumunan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dokter-sarankan-tetap-jaga-jarak-bila-terpaksa-ada-di-dalam-kerumunan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dokter-sarankan-tetap-jaga-jarak-bila-terpaksa-ada-di-dalam-kerumunan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2021 05:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=29267</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama memberikan saran pada Anda yang terpaksa berada di dalam kerumunan misalnya karena harus menyelesaikan urusan tertentu, terlebih di masa libur Lebaran saat ini demi terhindar dari COVID-19. &#8220;Tetaplah dijaga jarak sedikitnya 1 meter dengan orang lain di sekitar kita, ada juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/woman-5275027_1280-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama memberikan saran pada Anda yang terpaksa berada di dalam kerumunan misalnya karena harus menyelesaikan urusan tertentu, terlebih di masa libur Lebaran saat ini demi terhindar dari COVID-19.</p>



<p>&#8220;Tetaplah dijaga jarak sedikitnya 1 meter dengan orang lain di sekitar kita, ada juga yang menyebut jarak lebih jauh khususnya kalau di dalam ruangan,&#8221; kata dia dalam pesan elektroniknya, dikutip Jumat.</p>



<p>Hal ini sesuai dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni berada lebih jauh dari orang lain lebih aman ketimbang berada pada jarak dekat bersama-sama untuk mencegah penularan bila di sekitar Anda ada yang batuk, bersin atau berbicara keras.</p>



<p>Penularan virus penyebab COVID-19 diketahui melalui tetesan air pernapasan dari batuk, bersin atau bahkan berbicara seseorang yang terinfeksi pada orang lain. Apabila Anda terlalu dekat dengan seseorang yang terkena COVID-19, Anda bisa menghirup tetesan yang dia keluarkan, kata WHO.</p>



<p>Menjaga jarak setidaknya satu meter menjadi salah satu anjuran para pakar kesehatan untuk menurunkan risiko Anda terkena lebih dari 80 persen. Tetapi ini juga perlu dibarengi penerapan protokol kesehatan lain seperti penggunaan masker yang tepat dan baik serta kebiasaan selalu mencuci tangan.</p>



<p>Selain jarak, Anda juga disarankan mempersingkat waktu berada di dalam kerumunan. Tjandra menuturkan, semakin lama Anda menempatkan diri dalam kerumunan, maka semakin besar pula peluang Anda tertular COVID-19.</p>



<p>&#8220;Lebih pendek waktu seseorang dalam kerumunan maka akan lebih kecil kemungkinan tertular COVID-19, dan kalau berlama-lama maka makin makin besar kemungkinan penularannya. WHO menyebutnya sebagai<em>&nbsp;shorter time periods with others are safer</em>,&#8221; tutur Tjandra.</p>



<p>Dalam kondisi yang mengharuskan Anda bertemu dengan sejumlah orang, usahakanlah lokasinya berada di luar ruang karena sesuai dengan anjuran WHO yakni udara terbuka lebih aman daripada ruangan tertutup. Kalaupun terpaksa harus berada di dalam ruangan maka seharusnya ada ventilasi terbuka dengan udara luar.</p>



<p>Tjandra mengingkatkan, berada di dalam rumah saat ini jauh lebih aman. Kalaupun harus keluar rumah, pastikan itu sebatas untuk urusan mendesak.</p>



