<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kemenparekraf &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kemenparekraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2021 07:08:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>kemenparekraf &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenparekraf Beri Signal Kerjasama SMSI Bali Lewat Program &#8216;Desa Wisata Digital&#8217;</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-beri-signal-kerjasama-smsi-bali-lewat-program-desa-wisata-digital/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-beri-signal-kerjasama-smsi-bali-lewat-program-desa-wisata-digital</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-beri-signal-kerjasama-smsi-bali-lewat-program-desa-wisata-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 07:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[desawisatadigital]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasamasmsibali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=37840</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="923" height="599" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043.jpg 923w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-768x498.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 923px) 100vw, 923px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan signal akan mendukung salah satu program unggulan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Bali, khususnya desa wisata. Nama program unggulan SMSI Bali tersebut adalah &#8216;Desa Wisata Digital&#8217;&#160; yang telah dibahas dan disepakati saat Rakerda SMSI Bali, 26 Juli 2021 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="923" height="599" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043.jpg 923w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-768x498.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0043-210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 923px) 100vw, 923px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan signal akan mendukung salah satu program unggulan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Bali, khususnya desa wisata.</p>



<p>Nama program unggulan SMSI Bali tersebut adalah &#8216;Desa Wisata Digital&#8217;&nbsp; yang telah dibahas dan disepakati saat Rakerda SMSI Bali, 26 Juli 2021 lalu.&nbsp;</p>



<p>Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menyatakan menyambut positif gagasan SMSI Bali yang telah dituangkan dalam program Desa Wisata Digital.</p>



<p>&#8220;Program yang sangat bagus. Harus dirintis mulai dari sekarang. Silakan nanti disampaikan ke Kementerian, akan kami bantu fasilitasi agar mudah dikomunikasikan kepada mas Menteri,&#8217; ujar Vinsen dalam pertemuan singkat dengan Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja, di Denpasar pada Senin (23/8).</p>



<p>Saat ini, kata dia, Kemenparekraf memang terus menggenjot desa-desa wisata di seluruh Indonesia, sehingga menjadi objek wisata unggulan terutama pada saat pasca pandemi covid-19.</p>



<p>Untuk itu, lanjutnya, di tengah pandemi yang belum juga usai, Kemenparekraf menggencarkan program CHSE (cleanliness, health, safety, dan environment sustainability), agar kedua sektor tersebut dapat bangkit dan bertahan.</p>



<p>CHSE adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Emanuel Dewata Oja yang akrab disapa Edo, menyampaikan gambaran umum program SMSI yang dinamai &#8216;Desa Wisata Digital&#8217;.</p>



<p>Edo menyebutkan SMSI Bali berencana akan mengambil 4 desa wisata di Bali, yang telah memperoleh Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 beberapa waktu lalu.</p>



<p>Keempat Desa Wisata tersebut adalah Desa Wisata Carangsari Kabupaten Badung, Desa Wisata Jatiluwih Kabupaten Tabanan, Desa Wisata Tenganan Pagringsingan Kabupaten Karangasem, dan Desa Wisata Ekasari Kabupaten Jembrana.</p>



<p>&#8220;Saat ini SMSI Bali masih berupaya mengajak beberapa institusi pemerintahan maupun swasta untuk digandeng dalam program Desa Wisata Digital.Jika tidak ada halangan, program tersebut diluncurkan awal November 2021. Tetapi bias juga lebih cepat bila segala sesuatunya selesai lebih cepat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan gambaran pelaksanaan program tersebut antara lain pembentukan kelompok kerja media, baik media mainstream maupun media sosial yang direkrut dari beberapa orang anggota seka teruna desa yang bersangkutan.</p>



<p>Mereka akan diberikan literasi digital dan pelatihan jurnalistik oleh SMSI Bali. Ouputnya nanti kelompok kerja media tersebut mempromosikan atraksi wisata di desa wisata masing-masing dan dipublikasi oleh seluruh media online anggota SMSI&nbsp; Bali.</p>



<p>&#8220;Kira-kira seperti itu gambarannya, walaupun masih banyak hal teknis lain yang terkait. Ini lagi berkonsentrasi menggalang kerjasama dengan beberapa pihak,&#8221; tandasnya. (bgn003)21082505</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-beri-signal-kerjasama-smsi-bali-lewat-program-desa-wisata-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf terus persiapkan pembukaan pariwisata Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-terus-persiapkan-pembukaan-pariwisata-bali-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-terus-persiapkan-pembukaan-pariwisata-bali-2</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-terus-persiapkan-pembukaan-pariwisata-bali-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2021 05:27:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisatabali]]></category>
		<category><![CDATA[sandiagauno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=31958</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="781" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012.jpg 781w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012-768x464.jpg 768w" sizes="(max-width: 781px) 100vw, 781px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata (Kemenparekraf) terus menyiapkan langkah-langkah pemulihan pariwisata Bali dengan pembukaan sektor pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara yang ditargetkan dapat dilakukan pada Juli 2021. &#8220;Kami terus menyiapkan pemulihan pariwisata di Bali, tentunya menyikapi peningkatan kasus COVID-19 di beberapa daerah, kami terus memantau keadaan COVID-19 di Bali yang sampai hari ini terkendali,,&#8221; ujar Menteri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="781" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012.jpg 781w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/20210610_2224012-768x464.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 781px) 100vw, 781px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata (Kemenparekraf) terus menyiapkan langkah-langkah pemulihan pariwisata Bali dengan pembukaan sektor pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara yang ditargetkan dapat dilakukan pada Juli 2021.</p>



