<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kemenkeu &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kemenkeu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2020 06:33:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#kemenkeu &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenkeu: Kualitas SDM kunci RI jadi negara berpendapatan tinggi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 06:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#berpendapatantinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#jadinegara]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#kualitassdm]]></category>
		<category><![CDATA[#kunci]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7923</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>  Nasional, Baliglobalnews Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfriman menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi. Luky menuturkan berdasarkan analisis dari lembaga internasional seperti McKinsey, Indonesia berpotensi menjadi negara nomor lima di dunia dengan pendapatan tinggi pada 2045-2050. “Itu sekali lagi potensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/B8D9D407-7187-4627-9AE6-4F3CE80C1B23_1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p> </p>



<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfriman menyatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi.</p>



<p>Luky menuturkan berdasarkan analisis dari lembaga internasional seperti McKinsey, Indonesia berpotensi menjadi negara nomor lima di dunia dengan pendapatan tinggi pada 2045-2050.</p>



<p>“Itu sekali lagi potensi jadi ini harus direalisasikan. Ternyata kuncinya untuk kita berkompetisi maju itu SDM.&nbsp;<em>Human</em><em>capital</em>,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Luky menjelaskan saat ini Indonesia merupakan negara berpendapatan menengah ke atas atau&nbsp;<em>upper</em><em>middle</em><em>income</em><em>country</em>&nbsp;dari sebelumnya negara berpendapatan menengah ke bawah atau&nbsp;<em>lower</em><em>middle</em><em>income</em><em>country</em>.</p>



<p>Ia menekankan sebagai upaya meraih potensi menjadi negara berpendapatan tinggi maka pemerintah bertugas untuk mencetak generasi muda yang penuh inovasi dan kreativitas.</p>



<p>“Tugas kami ya memberi fasilitas dan menyiapkan generasi muda,” ujarnya.</p>



<p>Ia menambahkan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM adalah dengan mengalokasikan 20 persen dari APBN untuk bidang pendidikan.</p>



<p>Tak hanya itu, Luky mengatakan pemerintah juga memberikan fasilitas berupa beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kepada generasi muda untuk terus dapat mengasah kemampuan akademiknya.</p>



<p>Ia mengatakan melalui beasiswa LPDP diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesempatan untuk bersekolah di luar negeri seperti Harvard University, MIT, dan London School of Economics.</p>



<p>“Kita akan bersaing secara global jadi tidak bisa jika kita hanya menggunakan dalam level domestik saja,” tegasnya.</p>



<p>Menurut dia, SDM Indonesia yang berkualitas terutama dengan pendidikan lebih tinggi akan mampu membawa bangsa ini lebih maju dan menjadikan rakyat lebih sejahtera.</p>



<p>Ia melanjutkan, SDM berkualitas juga dapat ditunjukkan dengan lahirnya generasi muda dengan bakat di luar pendidikan formal seperti musik sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di level internasional.</p>



<p>Meski demikian, Luky menegaskan bahwa selain pendidikan juga ada aspek penting dalam meraih predikat negara berpendapatan tinggi yakni mengenai ketersediaan infrastruktur.</p>



<p>Luky menjelaskan infrastruktur yang memadai akan mampu menghubungkan seluruh daerah di Indonesia sehingga perekonomian dapat bergerak.</p>



<p>“Infrastruktur juga menjadi penting dalam bagaimana kita bisa membangun bangsa ini,” tegasnya. (bgn123)20091221</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-kualitas-sdm-kunci-ri-jadi-negara-berpendapatan-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkeu: Digitalisasi tingkatkan produktivitas di tengah pandemi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-digitalisasi-tingkatkan-produktivitas-di-tengah-pandemi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kemenkeu-digitalisasi-tingkatkan-produktivitas-di-tengah-pandemi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-digitalisasi-tingkatkan-produktivitas-di-tengah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2020 06:16:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#ditengahpandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[#tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7914</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfriman menyatakan pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan produktivitas masyarakat saat aktivitasnya terbatas akibat pandemi COVID-19. “Tantangan buat kita semua dalam kondisi pandemi bagaimana kita tetap bisa produktif dengan segala keterbatasan tadi,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu. Luky menuturkan peningkatan produktivitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/832170A5-6B71-4EB4-B6BA-3DF29A8E350F-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfriman menyatakan pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan produktivitas masyarakat saat aktivitasnya terbatas akibat pandemi COVID-19.</p>



<p>“Tantangan buat kita semua dalam kondisi pandemi bagaimana kita tetap bisa produktif dengan segala keterbatasan tadi,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Luky menuturkan peningkatan produktivitas dapat terlihat di Kemenkeu yang harus tetap bertanggung jawab secara optimal sebagai pengelola keuangan negara di tengah kondisi pandemi.</p>



<p>Ia mencontohkan Kemenkeu memanfaatkan teknologi digital selama pemberlakuan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah, terutama dalam memenuhi undangan rapat.</p>



<p>Menurutnya, produktivitas menjadi lebih meningkat karena dalam sehari dapat dilakukan lebih dari tiga kali rapat melalui teknologi digital.</p>



<p>Selain itu, ia mengatakan&nbsp; teknologi yang menyediakan fasilitas rapat secara virtual itu juga mampu menghemat waktu karena tidak perlu menghabiskan waktu di jalan.</p>



<p>“Virtual seperti ini, dengan kita memanfaatkan TI justru lebih produktif karena rapat semua bisa dilakukan tanpa membutuhkan waktu transportasi misalnya,” kata Luky.</p>



<p>Terlebih lagi, rapat yang dilakukan secara virtual juga meminimalisasi potensi waktu yang hilang karena mundurnya rapat sehingga produktivitas lebih meningkat.</p>



<p>Tak hanya itu, Luky mengaku kemajuan teknologi digital membuat dirinya bisa menghadiri dua rapat dalam satu waktu dengan menggunakan perangkat yang berbeda.</p>



<p>“Jadi kita bisa rapat dengan dua laptop atau iPad jadi banyak yang bisa kita tangani,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu Chief Executive Officer (CEO) Ayo Belajar sekaligus alumi Universitas Harvard Nadhira Nuraini Afifa menuturkan rapat virtual turut meningkatkan kontribusi para peserta rapat dalam memberikan saran atau kritik.</p>



<p>“Peserta rapat bisa jadi lebih berkontribusi karena biasanya kalau virtual kan mukanya kelihatan semua,“ katanya dalam kesempatan yang sama.</p>



<p>Pianis jazz Indonesia Joey Alexander menambahkan teknologi digital memberikan pengalaman baru, yaitu dengan digelarnya konser secara virtual sehingga lebih banyak orang yang bisa menikmati.</p>



<p>“Ini luar biasa festivalnya dan belum pernah terjadi, jadi saya sebagai musisi bisa merasakan <em>sharing</em> mengenai musik melalui virtual, meskipun penontonnya tidak bisa datang,” katanya. (bgn123)20091219</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kemenkeu-digitalisasi-tingkatkan-produktivitas-di-tengah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