<p>&#8220;Tentu sudah jelas anjuran adalah agar lebih baik di rumah saja kalau tidaklah terlalu perlu ke luar,&#8221; demikian pesan Tjandra. (bgn123)21051403</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dokter-sarankan-tetap-jaga-jarak-bila-terpaksa-ada-di-dalam-kerumunan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disinformasi Bisfenol A senyawa berbahaya dalam plastik kemasan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/disinformasi-bisfenol-a-senyawa-berbahaya-dalam-plastik-kemasan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=disinformasi-bisfenol-a-senyawa-berbahaya-dalam-plastik-kemasan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/disinformasi-bisfenol-a-senyawa-berbahaya-dalam-plastik-kemasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2021 03:58:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=24425</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kampanye mengenai bahaya Bisfenol A (BPA) yang umumnya terdapat dalam kemasan plastik konsumsi telah bergaung sedari lama. Namun disinfomasi mengenai senyawa kimia tersebut kerap kali menyesatkan masyarakat sehingga menutupi fakta yang sebenarnya. Edukasi mengenai BPA sangat diperlukan agar masyarakat tak terjebak dalam korban promosi produk yang senantiasa menyertakan slogan BPA Free dalam setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/AQUA-DANONE-GALON-2019-W-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Kampanye mengenai bahaya Bisfenol A (BPA) yang umumnya terdapat dalam kemasan plastik konsumsi telah bergaung sedari lama.</p>



<p>Namun disinfomasi mengenai senyawa kimia tersebut kerap kali menyesatkan masyarakat sehingga menutupi fakta yang sebenarnya.</p>



<p>Edukasi mengenai BPA sangat diperlukan agar masyarakat tak terjebak dalam korban promosi produk yang senantiasa menyertakan slogan BPA Free dalam setiap produk mereka tanpa sebelumnya memberikan edukasi yang memadai.</p>



<p>Faktanya, hingga saat ini disinformasi mengenai senyawa BPA masih terus terjadi bahkan seakan menjadi alat untuk menyerang dalam perang bisnis antar merek untuk produk konsumsi.</p>



<p>Seperti yang saat ini sedang terjadi ketika kampanye bahaya Bisfenol A digaungkan terkandung dalam galon guna ulang&nbsp;<em>PolyCarbonat&nbsp;</em>(PC).</p>



<p>Hal ini menjadi keresahan tersendiri bagi sebagian besar masyarakat mengingat dalam kehidupan masyarakat modern konsumsi air galon sudah menjadi keseharian.</p>



<p>Sekelompok orang bahkan melakukan kampanye penggalangan dana untuk terus menghembuskan isu berbahayanya BPA yang terkandung dalam kemasan air guna ulang.</p>



<p>Masyarakat pun kemudian didorong untuk lebih cerdas mengedukasi diri dan mencari tahu lebih dalam tentang BPA dan membuktikan informasi bahwa kemasan plastik yang digunakannya tetap aman untuk kepentingan konsumsi.</p>



<p><strong>Informasi Meresahkan</strong></p>



<p>Kampanye berbahayanya BPA dalam kemasan minuman guna ulang jelas menjadi informasi yang meresahkan bagi sebagian masyarakat perkotaan yang sangat tergantung pada air minum dalam kemasan.</p>



<p>Pemerintah pun diharapkan bersikap untuk membuat disinformasi menemui titik cerah dan menghadirkan fakta yang sebenarnya terjadi.</p>



<p>Menanggapi fenomena ini, Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, sangat menyayangkan perilaku penyebaran disinformasi yang menyesatkan.</p>



<p>Menurutnya, Kemenkominfo sudah menyatakan bahwa berita-berita terkait bahaya BPA dalam kemasan air minum terutama galon guna ulang itu sebagai disinformasi.</p>



<p>“Kami sudah menyatakan informasi tersebut sebagai disinformasi. Karena dari sektor terkait yang dalam hal ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sudah menyatakan bahwa kandungan BPA dalam galon guna ulang itu dalam ambang batas yang aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.</p>



<p>Lebih jauh soal itu, pihaknya menegaskan akan memblokir konten-konten yang berisi informasi yang keliru dan mengundang keresahan di kalangan masyarakat. Konten-konten berbau disinformasi dinilai berbahaya dan tergolong dalam kabar bohong atau hoaks.</p>



<p>Untuk itu, ia menyarankan pihak-pihak terkait termasuk BPOM untuk turut mendukung dengan menerbitkan permintaan resmi kepada Kemenkominfo agar memblokir konten-konten berbau disinformasi. “Secara prinsip itu bisa diblokir,” katanya.</p>