<p>&#8220;Kami terus menyiapkan pemulihan pariwisata di Bali, tentunya menyikapi peningkatan kasus COVID-19 di beberapa daerah, kami terus memantau keadaan COVID-19 di Bali yang sampai hari ini terkendali,,&#8221; ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Kota Denpasar, Kamis (10/6) malam.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Menparekraf berdiskusi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster dan membahas kondisi terkini penyiapan pembukaan sektor pariwisata Bali.</p>



<p>Ia mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pihaknya terus menyiapkan langkah-langkah pemulihan pariwisata di Bali, terutama mengenai kepatuhan protokol kesehatan dan juga langkah-langkah agar industri pariwisata di Bali mendapatkan bantuan berkaitan dengan kemampuannya untuk bertahan.</p>



<p>&#8220;Pada rapat awal minggu Pak Presiden akan memantau secara rinci, detail terhadap progres vaksinasi dan protokol kesehatan maupun pengendalian kasus COVID-19. Jika pra-kondisinya itu tercapai tentunya nanti keputusan terakhir di beliau yang mengacu kepada juga kesiapan daripada koridor-koridor yang sekarang dipimpin penyiapannya oleh ibu Menteri Luar Negeri,&#8221; katanya.</p>



<p>Menperekraf Sandiaga Uno menjelaskan, provinsi Bali merupakan salah satu provinsi terbaik dalam progres vaksinasi COVID-19 dari segi kecepatan penyelenggaraan vaksinasi.</p>



<p>&#8220;Kami mengapresiasi bahwa Bali sebagai provinsi yang mendapatkan persentase tertinggi dari&nbsp;<em>targeted groups</em>&nbsp;dan perintah Bapak Presiden itu enam juta dosis vaksin harus diselesaikan bulan Juli ini, jadi per hari ini Pak Gubernur menyampaikan 50 persen lebih (vaksin terdistribusi),&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain itu, menurutnya sejauh ini Bali juga merupakan kawasan dengan jumlah tertinggi terkait dengan jumlah hotel dan restoran yang telah tersertifikasi&nbsp;<em>Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability</em>&nbsp;(CHSE).</p>



<p>&#8220;Mulai bulan Juli kita akan memulai program CHSE dan Bali kita targetkan dua kali lipat dari tahun lalu, jadi 1.200 destinasi wisata hotel dan restoran akan tersertifikasi CHSE,&#8221; ujar Menparekraf Sandiaga Uno.(bgn123)21061117</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-terus-persiapkan-pembukaan-pariwisata-bali-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf fasilitasi desainer Indonesia di London Design Biennale</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-desainer-indonesia-di-london-design-biennale/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-fasilitasi-desainer-indonesia-di-london-design-biennale</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-desainer-indonesia-di-london-design-biennale/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2021 02:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[designbiennale]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[london]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=31192</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi desainer terpilih, Dea Widya, untuk berpartisipasi pada ajang London Design Biennale (LDB), yang diselenggarakan pada 1 hingga 27 Juni 2012, di London, Inggris. London Design Biennale adalah pameran internasional yang mempertemukan desainer, kurator, dan institusi desain. Ada lebih dari 50 negara di dunia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/WhatsApp-Image-2021-06-03-at-22.40.58-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi desainer terpilih, Dea Widya, untuk berpartisipasi pada ajang London Design Biennale (LDB), yang diselenggarakan pada 1 hingga 27 Juni 2012, di London, Inggris.</p>



<p>London Design Biennale adalah pameran internasional yang mempertemukan desainer, kurator, dan institusi desain. Ada lebih dari 50 negara di dunia dan kawasan berpartisipasi dalam kegiatan LDB. Pada tahun ini, Es Devlin, desainer dan seniman berpengalaman dalam proyek-proyek besar multi-subsektor antara desain, seni, opera, musik, dan teknologi, ditunjuk sebagai direktur artistik yang membawa tema besar LDB 2021 berjudul “Resonance”.</p>



<p>Kegiatan tahun ini diikuti oleh 28 perwakilan kota, negara, serta kawasan, dan Indonesia merupakan satu-satunya perwakilan negara dari wilayah Asia Tenggara. Kegiatan LDB tahun ini seharusnya dilaksanakan pada 2020 dan komitmen keikutsertaan Indonesia telah dinyatakan sejak 2019, namun akibat pandemi COVID-19 yang merebak di awal 2020, ajang ini mengalami penundaan pelaksanaan hingga Juni tahun ini.</p>



<p>Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya, menjelaskan Kemenparekraf bersinergi dengan KBRI London mewujudkan fasilitasi terbaik untuk pelaku ekonomi kreatif yang menjadi representatif Indonesia.</p>



<p>&#8220;Keikutsertaan Indonesia yang diwakili oleh Kemenparekraf pada ajang ini merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah dalam peningkatan citra dan identitas bangsa Indonesia di mata dunia sebagai bangsa yang sangat peduli terhadap bidang desain serta menumbuhkan kesadaran dan apresiasi masyarakat akan ekonomi kreatif,&#8221; ujar Nia Niscaya dikutip dari siaran resmi, Jumat.</p>



<p>Lebih lanjut, Nia menjelaskan bahwa Kemenparekraf akan terus membangun kerja dan berkolaborasi agar dapat mempertahankan eksistensi subsektor desain Indonesia di ajang berkelas dunia.</p>



<p>&#8220;Kita akan aktif mempromosikan serta meningkatkan citra sektor ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional melalui partisipasi di&nbsp;<em>event-event</em>&nbsp;strategis dunia. Kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam peningkatan ekonomi kreatif,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Nia berharap dengan adanya desainer Indonesia yang bergabung dalam pameran desain bertaraf internasional, dapat menghidupkan nama ekonomi kreatif Indonesia di mata dunia.</p>