<p>Sebelumnya, BPOM melalui laman resminya memastikan bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) terutama galon guna ulang yang beredar di pasaran hingga kini aman untuk dikonsumsi.</p>



<p>Disebutkan, sehubungan dengan beredarnya informasi bahwa kandungan BisfenolA (BPA) pada kemasan galon AMDK yang digunakan secara berulang dapat berpengaruh terhadap kesehatan, BPOM memandang perlu memberikan penjelasan terkait hal itu.</p>



<p>Berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari PoliCarbonat (PC) selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.</p>



<p>Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC.</p>



<p>Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) juga sebelumnya telah menyatakan bahwa belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA galon AMDK, karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya kesehatan.</p>



<p>EFSA menetapkan batas aman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari.</p>



<p>Penelitian tentang paparan BPA oleh Elsevier pada 2017 menunjukkan kisaran paparan sekitar 0,008-0,065 mikrogram/kg berat badan/hari, sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA.</p>



<p><strong>Parameter SNI</strong></p>



<p>Keraguan mengenai kandungan berbahaya dalam plastik kemasan sudah saatnya disingkirkan mengingat beberapa penelitian internasional menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA.</p>



<p>Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Abdul Rochim, juga menyampaikan produk kemasan galon guna ulang aman bagi konsumen. Hal itu karena telah melalui proses pengujian parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) di laboratorium yang telah ditunjuk dan mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).</p>



<p>Pengawasan terhadap produk AMDK juga dilakukan secara berkala. Termasuk di dalamnya pengawasan terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulangnya.</p>



<p>Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Halal BSN, Wahyu Purbowasito, mengatakan produk yang memiliki logo SNI seperti galon guna ulang sudah melalui pemeriksaan (audit), baik dari sisi kesesuaian produk terhadap SNI yang ada maupun konsistensinya, termasuk parameter yang melindungi konsumen dari bahaya akibat penggunaan produk tersebut.</p>



<p>Apalagi sertifikasi produk tersebut dilakukan oleh pihak ketiga yang bebas dari interest tertentu, sehingga diharapkan bisa lebih obyektif dalam menilai suatu produk.</p>



<p>Maka kemudian Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Eko Hari Purnomo, berani menegaskan bahwa sangat kecil kemungkinan terjadinya migrasi BPA ke dalam air yang ada dalam galon guna ulang yang berbahan Polikarbonat (PC).</p>



<p>Itu karena air bukan pelarut yang baik untuk BPA, apalagi pada suhu ruangan. Hasil studi juga menemukan kecil kemungkinan untuk BPA bermigrasi dalam air.</p>



<p>Beberapa peneliti di luar negeri seperti Eropa dan Amerika yang mengingatkan akan bahaya Bisfenol A (BPA) terhadap kesehatan manusia khususnya calon bayi ibu hamil dan bayi, hal itu juga lebih ditujukan kepada kemasan botol susu bayi dan bukan air kemasan galon.</p>



<p>Karena, susu bayi itu mengandung lemak yang bisa melarutkan BPA sehingga bisa mempercepat migrasinya dari kemasan. Tapi jika botol itu hanya berisi air saja, kecil kemungkinan BPA itu akan bermigrasi karena air tidak bisa melarutkan BPA.</p>