<p>“Kami juga berharap dengan berpartisipasinya desainer Indonesia di LDB ini dapat memunculkan peningkatan daya saing ekonomi kreatif ke depan yang luar biasa,” ujar Nia.</p>



<p>Desainer terpilih yang mewakili Indonesia pada gelaran LDB tahun ini merupakan hasil proses panjang kurasi yang melibatkan desainer, seniman, dan akademisi senior Indonesia sebagai dewan juri pada 2019. Terdapat 9 proposal karya yang diajukan, dan proposal Dea Widya, dengan tema &#8220;The Invisible: Free the Space!&#8221; yang akhirnya dipilih oleh dewan juri untuk mewakili Paviliun Indonesia.</p>



<p>Karya pada paviliun Indonesia berangkat dari konsep terkait penawaran cara baru berpikir mengenai hubungan benda, tubuh, dan ruang. Pada desain modern perumahan rakyat/rumah susun yang kurang mengakomodasi kebutuhan masyarakat kelas pekerja. Ide performativitas pada ruang menjadi titik berangkat untuk mengarahkan bagaimana desain harus merespons konteks kota yang dinamis, sebagai kritik pada agenda universalisme pada desain.</p>



<p>Gagasan performativitas pada ruang, melihat bagaimana proses produksi ruang selalu dalam kondisi dinamis, tergantung pada konteks sosial dan partisipasi masyarakat pada sebuah tempat. Desain membutuhkan fleksibilitas supaya memungkinkan terjadinya sebuah aktivitas atau peristiwa di luar program ruang.</p>



<p>Karya instalasi, mengaburkan batas virtual dan fisik, sebagai metafora hilangnya batas ruang publik-privat, dan fisik-persepsi pada desain rumah susun yang modern. &#8220;The Invisible: Free the Space!&#8221; mengundang penonton untuk masuk dalam imajinasi penghuni rumah susun, sebagai bentuk refleksi, bagaimana desain harus menjadi katalisator untuk inklusivitas dan kesetaraan sosial.(bgn123)21060404</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-desainer-indonesia-di-london-design-biennale/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf kembali gelar FoodStartup Indonesia</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-kembali-gelar-foodstartup-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-kembali-gelar-foodstartup-indonesia</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-kembali-gelar-foodstartup-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 06:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[foodstartup]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kulinertanahair]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=30461</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Ultra Indonesia kembali menggelar program FoodStartup Indonesia (FSI) yang memberikan pengembangan kapasitas serta akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner, khususnya pelaku startup UMKM kuliner tanah air. Bergulirnya kembali FoodStartup Indonesia ditandai dengan resmi dibukanya tahapan open submission bagi peserta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-28-at-06.59.46-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Ultra Indonesia kembali menggelar program FoodStartup Indonesia (FSI) yang memberikan pengembangan kapasitas serta akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner, khususnya pelaku startup UMKM kuliner tanah air.</p>



<p>Bergulirnya kembali FoodStartup Indonesia ditandai dengan resmi dibukanya tahapan open submission bagi peserta mulai 24 Mei hingga 6 Juni 2021 melalui situs&nbsp;<em>www.foodstartupindonesia.com.</em></p>



<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangan resmi yang diterima Jumat, mengatakan setiap tahun jumlah pendaftar&nbsp;<em>open submission</em>&nbsp;FoodStartup Indonesia terus bertambah. Hal itu menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner dalam mengembangkan potensi dan kapasitas dengan memaksimalkan kesempatan yang ada.</p>



<p>“Antusiasme jumlah pendaftar FSI menunjukkan hal yang sangat menggembirakan. Tahun lalu jumlah pendaftar yang masuk mencapai 6.499 pendaftar. Angka ini merupakan gambaran bahwa pemerintah terus melakukan upaya pengembangan ekosistem subsektor kuliner Indonesia meski di tengah masa pandemi sekalipun,&#8221; kata Menparekraf Sandiaga Uno.</p>



<p>Sejak pertama kali dilaksanakan 2016 hingga tahun lalu, jangkauan peserta FSI juga semakin luas dan kompetitif. Tahun lalu demografi peserta berasal dari 26 provinsi.</p>



<p>&#8220;Jumlah peserta tahun ini diperkirakan akan bertambah dibanding tahun lalu,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Pada tahapan open submission calon peserta akan memulai seleksi administratif yang dilakukan melalui laman www.foodstartupindonesia.com. Selain kelengkapan dokumen, beberapa persyaratan yang diminta yaitu aspek investabilitas, sustainability, dan inovasi dari usaha yang dijalankan peserta.</p>



<p>Seluruh peserta juga diharapkan dapat menunjukkan strategi penguasaan penggunaan dana dan proyeksi keuntungan dari pengembangan usaha yang dijalankan. Seluruh peserta selanjutnya wajib mengisi fact sheet selengkap mungkin di tahap awal ini.</p>



<p>Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan, meski selalu menjadi primadona, tantangan dan potensi FoodStartup Indonesia masih sangat besar.</p>



<p>&#8220;Untuk itu persyaratan dan penilaian FSI juga semakin ditingkatkan. Hal ini ditujukan agar subsektor ekraf kuliner bisa menjadi inspirasi bagi pelaku ekraf lain agar terus bertahan dari ancaman krisis pandemi,” kata Fadjar Hutomo.</p>



<p>Direktur Akses Pembiayaan, Kemenparekraf/Baparekraf, Hanifah Makarim, menjelaskan, penyelenggaraan FSI tahun ini juga menawarkan inovasi kepada peserta, seperti yang dilakukan pada setiap tahunnya. Pada tahun ini panitia mengelompokkan peserta ke dalam dua kelompok yaitu&nbsp;<em>Early Stage&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>High Growth</em>.</p>