<p>Kecerdasan mengolah informasi di kalangan masyarakat kemudian menjadi kunci agar disinformasi dan tersebarnya hoaks yang meresahkan dapat teratasi. Pada akhirnya masyarakat yang semakin cerdas mengelola informasi menjadi cermin kedewasaan dan kematangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (bgn123)21030715</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/disinformasi-bisfenol-a-senyawa-berbahaya-dalam-plastik-kemasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Kondisi Kesehatan Kapolres Badung Rutin Olah Raga Bersepeda</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jaga-kondisi-kesehatan-kapolres-badung-rutin-olah-raga-bersepeda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jaga-kondisi-kesehatan-kapolres-badung-rutin-olah-raga-bersepeda</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jaga-kondisi-kesehatan-kapolres-badung-rutin-olah-raga-bersepeda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2021 07:01:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Polres Badung]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresbadung]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23399</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1040" height="780" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57.jpeg 1040w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></div>Badung, Baliglobalnews Dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK bersama personel melaksanakan olahraga  bersepeda (Gowes) yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu sekali. Sabtu, (20/2) pagi 06.00 wita. Pada Gowes kali ini mengikuti rute Desa Ayunan, Desa Cau Belayu (Tabanan), Desa Sangeh (Obyek wisata Taman Mumbul istirahat), Desa Selat, Desa Punggul, Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1040" height="780" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57.jpeg 1040w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-20-at-12.47.57-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Dalam menjaga kondisi kesehatan tubuh, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK bersama personel melaksanakan olahraga  bersepeda (Gowes) yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu sekali. Sabtu, (20/2) pagi 06.00 wita.</p>



<p>Pada Gowes kali ini mengikuti rute Desa Ayunan, Desa Cau Belayu (Tabanan), Desa Sangeh (Obyek wisata Taman Mumbul istirahat), Desa Selat, Desa Punggul, Desa Mambal, Lanjut menuju Desa Sedang, Angantaka Jagapati dan terakhir Denpasar.</p>



<p>Perwira Menengah asal Bandung Jawa Barat ini mengatakan bahwa, Gowes yang dilaksanakan pagi ini merupakan salah satu bentuk pencegahan terhadap penyakit terlebih kondisi saat ini (wabah Virus Corona Covid -19 red), agar kondisi tubuh tetap terjaga.</p>



<p>“Olahraga bersepeda atau sering disebut dengan “Gowes” ini memang rutin dilakukan oleh Polres Badung. Selain menjaga kesehatan,&nbsp; gowes ini juga dinilai efektif dalam memantau perkembangan situasi kamtibmas khususnya di daerah pedesaan Kabupaten Badung,” ujarnya.</p>



<p>Beliau juga menambahkan bahwa, Kegiatan ini sangat baik dilaksanakan, karena dengan kegiatan bersepeda ini, maka kesehatan ataupun kebugaran tubuh akan terjaga dengan baik, sehingga tidak gampang terkena penyakit dan yang utamanya dapat lebih mempererat tali silatuhrahmi antar personil. (bgn122)21022004</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jaga-kondisi-kesehatan-kapolres-badung-rutin-olah-raga-bersepeda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Surabaya diminta segera antisipasi mutasi SARS-CoV-2</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pemkot-surabaya-diminta-segera-antisipasi-mutasi-sars-cov-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemkot-surabaya-diminta-segera-antisipasi-mutasi-sars-cov-2</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pemkot-surabaya-diminta-segera-antisipasi-mutasi-sars-cov-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2020 08:10:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[sars-cov-2]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=19203</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="779" height="483" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin.jpg 779w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin-300x186.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin-768x476.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 779px) 100vw, 779px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah Kota Surabaya diminta segera mengantisipasi SARS-CoV-2 yang membawa mutasi D614G penyebab penyakit COVID-19 yang dinyatakan sudah terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Surabaya. &#8220;Warga harus lebih waspada dan taat protokol kesehatan,&#8221; kata anggota Komisi C DPRD Surabaya William Wirakusuma di Surabaya, Ahad. Menurut dia, begitu mutasi virus&#160;ditemukan di Inggris, beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="779" height="483" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin.jpg 779w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin-300x186.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/vaksin-768x476.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 779px) 100vw, 779px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kota Surabaya diminta segera mengantisipasi SARS-CoV-2 yang membawa mutasi D614G penyebab penyakit COVID-19 yang dinyatakan sudah terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Surabaya.</p>