<p>Pada kelompok&nbsp;<em>Early Stage</em>, pendaftar harus membuktikan memiliki omset minimal Rp300 juta selama 12 bulan dengan pengajuan bantuan permodalan tidak melebihi Rp500 juta. Sementara untuk kategori&nbsp;<em>High Growth</em>, pendaftar harus membuktikan memiliki omset minimal Rp500 juta selama 12 bulan dengan pengajuan bantuan permodalan maksimal Rp10 miliar.</p>



<p>Selain itu, penyelenggaraan FSI tahun ini juga mewajibkan persyaratan khusus yaitu kepemilikan status badan hukum berupa CV atau PT bagi kategori<em>&nbsp;Early Stage</em>&nbsp;maupun&nbsp;<em>High Growth</em>.</p>



<p>“Selain pemerataan kesempatan yang lebih adil pada masing-masing kelompok, kepesertaan tahun ini juga akan jauh lebih akuntabel baik dari segi administratif maupun strategi pengembangan usaha yang diajukan. Sehingga nantinya penerima manfaat program ini betul- betul tepat sasaran”, terang Hanifah Makarim.</p>



<p>Dari jumlah total pendaftar dalam&nbsp;<em>open submission</em>, akan dijaring menjadi 1.000 peserta yang berkesempatan mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Peserta yang lolos diwajibkan menyiapkan&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>yang menarik dan informatif untuk dikurasi tim ahli.</p>



<p>Selama proses kurasi dan seleksi, FSI selalu melibatkan para ahli subsektor kuliner seperti chef, praktisi kuliner,&nbsp;<em>business development&nbsp;</em>perusahaan, dan investor terkait pengembangan bisnis model usaha peserta.</p>



<p>Nantinya, peserta yang masuk seleksi 100 besar berhak untuk mengikuti Demoday dan berkesempatan mengikuti<em>&nbsp;direct mentoring, business coaching</em>, akses permodalan, sekaligus pemasaran. Sedangkan pada aspek jenis pendanaan, FSI menawarkan beberapa bentuk antara lain bank,&nbsp;<em>equity</em>, fintech, profit&nbsp;<em>sharing</em>&nbsp;dan lembaga pinjaman lainnya.</p>



<p>&#8220;Penyelenggaraan FSI tahun ini masih akan mengikuti standar protokol kesehatan yang ketat sejak Kick Off program hingga Demoday nanti,&#8221; kata Hanifah Makarim.(bgn123)21052816</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-kembali-gelar-foodstartup-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Giri Prasta Apresiasi Program Revitalisasi Toilet dari Kemenparekraf</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bupati-giri-prasta-apresiasi-program-revitalisasi-toilet-dari-kemenparekraf/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-giri-prasta-apresiasi-program-revitalisasi-toilet-dari-kemenparekraf</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bupati-giri-prasta-apresiasi-program-revitalisasi-toilet-dari-kemenparekraf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2021 14:46:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasiprogram]]></category>
		<category><![CDATA[bupatigiriprasta]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasitoilet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=25077</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, bersama Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kegiatan Kick off Revitalisasi Toilet di Destinasi Wisata Bali dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang diselenggarakan di Pantai Kuta, Rabu (17/3). Bupati Giri Prasta pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas support [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/Bupati-dan-Wabup-dampingi-Menparekraf-1-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, bersama Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kegiatan Kick off Revitalisasi Toilet di Destinasi Wisata Bali dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang diselenggarakan di Pantai Kuta, Rabu (17/3).</p>



<p>Bupati Giri Prasta pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan oleh pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam merevitalisasi toilet yang ada di kawasan Pantai Kuta karena bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada wisatawan. Dikatakan pula bahwa kelayakan dan kebersihan toilet di tiap destinasi wisata merupakan salah satu unsur penting. &#8220;Dengan adanya support program revitalisasi toilet yang dilaksanakan oleh pihak Kementerian dalam hal ini Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di kawasan Pantai Kuta, merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dari pandemi Covid-19. Kita berharap pariwisata bisa segera bangkit kembali dan perekonomian masyarakat kembali pulih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan pihaknya menjalin kerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) untuk merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata di Indonesia. &#8220;Menurut saya kalau mau revolusi sektor wisata itu, harus dimulai dari toilet. Karena ini adalah tempat yang tidak bisa kita wakilkan untuk datang,&#8221; ujar Sandiaga.</p>



<p>Sandiaga melanjutkan, bahwa toilet di tempat wisata pun harus memiliki desain dan fasilitas yang baik. Sebab, sarana tersebut dinilai dapat mempengaruhi tingkat kunjungan wisata.</p>



<p>Sementara itu Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Hari Santosa Sungkari berharap ATI dapat membantu Kemenparekraf dalam merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata agar nyaman digunakan. &#8220;ATI akan membantu Kemenparekraf untuk memikirkan bagaimana membangun toilet, termasuk juga memikirkan ekosistemnya secara keseluruhan. Mulai dari air bersih, hingga siapa yang akan mengelola toiletnya,&#8221; ujar Hari.</p>



<p>Hari Santosa juga menjelaskan bahwa Kemenparekraf akan memfokuskan revitalisasi toilet pada lima destinasi super prioritas dan dilanjutkan dengan destinasi yang lain. (bgn003)21031730</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bupati-giri-prasta-apresiasi-program-revitalisasi-toilet-dari-kemenparekraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Mauli Bulung&#8221;, film kolaborasi Kemenparekraf dan Temata akan diproduksi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mauli-bulung-film-kolaborasi-kemenparekraf-dan-temata-akan-diproduksi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mauli-bulung-film-kolaborasi-kemenparekraf-dan-temata-akan-diproduksi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mauli-bulung-film-kolaborasi-kemenparekraf-dan-temata-akan-diproduksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 04:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[filmkolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[maulibulung]]></category>
		<category><![CDATA[temata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23484</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Usai produksi &#8220;KADET 1947&#8221;, Temata kembali akan memproduksi film, kali berjudul &#8220;Mauli Bulung&#8221; yang merupakan salah satu naskah terbaik keluaran program&#160;masterclass&#160;pengembangan skenario Film dan TV yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) &#8220;SCENE 2020&#8221; pada Oktober 2020. Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf Syaifullah Agam menuturkan alasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/128425229_193129839090958_5374597055391272027_n-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Usai produksi &#8220;KADET 1947&#8221;, Temata kembali akan memproduksi film, kali berjudul &#8220;Mauli Bulung&#8221; yang merupakan salah satu naskah terbaik keluaran program&nbsp;<em>masterclass</em>&nbsp;pengembangan skenario Film dan TV yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) &#8220;SCENE 2020&#8221; pada Oktober 2020.</p>



<p>Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf Syaifullah Agam menuturkan alasan pemilihan Temata sebagai partner kolaborasi mempertimbangkan rekam jejak rumah produksi itu.</p>



<p>&#8220;Rekam jejak Temata dalam memproduksi film menjadi daya pikat kolaborasi ini. Visi dan misi Temata dalam menyuarakan kebhinnekaan juga menjadi kekuatan tersendiri. Kolaborasi ini kami harapkan dapat menjadi pendorong diproduksinya film dan konten yang mengangkat kearifan lokal Indonesia, lebih banyak lagi,&#8221; tutur dia dalam siaran persnya, Senin.</p>



<p>Direktur Produksi Film dan Serial Temata Studios, Rahabi Mandra mengungkapkan kolaborasi ini diawali pencarian Kemenparekraf untuk menemukan rumah produksi yang cocok menggarap naskah penulis daerah.</p>



<p>&#8220;Setelah proses diskusi dan penilaian oleh Kemenparekraf, akhirnya kami bisa memilih salah satu naskah terbaik hasil dari&nbsp;<em>workshop</em>. Kami sendiri juga punya inisiatif serupa dengan Kemenparekraf, namanya Temata Locals, yaitu kegiatan edukasi dan produksi film yang melibatkan&nbsp;<em>filmmaker</em>&nbsp;daerah atau&nbsp;<em>filmmaker&nbsp;</em>yang mengangkat tema Indonesia. Jadi bisa dibilang, kolaborasi dengan Kemenparekraf ini juga berkat visi misi kami yang sejalan,&#8221; kata Rahabi</p>



<p>Lebih lanjut mengenai alasan memilih &#8220;Mauli Bulung&#8221;, Rahabi mengatakan kisahnya menarik karena mengangkat&nbsp;<em>domestic issue&nbsp;</em>yang kental dengan adat-istiadat. Menurut dia, cerita keluarga biasanya terasa dekat dengan banyak kalangan, sehingga tepat menggarap film yang bisa menyerap audiens secara luas.</p>



<p>&#8220;Selain itu, di film ini kami ingin mengekspos keindahan Danau Toba, ini juga sejalan dengan misi Kemenparekraf untuk menjadikan Danau Toba sebagai salah satu 10 Destinasi Bali Baru,&#8221; ujar dia.</p>



<p>Temata sejak berdiri tahun 2015, berkomitmen untuk menyajikan karya-karya bertema Indonesia dari beragam perspektif. Founder dan Chief Executive Officer Temata Studios, Tesadesrada Ryza, berpendapat banyak nilai-nilai baik dari kearifan lokal ataupun melalui cerita-cerita asli daerah di Indonesia yang dapat memberikan inspirasi positif kepada masyarakat luas.</p>



<p>&#8220;Masyarakat kita yang majemuk bisa lebih mengenal budaya dan adat-istiadat daerah lain, juga mendorong potensi pariwisata di sana. Inilah yang jadi spirit Temata untuk menuangkan cerita daerah lewat medium audio visual yang dikemas dengan lebih menarik, agar dapat menginspirasi khususnya generasi muda untuk lebih mengenal keragaman budaya yang ada di Indonesia,&#8221; kata dia.</p>



<p>Tesadesrada mendorong partisipasi dari para&nbsp;<em>stakeholder&nbsp;</em>daerah untuk turut mendukung produksi film di daerahnya agar bisa terus berkembang.</p>



<p>Film &#8220;Mauli Bulung&#8221; bercerita tentang sosok laki-laki muda bernama Kevin yang baru saja ditinggalkan nenek tercintanya wafat. Kepergian sang nenek ini dianggap menjadi kematian paling diidam-idamkan dalam tradisi Batak atau disebut saur matua mauli bulung, yaitu saat sosok tertua di keluarga meninggal duluan dari anak dan cucunya yang sudah menikah.</p>



<p>Menurut tradisi Batak, kematian ini tidak boleh ditangisi, melainkan harus dirayakan dengan keluarga besar. Di balik peristiwa inilah, akan terungkap beragam konflik antara Kevin dan keluarganya saat melepaskan kepergian nenek tercinta.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, &#8216;Mauli Bulung&#8217; bisa menjadi kearifan lokal masyarakat Sumatra Utara dan kebanggaan masyarakat Indonesia secara keseluruhan,&#8221; kata Rahabi.</p>



<p>Film yang ditulis skenarionya oleh penulis asal Medan, Dr. Immanuel Gintings ini rencananya akan memulai tahap pra-produksi pada April dan syuting pada bulan Agustus, dengan target tayang pada Desember 2021.</p>