<p>&#8220;Warga harus lebih waspada dan taat protokol kesehatan,&#8221; kata anggota Komisi C DPRD Surabaya William Wirakusuma di Surabaya, Ahad.</p>



<p>Menurut dia, begitu mutasi virus&nbsp;ditemukan di Inggris, beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Belgia dan Belanda memberlakukan langkah pelarangan penumpang dari negara yang telah mengidentifikasi virus baru tersebut ada.</p>



<p>Tidak hanya itu virus corona jenis baru itu dikabarkan sudah masuk ke Malaysia dan Singapura. Bahkan, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan mutasi virus corona sudah terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia yakni Surabaya, Yogyakarta, Tangerang, Jakarta dan Bandung.</p>



<p>Untuk itu, kata dia, Pemkot Surabaya harus memperketat jalur perbatasan Kota Surabaya dengan melakukan pemeriksaan lebih ketat lagi dan memberlakukan larangan masuk kota Surabaya bagi penumpang yang berasal dari negara-negara dimana tempat virus COVID-19 jenis baru sudah teridentifikasi.</p>



<p>Selain itu, Pemkot Surabaya harus mengambil langkah cepat agar mengaktifkan kembali Kampung Tangguh.</p>



<p>William mengatakan peran warga melalui kampung tangguh juga merupakan bagian penting dalam mencegah persebaran virus COVID-19 di Surabaya. Ia berharap agar para ketua RW mulai mengaktifkan kembali kampung tangguh.</p>



<p>&#8220;Belum lagi dampak liburan akhir tahun, banyak warga Surabaya yang pergi liburan. Agar setelah libur akhir tahun COVID-19 tidak tersebar, maka langkah melakukan milro&nbsp;<em>lockdown</em>&nbsp;adalah hal yang sangat penting,&#8221; ujar William.</p>



<p>Jadi, begitu di suatu wilayah RT terdapat pasien positif maka semua warga RT tersebut harus diusap (swab) dan sementara menunggu hasilnya, maka wilayah tersebut di-<em>lockdown</em>. Pemkot Surabaya selama itu memberikan makanan bagi warga tersebut atau RW dan wilayah RT lainnya membantu.</p>



<p>&#8220;Karena itu, ayo, sama-sama jaga Surabaya, jangan sampai COVID 19 jenis baru ini tersebar di Surabaya. Jaga Protokol Kesehatan, Jaga Jarak, Pakai Masker, Cuci Tangan,&#8221; kata Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD Kota Surabaya ini.</p>



<p>Pelaksana Tugas Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana sebelumnya mengatakan, Pemkot Surabaya bersama Pemprov Jatim sudah menyepakati untuk mengaktifkan kembali Kampung Tangguh di setiap wilayah Kota Surabaya.</p>



<p>Untuk mendukung hal itu, Whisnu menyatakan bahwa bantuan dana hibah bagi Kampung Tangguh bakal segera cair pekan depan. Hal ini, diharapkan pula dapat menjadi stimulan bagi warga untuk menjaga kampungnya dari penyebaran COVID-19 saat libur panjang Nataru.</p>



<p>&#8220;Sekaligus kita aktifkan, sambil warga menjaga kampungnya di era masa libur panjang tahun baru ini,&#8221; katanya.*(bgn123)20122716</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pemkot-surabaya-diminta-segera-antisipasi-mutasi-sars-cov-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter anak jelaskan cara benar gunakan masker untuk buah hati</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dokter-anak-jelaskan-cara-benar-gunakan-masker-untuk-buah-hati/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dokter-anak-jelaskan-cara-benar-gunakan-masker-untuk-buah-hati</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dokter-anak-jelaskan-cara-benar-gunakan-masker-untuk-buah-hati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 07:06:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[#pencegahancovid-19]]></category>
		<category><![CDATA[carapakaimasker]]></category>
		<category><![CDATA[dokteranak]]></category>
		<category><![CDATA[edukasiprokes]]></category>
		<category><![CDATA[untukanak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16023</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi COVID-19 bukan cuma untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak. Dokter spesialis anak Noor Anggrainy kepada ANTARA menuturkan Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan masker dipakai oleh anak di atas usia dua tahun. &#8220;Kalau anak itu lebih dari 2 tahun, direkomendasikan penggunaan masker dan&#160;face shield,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/girl-5760039_960_720-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi COVID-19 bukan cuma untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak.</p>



<p>Dokter spesialis anak Noor Anggrainy kepada ANTARA menuturkan Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan masker dipakai oleh anak di atas usia dua tahun.</p>



<p>&#8220;Kalau anak itu lebih dari 2 tahun, direkomendasikan penggunaan masker dan&nbsp;<em>face shield</em>,&#8221; kata dia kepada ANTARA, Sabtu.</p>



<p>Mengingat kondisi krisis masker, masker kain juga diperbolehkan untuk dipakai selama terdiri dari tiga lapis. Masker kain bisa dipakai oleh anak-anak dengan kondisi imunokompeten, daya tahan tubuh baik.</p>



<p>Buah hati yang tidak memiliki penyakit kronis, tidak menderita kanker atau menjalani pengobatan dengan kemoterapi diperbolehkan memakai masker kain.</p>



<p>&#8220;Ukuran maskernya juga harus benar. Hidung, mulut dan dagu harus tertutup,&#8221; jelas dia.</p>



<p>Sementara itu, anak yang punya sistem kekebalan tubuh lemah (<em>immunocompromised</em>) direkomendasikan untuk melindungi diri dengan memakai masker bedah.</p>



<p>Setelah memakai masker, anak juga direkomendasikan menambah perlindungan dengan pelindung wajah (<em>face shield</em>). Dia mengingatkan, penggunaan pelindung wajah juga harus benar agar fungsinya bisa berjalan.</p>



<p>&#8220;Sama seperti masker, harus menutupi sampai dagu. Kadang ada beberapa face shield yang hanya tertutup sampai mulut.&nbsp;<em>Face shield</em>&nbsp;yang benar itu harus sampai di bawah dagu.&#8221;</p>



<p>Alternatif perlindungan untuk anak usia di bawah dua tahun adalah pelindung wajah, atau pelindung yang dipasang pada kereta dorong.</p>



<p>&#8220;Tapi harus dengan syarat pengawasan ketat oleh orang tua atau pengasuh selama penggunaan&nbsp;<em>shield</em>&nbsp;atau penutup tersebut,&#8221; jelas dia.</p>



<p><strong>Cara membiasakan anak</strong><br>Ada rasa ketidaknyamanan saat memakai masker dan orangtua ditantang untuk mengajari buah hatinya untuk disiplin menggunakan masker.</p>



<p>Menurut dokter yang akrab disapa Anggra, kunci pengajaran terletak pada contoh dari orang dewasa yang berada serumah dengan anak. Orangtua harus menggunakan masker secara benar saat ke luar rumah, atau di dalam rumah saat berada dalam kondisi sakit.</p>



<p>&#8220;Kuncinya itu orang dewasa yang satu atap harus mencontohkan menggunakan masker terutama beritahu mereka tentang kondisi sekarang.&#8221;</p>



<p>Jelaskan kepada anak bahwa sekarang terjadi pandemi virus corona yang penyebarannya lewat percikan dari batuk serta bersin. Berdasarkan beberapa penelitian, bahkan percikan dapat bertahan di benda-benda yang terkena, lalu menempel ketika disentuh dan akhirnya jadi menular.</p>