<p>Salah satu aktor yang berpartisipasi dalam film ini, Teuku Rifnu Wikana yang pernah membintangi film &#8220;Night Bus&#8221;, sebuah film garapan Rahabi Mandra sebagai penulis skenario dan memenangkan enam penghargaan di ajang Festival Film Indonesia 2017.(bgn123)21022214</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mauli-bulung-film-kolaborasi-kemenparekraf-dan-temata-akan-diproduksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf fasilitasi 100 pelaku usaha di Bali bentuk badan hukum</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-100-pelaku-usaha-di-bali-bentuk-badan-hukum/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-fasilitasi-100-pelaku-usaha-di-bali-bentuk-badan-hukum</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-100-pelaku-usaha-di-bali-bentuk-badan-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 07:44:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[berbadanhukum]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[pelakuusaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16185</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Badung, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi 100 pelaku usaha pariwisata ekonomi kreatif di Pulau Dewata untuk pendirian badan usaha berbadan hukum. &#8220;Kemudahan yang diberikan mulai dari ketentuan modal setor termasuk biaya pembuatan dibantu, alias gratis. Fasilitasi dan kemudahan itu diberikan karena masih minim-nya persentase usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berbadan hukum,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/Kemenparekraf-badan-usaha-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi 100 pelaku usaha pariwisata ekonomi kreatif di Pulau Dewata untuk pendirian badan usaha berbadan hukum.</p>



<p>&#8220;Kemudahan yang diberikan mulai dari ketentuan modal setor termasuk biaya pembuatan dibantu, alias gratis. Fasilitasi dan kemudahan itu diberikan karena masih minim-nya persentase usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang telah berbadan hukum,&#8221; kata Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu.</p>



<p>Menurut dia, keberadaan badan hukum ini penting untuk diperhatikan oleh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), para pengusaha pariwisata dan ekonomi kreatif.</p>



<p>&#8220;Orang boleh mendirikan usaha dalam bentuk perorangan, tetapi ketika usaha makin berkembang adalah sebuah keniscayaan untuk melakukan pemisahan antara aset pribadi dan aset perusahaan,&#8221; ujarnya usai membuka Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Hukum Tahun 2020.</p>



<p>Di dalam Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, tambah dia, esensi-nya adalah kemudahan untuk membuka usaha. Salah satu contohnya, ketentuan modal setor yang tadinya Rp50 juta, sekarang menjadi Rp3 juta atau Rp5 juta saja sudah bisa.</p>



<p>Demikian pula dengan jumlah orang dalam mendirikan koperasi, dulu harus 40 orang, tetapi sekarang boleh tiga orang saja.</p>



<p>&#8220;Jika sebelumnya hanya mengenal badan hukum perkumpulan, PT dan koperasi, maka terkait dengan pengembangan koperasi desa, sekarang dimungkinkan badan hukum berbentuk bumdes,&#8221; ucap-nya.</p>



<p>Pihaknya melakukan sosialisasi tersebut agar dipahami masyarakat dan memfasilitasi untuk badan hukumnya. Biaya pendaftaran badan hukumnya ditanggung Kemenparekraf/Baparekraf.</p>



<p>Di samping itu, persyaratan juga tidak sulit, yakni identitas kependudukan, ada modal setor dan SPT dan NPWP. Khusus untuk di Bali, Direktorat Fasilitasi Kekayaan Intelektual mempunyai target 100 usaha yang difasilitasi pendirian badan hukumnya.</p>



<p>Kegiatan ini diharapkan bisa makin mendorong kegiatan usaha ekonomi para penerima fasilitasi 100 usaha tersebut.</p>



<p>&#8220;Di Bali, dari total 100 usaha itu kebanyakan usaha kuliner, kemudian disusul usaha pariwisata. Tetapi, kalau bicara kuliner itu ada irisan-nya dengan pariwisata juga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua panitia, Dr Muh Hendri Nuryadi mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama Direktorat Fasilitasi Kekayaan Intelektual Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf dengan Badan Pengelola Usaha Universitas Sebelas Maret Surakarta (BPU UNS).</p>



<p>Peserta kegiatan merupakan pelaku usaha pariwisata ekonomi kreatif, baik dari binaan dinas terkait maupun yang tergabung dalam komunitas.</p>



<p>&#8220;Dengan membentuk badan hukum, ada beberapa keuntungan atau kemudahan yang didapatkan, seperti memiliki legalitas, memiliki nomor rekening atau dokumen lain atas nama badan hukum, diakui sebagai subjek hukum, bahkan bisa juga mendapatkan insentif pajak,&#8221; tutur Muh Hendri. (bgn123)20112918.</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-fasilitasi-100-pelaku-usaha-di-bali-bentuk-badan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf Gelar Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 Di Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-gelar-rakornas-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-2020-di-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-gelar-rakornas-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-2020-di-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-gelar-rakornas-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-2020-di-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 04:11:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomikreatif]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[rakornaspariwisatadanekonomikreatif2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15709</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26.jpeg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>Nusa Dua, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 yang membahas amplifikasi kebijakan, program serta langkah reaktivasi dan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak akibat pandemi COVID-19. Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 berlangsung di Westin Resort, Nusa Dua Bali, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26.jpeg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/WhatsApp-Image-2020-11-26-at-11.39.26-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>
<p>Nusa Dua, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 yang membahas amplifikasi kebijakan, program serta langkah reaktivasi dan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak akibat pandemi COVID-19.</p>



<p>Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 berlangsung di Westin Resort, Nusa Dua Bali, pada 26 dan 27 November 2020 dengan mengusung tema “Akselerasi, Reaktivasi dan Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif”.</p>



<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Kamis (26/11/20), mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap kepariwisataan nasional. Sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dalam mempercepat pemulihannya.</p>



<p>&#8220;Rakornas dilangsungkan untuk mengkonsolidasikan stakeholder, Kementerian/Lembaga, serta pelaku parekraf dalam mempercepat atau mengakselerasi pemulihan sektor parekraf,&#8221; kata Wishnutama.</p>



<p>Turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan secara Hybrid (online dan offline) dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Wakil Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri BUMN, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wakil Gubernur Bali, sejumlah Kepala Daerah, serta perwakilan industri dan asosiasi.</p>



<p>Menparekraf Wishnutama mengatakan, pertemuan ini diharapkan menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi strategi, program serta kegiatan seluruh stakeholder dalam rangka menghasilkan kebijakan yang bisa mempercepat akselerasi, reaktivasi dan pemulihan sektor parekraf.</p>



<p>&#8220;Akan dilakukan perjanjian kerja sama dengan sejumlah kementerian/lembaga dalam upaya mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,&#8221; ujar Wishnutama.</p>



<p>Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, menjelaskan, Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 dilaksanakan sebagai upaya mendorong dan mengamplifikasi kebijakan, program dan langkah reaktivasi dan pemulihan yang akan dilakukan melalui berbagai langkah. Yakni mempersiapkan destinasi wisata, membangun infrastruktur konektivitas yang kompetitif dengan negara-negara lain, serta implementasi dan monitoring penerapan protokol CHSE.</p>



<p>Selain itu menciptakan dan membangun daya tarik wisata, meningkatkan kualitas SDM Parekraf dan meningkatkan kuantitas dan kualitas produk ekonomi kreatif juga menjadi hal yang tak kalah penting.</p>



<p>&#8220;Diperlukan sinergi model bisnis dengan kementerian/lembaga serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya mencapai reaktivasi dan pemulihan,&#8221; kata Giri.(bgn008)20112604</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-gelar-rakornas-pariwisata-dan-ekonomi-kreatif-2020-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf luncurkan buku &#8220;Modelling a Healthy Creative Scene&#8221;</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-luncurkan-buku-modelling-a-healthy-creative-scene/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-luncurkan-buku-modelling-a-healthy-creative-scene</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-luncurkan-buku-modelling-a-healthy-creative-scene/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 05:33:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkanbuku]]></category>
		<category><![CDATA[modellingahealthycreativescene]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15203</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="786" height="480" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03.jpeg 786w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03-300x183.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03-768x469.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 786px) 100vw, 786px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan School of Business Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) meluncurkan buku berjudul &#8220;Modelling a Healthy Creative Scene&#8221;. Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf&#160;Kartika Candra Negara dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan buku ini merupakan salah satu upaya untuk memetakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="786" height="480" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03.jpeg 786w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03-300x183.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/BCA312E2-335D-4714-8D6F-886B9C6D4C03-768x469.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 786px) 100vw, 786px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan School of Business Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) meluncurkan buku berjudul &#8220;Modelling a Healthy Creative Scene&#8221;.</p>



<p>Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf&nbsp;Kartika Candra Negara dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan buku ini merupakan salah satu upaya untuk memetakan komunitas kreatif di beberapa kota besar di Indonesia dengan karakteristiknya masing-masing sekaligus sebagai acuan bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam memulai skena kreatif mereka sendiri.</p>



<p>&#8220;Kami meluncurkan buku &#8216;Modelling a Healthy Creative Scene&#8217; pada 21 November 2020 dan kami harap ini dapat memberikan gambaran kepada pelaku ekonomi kreatif mengenai pentingnya skena kreatif sebagai ekosistem yang dapat memacu para pelaku untuk menggali potensi semaksimal mungkin dalam berkarya,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia meyakini skena kreatif dapat memberikan ruang yang aman bagi para kreator untuk menggali potensi dan berkarya secara maksimal.</p>



<p>Candra menuturkan buku ini disusun oleh tim yang anggotanya berasal dari Kemenparekraf/Baparekraf, Kemenlu, dan SBM ITB yang tergabung dalam Global Center of Excellence and International Cooperation for Creative Economy (G-CINC) yang terbentuk sejak 2019.</p>



<p>&#8220;Pembentukan G-CINC ini sebagai bentuk komitmen dalam mengedepankan isu-isu sektor ekonomi kreatif dan berbagi praktik-praktik terbaik seiring dengan pengembangan kerja sama internasional pada sektor ekonomi kreatif,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, Candra juga mengungkapkan peluncuran buku yang dapat diunduh secara gratis di laman http://gcinc.id/ ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi para pelaku ekonomi kreatif dalam membangun suatu skena kreatif yang sehat dan dapat mendukung para pelaku yang tergabung dalam lingkup skena tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami berharap buku ini dapat memberikan ide tentang cara mengembangkan suasana kreatif yang sehat dalam komunitas dan lanskap kreatif. Selain itu, buku ini juga diharapkan memberi gambaran bagaimana skena kreatif yang berkembang dapat membawa kesuksesan bagi seniman, pencipta, pelaku, dan komunitas secara umum,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Direktur Perdagangan, Komoditas dan Kekayaan Intelektual Kemenlu&nbsp;Hari Prabowo&nbsp;mengatakan peluncuran buku ini merupakan bukti sinergitas kementerian dan lembaga terkait dalam upaya memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia sesuai dengan Resolusi PBB Tahun Internasional Ekonomi Kreatif bagi Pembangunan Berkelanjutan (International Year of Creative Economy for Sustainable Tourism/IYoCE) 2021.</p>