<p>Dia mengingatkan, pada prinsipnya anak tidak direkomendasikan untuk keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak seperti imunisasi, berobat atau kontrol rutin yang wajib. (bgn123) 20112804</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dokter-anak-jelaskan-cara-benar-gunakan-masker-untuk-buah-hati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaat bertanam untuk bantu lawan penyakit hingga jaga daya ingat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2020 07:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[dayaingat]]></category>
		<category><![CDATA[gayahidup]]></category>
		<category><![CDATA[hobi]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16020</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Bertanam menjadi salah satu pilihan orang-orang di masa pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir. Di perkotaan, istilah&#160;urban farming&#160;atau konsep berkebun yang memanfaatkan ruang di rumah atau pemukiman perlahan mulai pun populer dan sejumlah pihak melihat peluang ini dengan menghadirkan berbagai inovasi salah satunya menyediakan konten belajar bertanam. Dari sisi kesehatan, selain sebagai cara menghabiskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/planting-865294_1280-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Bertanam menjadi salah satu pilihan orang-orang di masa pandemi COVID-19 beberapa bulan terakhir.</p>



<p>Di perkotaan, istilah&nbsp;<em>urban farming</em>&nbsp;atau konsep berkebun yang memanfaatkan ruang di rumah atau pemukiman perlahan mulai pun populer dan sejumlah pihak melihat peluang ini dengan menghadirkan berbagai inovasi salah satunya menyediakan konten belajar bertanam.</p>



<p>Dari sisi kesehatan, selain sebagai cara menghabiskan waktu di rumah, kegiatan ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan Anda, salah satunya untuk melawan penyakit.<br>Bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia, berikut ulasan manfaat bertanam untuk Anda:</p>



<p><strong>1. Lawan penyakit</strong><br>Saat Anda berada di luar rumah dan terpapar sinar matahari, kulit Anda menggunakan sinar matahari untuk vitamin D. Para peneliti, seperti dilansir dari Healthline, Sabtu memperkirakan, setengah jam di bawah sinar matahari dapat menghasilkan antara 8.000 dan 50.000 unit internasional (IU) vitamin D dalam tubuh.</p>



<p>Tapi ini tergantung seberapa tebal pakaian yang menutupi tubuh Anda dan juga warna kulit Anda.</p>



<p>Vitamin D sendiri memiliki sederet manfaat untuk tubuh antara lain memperkuat tulang dan sistem kekebalan Anda. Berbagai studi juga menunjukkan, berada di bawah sinar matahari dapat membantu menurunkan risiko berbagai kanker seperti payudara, kolorektal, kandung kemih, prostat, limfoma non-Hodgkin hingga<br><em>multiple sklerosis</em>.</p>



<p>Pakar kesehatan mengatakan, jika kadar vitamin D Anda rendah, maka Anda memiliki risiko lebih besar terkena serangan psoriasis, sindrom metabolik (kondisi pradiabetes), diabetes tipe II, dan bahkan demensia.</p>



<p><strong>2. Bantu jaga berat badan dan kualitas tidur</strong><br>Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut, berkebun (bagian dari bertanam) bisa membangun kekuatan, meningkatkan kualitas tidur, dan membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat.</p>



<p>Aktivitas seperti memotong rumput mungkin termasuk dalam kategori olahraga ringan hingga sedang, sedangkan menyekop, menggali, dan memotong kayu dapat dianggap sebagai olahraga berat.</p>



<p>Beraktivitas di lahan menggunakan setiap kelompok otot utama di tubuh dan tidak akan mengejutkan jika Anda bangun pagi besok hari merasa sakit setelah seharian bekerja.</p>



<p>Penelitian telah menemukan, aktivitas fisik seperti berkebun dapat membantu mengimbangi kenaikan berat badan terkait usia dan obesitas pada anak.</p>



<p>Para peneliti di University of Pennsylvania mengungkapkan, orang yang berkebun lebih mungkin mendapatkan tidur nyenyak selama 7 jam di malam hari.</p>