<p>&#8220;Kita perlu memastikan IYoCE menghasilkan implementasi yang berguna dan bermanfaat sehingga lewat peluncuran buku ini kita bisa melihat peran nyata G-CINC untuk memajukan industri kreatif di Indonesia agar dapat menarik perhatian dunia internasional,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Sementara itu, Director of Business Incubator SBM ITB Dina Dellyana, yang juga terlibat dalam penyusunan buku &#8220;Modelling a Healthy Creative Scene&#8221;&nbsp; ini menuturkan isi buku ini nantinya akan terus diperbaharui.</p>



<p>Mengingat, data komunitas yang ada dalam buku ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.</p>



<p>&#8220;Harapannya, buku ini dapat diperbaharui secara berkala dengan tambahan-tambahan praktik terbaik skena kreatif di kawasan Asia Pasifik. Sehingga, buku ini dapat selalu menjadi referensi yang selalu relevan dari waktu ke waktu,&#8221; ujar Dina. (bgn123)20112215</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-luncurkan-buku-modelling-a-healthy-creative-scene/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenparekraf dukung Konser Gitaris Pemuda untuk Negeri</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-dukung-konser-gitaris-pemuda-untuk-negeri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenparekraf-dukung-konser-gitaris-pemuda-untuk-negeri</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-dukung-konser-gitaris-pemuda-untuk-negeri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 11:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[konsergitaris]]></category>
		<category><![CDATA[konsergitarispemudauntuknegeri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=13305</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="787" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F-.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F-.jpeg 787w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F--300x180.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F--768x461.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 787px) 100vw, 787px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengapresiasi penyelenggaraan Konser Gitaris Pemuda Untuk Negeri sebagai ruang kreasi sekaligus gerakan amal bagi gitaris Tanah Air yang terdampak pandemi COVID-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya, Selasa, mengatakan, konser gitaris untuk negeri memiliki tujuan besar bagi pelaku kreatif, khususnya para gitaris. &#8220;Yakni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="787" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F-.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F-.jpeg 787w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F--300x180.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/B094CB0F--768x461.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 787px) 100vw, 787px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengapresiasi penyelenggaraan Konser Gitaris Pemuda Untuk Negeri sebagai ruang kreasi sekaligus gerakan amal bagi gitaris Tanah Air yang terdampak pandemi COVID-19.</p>



<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio dalam keterangannya, Selasa, mengatakan, konser gitaris untuk negeri memiliki tujuan besar bagi pelaku kreatif, khususnya para gitaris.</p>



<p>&#8220;Yakni memberikan kesempatan berkarya kembali sekaligus sebagai bentuk kepedulian yang juga ditujukan bagi para gitaris se-Indonesia,&#8221; kata Menparekraf.</p>



<p>Konser Gitaris Pemuda untuk Negeri diinisiasi sejumlah gitaris Tanah Air seperti Dewa Budjana, Baron, Ridho Hafiedz, dan Oppie Andaresta.</p>



<p>Kegiatan ini berlangsung pada 31 Oktober 2020 dengan melibatkan 30 gitaris Indonesia dan didukung 12 vokalis nasional serta lima musisi tradisi dan disiarkan secara secara langsung di salah satu stasiun televisi nasional.</p>



<p>Sebanyak 30 gitaris ternama Indonesia yang tampil yaitu Ian Antono, Dewa Budjana, Gerald Situmorang, Ridho Hafiedz, Iga Massardi, Eet Sjahranie, Baim, Piyu Padi, Gugun Blues, Tohpati, Pay, Totok Tewel, Andra, Stevie Item, Choky Netral, Oele Pattiselano, Donny Suhendra, John Paul Ivan, Rey (KPR), Jikun, Denny Chasmala, Nisan, Natania, Jubing, Adrian Adioetomo, Ginda, Rama Satria, Ovy(Rif), Ricky Seringai, dan Agung.</p>



<p>Sebanyak 12 vokalis ternama Indonesia yang tampil yaitu Dira Sugandi, Once Mekel, Iwa K, Andy RIF, Michael Papua, Chaseiro Junior, Sheryl Sheinafia, Kikan, Oppie Andaresta, Andien, Monita Tahalea, dan Ipank, serta musisi tradisional Ganzer Lana (sasano), Jalu Pratidina (kendang), Saat (Vokal, Suling), Daniang (Hasapi), dan KauNang (Perkusi).</p>



<p>Wishnutama mengatakan musik modern yang diramu dengan instrumen tradisi juga turut memperkuat identitas bangsa dan melahirkan&nbsp;<em>nationalism in music</em>.</p>



<p>&#8220;Acara ini juga akan ditayangkan ulang di channel YouTube Kemenparekraf. Bagi masyarakat, hal ini bisa menjadi salah satu alternatif hiburan sekaligus bisa ikut berpartisipasi memberikan dukungan,&#8221; kata Menparekraf.</p>



<p>Oppie Andaresta sebagai salah satu pencetus Konser Gitaris Pemuda Untuk Negeri mengharapkan ajang itu dapat memberikan semangat para musisi khususnya gitaris se-Indonesia. Dalam acara ini juga dirilis satu lagu berdurasi 10 menit dengan melibatkan 128 gitaris seluruh Indonesia.</p>



<p>&#8220;Terbukti di masa sulit, tak menghentikan para gitaris untuk tetap berkarya,&#8221; kata Oppie Andaresta.</p>



<p>Hasil pengumpulan donasi nantinya akan dibagikan kepada gitaris seluruh Indonesia, terutama yang terdampak akibat pandemi, dengan kurasi dan pendataan dilakukan atas nama paguyuban Gitaris Untuk Negeri yang dilakukan melalui platform kitabisa.com. (bgn123)20110415</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenparekraf-dukung-konser-gitaris-pemuda-untuk-negeri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