<p><strong>3. Bantu jaga daya ingat</strong><br>Terkait ingatan, dokter mengungkapkan berolahraga meningkatkan fungsi kognitif di otak dan berkebun bisa menjadi salah satunya. Aktivitas berkebun dapat memacu pertumbuhan saraf terkait memori di otak Anda.</p>



<p>Peneliti di Korea membuktikan aktivitas berkebun selama 20 menit pada penyandang demensia bisa meningkatkan jumlah beberapa faktor pertumbuhan saraf otak yang terkait dengan memori.</p>



<p>Di Belanda dan Norwegia, orang dengan demensia sering berpartisipasi dalam program inovatif berkaitan dengan bertanam, yang memungkinkan mereka menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja di lahan pertanian dan kebun.</p>



<p><strong>4. Dorong suasana hati</strong><br>Penelitian di Amerika Serikat menemukan, berkebun meningkatkan suasana hati dan meningkatkan penghargaan diri Anda. Ketika orang menghabiskan waktu di taman, tingkat kecemasan mereka menurun, begitu juga dengan depresi mereka.</p>



<p>Studi yang diterbitkan pada 2011 menunjukkan, orang dengan depresi yang berpartisipasi dalam intervensi berkebun selama 12 minggu kondisinya membaik termasuk gejala depresi. Kondisi ini berlangsung selama berbulan-bulan setelah intervensi berakhir.</p>



<p><strong>5. Menenangkan Anda</strong><br>Bekerja di taman, kebun atau lahan pertanian dapat membantu memulihkan diri jika Anda mengalami sesuatu yang membuat stres. Dalam sebuah studi tahun 2011, para peneliti mengungkapkan, mereka yang menghabiskan waktu untuk berkebun pulih dari stres lebih baik ketimbang misalnya membaca. Mereka yang berkebun juga mengakui suasana hati mereka telah kembali ke keadaan positif.</p>



<p><strong>6. Cara pulihkan diri dari kecanduan</strong><br>Terapi hortikultura telah ada selama ribuan tahun dan ini menjadi bagian dari program pemulihan kecanduan.</p>



<p>Dalam sebuah studi para peneliti mencatat, tanaman memicu perasaan positif pada orang yang pulih dari kecanduan alkohol, dan merupakan alat rehabilitasi yang efektif.</p>



<p>Dalam studi lain, orang-orang dalam program rehabilitasi yang memilih berkebun sebagai terapi alami mereka melaporkan pengalaman yang lebih memuaskan daripada mereka yang memilih seni.</p>



<p><strong>Tips aman bertanam</strong><br>Seperti halnya aktivitas lain, bertanam memiliki risiko tertentu bagi kesehatan dan keselamatan Anda. CDC merekomendasikan sejumlah tindakan pencegahan saat Anda berada di lahan pertanian atau kebun, yakni:</p>



<p>1. Perhatikan petunjuk produk setiap kali Anda menggunakan bahan kimia. Beberapa pestisida, pembasmi gulma, dan pupuk bisa berbahaya jika digunakan secara tidak benar.</p>



<p>2. Kenakan sarung tangan, goggle, celana panjang, sepatu tertutup, dan perlengkapan keselamatan lainnya, terutama jika Anda menggunakan alat tajam.</p>



<p>3. Gunakan semprotan serangga dan tabir surya.</p>



<p>4. Minum banyak air dan sering-seringlah beristirahat untuk mencegah kepanasan dan dehidrasi.</p>



<p>5. Awasi anak-anak. Peralatan tajam, bahan kimia, dan panas luar ruangan dapat menjadi ancaman yang lebih bagi mereka.</p>



<p>6. Dengarkan tubuh Anda. Sangat mudah untuk melukai diri sendiri saat Anda misalnya saat mengangkat sekop yang penuh dengan kotoran.</p>



<p>7. Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi tetanus setiap 10 tahun sekali, karena tetanus hidup di dalam tanah. (bgn123)20112803</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/manfaat-bertanam-untuk-bantu-lawan-penyakit-hingga-jaga-daya-ingat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
